Al Siddiq International School

15 Maret 2026

Kegiatan, TK

Satu Malam Penuh Cerita: Kebersamaan Ramadan Murid TK Al Siddiq International

Pada Selasa, 10 Maret 2026 hingga Rabu, 11 Maret 2026, TK Al Siddiq International menyelenggarakan kegiatan Malam Kebersamaan Ramadhan yang diikuti oleh seluruh murid TK Al Siddiq International. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas TK serta area sekolah Al Siddiq International. Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan di sekolah, acara ini juga dirangkaikan dengan pembagian hadiah lomba Ramadhan yang telah diikuti oleh para murid sebelumnya. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan menjadi pengalaman baru yang berkesan bagi anak-anak.Kegiatan mabit ini bertujuan untuk mengenalkan pengalaman beribadah di bulan Ramadhan kepada anak-anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk belajar mandiri, memperkuat kebersamaan dengan teman-teman, serta menumbuhkan kebiasaan baik seperti berdoa, menjaga kebersihan diri, dan menjalankan ibadah bersama. Selain itu, pembagian hadiah lomba Ramadhan dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada murid-murid yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dalam berbagai kegiatan lomba selama bulan Ramadhan.Setelah rangkaian kegiatan buka puasa bersama selesai dan para orang tua berpamitan, anak-anak melanjutkan agenda mabit dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah di sekolah. Setelah itu, sebelum waktu tidur, anak-anak diperbolehkan menikmati snack tambahan yang mereka bawa dari rumah. Kegiatan ini membuat suasana semakin hangat dan menyenangkan karena anak-anak dapat berbagi cerita dan menikmati kebersamaan bersama teman-teman sekelas.Menjelang waktu tidur, anak-anak mempersiapkan diri dengan menyikat gigi dan mengganti pakaian tidur. Setelah itu, mereka bersama-sama membaca doa sebelum tidur. Beberapa kelas juga menyediakan sesi cerita sebelum tidur yang dibacakan oleh guru, sehingga anak-anak dapat beristirahat dengan perasaan tenang dan nyaman. Malam pun diisi dengan waktu istirahat hingga tiba saatnya bangun untuk sahur.Pada pukul 03.30 dini hari, anak-anak dibangunkan untuk bersiap sahur. Mereka diajak untuk buang air kecil dan mencuci muka agar lebih segar sebelum makan sahur bersama. Kegiatan sahur berlangsung hingga pukul 04.30. Setelah itu, anak-anak merapikan kembali peralatan tidur mereka sebelum bersiap melaksanakan salat Subuh berjamaah.Setelah shalat Subuh, anak-anak kembali menyikat gigi dan melanjutkan kegiatan pagi dengan senam ringan di area sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk menyegarkan tubuh setelah bangun pagi dan membuat suasana semakin ceria. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba Ramadhan kepada para murid yang telah berpartisipasi. Momen ini menjadi saat yang membahagiakan bagi anak-anak karena mereka menerima apresiasi atas usaha dan keberanian mereka selama mengikuti kegiatan lomba Ramadhan di sekolah. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, anak-anak dipersilakan untuk kembali kerumah pada pukul 7.00 pagi.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Belajar Berbagi Sejak Dini: Ramadan Ceria di TK Al Siddiq

Pada hari Selasa, 10 Maret 2026, TK Al Siddiq mengadakan kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan untuk anak yatim-piatu. Kegiatan ini diikuti oleh murid-murid TK Al Siddiq beserta wali murid. Acara dilaksanakan di kelas TK Al Siddiq dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menghadirkan momen Ramadan yang tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan berbagi kepada sesama.Kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara murid, orang tua, dan pihak sekolah. Selain itu, kegiatan santunan kepada anak yatim-piatu menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi sejak usia dini. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak yang lebih peduli dan penuh rasa syukur.Pada hari pelaksanaan, murid-murid TK Al Siddiq datang ke sekolah mulai pukul 16.00. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari direktur sekolah dan ketua komite. Setelah itu, para peserta mendapatkan siraman rohani melalui ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Dzakky. Ceramah tersebut berisi pesan tentang pentingnya berbagi, bersyukur, serta memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak kebaikan.Setelah sesi ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang dibawakan oleh murid-murid TK Al Siddiq dari kelas TK A hingga TK B1 dan TK B2. Penampilan ini menjadi salah satu momen yang membanggakan karena anak-anak dapat menunjukkan keberanian dan kemampuan mereka di hadapan orang tua dan para tamu. Suasana acara pun terasa semakin khidmat dan penuh semangat kebersamaan.Selanjutnya, murid-murid TK Al Siddiq bersalaman dengan anak-anak yatim yang hadir. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian bingkisan santunan berupa makanan ringan dan sembako kepada anak-anak yatim-piatu. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi para murid, karena mereka belajar untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama dengan cara yang sederhana namun bermakna.Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah. Setelah azan berkumandang, kegiatan berbuka puasa dimulai dengan air minum dan kurma. Setelah itu, seluruh peserta menikmati makan malam bersama. Kebersamaan saat makan malam menambah kehangatan suasana Ramadan di lingkungan sekolah.Setelah rangkaian kegiatan selesai, anak-anak yatim-piatu serta para wali murid berpamitan untuk pulang. Sementara itu, murid-murid TK Al Siddiq melanjutkan kegiatan dengan mabit di sekolah. Kegiatan ini menjadi penutup dari acara buka puasa bersama yang penuh makna, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dalam merasakan kebersamaan, belajar berbagi, dan mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

“Ramadhan Berbagi: Menebar Kepedulian dalam Bakti Sosial Al Siddiq International School 2026”

Dalam semangat kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam Islam, Al Siddiq International School menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Ramadhan pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa empati, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Al Siddiq International School, Mr. Ginandjar Citra Cimarga, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga belajar memahami nilai-nilai kepedulian sosial, empati, serta tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Sekolah, Mr. Amal Dzikrullah, M.Pd., yang menekankan pentingnya memaknai bulan suci Ramadhan sebagai waktu untuk memperkuat solidaritas dan memperbanyak amal kebaikan. Beliau juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak—mulai dari siswa, guru, hingga komite sekolah—yang telah berpartisipasi dalam terselenggaranya kegiatan bakti sosial ini.Sebagai simbol dimulainya kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan bakti sosial secara simbolis oleh Ketua Komite Sekolah, Bapak Triyoga, kepada Kepala Sekolah. Penyerahan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara sekolah dan komite dalam mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket bakti sosial kepada warga di sekitar lingkungan Al Siddiq International School. Yang istimewa, proses distribusi bantuan dilakukan langsung oleh para siswa SMP Al Siddiq secara bergiliran. Dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, para siswa menyerahkan paket bantuan kepada masyarakat, sehingga mereka dapat merasakan secara langsung makna berbagi dan melayani sesama. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Wajah-wajah bahagia tampak dari para penerima manfaat maupun para siswa yang terlibat. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi para siswa bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.Melalui kegiatan Bakti Sosial Ramadhan ini, Al Siddiq International School berharap dapat terus menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada para siswa, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara sekolah dan masyarakat sekitar.Ramadhan pun menjadi semakin bermakna ketika keberkahan dirasakan bersama, dalam semangat berbagi, peduli, dan menebar kebaikan.By Retno suzanne handayani ,Lc, M.Pd

Kegiatan, TK

Generasi Cilik Islami

Lomba Pildacil dan Lomba Mewarnai Kaligrafi menjadi rangkaian kegiatan yang diikuti oleh murid TK A dan TK B Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak usia dini. Melalui dua lomba ini, anak-anak diajak mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri sejak kecil.Lomba Pildacil dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026, bertempat di Masjid Al Siddiq International. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, di kelas masing-masing. Pemilihan tempat yang berbeda membuat suasana lomba terasa lebih variatif. Di masjid, anak-anak belajar tampil dengan suasana yang lebih resmi dan khidmat. Di kelas, mereka bisa lebih santai dan fokus pada karya yang dibuat.Pada Lomba Pildacil, MC memanggil nama anak satu per satu untuk maju ke depan. Setiap anak tampil mengenakan kostum spesial dan membawa properti yang telah disiapkan. Mereka menyampaikan materi sesuai topik yang sudah diberikan guru, yaitu tentang puasa, salat tarawih, dan Hari Raya Idul Fitri. Dengan cara ini, anak-anak belajar berbicara di depan umum, mengingat materi, serta menyampaikan pesan dengan berani dan penuh semangat.Adapun pada Lomba Mewarnai Kaligrafi, setiap anak menerima lembar kerja bergambar kaligrafi bertuliskan “Ramadhan”. Anak-anak kemudian mewarnai sesuai kreativitas masing-masing, dengan waktu yang diberikan selama 60 menit. Kegiatan ini melatih kesabaran, ketelitian, serta kemampuan motorik halus. Selain itu, anak juga belajar mengenal dan mencintai huruf-huruf Arab melalui kegiatan yang menyenangkan.Tujuan dari Lomba Pildacil adalah menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini serta melatih keberanian anak dalam berbicara di depan umum. Anak belajar menyampaikan pesan dengan bahasa sederhana yang mereka pahami. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi bertujuan mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan rasa percaya diri terhadap hasil karya sendiri.Manfaat dari kedua lomba ini sangat besar bagi perkembangan anak TK. Anak tidak hanya belajar tentang materi agama, tetapi juga belajar disiplin, fokus, dan menghargai usaha diri sendiri maupun teman. Pengalaman tampil dan berkarya ini akan menjadi kenangan berharga yang membantu membentuk karakter anak yang percaya diri, kreatif, dan berakhlak baik.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Anak Hebat, Anak Percaya Diri

Lomba MHQ dan Lomba Cerdas Cermat menjadi dua kegiatan utama yang diikuti oleh murid TK A dan TK B Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang khusus untuk anak usia dini dengan suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Melalui dua lomba ini, anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga berlatih percaya diri tampil di depan umum.Lomba MHQ dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Maret 2026, sedangkan Lomba Cerdas Cermat dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Maret 2026. Kedua kegiatan ini bertempat di Masjid Al Siddiq International. Pemilihan lokasi di masjid memberikan suasana yang khidmat sekaligus memperkenalkan anak-anak pada lingkungan ibadah sejak dini.Pada Lomba MHQ, setiap anak membacakan surah yang mereka dapatkan dari kertas yang dikocok. Setelah itu, lomba dilanjutkan dengan sesi menyambung ayat yang dibacakan oleh juri. Format ini melatih daya ingat, konsentrasi, serta keberanian anak untuk tampil satu per satu. Anak-anak belajar untuk tenang, fokus, dan berusaha memberikan yang terbaik.Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat dilakukan secara berkelompok, dengan setiap kelompok terdiri dari 3 hingga 5 orang. Setiap kelompok mendapatkan 5 pertanyaan wajib mengenai pengetahuan islam, seperti puasa, rukus islam, rukun iman, doa harian, nama-nama nabi, dan sebagainya. Setiap jawaban benar memperoleh poin 100. Setelah sesi pertanyaan wajib selesai, lomba dilanjutkan dengan pertanyaan rebutan yang membuat suasana semakin seru. Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar bekerja sama, berdiskusi, dan mendengarkan pendapat teman sebelum menjawab.Tujuan dari Lomba MHQ adalah menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini serta melatih kemampuan hafalan anak. Kegiatan ini juga membantu membangun rasa percaya diri dan membiasakan anak tampil di depan umum. Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat bertujuan mengasah kemampuan berpikir cepat, memahami materi yang telah dipelajari, serta melatih kerja sama dalam tim.Manfaat dari kedua lomba ini sangat besar bagi perkembangan anak TK. Selain meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat, anak-anak juga belajar mengelola rasa gugup, menghargai teman, dan menerima hasil dengan sikap sportif. Kegiatan seperti ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter dan kepercayaan diri anak sejak dini.By Inka Amalia, S.pd

Kegiatan, SMP

Perjalanan Spiritual Siswa dalam Quranic Camp Al Siddiq 2026

Dalam rangka meningkatkan pemahaman keislaman sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan peserta didik, Al Siddiq International School menyelenggarakan kegiatan Quranic Camp yang berlangsung pada tanggal 9–10 Maret 2026 bertempat di Masjid Al Siddiq. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh antusiasme dan suasana kebersamaan yang hangat.Quranic Camp dirancang sebagai program pembinaan spiritual yang tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga praktik ibadah secara langsung. Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop praktik ibadah yang meliputi tata cara wudu yang benar, tayamum, serta mandi besar (ghusl) sesuai tuntunan syariat. Melalui sesi ini, para siswa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya thaharah sebagai fondasi ibadah seorang Muslim.Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta membawa ta’jil dari rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan dan saling bertukar dengan teman-temannya. Momen ini menghadirkan nuansa kebersamaan yang hangat, sekaligus mengajarkan nilai berbagi, ukhuwah, dan mencari keberkahan di bulan Ramadhan.Setelah berbuka puasa bersama dan melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tahsin Al-Qur’an, yaitu memperbaiki bacaan Al-Qur’an dengan bimbingan para pembina. Malam hari diisi dengan qiyamul lail, di mana para siswa diajak untuk merasakan pengalaman spiritual bangun di malam hari, melaksanakan shalat malam, berdoa, serta memperbanyak dzikir.Puncak kegiatan pada pagi hari ditandai dengan khataman Al-Qur’an, sebagai simbol kecintaan dan kedekatan para siswa terhadap kitab suci Al-Qur’an. Suasana haru dan penuh kekhusyukan terasa ketika ayat-ayat suci dilantunkan hingga penutup.Sebagai penutup kegiatan, panitia mengadakan sesi pembagian door prize yang menambah keceriaan para peserta. Wajah-wajah bahagia terpancar dari para siswa yang merasakan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya—belajar agama dengan suasana yang lebih dekat, hangat, dan menyenangkan.Secara keseluruhan, kegiatan Quranic Camp ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis tentang ibadah, tetapi juga menghadirkan pengalaman spiritual yang mendalam, mempererat persaudaraan antar siswa, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan keberkahan Ramadhan.Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat membawa pulang semangat baru dalam beribadah, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.By : Retno Suzanne Handayani,Lc, M.Pd