Al Siddiq International School

TK

Kegiatan, TK

Kegiatan Pra-Tasmi: Langkah Awal Menuju Tasmi

Kegiatan Pra-Tasmi merupakan salah satu rangkaian penting dalam program pembelajaran Al-Qur’an di TK Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang sebagai tahap persiapan sebelum anak mengikuti tasmi dan munaqosyah yang sesungguhnya. Melalui Pra-Tasmi, guru dapat melihat kesiapan hafalan anak sekaligus memberikan pengalaman awal dalam suasana penilaian yang lebih terarah.Kegiatan ini diikuti oleh murid TK Al Siddiq Internasional yang telah mencapai kualifikasi hafalan juz 30, dimulai dari surah An-Nas hingga Al-Muthaffifin. Setiap anak yang mengikuti Pra-Tasmi telah melalui proses pembelajaran dan murojaah secara bertahap, sehingga mereka memiliki bekal hafalan yang cukup untuk ditampilkan di hadapan penguji.Pelaksanaan Pra-Tasmi dilakukan di ruang tasmi yang telah disiapkan khusus agar suasana lebih kondusif dan fokus. Dengan tempat yang tenang dan tertata, anak-anak dapat lebih berkonsentrasi saat menyetorkan hafalan mereka. Lingkungan yang mendukung ini juga membantu anak merasa lebih percaya diri dan nyaman selama kegiatan berlangsung.Kegiatan Pra-Tasmi dilaksanakan selama empat hari, yaitu pada hari Senin hingga Kamis, tanggal 6 sampai 9 April 2026. Setiap harinya, anak-anak mengikuti jadwal yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan berjalan tertib dan setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk tampil.Tujuan dari kegiatan Pra-Tasmi adalah untuk membiasakan anak tampil di depan orang lain serta memperlihatkan sejauh mana kemampuan hafalan yang telah mereka capai. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi awal bagi guru untuk mengetahui kesiapan anak sebelum menghadapi tasmi dan munaqosyah yang sebenarnya. Dengan adanya Pra-Tasmi, anak-anak dapat berlatih mengelola rasa percaya diri dan mengurangi rasa gugup saat tampil.Dalam pelaksanaannya, guru telah menyusun jadwal Pra-Tasmi untuk setiap anak secara terstruktur. Setiap siswa memiliki batas surah yang berbeda sesuai dengan kemampuan hafalannya, serta diuji oleh penguji yang berbeda. Sistem ini membantu penilaian menjadi lebih objektif dan menyeluruh. Dengan pendekatan yang terencana, kegiatan Pra-Tasmi diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi setiap anak.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Asesmen Tengah Semester: Mengukur Perkembangan Anak TK Al Siddiq Internasional dengan Cara Menyenangkan

Asesmen Tengah Semester merupakan kegiatan penilaian yang dilaksanakan secara berkala untuk melihat perkembangan belajar anak. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan, khususnya di jenjang taman kanak-kanak, karena membantu guru memahami sejauh mana kemampuan anak berkembang setelah mengikuti pembelajaran selama beberapa waktu.Kegiatan Asesmen Tengah Semester ini diikuti oleh seluruh murid TK Al Siddiq International. Setiap anak berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan tahap perkembangannya masing-masing. Guru berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan serta menciptakan suasana yang nyaman agar anak tetap merasa senang selama proses asesmen berlangsung.Pelaksanaan asesmen dilakukan di dalam kelas, sehingga anak-anak tetap berada di lingkungan yang familiar dan aman bagi mereka. Suasana kelas yang sudah dikenal membantu anak lebih percaya diri dalam mengikuti setiap kegiatan penilaian. Selain itu, penataan kelas juga disesuaikan agar mendukung berbagai aktivitas yang dilakukan selama asesmen.Asesmen Tengah Semester ini dilaksanakan selama lima hari, yaitu pada hari Senin hingga Jum’at, tanggal 6 sampai 10 April 2026. Setiap harinya, anak-anak mengikuti kegiatan asesmen dengan jadwal yang telah diatur, sehingga semua aspek pembelajaran dapat disentuh secara seimbang tanpa membuat anak merasa terbebani.Tujuan dari pelaksanaan penilaian setiap tiga bulan ini adalah untuk memantau perkembangan siswa/i dari enam aspek perkembangan, yaitu nilai agama dan moral, sosial-emosional, bahasa, kognitif, fisik-motorik, serta seni. Melalui asesmen ini, guru dapat mengetahui kekuatan dan kebutuhan setiap anak, sehingga dapat memberikan stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.Pelaksanaan asesmen dilakukan dengan berbagai metode yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak. Setiap harinya, anak-anak mengikuti pelajaran yang berbeda seperti literasi, sains, matematika, seni, olahraga, ICT, Al-Qur’an, dan bahasa Arab. Bentuk penilaiannya pun beragam, mulai dari menjawab pertanyaan sederhana, mengerjakan lembar kerja (worksheet), hingga menghasilkan karya seperti gambar atau proyek kecil. Dengan cara ini, anak tetap merasa seperti bermain sambil belajar, sehingga proses asesmen berjalan dengan lancar dan bermakna.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Hangatnya Silaturahmi, Manisnya Kue Lebaran

Kegiatan halal bihalal di TK Al Siddiq dilaksanakan dengan penuh keceriaan pada hari Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi anak-anak untuk merayakan suasana Hari Raya Idul Fitri bersama teman-teman dan para guru. Dengan mengusung tema kebersamaan, anak-anak diajak untuk mengenal dan merasakan tradisi saling memaafkan serta menikmati snack khas lebaran yang identik dengan suasana hari raya.Peserta didik TK Al Siddiq mengikuti rangkaian acara dengan antusias di lapangan Al Siddiq dan juga di dalam kelas. Tujuan dari kegiatan halal bihalal ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, serta mempererat hubungan antara anak-anak dengan guru dan kakak-kakak dari jenjang SD dan SMP. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan tradisi Hari Raya Idul Fitri kepada anak sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Anak-anak diharapkan dapat memahami pentingnya sikap saling menghargai, berbagi, dan menjalin silaturahmi.Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh anak. Setelah itu, anak-anak melakukan salam-salaman dengan semua guru Al Siddiq serta kakak-kakak dari SD dan SMP sebagai bentuk saling memaafkan. Kegiatan dilanjutkan dengan murojaah pagi dan pelaksanaan salat duha bersama, sehingga anak-anak tidak hanya belajar bersosialisasi tetapi juga tetap menguatkan nilai-nilai keagamaan.Setelah kegiatan ibadah, anak-anak menikmati snack time dengan berbagai cemilan bertema kue lebaran yang menggugah selera. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling dinanti karena anak-anak dapat merasakan suasana khas Idul Fitri melalui makanan. Kegiatan kemudian ditutup dengan playtime, di mana anak-anak bermain bersama teman-temannya sebelum akhirnya pulang ke rumah dengan perasaan senang dan penuh kenangan indah.Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya menikmati keseruan acara, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal saling memaafkan, berbagi, dan menjalin hubungan baik dengan sesama.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Aktif, Sehat, dan Ceria melalui Enrichment Basketball

Kegiatan enrichment bola basket di TK Al Siddiq dilaksanakan pada hari Rabu, 1 April 2026, dengan penuh semangat dan keceriaan. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembelajaran tambahan yang dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi anak-anak dalam mengenal olahraga bola basket secara menyenangkan. Dengan suasana yang aktif dan interaktif, anak-anak diajak untuk bergerak, bermain, dan belajar secara bersamaan.Peserta kegiatan ini adalah seluruh anak TK Al Siddiq yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias. Kegiatan dilaksanakan di lapangan Al Siddiq yang memberikan ruang luas bagi anak-anak untuk bergerak bebas. Lingkungan yang terbuka dan nyaman membuat anak-anak lebih leluasa dalam mengikuti aktivitas fisik serta berinteraksi dengan teman-temannya.Tujuan dari kegiatan enrichment bola basket ini mencakup enam aspek perkembangan anak. Dari aspek fisik motorik, anak-anak dilatih untuk meningkatkan koordinasi gerak, keseimbangan, dan kekuatan otot melalui aktivitas melempar, menangkap, dan menggiring bola. Dari aspek kognitif, anak belajar memahami instruksi sederhana, mengenal konsep arah, serta strategi dasar dalam bermain. Dari aspek bahasa, anak dilatih untuk memahami dan mengikuti arahan serta berkomunikasi dengan teman dan guru selama kegiatan berlangsung.Selanjutnya, dari aspek sosial emosional, kegiatan ini membantu anak belajar bekerja sama, menunggu giliran, serta mengelola emosi saat bermain. Dari aspek nilai agama dan moral, anak-anak dibiasakan untuk bersikap jujur, disiplin, dan sportif selama mengikuti permainan. Sedangkan dari aspek seni, anak dapat mengekspresikan diri melalui gerakan tubuh yang kreatif dan ritmis saat bermain bola basket.Rangkaian kegiatan diawali dengan line up dan circle time di pagi hari sebagai pembukaan yang membangun kesiapan anak. Setelah itu, anak-anak melaksanakan salat duha bersama untuk menanamkan nilai-nilai spiritual. Kegiatan dilanjutkan dengan enrichment bola basket, di mana anak-anak dikenalkan pada teknik dasar secara sederhana dan menyenangkan. Setelah berolahraga, anak-anak menikmati snack time untuk mengisi energi, kemudian dilanjutkan dengan murojaah sebelum akhirnya bersiap untuk pulang ke rumah.Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya memperoleh manfaat dari sisi fisik, tetapi juga berkembang secara menyeluruh dalam berbagai aspek. Kegiatan enrichment bola basket menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, aktif, dan percaya diri.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Satu Malam Penuh Cerita: Kebersamaan Ramadan Murid TK Al Siddiq International

Pada Selasa, 10 Maret 2026 hingga Rabu, 11 Maret 2026, TK Al Siddiq International menyelenggarakan kegiatan Malam Kebersamaan Ramadhan yang diikuti oleh seluruh murid TK Al Siddiq International. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas TK serta area sekolah Al Siddiq International. Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan di sekolah, acara ini juga dirangkaikan dengan pembagian hadiah lomba Ramadhan yang telah diikuti oleh para murid sebelumnya. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan menjadi pengalaman baru yang berkesan bagi anak-anak.Kegiatan mabit ini bertujuan untuk mengenalkan pengalaman beribadah di bulan Ramadhan kepada anak-anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk belajar mandiri, memperkuat kebersamaan dengan teman-teman, serta menumbuhkan kebiasaan baik seperti berdoa, menjaga kebersihan diri, dan menjalankan ibadah bersama. Selain itu, pembagian hadiah lomba Ramadhan dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada murid-murid yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dalam berbagai kegiatan lomba selama bulan Ramadhan.Setelah rangkaian kegiatan buka puasa bersama selesai dan para orang tua berpamitan, anak-anak melanjutkan agenda mabit dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah di sekolah. Setelah itu, sebelum waktu tidur, anak-anak diperbolehkan menikmati snack tambahan yang mereka bawa dari rumah. Kegiatan ini membuat suasana semakin hangat dan menyenangkan karena anak-anak dapat berbagi cerita dan menikmati kebersamaan bersama teman-teman sekelas.Menjelang waktu tidur, anak-anak mempersiapkan diri dengan menyikat gigi dan mengganti pakaian tidur. Setelah itu, mereka bersama-sama membaca doa sebelum tidur. Beberapa kelas juga menyediakan sesi cerita sebelum tidur yang dibacakan oleh guru, sehingga anak-anak dapat beristirahat dengan perasaan tenang dan nyaman. Malam pun diisi dengan waktu istirahat hingga tiba saatnya bangun untuk sahur.Pada pukul 03.30 dini hari, anak-anak dibangunkan untuk bersiap sahur. Mereka diajak untuk buang air kecil dan mencuci muka agar lebih segar sebelum makan sahur bersama. Kegiatan sahur berlangsung hingga pukul 04.30. Setelah itu, anak-anak merapikan kembali peralatan tidur mereka sebelum bersiap melaksanakan salat Subuh berjamaah.Setelah shalat Subuh, anak-anak kembali menyikat gigi dan melanjutkan kegiatan pagi dengan senam ringan di area sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk menyegarkan tubuh setelah bangun pagi dan membuat suasana semakin ceria. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba Ramadhan kepada para murid yang telah berpartisipasi. Momen ini menjadi saat yang membahagiakan bagi anak-anak karena mereka menerima apresiasi atas usaha dan keberanian mereka selama mengikuti kegiatan lomba Ramadhan di sekolah. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, anak-anak dipersilakan untuk kembali kerumah pada pukul 7.00 pagi.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD, Sekolah, SMP, TK

Pelaksanaan Sholat Tarawih Berjamaah di Al Siddiq International School

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan, Al Siddiq International School menyelenggarakan kegiatan Sholat Tarawih Berjamaah yang dilaksanakan secara rutin mulai tanggal 23 Februari 2026 hingga 11 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari guru, siswa-siswi, hingga orang tua siswa. Menariknya, pelaksanaan sholat tarawih dilakukan secara bergiliran setiap harinya berdasarkan jenjang atau level. Hal ini memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam ibadah berjamaah sekaligus mempererat hubungan antar sesama. Setiap malam, suasana masjid sekolah dipenuhi oleh jamaah yang datang dengan penuh semangat dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah. Sholat tarawih dilaksanakan dengan tertib dan khusyuk, dipimpin oleh imam yang telah ditunjuk. Setelah pelaksanaan sholat Isya dan sebelum tarawih dimulai, kegiatan diisi dengan kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan oleh para ustadz secara bergantian setiap harinya. Materi kultum yang disampaikan beragam, mulai dari keutamaan Ramadan, pentingnya menjaga kualitas ibadah, hingga pembinaan akhlak dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran kultum ini memberikan nilai tambah bagi jamaah, karena tidak hanya melaksanakan ibadah secara ritual, tetapi juga mendapatkan penguatan ilmu dan motivasi spiritual. Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, begitu pula para orang tua dan guru yang turut merasakan manfaat dari kebersamaan dalam ibadah ini. Kegiatan sholat tarawih berjamaah ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah. Interaksi yang terjalin antara siswa, guru, dan orang tua menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan harmonis. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat semakin mencintai ibadah, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, serta membawa nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama Ramadan ke dalam kehidupan sehari-hari. Al Siddiq International School terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual peserta didik.By Arief Firmansyah, S.Kom

Kegiatan, TK

Belajar Berbagi Sejak Dini: Ramadan Ceria di TK Al Siddiq

Pada hari Selasa, 10 Maret 2026, TK Al Siddiq mengadakan kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan untuk anak yatim-piatu. Kegiatan ini diikuti oleh murid-murid TK Al Siddiq beserta wali murid. Acara dilaksanakan di kelas TK Al Siddiq dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menghadirkan momen Ramadan yang tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan berbagi kepada sesama.Kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara murid, orang tua, dan pihak sekolah. Selain itu, kegiatan santunan kepada anak yatim-piatu menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi sejak usia dini. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak yang lebih peduli dan penuh rasa syukur.Pada hari pelaksanaan, murid-murid TK Al Siddiq datang ke sekolah mulai pukul 16.00. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari direktur sekolah dan ketua komite. Setelah itu, para peserta mendapatkan siraman rohani melalui ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Dzakky. Ceramah tersebut berisi pesan tentang pentingnya berbagi, bersyukur, serta memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak kebaikan.Setelah sesi ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang dibawakan oleh murid-murid TK Al Siddiq dari kelas TK A hingga TK B1 dan TK B2. Penampilan ini menjadi salah satu momen yang membanggakan karena anak-anak dapat menunjukkan keberanian dan kemampuan mereka di hadapan orang tua dan para tamu. Suasana acara pun terasa semakin khidmat dan penuh semangat kebersamaan.Selanjutnya, murid-murid TK Al Siddiq bersalaman dengan anak-anak yatim yang hadir. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian bingkisan santunan berupa makanan ringan dan sembako kepada anak-anak yatim-piatu. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi para murid, karena mereka belajar untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama dengan cara yang sederhana namun bermakna.Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah. Setelah azan berkumandang, kegiatan berbuka puasa dimulai dengan air minum dan kurma. Setelah itu, seluruh peserta menikmati makan malam bersama. Kebersamaan saat makan malam menambah kehangatan suasana Ramadan di lingkungan sekolah.Setelah rangkaian kegiatan selesai, anak-anak yatim-piatu serta para wali murid berpamitan untuk pulang. Sementara itu, murid-murid TK Al Siddiq melanjutkan kegiatan dengan mabit di sekolah. Kegiatan ini menjadi penutup dari acara buka puasa bersama yang penuh makna, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dalam merasakan kebersamaan, belajar berbagi, dan mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Anak Hebat, Anak Percaya Diri

Lomba MHQ dan Lomba Cerdas Cermat menjadi dua kegiatan utama yang diikuti oleh murid TK A dan TK B Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang khusus untuk anak usia dini dengan suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Melalui dua lomba ini, anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga berlatih percaya diri tampil di depan umum.Lomba MHQ dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Maret 2026, sedangkan Lomba Cerdas Cermat dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Maret 2026. Kedua kegiatan ini bertempat di Masjid Al Siddiq International. Pemilihan lokasi di masjid memberikan suasana yang khidmat sekaligus memperkenalkan anak-anak pada lingkungan ibadah sejak dini.Pada Lomba MHQ, setiap anak membacakan surah yang mereka dapatkan dari kertas yang dikocok. Setelah itu, lomba dilanjutkan dengan sesi menyambung ayat yang dibacakan oleh juri. Format ini melatih daya ingat, konsentrasi, serta keberanian anak untuk tampil satu per satu. Anak-anak belajar untuk tenang, fokus, dan berusaha memberikan yang terbaik.Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat dilakukan secara berkelompok, dengan setiap kelompok terdiri dari 3 hingga 5 orang. Setiap kelompok mendapatkan 5 pertanyaan wajib mengenai pengetahuan islam, seperti puasa, rukus islam, rukun iman, doa harian, nama-nama nabi, dan sebagainya. Setiap jawaban benar memperoleh poin 100. Setelah sesi pertanyaan wajib selesai, lomba dilanjutkan dengan pertanyaan rebutan yang membuat suasana semakin seru. Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar bekerja sama, berdiskusi, dan mendengarkan pendapat teman sebelum menjawab.Tujuan dari Lomba MHQ adalah menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini serta melatih kemampuan hafalan anak. Kegiatan ini juga membantu membangun rasa percaya diri dan membiasakan anak tampil di depan umum. Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat bertujuan mengasah kemampuan berpikir cepat, memahami materi yang telah dipelajari, serta melatih kerja sama dalam tim.Manfaat dari kedua lomba ini sangat besar bagi perkembangan anak TK. Selain meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat, anak-anak juga belajar mengelola rasa gugup, menghargai teman, dan menerima hasil dengan sikap sportif. Kegiatan seperti ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter dan kepercayaan diri anak sejak dini.By Inka Amalia, S.pd

Kegiatan, TK

Generasi Cilik Islami

Lomba Pildacil dan Lomba Mewarnai Kaligrafi menjadi rangkaian kegiatan yang diikuti oleh murid TK A dan TK B Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak usia dini. Melalui dua lomba ini, anak-anak diajak mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri sejak kecil.Lomba Pildacil dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026, bertempat di Masjid Al Siddiq International. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, di kelas masing-masing. Pemilihan tempat yang berbeda membuat suasana lomba terasa lebih variatif. Di masjid, anak-anak belajar tampil dengan suasana yang lebih resmi dan khidmat. Di kelas, mereka bisa lebih santai dan fokus pada karya yang dibuat.Pada Lomba Pildacil, MC memanggil nama anak satu per satu untuk maju ke depan. Setiap anak tampil mengenakan kostum spesial dan membawa properti yang telah disiapkan. Mereka menyampaikan materi sesuai topik yang sudah diberikan guru, yaitu tentang puasa, salat tarawih, dan Hari Raya Idul Fitri. Dengan cara ini, anak-anak belajar berbicara di depan umum, mengingat materi, serta menyampaikan pesan dengan berani dan penuh semangat.Adapun pada Lomba Mewarnai Kaligrafi, setiap anak menerima lembar kerja bergambar kaligrafi bertuliskan “Ramadhan”. Anak-anak kemudian mewarnai sesuai kreativitas masing-masing, dengan waktu yang diberikan selama 60 menit. Kegiatan ini melatih kesabaran, ketelitian, serta kemampuan motorik halus. Selain itu, anak juga belajar mengenal dan mencintai huruf-huruf Arab melalui kegiatan yang menyenangkan.Tujuan dari Lomba Pildacil adalah menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini serta melatih keberanian anak dalam berbicara di depan umum. Anak belajar menyampaikan pesan dengan bahasa sederhana yang mereka pahami. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi bertujuan mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan rasa percaya diri terhadap hasil karya sendiri.Manfaat dari kedua lomba ini sangat besar bagi perkembangan anak TK. Anak tidak hanya belajar tentang materi agama, tetapi juga belajar disiplin, fokus, dan menghargai usaha diri sendiri maupun teman. Pengalaman tampil dan berkarya ini akan menjadi kenangan berharga yang membantu membentuk karakter anak yang percaya diri, kreatif, dan berakhlak baik.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Lomba Adzan dan Wudhu di Hari Senin Penuh Berkah

Pada hari Senin, 2 Maret 2026, TK Al Siddiq International mengadakan Lomba Ramadhan yang diikuti oleh anak-anak TK A dan TK B. Kegiatan ini terdiri dari dua cabang lomba, yaitu lomba adzan dan lomba wudhu. Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Ramadhan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai ibadah sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.Lomba adzan diikuti oleh seluruh anak TK laki-laki. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas Zainab. Setiap peserta mendapat kesempatan tampil satu per satu untuk mengumandangkan adzan di depan teman-teman dan guru. Lomba adzan hanya dilaksanakan satu kali penampilan untuk setiap peserta. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berani tampil, percaya diri, serta mengenal lafaz adzan dengan baik dan benar sejak kecil.Sementara itu, lomba wudhu diikuti oleh seluruh anak TK perempuan dan dilaksanakan di Masjid Al Siddiq. Berbeda dengan lomba adzan, lomba wudhu terdiri dari beberapa babak, mulai dari babak penyisihan, semi final, hingga final. Setiap peserta diminta mempraktikkan tata cara wudhu sesuai urutan yang benar. Dengan adanya beberapa babak, anak-anak semakin termotivasi untuk memperbaiki gerakan dan urutan wudhu mereka.Tujuan dari lomba adzan adalah membiasakan anak-anak laki-laki mengenal panggilan shalat serta menumbuhkan rasa cinta terhadap masjid dan ibadah. Selain itu, lomba ini membantu melatih keberanian, konsentrasi, dan kemampuan berbicara di depan umum. Bagi anak-anak perempuan, lomba wudhu bertujuan agar mereka memahami tata cara bersuci dengan benar sebagai bagian penting dari shalat. Manfaatnya bukan hanya pada kemampuan praktik, tetapi juga membentuk kedisiplinan, ketelitian, dan kebiasaan menjaga kebersihan diri.Secara keseluruhan, Lomba Ramadan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak TK A dan TK B Al Siddiq International. Dengan pelaksanaan di Masjid dan di kelas Zainab, anak-anak dapat merasakan suasana belajar yang berbeda dan lebih bermakna. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai ibadah dapat tertanam sejak dini dan menjadi bekal yang baik bagi tumbuh kembang mereka di masa depan.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Siap Lomba, Siap Berkah: Kegiatan Spesial Ramadhan TK Al Siddiq

Dalam rangka mempersiapkan kegiatan lomba yang akan dilaksanakan pada pekan berikutnya, murid TK A dan TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan membuat name tag pada hari Jum’at, 27 Februari 2025. Selain itu, selama bulan Ramadhan, sekolah juga mengadakan kegiatan tausiyah harian sebagai pengganti waktu snack time. Kedua kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembiasaan positif yang mendukung kesiapan anak, baik secara keterampilan maupun pembentukan karakter.Kegiatan membuat name tag dilaksanakan di kelas masing-masing. Guru menyediakan kertas karton putih sebagai bahan utama. Anak-anak diberi kebebasan untuk menghias name tag sesuai kreativitas mereka, mulai dari memberi warna, menggambar, hingga menambahkan hiasan sederhana. Setelah itu, mereka menuliskan nama masing-masing pada name tag tersebut. Untuk murid TK A, penulisan nama masih dibantu oleh guru agar hasilnya lebih rapi dan mudah dibaca. Sementara itu, murid TK B sudah menuliskan namanya sendiri tanpa bantuan, sebagai bentuk latihan kemandirian dan kepercayaan diri.Pembuatan name tag ini bertujuan untuk melatih tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap perlengkapan pribadi, terutama menjelang lomba. Dengan membuat dan menghias sendiri name tag mereka, anak-anak belajar mengenali identitas diri sekaligus membangun rasa bangga terhadap hasil karyanya. Kegiatan ini juga melatih motorik halus, kreativitas, serta kemampuan menulis sesuai tahap perkembangan masing-masing kelompok.Selama bulan Ramadan, kegiatan tausiyah dilaksanakan setiap hari setelah salat duha sebagai pengganti waktu snack time. Tausiyah diadakan di masjid atau di kelas Zainab, tergantung pada jadwal dan kondisi hari itu. Penceramahnya bergantian dari seluruh guru TK Al Siddiq, sehingga anak-anak dapat mendengarkan berbagai gaya penyampaian yang tetap hangat dan sesuai dengan usia mereka. Topik yang disampaikan pun beragam, seperti keutamaan berpuasa, pentingnya berbagi, adab kepada orang tua dan guru, serta kebiasaan baik di bulan Ramadan.Kegiatan tausiyah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Dengan mengganti waktu snack time menjadi waktu mendengarkan tausiyah, anak-anak belajar bahwa Ramadhan adalah bulan yang istimewa dan perlu diisi dengan kegiatan yang lebih bermakna. Mereka juga dilatih untuk duduk tenang, mendengarkan dengan baik, dan menghargai orang yang sedang berbicara.Melalui kegiatan membuat name tag dan tausiyah harian, murid TK A dan TK B tidak hanya dipersiapkan untuk mengikuti lomba, tetapi juga dibimbing untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan berakhlak baik. Suasana belajar pun terasa lebih hidup dan terarah. Setiap kegiatan dirancang bukan hanya untuk mengisi waktu, melainkan untuk membentuk pengalaman belajar yang bermakna selama bulan Ramadan.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Belajar Pola dan Warna Lewat Karya Ramadhan

Dalam rangka menyambut suasana Ramadhan, murid TK A dan TK B Al Siddiq International mengikuti dua kegiatan kreatif yang berlangsung di kelas masing-masing. Pada hari Rabu, 25 Februari 2025, anak-anak membuat stempel bergambar masjid. Kemudian pada hari Kamis, 26 Februari 2026, mereka melanjutkan dengan kegiatan membuat hiasan ketupat. Kedua kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran tematik yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.Pada kegiatan membuat stamp, guru terlebih dahulu menyiapkan pola gambar masjid. Untuk murid TK A, pola masjid sudah dibantu digunting oleh guru agar anak-anak bisa langsung fokus pada proses stamping. Sementara itu, murid TK B diberi kesempatan untuk menggunting pola masjidnya sendiri dengan arahan guru. Setelah itu, guru membagikan kertas polos sebagai media. Anak-anak kemudian memberi cat pada pola dan melakukan stamping berulang kali hingga seluruh permukaan kertas tertutup warna. Langkah terakhir yang paling dinanti adalah mencabut pola masjid, sehingga tampak siluet masjid yang rapi dan menarik di atas kertas mereka.Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan membuat hiasan ketupat. Untuk murid TK A, guru telah menyiapkan potongan bulat-bulat kertas yang siap disusun. Anak-anak menyusunnya mengikuti pola a-b-a-b, sehingga mereka belajar mengenal pola berulang secara sederhana. Setelah susunan selesai, mereka menambahkan gantungan di bagian bawah dan tali di bagian atas sebagai sentuhan akhir. Pada murid TK B, guru menyiapkan setengah dari bulat-bulat tersebut, sementara setengah lainnya dibuat sendiri oleh anak-anak. Setelah semua bagian lengkap, mereka menyusunnya dengan pola yang sama dan menambahkan gantungan serta tali agar dapat digantung sebagai hiasan.Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan penting. Selain mengenalkan simbol-simbol yang dekat dengan bulan Ramadhan seperti masjid dan ketupat, kegiatan ini juga melatih motorik halus anak melalui aktivitas menggunting, menempel, mencetak, dan menyusun pola. Anak-anak belajar mengikuti instruksi secara bertahap, melatih konsentrasi, serta mengembangkan kreativitas dalam memilih dan memadukan warna. Khusus pada kegiatan menyusun ketupat, mereka juga belajar mengenal konsep pola dan urutan secara sederhana.Melalui kegiatan ini, murid TK A dan TK B tidak hanya menghasilkan karya yang indah, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna. Perbedaan tingkat kemandirian antara TK A dan TK B menjadi bagian dari proses pembelajaran yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan masing-masing. Suasana kelas pun terasa hidup dan penuh semangat. Dengan kegiatan seperti ini, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan sekaligus memperkuat pemahaman anak tentang makna dan tradisi Ramadhan.By Inka Amalia, S. Pd