Al Siddiq International School

TK

Kegiatan, TK

Kelas Seni: Berkarya Bersama Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia

Pada Jumat, 14 Agustus 2026, anak-anak TK Al Siddiq mengikuti kelas seni dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di ruang berkumpul dengan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan. Anak-anak diajak membuat gantungan bertema kemerdekaan yang nantinya dapat menjadi bagian dari dekorasi sekaligus hasil karya mereka dalam menyambut momen Hari Kemerdekaan.Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anak untuk mengenal dan merasakan suasana perayaan kemerdekaan sejak dini. Melalui kegiatan kreatif bertema Indonesia, anak diperkenalkan pada semangat kebersamaan, rasa bangga terhadap bangsa, serta nilai-nilai positif seperti kerja sama, gotong royong, dan saling menghargai.Untuk membuat kegiatan semakin menarik, anak-anak dibagi menjadi lima kelompok pada masing-masing kelas. Kelompok tersebut terdiri dari anak-anak TK A dan TK B yang dicampur sehingga mereka dapat bermain dan berkegiatan bersama. Setelah pembagian kelompok, seluruh anak dibimbing menuju ruang berkumpul dan diarahkan untuk menempati meja sesuai dengan kelompoknya masing-masing.Sebelum mulai membuat karya, guru memberikan pijakan mengenai kegiatan yang akan dilakukan, seperti bagaimana menggunakan gunting dengan aman. Guru menjelaskan bentuk gantungan yang akan dibuat, bahan-bahan yang digunakan, serta langkah-langkah pembuatannya dengan bahasa yang mudah dipahami anak. Setelah anak memahami instruksi, setiap guru mendampingi satu meja kelompok untuk membantu dan mengarahkan anak selama proses berkarya.Anak-anak kemudian mulai membuat gantungan sesuai dengan arahan guru. Setiap anak mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan karya, mulai dari memilih dan menggunakan bahan hingga menyelesaikan gantungan mereka. Kegiatan ini melatih motorik halus, koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, kreativitas, serta kemampuan mengikuti instruksi. Selain itu, karena dilakukan dalam kelompok yang terdiri dari TK A dan TK B, anak-anak juga belajar berinteraksi dan bekerja sama dengan teman yang berbeda usia.Suasana kegiatan terlihat semakin meriah ketika anak-anak saling membantu dan menunjukkan hasil karya masing-masing. Guru memberikan pendampingan sesuai kebutuhan tanpa membatasi kreativitas anak. Dengan demikian, setiap anak tetap memiliki kesempatan untuk berekspresi sekaligus belajar menyelesaikan tugas bersama kelompoknya.Setelah seluruh karya selesai dibuat, kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai dokumentasi. Anak-anak berfoto dengan penuh semangat sambil menunjukkan hasil karya gantungan yang telah mereka buat. Momen ini menjadi bagian dari pengalaman menyenangkan anak dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.Melalui kegiatan membuat gantungan bertema kemerdekaan, anak-anak TK Al Siddiq tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar tentang kebersamaan, kerja sama, kreativitas, kemandirian, dan rasa cinta terhadap Indonesia. Kegiatan sederhana ini menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan semangat kemerdekaan kepada anak melalui pengalaman langsung dan kegiatan yang sesuai dengan dunia mereka.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Sentra Balok: Berkarya dan Berkreasi Membuat Menara Bendera

Pada Selasa, 11 Agustus 2026, anak-anak TK B Al Siddiq mengikuti kegiatan bermain dan belajar di Sentra Balok. Pada kesempatan ini, anak-anak diajak untuk membuat menara bendera menggunakan balok. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak untuk menuangkan ide dan imajinasi melalui susunan balok yang mereka buat sendiri.Sebelum memulai kegiatan, guru terlebih dahulu menyampaikan aturan bermain di Sentra Balok. Anak-anak diajak memahami cara mengambil, menggunakan, dan meletakkan balok dengan aman. Guru juga mengingatkan anak untuk menggunakan balok sesuai kebutuhan serta menjaga agar kegiatan bermain tetap tertib dan menyenangkan.Setelah aturan disampaikan, guru memberikan pijakan mengenai kegiatan yang akan dilakukan, yaitu membuat menara bendera dari balok. Guru menjelaskan secara sederhana hal-hal yang perlu diperhatikan, namun tetap memberikan kebebasan kepada anak untuk menentukan bentuk dan susunan bangunan sesuai dengan ide masing-masing. Anak-anak kemudian mulai memilih balok yang mereka butuhkan dan menyusunnya menjadi sebuah menara.Dalam prosesnya, setiap anak dapat menghasilkan bentuk bangunan yang berbeda sesuai dengan imajinasi dan kreativitasnya. Ada anak yang membuat menara dengan susunan balok yang tinggi, ada yang menambahkan bagian lain sebagai pelengkap, dan ada pula yang mencoba membuat bentuk yang berbeda dari contoh. Kebebasan bereksplorasi ini memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar mengambil keputusan dan menyelesaikan bangunan yang telah mereka rencanakan.Kegiatan membuat menara bendera juga memiliki berbagai manfaat bagi perkembangan anak. Menyusun balok dapat membantu mengembangkan kemampuan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, kemampuan spasial, kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah. Anak belajar memperkirakan keseimbangan bangunan, memilih ukuran balok yang sesuai, dan mencoba kembali ketika susunan balok belum sesuai dengan yang diinginkan.Setelah kegiatan membangun selesai, guru melakukan recalling bersama anak-anak. Anak diberikan kesempatan untuk menceritakan apa yang telah mereka buat, bagaimana proses pembuatannya, serta pengalaman yang mereka rasakan selama bermain. Melalui kegiatan recalling, anak belajar mengingat kembali pengalaman bermain, menyampaikan ide, dan mendengarkan cerita teman.Sebagai bagian dari pembiasaan tanggung jawab, kegiatan kemudian ditutup dengan merapikan kembali balok yang telah digunakan. Anak-anak diajak mengembalikan balok ke tempat semula secara bersama-sama. Kebiasaan ini membantu menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan belajar.Melalui kegiatan membuat menara bendera di Sentra Balok, anak-anak TK B Al Siddiq mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Anak tidak hanya belajar membangun menggunakan balok, tetapi juga belajar mengikuti aturan, mengembangkan kreativitas, memecahkan masalah, mengkomunikasikan hasil karyanya, serta bertanggung jawab terhadap alat yang digunakan. Dengan bermain, anak dapat belajar secara aktif melalui pengalaman yang sesuai dengan dunia mereka.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Sentra Bahan Alam: Serunya Bermain Air

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, anak-anak TK B Al Siddiq mengikuti kegiatan bermain di Sentra Bahan Alam. Pada kegiatan kali ini, anak-anak diajak bereksplorasi melalui berbagai aktivitas yang menggunakan air sebagai media bermain dan belajar. Suasana pembelajaran dibuat menyenangkan agar anak dapat mencoba, mengamati, dan menemukan berbagai pengalaman baru melalui kegiatan yang mereka pilih sendiri.Sebelum mulai bermain, guru terlebih dahulu menjelaskan aturan bermain di Sentra Bahan Alam. Anak-anak diajak memahami bagaimana menggunakan alat dan bahan dengan aman, menjaga kebersihan area bermain, serta membereskan kembali alat yang telah digunakan. Guru kemudian mengenalkan berbagai aktivitas yang tersedia dan memberikan contoh sederhana mengenai cara bermain pada masing-masing kegiatan.Setelah memahami aturan dan aktivitas yang tersedia, anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih kegiatan sesuai dengan minatnya. Ada anak yang memilih mengukur volume air menggunakan wadah dengan ukuran yang berbeda, ada yang mencoba memasukkan air ke dalam botol, serta ada pula yang tertarik mencampurkan air dengan warna yang berbeda. Anak-anak terlihat antusias mencoba berbagai cara untuk mengetahui apa yang terjadi ketika mereka melakukan eksplorasi dengan air.Selain itu, beberapa anak memilih bermain menggunakan spons air. Mereka mencoba mencelupkan spons ke dalam air, kemudian meremasnya dan mengamati air yang keluar. Aktivitas sederhana tersebut memberikan pengalaman bagi anak untuk memahami hubungan sebab-akibat sekaligus melatih kekuatan dan koordinasi tangan. Anak juga belajar mengontrol gerakan tangannya saat memeras spons agar air dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.Bermain air di Sentra Bahan Alam tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai kemampuan anak, seperti motorik halus, koordinasi mata dan tangan, kemampuan berpikir, serta kemampuan memecahkan masalah. Ketika anak mencoba mengukur air, misalnya, mereka mulai mengenal konsep ukuran, banyak-sedikit, penuh-kosong, serta membandingkan volume melalui pengalaman konkret.Kegiatan mencampur warna air juga memberikan kesempatan bagi anak untuk bereksperimen dan mengembangkan rasa ingin tahu. Anak dapat mengamati perubahan warna yang terjadi ketika dua warna dicampurkan. Sementara itu, kegiatan menuangkan air ke dalam botol membantu anak melatih konsentrasi, ketelitian, dan koordinasi gerakan. Setiap aktivitas memberikan pengalaman belajar yang berbeda, namun tetap berangkat dari prinsip bahwa anak belajar melalui bermain dan eksplorasi langsung.Melalui kegiatan bermain air ini, anak-anak TK B Al Siddiq tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pengalaman mereka sendiri. Anak bebas memilih aktivitas yang menarik bagi mereka, sementara guru berperan mendampingi, mengamati, dan memberikan dukungan ketika dibutuhkan. Dengan demikian, Sentra Bahan Alam menjadi ruang bagi anak untuk bereksplorasi, bereksperimen, dan mengembangkan berbagai kemampuan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Pemeriksaan Kesehatan Awal Murid TK Al Siddiq International Bersama Puskesmas Jatimakmur

Pada hari Senin, 27 Juli 2026, TK Al Siddiq International bekerja sama dengan Puskesmas Jatimakmur menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan awal bagi seluruh murid TK. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas dan ruang makan TK sebagai bagian dari upaya pemantauan kesehatan anak sejak dini. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar peserta didik sekaligus mendukung tumbuh kembang mereka agar tetap optimal selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh perawat dari Puskesmas Jatimakmur di dalam kelas. Pada kesempatan tersebut, para perawat memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan kunjungan ke sekolah, serta memberikan penjelasan sederhana mengenai rangkaian pemeriksaan yang akan dilakukan. Penyampaian dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga anak-anak merasa tenang, nyaman, dan siap mengikuti pemeriksaan. Selanjutnya, pemeriksaan dilakukan secara bergantian di ruang makan TK. Murid dipanggil satu per satu dari kelasnya untuk menjalani pemeriksaan. Beberapa aspek yang diperiksa meliputi kesehatan gigi dan mulut, kebersihan kuku, kemampuan membedakan warna melalui tes warna, cara memegang pensil, serta beberapa pemeriksaan dasar lainnya yang berkaitan dengan kesehatan dan kesiapan tumbuh kembang anak. Seluruh proses berlangsung dengan tertib dan didampingi oleh guru sehingga anak-anak merasa lebih percaya diri. Pemeriksaan kesehatan ini memiliki peran penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan anak sejak dini. Melalui pemeriksaan gigi dan kebersihan kuku, tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri. Sementara itu, pemeriksaan cara memegang pensil dan tes warna membantu melihat perkembangan kemampuan motorik halus dan fungsi penglihatan anak. Hasil pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi serta tindak lanjut bagi orang tua, sekolah, maupun tenaga kesehatan apabila diperlukan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh murid. Di akhir kegiatan, perawat dari Puskesmas Jatiwaringin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah, para guru, dan seluruh murid atas kerja sama yang baik selama proses pemeriksaan berlangsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, mandiri, dan siap belajar dengan optimal.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Parents-Teacher Conference: Membangun Sinergi Sekolah dan Orang Tua demi Tumbuh Kembang Anak

Sebagai langkah awal dalam membangun kerja sama yang erat antara sekolah dan keluarga, TK Al Siddiq International menyelenggarakan kegiatan Parents-Teacher Conference (PTC) pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di kelas TK Al Siddiq International ini dihadiri oleh wali murid TK A dan TK B. PTC menjadi momen penting untuk menyamakan visi dan memperkuat komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam mendukung proses belajar serta perkembangan anak selama satu tahun ajaran ke depan.Acara dimulai pada pukul 08.10 WIB dan dipandu oleh pembawa acara dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Mr Faruqi sebagai MC, kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ust. Ghoyyats, sehingga menghadirkan suasana yang khidmat dan penuh keberkahan. Setelah itu, Direktur Al Siddiq International, Mr. Ginanjar Citra Cimarga, M.Pd., memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.Masuk sesi utama, Kepala TK Al Siddiq International, Mrs. Itoh Sugiharti, S.E., S.Pd., memaparkan program akademik yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan. Para wali murid mendapatkan informasi mengenai kurikulum, kegiatan pembelajaran, program pengembangan karakter, serta berbagai aktivitas yang akan diikuti oleh peserta didik sepanjang tahun ajaran. Penyampaian yang jelas dan terstruktur membantu orang tua memahami tujuan setiap program sehingga mereka dapat memberikan dukungan yang selaras di rumah.Selanjutnya, sesi presentasi mengenai program Al-Qur’an disampaikan oleh Ust. Mudzakky. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan target pembelajaran Al-Qur’an, metode yang digunakan, serta peran penting orang tua dalam mendampingi anak saat belajar di rumah. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara guru dan keluarga, diharapkan perkembangan kemampuan membaca, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an dapat tumbuh secara optimal sejak usia dini.Kegiatan Parents-Teacher Conference di awal semester memiliki tujuan untuk membangun komunikasi yang terbuka antara sekolah dan orang tua, menyampaikan arah program pendidikan secara menyeluruh, serta menyamakan harapan dalam mendampingi proses belajar anak. Melalui pertemuan ini, orang tua memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai kegiatan akademik maupun program keislaman yang akan dijalankan, sehingga dapat berperan aktif dalam mendukung perkembangan putra-putri mereka baik di sekolah maupun di rumah.Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para wali murid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, serta berdiskusi langsung dengan pihak sekolah mengenai berbagai program yang telah dipaparkan. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak-anak mereka. Diharapkan, melalui kegiatan Parents-Teacher Conference ini, terjalin hubungan yang semakin erat antara sekolah dan keluarga sehingga tercipta lingkungan belajar yang positif, harmonis, dan mampu mengantarkan setiap anak meraih perkembangan terbaiknya.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Merayakan Hari Anak Nasional dengan Kreativitas dan Permainan Tradisional

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, murid-murid TK Al Siddiq International mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan dilaksanakan di kelas dan di lapangan sekolah dengan mengusung konsep belajar sambil bermain. Momen ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk merayakan masa kecil mereka melalui aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan karakter, fisik-motorik, kreativitas, dan keterampilan mereka.Kegiatan diawali dengan rutinitas harian yang telah menjadi kebiasaan baik di TK Al Siddiq International, yaitu pemanasan dan salat Duha. Setelah tubuh menjadi lebih segar dan hati lebih siap untuk belajar, anak-anak memasuki kegiatan inti dengan penuh semangat. Suasana kelas dipenuhi keceriaan saat mereka membuat bebek dari kertas karton menggunakan teknik lipat sederhana yang terinspirasi dari origami. Dengan bimbingan para guru, setiap anak berusaha menyelesaikan karyanya dengan teliti dan bangga menunjukkan hasil kreativitas masing-masing.Melalui kegiatan membuat bebek, anak-anak belajar mengembangkan motorik halus, melatih koordinasi mata dan tangan, serta meningkatkan konsentrasi dan kesabaran. Selain itu, aktivitas ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri karena setiap karya yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid sehingga mereka merasa dihargai dan semakin termotivasi untuk terus berkarya.Setelah selesai berkarya di dalam kelas, seluruh murid menuju lapangan untuk bermain otok-otok ayam, salah satu permainan tradisional yang sederhana namun sarat makna. Bunyi khas yang dihasilkan dari permainan tersebut mengundang tawa dan keceriaan anak-anak. Bermain bersama teman-teman tidak hanya menghadirkan suasana yang menyenangkan, tetapi juga melatih kemampuan bersosialisasi, bekerja sama, serta menghargai teman dalam setiap aktivitas.Mengangkat permainan tradisional sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional memiliki tujuan yang sangat penting. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, anak-anak perlu dikenalkan kembali pada permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Permainan seperti otok-otok ayam mengajarkan bahwa kebahagiaan dapat diperoleh melalui aktivitas sederhana yang melibatkan interaksi langsung, gerak aktif, dan kebersamaan dengan teman-teman.Peringatan Hari Anak Nasional di TK Al Siddiq International menjadi bukti bahwa proses belajar tidak selalu dilakukan melalui buku dan pembelajaran di dalam kelas. Melalui kegiatan kreatif dan permainan tradisional, anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menyenangkan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, membangun karakter yang positif, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan senyum, tawa, dan semangat yang terpancar sepanjang kegiatan, Hari Anak Nasional tahun ini menjadi kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh seluruh murid TK Al Siddiq International.by Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

KEGIATAN MPLS HARI KE-5 MURID TK AL SIDDIQ

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ke-5 bagi murid TK Al Siddiq International dilaksanakan pada Jum’at, 17 Juli 2026 di kelas Al Siddiq. Kegiatan pada hari terakhir MPLS dirancang dengan suasana yang menyenangkan dan edukatif agar anak-anak dapat belajar sambil bermain. Melalui berbagai aktivitas yang dilakukan, murid diajak untuk mengembangkan keterampilan, membiasakan diri dengan rutinitas sekolah, serta menikmati pengalaman belajar bersama teman dan guru.Pada pagi hari, anak-anak datang ke kelas dan menunggu kegiatan sekolah dimulai. Selama menunggu, mereka diperbolehkan bermain menggunakan berbagai alat main edukatif yang telah disediakan oleh guru. Kegiatan bermain ini memberikan kesempatan bagi anak untuk berinteraksi dengan teman, melatih kemampuan sosial, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan sejak awal kedatangan.Kegiatan pembelajaran diawali dengan warm up yang dilanjutkan dengan membaca doa bersama. Setelah itu, anak-anak mengikuti kegiatan Senam Sehat Gembira dengan penuh semangat. Melalui senam, anak-anak dapat menggerakkan tubuh, meningkatkan kebugaran, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan belajar berikutnya dengan lebih fokus dan bersemangat.Kegiatan inti pada hari ini adalah membuat karya berbentuk es krim menggunakan kertas crepe. Anak-anak merobek, meremas, dan menempel potongan kertas crepe pada pola es krim yang telah disiapkan oleh guru. Aktivitas ini bertujuan untuk melatih kemampuan motorik halus anak, terutama koordinasi tangan dan jari saat merobek, meremas, serta menempel. Selain itu, kegiatan ini juga membantu melatih kesabaran, ketelitian, dan kemampuan anak untuk tetap fokus hingga menyelesaikan hasil karyanya.Setelah kegiatan membuat karya selesai, anak-anak mencuci tangan bersama sebagai pembiasaan hidup bersih dan sehat. Selanjutnya, mereka menikmati waktu snack time bersama teman-teman di kelas. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar menjaga kebersihan, kemandirian, serta kebiasaan makan yang tertib.Rangkaian kegiatan MPLS hari ke-5 ditutup dengan persiapan pulang. Seluruh kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh keceriaan, dan antusiasme dari para murid. Melalui kegiatan hari terakhir MPLS ini, murid TK Al Siddiq International tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mengembangkan keterampilan motorik halus, kesabaran, dan kemampuan berkonsentrasi sebagai bekal dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

KEGIATAN MPLS MURID TK AL SIDDIQ HARI PERTAMA

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama bagi murid TK Al Siddiq International dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi awal yang menyenangkan bagi anak-anak dalam memulai perjalanan mereka di lingkungan sekolah yang baru. Melalui berbagai aktivitas yang telah dirancang, murid diajak untuk merasa nyaman, mengenal sekolah, serta membangun semangat belajar sejak hari pertama.Pagi hari, anak-anak datang ke kelas bersama orang tua dan menunggu kegiatan upacara dimulai. Selama menunggu, mereka bermain menggunakan berbagai alat main edukatif yang telah disiapkan oleh guru. Kegiatan bermain ini membantu anak-anak merasa lebih rileks, berani berinteraksi dengan teman baru, serta mengurangi rasa canggung di hari pertama sekolah.Setelah waktu upacara tiba, seluruh murid TK Al Siddiq International berbaris dengan rapi dan berjalan menuju lapangan Al Siddiq untuk bergabung dalam kegiatan bersama seluruh warga sekolah. Upacara berlangsung dengan tertib dan menjadi momen penting dalam pembukaan kegiatan MPLS. Salah satu rangkaian acara adalah penyematan name tag bagi siswa baru, termasuk murid TK A, sebagai simbol penyambutan resmi dan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar Al Siddiq International.Usai mengikuti upacara, murid-murid kembali ke kelas bersama guru. Di dalam kelas, suasana dibuat hangat dan menyenangkan melalui kegiatan bernyanyi bersama serta saling berkenalan. Anak-anak diperkenalkan kepada guru dan teman-teman sekelas sehingga mereka mulai mengenal satu sama lain dan merasa lebih percaya diri untuk belajar bersama.Kegiatan MPLS hari pertama ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengenal lingkungan sekolah yang baru melalui berbagai kegiatan bersama, baik di lapangan maupun di dalam kelas. Dengan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, murid belajar beradaptasi dengan suasana sekolah, mengenal aturan sederhana, serta mulai membangun hubungan yang positif dengan guru dan teman-temannya.Menjelang waktu pulang, guru memberikan reward kepada setiap anak sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka mengikuti kegiatan hari pertama. Pemberian reward diharapkan dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan sehingga anak-anak merasa senang dan termotivasi untuk kembali ke sekolah pada hari berikutnya. Hari pertama MPLS pun berlangsung dengan lancar, penuh keceriaan, dan menjadi awal yang baik bagi murid TK Al Siddiq Internasional dalam memulai tahun ajaran baru.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD, Sekolah, SMP, TK

Pelaksanaan Tes Psikotes dan Observasi PPDB Batch 6 Al Siddiq International School

Alhamdulillah, dalam rangka proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Batch 6 Tahun Ajaran 2026/2027, Al Siddiq International School kembali melaksanakan Tes Psikotes dan Observasi pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Al Siddiq International School mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh calon peserta didik jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Pelaksanaan psikotes dan observasi bekerja sama dengan Lembaga Psikotes AMNA, yang memiliki pengalaman dalam melakukan asesmen psikologis bagi anak usia dini dan usia sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi PPDB untuk memperoleh gambaran mengenai kesiapan belajar, karakter, serta potensi setiap calon peserta didik. Tujuan utama dari pelaksanaan psikotes dan observasi adalah untuk membantu sekolah memahami kemampuan dasar, perkembangan kognitif, sosial-emosional, kemampuan komunikasi, serta kesiapan anak dalam mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan jenjang yang dipilih. Hasil asesmen ini tidak hanya menjadi bagian dari proses seleksi, tetapi juga menjadi dasar bagi sekolah dalam merancang layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing peserta didik. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai bentuk asesmen yang disesuaikan dengan usia mereka. Calon peserta didik jenjang TK lebih banyak mengikuti kegiatan observasi melalui aktivitas bermain, berkomunikasi, serta berinteraksi dengan psikolog dan penguji. Sementara itu, calon peserta didik jenjang SD mengikuti psikotes yang dirancang untuk mengukur kesiapan belajar, kemampuan berpikir, konsentrasi, serta aspek perkembangan lainnya yang relevan dengan pendidikan dasar. Kegiatan berlangsung dengan tertib, nyaman, dan kondusif. Tim dari Lembaga Psikotes AMNA bersama panitia PPDB Al Siddiq International School memberikan pendampingan yang ramah sehingga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan tenang dan percaya diri. Sementara itu, para orang tua menunggu di area yang telah disediakan oleh sekolah hingga seluruh proses asesmen selesai dilaksanakan. Melalui pelaksanaan Tes Psikotes dan Observasi PPDB Batch 6 ini, Al Siddiq International School kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas sejak proses penerimaan peserta didik baru. Sekolah percaya bahwa setiap anak memiliki potensi dan keunikan masing-masing, sehingga proses asesmen menjadi langkah awal untuk mengenali karakteristik serta kebutuhan belajar setiap calon peserta didik. Semoga seluruh rangkaian PPDB Batch 6 berjalan dengan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi seluruh calon peserta didik. Besar harapan kami agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan bersama Al Siddiq International School.By Arief Firmansyah, S.Kom

Kegiatan, TK

Pembaruan Desain Kelas TK Al Siddiq International

Pembaruan kelas TK Al Siddiq International dilaksanakan pada Kamis sampai Jumat, 25-26 Juni 2026. Kegiatan ini dilakukan oleh guru-guru TK Al Siddiq International di ruang kelas TK. Pembaruan kelas ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan lingkungan belajar yang lebih rapi, nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak pada tahun ajaran baru.Kegiatan pembaruan kelas ini dilatarbelakangi oleh kondisi ruang kelas TK yang memiliki rolling door terbuka, sementara pemisah antar kelas hanya menggunakan loker. Karena itu, diperlukan penataan ulang agar setiap kelas tetap memiliki batas ruang yang jelas, namun tetap terlihat tertib dan nyaman digunakan. Dengan pengaturan yang tepat, ruang kelas dapat terasa lebih kondusif untuk kegiatan belajar, bermain, dan berinteraksi.Tujuan dari pembaruan kelas ini adalah untuk menciptakan suasana belajar yang lebih teratur dan mendukung perkembangan anak. Lingkungan kelas yang rapi dapat membantu anak lebih mudah fokus, memahami area belajar, serta merasa aman saat mengikuti kegiatan di sekolah. Selain itu, penataan kelas juga bertujuan agar guru lebih mudah mengatur kegiatan pembelajaran, menyimpan perlengkapan, dan mengawasi anak selama berada di dalam kelas.Manfaat dari pembaruan kelas ini sangat penting, baik bagi anak maupun guru. Bagi anak-anak, ruang kelas yang tertata dapat menumbuhkan rasa nyaman, semangat belajar, dan kebiasaan menjaga kerapian sejak dini. Bagi guru, kelas yang rapi dan terorganisir dapat memudahkan proses pembelajaran, karena setiap barang memiliki tempat yang jelas dan mudah dijangkau saat dibutuhkan. Penataan loker sebagai pemisah antar kelas juga membantu menciptakan area belajar yang lebih tertib tanpa mengurangi fungsi ruang yang ada.Rangkaian kegiatan pembaruan kelas diawali dengan proses decluttering atau memilah barang-barang yang ada di kelas. Guru-guru memeriksa kembali berbagai perlengkapan, media pembelajaran, mainan, alat tulis, dan barang-barang lain yang tersimpan di ruang kelas. Barang yang masih layak digunakan disimpan kembali dengan rapi, sedangkan barang yang sudah rusak, tidak terpakai, atau tidak sesuai kebutuhan dipisahkan agar tidak memenuhi ruang kelas.Setelah proses memilah barang selesai, guru-guru melanjutkan kegiatan dengan mengatur kembali posisi loker dan perlengkapan kelas lainnya. Loker ditata sedemikian rupa agar dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan sekaligus pemisah antar kelas. Penataan ini dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan anak, kemudahan akses, serta keamanan selama kegiatan belajar berlangsung. Dengan begitu, ruang kelas tetap terasa terbuka, tetapi memiliki batas yang lebih jelas antar area.Tahap berikutnya adalah merapikan kembali barang-barang yang telah dipilih dan disusun sesuai fungsinya. Guru-guru menempatkan media pembelajaran, alat tulis, buku, mainan edukatif, dan perlengkapan kelas pada tempat yang sesuai. Setiap sudut kelas diatur agar terlihat bersih, menarik, dan mudah digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Kerapian ini juga membantu anak belajar mengenal aturan sederhana, seperti mengambil dan mengembalikan barang ke tempatnya.Melalui kegiatan pembaruan kelas ini, guru-guru TK Al Siddiq International menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak. Kelas bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga ruang bagi anak untuk tumbuh, bermain, bereksplorasi, dan membangun kemandirian. Dengan pembaruan kelas yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan kegiatan belajar di TK Al Siddiq International dapat berjalan lebih nyaman, tertib, dan menyenangkan.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

RAPAT KERJA GURU TK UNTUK MEMPERSIAPKAN TAHUN AJARAN BARU

Rapat kerja guru TK Al Siddiq International untuk tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan pada Senin sampai Jumat, 22-26 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas TK dan diikuti oleh guru-guru TK Al Siddiq International. Rapat kerja ini menjadi salah satu agenda penting sebelum memasuki tahun ajaran baru, karena melalui kegiatan ini para guru dapat mempersiapkan berbagai kebutuhan pembelajaran dengan lebih matang, terarah, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.Tujuan utama dari rapat kerja ini adalah untuk merancang kegiatan, indikator perkembangan, serta berbagai program pembelajaran yang akan dilaksanakan selama tahun ajaran 2026/2027. Guru-guru bersama-sama mendiskusikan kebutuhan anak, capaian perkembangan yang ingin dicapai, serta bentuk kegiatan yang sesuai dengan usia dan karakteristik peserta didik TK. Dengan adanya perencanaan yang baik, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih menyenangkan, bermakna, dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.Rapat kerja diawali dengan penentuan tanggal sekolah efektif. Pada tahap ini, guru-guru menyusun kalender kegiatan sekolah dengan memperhatikan hari efektif belajar, hari libur, kegiatan khusus, serta agenda-agenda penting yang akan berlangsung selama satu tahun ke depan. Penentuan tanggal sekolah efektif ini menjadi dasar dalam menyusun program pembelajaran agar setiap kegiatan dapat terlaksana sesuai jadwal dan tidak saling bertabrakan.Setelah kalender sekolah tersusun, rapat dilanjutkan dengan penentuan tema dan kegiatan pembelajaran. Guru-guru membahas tema-tema yang akan digunakan dalam kegiatan belajar anak, kemudian mengembangkan berbagai aktivitas yang menarik dan sesuai dengan indikator perkembangan. Kegiatan yang dirancang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup perkembangan nilai agama dan moral, sosial emosional, bahasa, fisik motorik, serta seni.Selain menyusun program pembelajaran untuk satu tahun ajaran, guru-guru juga merancang kegiatan terdekat yang akan segera dilaksanakan, yaitu MPLS dan PTC. MPLS dirancang sebagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi anak-anak agar mereka merasa nyaman, aman, dan siap mengikuti kegiatan belajar. Sementara itu, PTC atau Parent Teacher Conference dipersiapkan sebagai sarana komunikasi antara guru dan orang tua mengenai perkembangan anak serta kerja sama yang perlu dibangun selama tahun ajaran berlangsung.Melalui rapat kerja ini, guru-guru TK Al Siddiq International dapat menyatukan visi, menyusun strategi pembelajaran, dan membagi tanggung jawab dengan lebih jelas. Kerja sama antar guru menjadi bagian penting agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik. Dengan persiapan yang matang, tahun ajaran 2026/2027 diharapkan dapat menjadi tahun pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan memberikan dampak positif bagi perkembangan setiap anak.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Laporan Perkembangan Selama 1 Tahun Ajaran

Pada hari Jum’at, 19 Juni 2026, TK Al Siddiq melaksanakan kegiatan pembagian raport semester 2. Kegiatan ini berlangsung di kelas masing-masing dan diikuti oleh murid TK Al Siddiq bersama orang tua. Pembagian raport menjadi salah satu agenda penting di akhir tahun ajaran karena melalui kegiatan ini, orang tua dapat mengetahui perkembangan anak selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.Kegiatan pembagian raport semester 2 bertujuan untuk menyampaikan laporan perkembangan anak-anak selama satu tahun ajaran. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek perkembangan, seperti kemampuan kognitif, bahasa, motorik, sosial emosional, nilai agama dan moral, serta kemandirian anak. Melalui laporan ini, orang tua dapat melihat proses belajar anak secara lebih menyeluruh, bukan hanya dari hasil akhir, tetapi juga dari perkembangan yang telah dicapai dari waktu ke waktu.Selain menyampaikan perkembangan selama satu tahun ajaran, kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi murid TK B. Guru menyampaikan laporan persiapan anak-anak dalam memasuki jenjang Sekolah Dasar. Laporan tersebut membantu orang tua memahami kesiapan anak, baik dari segi akademik, sikap, kemandirian, maupun kemampuan bersosialisasi. Dengan begitu, orang tua dapat memberikan dukungan yang sesuai saat anak akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.Pelaksanaan pembagian raport dilakukan secara teratur. Orang tua hadir ke kelas sesuai dengan jam yang telah disepakati bersama guru masing-masing. Pengaturan waktu ini bertujuan agar proses penyampaian laporan dapat berjalan lebih nyaman, tertib, dan fokus. Setiap orang tua memiliki kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan guru mengenai perkembangan anaknya.Dalam pertemuan tersebut, guru tidak hanya menyerahkan raport, tetapi juga memberikan penjelasan mengenai pencapaian, kebiasaan, serta hal-hal yang masih perlu dilatih oleh anak. Guru dan orang tua dapat saling berbagi informasi tentang perkembangan anak, baik di sekolah maupun di rumah. Komunikasi ini sangat penting agar pendampingan terhadap anak dapat berjalan selaras.Kegiatan pembagian raport semester 2 di TK Al Siddiq menjadi bentuk kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua semakin memahami kebutuhan anak dan dapat terus memberikan motivasi serta pendampingan yang positif. Dengan adanya komunikasi yang baik antara guru dan orang tua, perkembangan anak dapat terus terpantau dan didukung dengan lebih optimal.Secara keseluruhan, pembagian raport semester 2 bukan hanya menjadi kegiatan penerimaan laporan hasil belajar, tetapi juga menjadi momen refleksi bersama. Anak-anak telah melewati proses belajar selama satu tahun ajaran dengan berbagai pengalaman berharga. Semoga seluruh murid TK Al Siddiq dapat terus tumbuh menjadi anak-anak yang percaya diri, mandiri, dan siap melanjutkan tahap perkembangan berikutnya.By Inka Amalia, S.Pd