Al Siddiq International School

SMP

Kegiatan, SMP

Puskesmas Jatimakmur Gelar Pemeriksaan Kebugaran Siswa SMP Al-Siddiq

Bekasi, 30 September 2026 — SMP Al-Siddiq kembali mengadakan kegiatan yang mendukung kesehatan dan kebugaran siswa melalui pemeriksaan kebugaran tubuh bersama Puskesmas Jatimakmur, Rabu (30/9/2026). Kegiatan berlangsung di lapangan SMP Al-Siddiq dan diikuti oleh para siswa sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran sejak usia sekolah.Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengetahui kondisi kebugaran tubuh mereka melalui aktivitas fisik yang terukur. Selain menjadi bagian dari pembinaan kesehatan, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman kepada siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik dan pola hidup sehat.Mengukur Kebugaran dan Daya Tahan TubuhSalah satu kegiatan utama dalam pemeriksaan kebugaran adalah tes lari, di mana siswa diminta berlari sebanyak 11 putaran dengan jarak keseluruhan sekitar 1.000 meter di lapangan sekolah.Tes tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kemampuan fisik siswa, terutama daya tahan kardiorespirasi, yaitu kemampuan tubuh menggunakan oksigen secara efektif ketika melakukan aktivitas fisik.Selama aktivitas berlangsung, siswa juga diarahkan untuk memperhatikan respons tubuh terhadap olahraga, seperti perubahan denyut jantung, pernapasan, kelelahan, dan kemampuan tubuh untuk mempertahankan aktivitas fisik.Dengan demikian, siswa tidak hanya melakukan olahraga, tetapi juga belajar mengenali bagaimana tubuh bekerja ketika mendapatkan beban aktivitas fisik.Tujuan Pemeriksaan KebugaranKegiatan pemeriksaan kebugaran ini memiliki beberapa tujuan penting, antara lain: 1. Mengetahui tingkat kebugaran siswaPemeriksaan memberikan gambaran mengenai kondisi kebugaran fisik siswa, terutama berkaitan dengan daya tahan tubuh dalam melakukan aktivitas fisik. 2. Mengukur daya tahan kardiorespirasi Aktivitas lari membantu memberikan gambaran mengenai kemampuan sistem pernapasan dan peredaran darah dalam mendukung aktivitas fisik. 3. Mengenalkan pentingnya kesehatan jantung dan tubuhMelalui aktivitas fisik, siswa diperkenalkan pada perubahan yang terjadi pada tubuh ketika berolahraga, seperti meningkatnya denyut jantung dan frekuensi pernapasan. 4. Membangun kesadaran hidup sehat sejak diniSiswa diharapkan memahami bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tidak adanya penyakit, tetapi juga dengan kebugaran tubuh yang perlu dijaga melalui olahraga, pola makan yang baik, istirahat cukup, dan kebiasaan hidup sehat. 5. Mendorong siswa aktif berolahragaKegiatan ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, bukan hanya ketika mengikuti kegiatan sekolah. 6. Memberikan edukasi tentang kondisi tubuhSiswa belajar mengenali kemampuan dan respons tubuhnya sendiri ketika melakukan aktivitas fisik sehingga dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebugaran. 7. Mendukung program kesehatan sekolah Kegiatan bersama Puskesmas Jatimakmur menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya memperhatikan aspek akademik, tetapi juga kesehatan dan perkembangan fisik siswa.Belajar Mengenali Tubuh melalui Aktivitas FisikKegiatan pemeriksaan kebugaran memberikan pengalaman yang berbeda bagi para siswa. Mereka tidak hanya diminta berlari, tetapi juga diajak memahami apa yang terjadi pada tubuh ketika melakukan aktivitas fisik.Setelah berlari, denyut jantung dan pernapasan mengalami peningkatan karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi. Kondisi tersebut dapat menjadi pengalaman langsung bagi siswa untuk memahami materi kesehatan dan olahraga yang selama ini mereka pelajari.Kegiatan ini juga mengajarkan bahwa kemampuan fisik setiap siswa dapat berbeda. Karena itu, olahraga bukan semata-mata tentang siapa yang paling cepat, tetapi tentang bagaimana seseorang mampu menjaga kesehatan dan meningkatkan kemampuan tubuh secara bertahap.Melalui kegiatan pemeriksaan kebugaran bersama Puskesmas Jatimakmur, SMP Al-Siddiq berharap para siswa semakin memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan, aktif bergerak, dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.Sehat tubuhnya, kuat aktivitasnya, dan siap belajar untuk meraih prestasi.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

City Tour SMP Al-Siddiq: Belajar Sejarah, Ekonomi, Seni, dan Transportasi di Kota Tua Jakarta

Jakarta, 29 September 2026 — Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Hal tersebut dirasakan langsung oleh para siswa SMP Al-Siddiq dalam kegiatan City Tour ke kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta, Selasa (29/9/2026).Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB dari Stasiun LRT Cikunir 1 tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kunjungan ke Museum Bank Indonesia, Museum Fatahillah (Museum Sejarah Jakarta), dan Museum Seni.Tidak hanya mengenal sejarah, para siswa juga diperkenalkan dengan penggunaan transportasi publik, sistem pembayaran elektronik, perkembangan perekonomian Indonesia, seni dan budaya, hingga berbagai peninggalan sejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.Mengenal Transportasi Publik Sejak dari PerjalananSejak awal perjalanan, para siswa telah mendapatkan pengalaman belajar. Rombongan menggunakan LRT dan KRL untuk menuju kawasan Kota Tua.Penggunaan transportasi publik tersebut sengaja dipilih agar siswa tidak hanya menjadi pengguna transportasi, tetapi juga mengenal secara langsung bagaimana sistem transportasi publik bekerja dalam kehidupan masyarakat perkotaan.Para siswa juga diperkenalkan dengan penggunaan e-money sebagai alat pembayaran. Pengalaman sederhana tersebut menjadi pembelajaran praktis mengenai pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari sekaligus melatih kemandirian, kedisiplinan, dan ketertiban ketika menggunakan fasilitas umum.Untuk memastikan perjalanan berjalan aman dan kondusif, rombongan siswa dibagi menjadi 11 kelompok, dengan masing-masing kelompok didampingi oleh satu guru wali. Sistem pendampingan tersebut memungkinkan proses pengawasan, pengayoman, pengarahan, dan koordinasi dengan siswa dapat dilakukan secara lebih efektif.Menelusuri Sejarah Perekonomian Indonesia di Museum Bank Indonesia Setibanya di kawasan Kota Tua, rombongan mengunjungi Museum Bank Indonesia.Di museum ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk melihat perjalanan sejarah mata uang dan perekonomian Indonesia dari masa ke masa. Berbagai koleksi memperlihatkan perkembangan alat pembayaran sejak masa kedatangan bangsa Portugis, Spanyol, Belanda, hingga perkembangan mata uang Indonesia pada masa modern.Siswa dapat mengamati berbagai bentuk mata uang, baik uang kertas maupun uang logam, serta berbagai benda yang berkaitan dengan sejarah sistem keuangan Indonesia.Tidak berhenti pada mata uang, para siswa juga dapat melihat emas batangan, surat berharga, sukuk, obligasi, serta berbagai koleksi yang menggambarkan perkembangan sistem keuangan dan perekonomian.Kunjungan tersebut memberikan pemahaman bahwa perjalanan ekonomi Indonesia tidak dapat dilepaskan dari sejarah perdagangan dan kekayaan sumber daya alam Nusantara.Berbagai komoditas seperti rempah-rempah, merica, kayu manis, kopi, dan hasil bumi lainnya memiliki peranan penting dalam sejarah perdagangan Indonesia. Kekayaan alam tersebut bahkan menjadi salah satu faktor yang menarik bangsa-bangsa asing datang ke Nusantara.Dengan melihat koleksi museum secara langsung, siswa diajak memahami hubungan antara sumber daya alam, perdagangan, kolonialisme, sistem keuangan, dan perkembangan ekonomi Indonesia.Mengenal Sejarah Jakarta di Museum FatahillahSetelah mengunjungi Museum Bank Indonesia, perjalanan dilanjutkan ke Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta yang berada tidak jauh dari lokasi sebelumnya.Museum ini membawa siswa untuk menelusuri perjalanan sejarah Jakarta dari masa kerajaan hingga masa kolonial.Siswa dapat melihat berbagai koleksi dan replika peninggalan sejarah, termasuk Prasasti Ciaruteun, Prasasti Tugu, serta Prasasti Padrão Sunda Kelapa yang berkaitan dengan perjalanan sejarah wilayah Jakarta dan Nusantara. Berbagai ruang tematik di museum juga memberikan gambaran mengenai perkembangan Jakarta, mulai dari Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung hingga Ruang Batavia.Selain itu, terdapat berbagai benda bersejarah seperti mebel antik, keramik, gerabah, koleksi numismatik, senjata, lukisan gubernur jenderal Batavia, hingga patung perunggu Dewa Hermes.Koleksi mebel antik dari sekitar abad ke-17 hingga ke-19 juga memperlihatkan pertemuan berbagai kebudayaan, termasuk pengaruh Eropa, Tiongkok, dan Nusantara.Menyaksikan Jejak Perjuangan dari DekatSalah satu bagian yang menarik perhatian siswa adalah penjara bawah tanah. Ruang tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi para tahanan pada masa kolonial yang harus menjalani kehidupan dalam ruang yang sempit dan gelap.Siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal bagian museum yang berkaitan dengan sejarah Pangeran Diponegoro dan masa penahanan sebelum beliau menjalani pengasingan.Pengalaman tersebut memberikan perspektif bahwa sejarah bukan sekadar hafalan mengenai nama tokoh dan tahun kejadian. Sejarah juga merupakan kisah tentang manusia, perjuangan, penderitaan, perubahan, dan perjalanan sebuah bangsa.Menumbuhkan Apresiasi Seni dan Kreativitas di Museum SeniRangkaian City Tour kemudian dilengkapi dengan kunjungan ke Museum Seni. Kehadiran museum seni memberikan dimensi pembelajaran yang berbeda bagi para siswa.Jika Museum Bank Indonesia membawa siswa mengenal perjalanan ekonomi dan Museum Fatahillah memperkenalkan sejarah Jakarta, maka kunjungan ke Museum Seni memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal karya seni, kebudayaan, kreativitas, dan cara manusia mengekspresikan gagasan melalui karya.Di museum ini, siswa diajak untuk mengamati berbagai karya secara lebih dekat. Mereka belajar bahwa seni bukan hanya mengenai keindahan, tetapi juga dapat menjadi media untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, identitas budaya, sejarah, dan pandangan manusia terhadap kehidupan. Pengalaman melihat karya seni secara langsung juga diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi terhadap seni dan budaya, memperluas wawasan, serta mendorong kreativitas siswa.Bagi siswa, kunjungan ini menjadi pengalaman untuk belajar melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Sebuah karya dapat memiliki bentuk, warna, simbol, dan makna yang berbeda-beda, sehingga siswa didorong untuk mengamati, bertanya, berpikir kritis, dan menyampaikan pendapat.Dengan demikian, kunjungan ke Museum Seni menjadi pelengkap perjalanan edukatif yang mempertemukan sejarah, ekonomi, budaya, dan kreativitas dalam satu rangkaian kegiatan.Perjalanan Pulang: Kembali Menggunakan KRL dan LRTSetelah seluruh rangkaian kunjungan selesai, kegiatan City Tour ditutup sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan bertolak dari kawasan Kota Tua menuju perjalanan pulang dengan kembali menggunakan transportasi publik.Dari kawasan Kota Tua, siswa bersama guru pendamping menggunakan KRL menuju Stasiun Cikoko. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan LRT dari Stasiun Cikoko menuju Stasiun Cikunir, sebagai titik akhir perjalanan.Perjalanan pulang tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk kembali mempraktikkan pengalaman menggunakan transportasi publik yang telah mereka pelajari sejak pagi.Bukan Sekadar Jalan-JalanCity Tour SMP Al-Siddiq menjadi contoh bahwa proses pendidikan dapat berlangsung di mana saja. Perjalanan sehari tersebut mempertemukan berbagai bidang pembelajaran sekaligus: sejarah, ekonomi, seni, budaya, teknologi, transportasi, kedisiplinan, dan pendidikan karakter.Para siswa tidak hanya melihat benda-benda bersejarah, tetapi diajak memahami konteks di baliknya. Mereka melihat bagaimana perdagangan dan kekayaan alam memengaruhi perjalanan ekonomi Indonesia, bagaimana mata uang berkembang dari masa ke masa, bagaimana Jakarta mengalami perubahan dari masa kerajaan hingga kolonial, serta bagaimana seni menjadi salah satu cara manusia merekam gagasan dan kebudayaan. Di sisi lain, penggunaan LRT dan KRL memberikan pengalaman praktis mengenai pentingnya ketertiban, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap fasilitas umum.Dengan pendampingan 11 guru wali pada masing-masing kelompok, kegiatan juga dapat berlangsung dengan lebih terarah, aman, dan kondusif.Pada akhirnya, City Tour ini bukan sekadar perjalanan keluar sekolah. Ia menjadi sebuah

Kegiatan, SMP, Uncategorized

Pembagian Rapor STS Semester Ganjil 2026/2027, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Bekasi, 25 September 2026 — SMP Al-Siddiq International melaksanakan kegiatan Pembagian Rapor Sumatif Tengah Semester (STS) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan komunikasi hasil belajar antara sekolah, peserta didik, dan orang tua/wali murid.Pembagian rapor STS tidak hanya menjadi momentum untuk menyampaikan capaian akademik peserta didik, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara guru dan orang tua dalam memahami perkembangan kompetensi, karakter, serta proses belajar putra-putri mereka selama mengikuti pembelajaran di sekolah.Sejak pagi hari, kehadiran orang tua dan wali murid disambut dengan hangat oleh pihak sekolah. Pertemuan tersebut menjadi jembatan untuk membangun komunikasi dan sinergi yang lebih kuat antara sekolah dan keluarga. Melalui komunikasi yang baik, sekolah berharap orang tua dapat terus memberikan pendampingan, motivasi, serta perhatian terhadap perkembangan belajar anak di rumah.Kegiatan pembagian rapor berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Orang tua mendapatkan informasi mengenai hasil belajar peserta didik sekaligus kesempatan untuk berdiskusi dengan guru mengenai perkembangan dan kebutuhan belajar anak.Pelaksanaan STS dan pembagian rapor ini merupakan bagian dari komitmen SMP Al-Siddiq International dalam mewujudkan visi sekolah, yaitu:“Menjadi sekolah Islam berwawasan global dalam mencetak generasi yang Qur’ani, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berjiwa wirausaha dan menjaga lingkungan hidup.”Dengan demikian, hasil belajar yang disampaikan melalui rapor tidak semata-mata dipandang sebagai angka atau capaian akademik, tetapi sebagai gambaran perkembangan peserta didik secara lebih utuh. Sekolah terus berupaya mengembangkan potensi siswa agar tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kemandirian, kreativitas, kemampuan berpikir, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan.Agenda pembagian rapor STS Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi momentum refleksi bersama bagi sekolah dan orang tua. Capaian yang telah diraih menjadi apresiasi sekaligus pijakan untuk melakukan perbaikan dan penguatan pada proses pembelajaran berikutnya.Melalui sinergi yang berkelanjutan antara sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik, SMP Al-Siddiq International berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan Islam berwawasan global yang mempersiapkan generasi Qur’ani, berilmu, berkarakter, kreatif, mandiri, serta siap menghadapi tantangan masa depan.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

SMP Al-Siddiq International Gelar STS Ganjil 2026/2027 Berbasis Digital, Integrasikan Cambridge dan Keislaman

Bekasi, 21 September 2026 — SMP Al-Siddiq International melaksanakan Sumatif Tengah Semester (STS) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 pada 14–21 September 2026. Diikuti seluruh peserta didik sesuai jenjang masing-masing, STS tahun ini dilaksanakan dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS) serta mengintegrasikan penggunaan bahasa Inggris dalam mata pelajaran berbasis Cambridge dan bahasa Arab dalam pembelajaran keislaman.Pelaksanaan STS menjadi bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik pada pertengahan semester. Tidak hanya menguji penguasaan materi secara akademik, rangkaian evaluasi juga dirancang untuk menguatkan kemampuan digital, bahasa, serta nilai-nilai keislaman peserta didik.Ujian Berbasis Digital, Peserta Didik Terbiasa dengan TeknologiBerbeda dengan pelaksanaan ujian yang sepenuhnya menggunakan lembar soal konvensional, STS di SMP Al-Siddiq International tahun ini dilaksanakan secara digital melalui LMS.Peserta didik mengerjakan asesmen menggunakan sistem yang telah disiapkan sekolah. Model ini menjadi bagian dari pembiasaan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan akademik sekaligus mendorong peserta didik untuk lebih mandiri, tertib, dan bertanggung jawab dalam mengikuti proses evaluasi.Pemanfaatan teknologi tersebut juga mendukung karakter pendidikan SMP Al-Siddiq International yang memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pendidikan Islam.Bahasa Inggris untuk Cambridge, Bahasa Arab untuk KeislamanIntegrasi wawasan global menjadi salah satu bagian yang terlihat dalam pelaksanaan STS. Pada mata pelajaran berbasis Cambridge, peserta didik mengerjakan evaluasi dengan menggunakan bahasa Inggris.Penggunaan bahasa Inggris tersebut menjadi bagian dari pembiasaan peserta didik dalam menghadapi materi dan instruksi pembelajaran dalam konteks pendidikan berwawasan internasional. Sementara itu, pada materi keislaman, bahasa Arab digunakan sebagai bagian dari penguatan kemampuan peserta didik dalam memahami istilah, materi, dan sumber-sumber keislaman.Dengan pendekatan tersebut, evaluasi tidak hanya menjadi proses pengukuran hasil belajar, tetapi juga menjadi ruang pembiasaan kemampuan bahasa dan penguatan wawasan peserta didik.STS Tidak Berhenti pada Ujian TulisSalah satu kekhasan STS di SMP Al-Siddiq International adalah adanya ujian lisan BBQ (Bimbingan Baca Qur’an) sebagai bagian dari rangkaian evaluasi.Ujian lisan BBQ berfokus pada hafalan surat-surat Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bentuk evaluasi yang melengkapi penilaian akademik dengan aspek spiritual dan karakter keislaman.Melalui evaluasi tersebut, sekolah berupaya memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan kognitif, tetapi juga memberikan ruang bagi penguatan Al-Qur’an, spiritualitas, dan karakter Islami peserta didik.Mengukur Capaian, Membangun KarakterSelama pelaksanaan STS, seluruh peserta didik mengikuti rangkaian evaluasi dengan tertib dan penuh kesungguhan. Guru dan panitia turut memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disiapkan.Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif selama pelaksanaan STS. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga diharapkan dapat membantu peserta didik mempersiapkan diri secara optimal, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter.Secara keseluruhan, pelaksanaan STS Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung lancar, tertib, dan kondusif.Bagi SMP Al-Siddiq International, STS bukan sekadar momentum untuk mengetahui capaian nilai peserta didik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pendidikan untuk membentuk generasi yang mampu memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, kemampuan bahasa, Al-Qur’an, dan karakter keislaman.Melalui integrasi tersebut, sekolah terus bergerak mewujudkan visi:“Menjadi sekolah Islam berwawasan global dalam mencetak generasi yang Qur’ani, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berjiwa wirausaha dan menjaga lingkungan hidup.”Rangkaian STS diharapkan menjadi momentum refleksi bagi peserta didik, guru, dan orang tua untuk melihat capaian yang telah diraih sekaligus menentukan langkah perbaikan menuju proses pembelajaran pada periode berikutnya.Retno Suzanne handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

LDKS OSIS SMP Al Siddiq International 2026/2027: Membentuk Pemimpin Muda yang Berkarakter dan Percaya Diri

Bekasi, 18 September 2026 — SMP Al Siddiq International melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan bertempat di ruang kelas 8 dan 9 Boys dan diikuti oleh peserta didik SMP Al Siddiq International.Kegiatan LDKS menjadi salah satu agenda penting dalam mempersiapkan para calon pengurus OSIS agar memiliki bekal kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, keterampilan berorganisasi, serta keberanian untuk mengambil peran dan bertanggung jawab dalam menjalankan organisasi.Dzikir dan Doa Mengawali KegiatanKegiatan diawali dengan dzikir dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh rangkaian LDKS berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi para peserta.Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan LDKS, kemudian tilawah Al-Qur’an yang dibawakan oleh Muhammad Kautsar.Suasana semakin khidmat ketika seluruh siswa dan siswi SMP Al Siddiq International bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.Sambutan: Kepemimpinan Dimulai dari Diri SendiriAcara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Mrs. Robiah Adawiyah, M.Pd.Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan seseorang untuk memimpin orang lain, tetapi terlebih dahulu tentang kemampuan memimpin diri sendiri.Seorang pemimpin perlu memiliki tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian mengambil keputusan, kemampuan bekerja sama, serta keteladanan dalam sikap dan tindakan. Karena itu, LDKS diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menjadi pribadi yang mampu bertanggung jawab terhadap tugas, menghargai orang lain, dan berani mengambil peran dalam lingkungan sekolah.Materi Public Speaking: Berani Tampil dan Mengatasi Demam PanggungMateri pertama adalah Public Speaking yang disampaikan oleh Bapak Arief Reza, S.S. Materi berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam dan tidak hanya dilakukan dalam bentuk penyampaian teori. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung kemampuan berbicara di depan kelas.Satu per satu peserta maju ke depan untuk melakukan praktik public speaking. Setelah tampil, peserta mendapatkan input, evaluasi, dan saran perbaikan sehingga mereka dapat mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki, baik dari aspek keberanian, artikulasi, intonasi, bahasa tubuh, kontak mata, maupun cara menyampaikan gagasan.Menariknya, dalam proses tersebut muncul berbagai dinamika. Sebagian siswa mengalami demam panggung dan rasa grogi ketika pertama kali berdiri di depan teman-temannya. Namun, mereka berusaha menghadapi rasa gugup tersebut dan terus mencoba.Ada pula peserta yang tampil dengan penuh percaya diri, sementara beberapa lainnya bahkan menunjukkan kemampuan berbicara di depan umum yang sudah cukup baik.Dinamika tersebut justru menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Para siswa belajar bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga keberanian untuk mencoba, kesiapan menerima masukan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.Melalui sesi praktik ini, peserta diharapkan memiliki bekal public speaking yang lebih baik dan mampu tampil dengan percaya diri ketika menyampaikan gagasan, memimpin rapat, melakukan presentasi, maupun berbicara di hadapan orang banyak.Materi Kepemimpinan BerkarakterKegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi Kepemimpinan Berkarakter.Pada sesi ini, peserta diajak memahami bahwa seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan memimpin secara teknis. Pemimpin juga harus memiliki karakter yang kuat, seperti integritas, tanggung jawab, disiplin, kejujuran, kepedulian, kemampuan bekerja sama, dan keteladanan.Karakter tersebut menjadi fondasi penting bagi pengurus OSIS agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menjadi contoh positif bagi siswa lainnya.Tepat pukul 12.00 WIB, kegiatan memasuki waktu istirahat, shalat, dan makan (ISHOMA). Setelah ISHOMA, seluruh peserta kembali mengikuti rangkaian LDKS pada pukul 13.00 WIB yatu materi Management Organisasi dan Program Kerja. Materi ketiga adalah Management Organisasi dan Program Kerja yang disampaikan oleh Amal Dzikrullah, M.Pd. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai bagaimana sebuah organisasi dapat berjalan secara terarah melalui pembagian tugas, koordinasi, komunikasi, penyusunan program, serta kerja sama antarpengurus.Peserta juga diarahkan untuk memahami bahwa sebuah program kerja tidak cukup hanya memiliki ide yang menarik, tetapi harus disusun secara sistematis, realistis, memiliki tujuan yang jelas, pembagian tugas, jadwal pelaksanaan, serta evaluasi.Pembekalan ini diharapkan dapat membantu calon pengurus OSIS dalam menyusun dan menjalankan program kerja yang kreatif, terarah, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.Materi keempat adalah Teknis Persidangan yang disampaikan oleh Mrs. Retno Suzanne Handayani, Lc., M.Pd. Materi ini memberikan bekal kepada peserta mengenai tata cara persidangan dalam organisasi, termasuk bagaimana mengikuti proses persidangan secara tertib, memahami mekanisme pembahasan, menyampaikan pendapat, serta menjaga aturan dan etika dalam forum organisasi.Kemampuan memahami mekanisme persidangan menjadi salah satu bekal penting bagi pengurus OSIS karena dalam menjalankan organisasi, para siswa akan berhadapan dengan berbagai forum untuk membahas program, mengambil keputusan, dan menyelesaikan berbagai persoalan organisasi.Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan LDKS OSIS SMP Al Siddiq International 2026/2027 ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustad Ahmad Toha, M.Ag.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh dinamika dan antusiasme. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai kepemimpinan dan organisasi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung untuk berbicara di depan umum, bekerja sama, menerima evaluasi, mengatasi rasa gugup, dan berani mengambil peran.Melalui kegiatan LDKS ini, SMP Al Siddiq International berharap para calon pengurus OSIS periode 2026/2027 mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik dan membawa OSIS menjadi organisasi siswa yang semakin aktif, kreatif, produktif, dan mampu melahirkan berbagai program positif.Lebih dari sekadar menjadi pengurus organisasi, LDKS diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk generasi muda yang memiliki leadership skill, karakter yang kuat, kemampuan berkomunikasi, keberanian tampil di depan umum, serta kemampuan bekerja sama dan bertanggung jawab.Dengan bekal tersebut, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya mampu memimpin organisasi, tetapi juga mampu memimpin dirinya sendiri, berani menyampaikan gagasan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.By Reno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

From Little Hands: Serunya Crafting Murid TK Al Siddiq International

Pada Jumat, 11 September 2026, murid TK A dan TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan Crafting yang dilaksanakan di Dining Room. Kegiatan ini merupakan bagian dari jadwal pembelajaran seni yang memberikan kesempatan kepada murid untuk mengeksplorasi kreativitas melalui aktivitas membuat karya secara langsung. Dengan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, murid diajak untuk menuangkan ide sekaligus melatih berbagai keterampilan yang mendukung perkembangan mereka.Kegiatan Crafting tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan sebuah karya seni, tetapi juga memberikan manfaat penting bagi perkembangan motorik halus murid. Dalam proses membuat kerajinan, murid melakukan berbagai gerakan menggunakan tangan dan jari, seperti memegang, menggunting, menempel, mengatur posisi, serta menyelesaikan bagian-bagian kecil dari karya. Aktivitas tersebut membantu melatih koordinasi antara mata dan tangan serta memperkuat otot-otot kecil pada tangan dan jari yang akan mendukung kesiapan murid dalam melakukan aktivitas menulis.Sebelum memulai kegiatan utama, murid mengikuti rangkaian kegiatan pagi secara terstruktur. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00–08.10 dengan berbaris, kemudian dilanjutkan dengan Journaling pada pukul 08.10–08.30. Melalui journaling, murid mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan pengalaman, ide, atau perasaan mereka melalui gambar maupun tulisan sesuai dengan tahap perkembangan masing-masing. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Al-Qur’an dan Murojaah pada pukul 08.30–09.00 sebagai bagian dari pembiasaan dan penguatan pembelajaran keagamaan.Pada pukul 09.00–09.30, murid melaksanakan Shalat Dhuha. Setelah itu, murid mengikuti Snack Time dan Toilet Time pada pukul 09.30–10.00. Rangkaian kegiatan tersebut membantu murid membangun kebiasaan positif, mulai dari mengikuti rutinitas secara tertib, menjaga kebersihan diri, hingga belajar memenuhi kebutuhan diri secara mandiri.Kegiatan inti dimulai pada pukul 10.00–10.30, yaitu membuat gantungan berbentuk pensil. Murid mengikuti arahan guru untuk membuat kerajinan dengan menggunakan tangan mereka sendiri. Dalam prosesnya, murid dilatih untuk bekerja dengan lebih teliti, mengikuti tahapan sederhana, serta menggunakan koordinasi mata dan tangan ketika menyusun dan menyelesaikan karya. Setiap murid juga diberikan ruang untuk menikmati proses berkarya dan menunjukkan kreativitasnya dengan cara masing-masing.Kegiatan membuat gantungan berbentuk pensil menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi murid. Bentuk pensil yang digunakan sebagai inspirasi karya juga memiliki keterkaitan dengan aktivitas belajar sehari-hari. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar tentang seni dan kreativitas, tetapi juga secara tidak langsung mempersiapkan keterampilan tangan yang dibutuhkan dalam kegiatan akademik, khususnya ketika mereka mulai mengembangkan kemampuan menulis.Setelah kegiatan Crafting selesai, rangkaian pembelajaran ditutup pada pukul 10.30 sebelum murid bersiap untuk pulang. Dengan adanya kegiatan seperti ini, Al Siddiq International terus memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh bagi murid melalui perpaduan antara pembelajaran akademik, pembiasaan keagamaan, kreativitas, serta pengembangan keterampilan motorik.Melalui kegiatan Crafting, murid TK A dan TK B belajar bahwa sebuah karya tidak hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses mencoba, berkreasi, dan menyelesaikan sesuatu dengan usaha sendiri. Kegiatan sederhana seperti membuat gantungan berbentuk pensil dapat menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang murid, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap proses belajar.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

Enam Siswa SMP Al Siddiq International Lolos Semifinal KSNR ke-8 Se-Indonesia

SMP Al Siddiq International kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan enam siswa dalam Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-8 tingkat nasional. Keenam siswa berhasil lolos ke babak semifinal KSNR ke-8 se-Indonesia, menunjukkan kemampuan bernalar, ketekunan belajar, serta semangat berkompetisi di tingkat nasional.Kompetisi KSNR ke-8 tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, dengan sistem online yang memungkinkan peserta mengikuti kompetisi dari sekolah masing-masing. Di SMP Al Siddiq International, pelaksanaan kompetisi berlangsung di lingkungan sekolah dengan pendampingan guru.Enam siswa SMP Al Siddiq International yang berhasil lolos ke babak semifinal adalah:Cordelia Elodie (Kelas 8)Muhammad Alvaro Siregar ( Kelas 8)Muhammad Kautsar ( Kelas 9 )Khalisa Adinta Rukmiputri ( Kelas 9 )Raisafa Saffir Audyra ( Kelas 9 )Alanza Lareina Clarissa ( Kelas 9 )Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan pendampingan penuh dan intensif dari Mr. Fathul Ihsan,M,Res selaku guru science SMP Al Siddiq International.KSNR merupakan kompetisi yang mengembangkan kemampuan siswa dalam bernalar, menganalisis, berpikir kritis, dan menyelesaikan persoalan secara logis serta realistis. Keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional ini menjadi salah satu bentuk upaya SMP Al Siddiq International dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus membangun keberanian untuk berkompetisi.Keberhasilan keenam siswa tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Pencapaian ini juga tidak terlepas dari semangat dan kesungguhan para siswa, pendampingan guru, serta dukungan orang tua.Keluarga besar SMP Al Siddiq International menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Cordelia, Alvaro, Kautsar, Khalisa, Raisafa, dan Reina atas prestasi yang telah diraih.Semoga Allah SWT memberikan kelancaran, kemudahan, ketenangan, dan hasil terbaik pada babak semifinal yang akan datang. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMP Al Siddiq International untuk terus belajar, berprestasi, dan mengembangkan kemampuan mereka di berbagai bidang.Selamat berjuang di babak semifinal KSNR ke-8!Terus bernalar, terus belajar, dan terus berprestasi!By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

SMP Al-Siddiq International Dukung PJJ sebagai Upaya Perlindungan Siswa dari Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bekasi, SMP Al-Siddiq International turut mendukung kebijakan Dinas Pendidikan Kota Bekasi dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipatif untuk memberikan perlindungan kepada warga sekolah dari potensi paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.Kebijakan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi Nomor 400.3/6/DISDIK.SER, sebagai bentuk upaya bersama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik serta seluruh warga sekolah.Paparan abu vulkanik perlu menjadi perhatian karena partikelnya dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit. Abu vulkanik dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memicu keluhan seperti batuk, iritasi hidung dan tenggorokan, hingga sesak napas. Partikel halus juga dapat masuk lebih jauh ke paru-paru dan menimbulkan peradangan. Selain itu, abu dapat menyebabkan mata merah, perih, gatal, dan berair serta menimbulkan iritasi pada kulit. Anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam kondisi paparan abu vulkanik.Dalam situasi tersebut, SMP Al-Siddiq International mengambil bagian dalam upaya pencegahan dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring. Dengan demikian, peserta didik tetap dapat mengikuti proses pendidikan tanpa harus melakukan aktivitas belajar tatap muka di lingkungan sekolah selama kebijakan PJJ diberlakukan.PJJ Dibuka dengan Dzikir dan TausiahMenariknya, pelaksanaan PJJ di SMP Al-Siddiq International tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Kegiatan diawali dengan dzikir bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus membangun ketenangan dan kedekatan peserta didik kepada Allah SWT.Setelah dzikir bersama, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang menghadirkan dua materi penting bagi pembentukan karakter siswa.Materi pertama disampaikan oleh Mr. Abdul Azis, S.Pd. dengan tema: “Tiga Pilar Membangun Akhlak”. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya membangun akhlak sebagai fondasi dalam kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, maupun dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang pelajar.Selanjutnya, Ustaz Ahmad Toha menyampaikan tausiah dengan tema: “Memperbaharui Niat”. Materi ini menjadi pengingat bagi para siswa bahwa setiap aktivitas, termasuk belajar, hendaknya dilandasi niat yang baik dan benar. Dengan niat yang baik, kegiatan belajar tidak hanya menjadi aktivitas untuk memperoleh nilai akademik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ibadah dan proses membentuk pribadi yang lebih baik.Kedua tausiah tersebut menjadi siraman rohani yang berharga bagi para siswa, sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan pemahaman keagamaan yang menjadi bagian penting dari pendidikan di SMP Al-Siddiq International.Dilanjutkan dengan Al-Qur’an dan Pembelajaran AkademikSetelah rangkaian kegiatan keagamaan, PJJ dilanjutkan dengan agenda pembelajaran Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menjaga keseimbangan antara pendidikan akademik dan pendidikan keislaman.Selanjutnya, siswa mengikuti berbagai pembelajaran akademik, di antaranya:Bahasa Inggris, Civic,Islamic Studies dan ICT. Meskipun pembelajaran dilaksanakan secara daring, esensi pendidikan dan pembelajaran tetap dijaga. Guru tetap memberikan materi, membimbing siswa, serta memastikan peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik.Pelaksanaan PJJ ini menunjukkan bahwa kondisi tertentu tidak menjadi penghalang bagi sekolah untuk terus memberikan layanan pendidikan. Justru, melalui pembelajaran daring, sekolah dapat tetap menjalankan proses akademik sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar dalam suasana yang lebih aman.Menjaga Keselamatan, Menjaga PendidikanPelaksanaan PJJ di SMP Al-Siddiq International menjadi wujud nyata bahwa keselamatan dan kesehatan siswa merupakan prioritas, tanpa mengesampingkan keberlangsungan proses pendidikan.Sekolah tidak hanya berupaya menjaga siswa dari potensi paparan abu vulkanik, tetapi juga memastikan bahwa selama berada di rumah, mereka tetap memperoleh pendidikan akademik, pembinaan Al-Qur’an, penguatan karakter, dan pemahaman keagamaan.Dengan demikian, PJJ bukan sekadar kegiatan belajar dari rumah, melainkan menjadi momentum untuk mengajarkan kepada siswa tentang ikhtiar, kedisiplinan, kepedulian terhadap kesehatan, ketangguhan, serta pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap keadaan.SMP Al-Siddiq International terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang menyeluruh—mendidik ilmu, membangun akhlak, dan menjaga keselamatan peserta didik. (garis — ditiadakan)“Menjaga keselamatan adalah ikhtiar, menjaga pendidikan adalah amanah, dan keduanya dapat berjalan bersama.”By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

Pemilihan OSIS SMP Al-Siddiq International: Wujud Demokrasi dan Pembentukan Jiwa Kepemimpinan Siswa

Bekasi, 31 Agustus 2026 — SMP Al-Siddiq International kembali melaksanakan agenda penting dalam pembinaan kepemimpinan siswa melalui Pemilihan Ketua dan Wakil OSIS untuk periode kepengurusan berikutnya, Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum pergantian kepemimpinan dari pengurus OSIS lama kepada generasi baru yang diharapkan mampu membawa semangat, inovasi, dan kontribusi positif bagi perkembangan sekolah.Pemilihan berlangsung di kelas 8 dan 9 Boys dengan suasana yang penuh antusiasme. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh siswa, guru, dan karyawan SMP Al-Siddiq International. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan pembukaan oleh Kepala SMP Al-Siddiq International, Mrs. Robiah Adawiyah, M.Pd.Tiga pasangan calon turut berkompetisi dalam pemilihan tahun ini. Mereka adalah:Pasangan Calon 1Armila Khanza & Kanaya BilqiesPasangan Calon 2Cordelia Elodie & Kamaila ZufairaPasangan Calon 3Muhammad Al-Varo Siregar & Adrian Jagat Al-FataraKetiga pasangan calon hadir secara langsung dan menempati tempat yang telah disediakan. Masing-masing kandidat membawa visi dan misi yang konstruktif serta berorientasi pada kemajuan siswa dan sekolah.Gagasan yang disampaikan para kandidat antara lain berkaitan dengan upaya menjadikan berbagai agenda di Al-Siddiq semakin baik, membangun siswa yang kreatif, mampu berpikir kritis (thinking), unggul secara akademik, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemilihan OSIS tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin siswa, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar menyampaikan gagasan, berkompetisi secara sehat, bertanggung jawab, dan berpartisipasi dalam kehidupan demokratis di lingkungan sekolah.Dalam pelaksanaannya, proses pemungutan suara dilakukan secara tertib. Setiap peserta yang telah memberikan hak suaranya mendapatkan tanda tinta pada jari sebagai bukti bahwa pemilih telah menggunakan hak pilihnya. Para siswa mengikuti proses tersebut dengan antusias namun tetap menjaga ketertiban sehingga seluruh rangkaian pemilihan dapat berlangsung dengan khidmat.Kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari jajaran pimpinan sekolah. Turut hadir Direktur Sekolah, Mr. Ginanjar Citra Cimarga, M.Pd.; Kepala SD, Mrs. Reni Oktavia, M.Pd.; Kepala TK, Mrs. Itoh Sugiharti,SE.S.Pd; serta Divisi Keislaman, Mr. Abdullah Haris, M.Pd. Kehadiran pimpinan lintas jenjang tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kepemimpinan dan pembentukan karakter siswa menjadi perhatian bersama dalam lingkungan Al-Siddiq.Hal menarik lainnya adalah keterlibatan pengurus OSIS lama sebagai bagian dari panitia pelaksanaan pemilihan. Keterlibatan tersebut menjadi simbol proses regenerasi yang sehat, sekaligus memberikan pengalaman kepada pengurus lama untuk belajar menyelenggarakan kegiatan demokrasi dan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada generasi berikutnya.Setelah seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara selesai, diperoleh hasil:Pasangan Calon 1: Armila Khanza & Kanaya Bilqies — 17 suaraPasangan Calon 2: Cordelia Elodie & Kamaila Zufaira — 13 suaraPasangan Calon 3: Muhammad Al-Varo Siregar & Adrian Jagat Al-Fatara — 38 suaraAbtain : 2 SuaraDengan perolehan tersebut, Pasangan Calon 3, Muhammad Al-Varo Siregar dan Adrian Jagat Al-Fatara, terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Al-Siddiq International untuk periode kepengurusan berikutnya.Hasil pemilihan ini sekaligus menjadi awal dari perjalanan baru bagi kepengurusan OSIS SMP Al-Siddiq International. Tantangan berikutnya adalah bagaimana visi dan misi yang telah disampaikan selama masa pencalonan dapat diwujudkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi seluruh siswa.Pemilihan OSIS ini diharapkan tidak berhenti pada proses memilih ketua dan wakil ketua, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan yang membentuk siswa agar memiliki jiwa kepemimpinan, keberanian menyampaikan gagasan, kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, kreatif, berprestasi secara akademik, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif.Dengan terpilihnya kepengurusan baru, SMP Al-Siddiq International berharap lahir berbagai inovasi dan program yang semakin memperkuat budaya sekolah serta membawa kegiatan kesiswaan menuju arah yang lebih baik.Selamat kepada Muhammad Al-Varo Siregar dan Adrian Jagat Al-Fatara atas terpilihnya sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Al-Siddiq International. Semoga mampu menjalankan amanah, menjadi teladan bagi seluruh siswa, serta membawa OSIS Al-Siddiq menjadi organisasi siswa yang aktif, kreatif, inspiratif, dan berkarakter Islami.By InkaAmalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

OSIS SMP Al-Siddiq International Gelar Laporan Pertanggungjawaban Periode 2025/2026

Bekasi, 28 Agustus 2026 — SMP Al-Siddiq International melaksanakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) OSIS periode 2025/2026 pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Masjid Sekolah lantai 2 dan menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus pembelajaran kepemimpinan bagi para siswa.Kegiatan diawali dengan dzikir pagi bersama, dilanjutkan dengan tausiyah sebagai pembinaan spiritual dan penguatan karakter siswa. Setelah rangkaian kegiatan keagamaan selesai, acara dilanjutkan dengan agenda utama, yaitu Laporan Pertanggungjawaban OSIS periode 2025/2026.LPJ disampaikan oleh Ketua OSIS, Azka Fakhri Arkananta, bersama Wakil Ketua OSIS, Muhammad Kautsar Mehaga Perangi, dengan didampingi oleh Pembina OSIS, Mr. Amal Zikrullah, M.Pd. dan Mrs Diah Santikawati, S.Pd.Dalam forum tersebut, pengurus OSIS menyampaikan laporan mengenai berbagai program kerja yang telah direncanakan dan dilaksanakan selama masa kepengurusan. Laporan tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada sekolah, anggota OSIS, serta pembina atas amanah yang telah diberikan selama periode 2025/2026.Setelah penyampaian laporan, anggota OSIS bersama para pembina mengikuti proses evaluasi dan menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada seluruh anggota untuk mengetahui capaian program, berbagai kendala yang dihadapi, serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian dan perbaikan bagi kepengurusan OSIS berikutnya.Salah satu program unggulan OSIS periode 2025/2026 adalah menciptakan ruang bagi siswa dan siswi SMP Al-Siddiq International untuk mengembangkan kreativitas. OSIS berupaya menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan ide, bakat, minat, dan kemampuan mereka melalui berbagai kegiatan di lingkungan sekolah.Selain itu, OSIS juga berperan aktif dalam memeriahkan berbagai hari besar dan momentum penting sekolah dengan melibatkan pengurus OSIS sebagai pelaksana kegiatan. Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman nyata bagi siswa dalam belajar merancang kegiatan, membagi tugas, berkoordinasi, bekerja sama, serta menyelesaikan tanggung jawab secara bersama-sama. Kegiatan LPJ ini tidak hanya menjadi agenda administratif organisasi, tetapi juga merupakan bagian dari pendidikan karakter dan student leadership. Melalui pengalaman berorganisasi, siswa belajar bahwa kepemimpinan tidak hanya tentang menjalankan sebuah program, tetapi juga tentang amanah, tanggung jawab, transparansi, evaluasi, dan kesiapan mempertanggungjawabkan setiap tugas yang telah diberikan.Rangkaian kegiatan yang diawali dengan dzikir pagi dan tausiyah juga memberikan pesan bahwa kepemimpinan di SMP Al-Siddiq International tidak hanya dibangun melalui kemampuan organisasi, tetapi juga melalui penguatan spiritual dan karakter. Seorang pemimpin diharapkan memiliki kemampuan untuk bekerja, berkolaborasi, sekaligus memiliki nilai-nilai akhlak dan tanggung jawab.Para pembina OSIS memberikan apresiasi atas kontribusi dan kerja keras seluruh pengurus selama satu periode. Berbagai keberhasilan menjadi capaian yang patut disyukuri, sementara kekurangan dan kendala yang ditemukan menjadi bahan evaluasi untuk membangun organisasi yang lebih baik pada masa mendatang.Dengan terlaksananya LPJ ini, kepengurusan OSIS periode 2025/2026 telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan organisasi. Pengalaman yang telah diperoleh diharapkan menjadi bekal berharga bagi para pengurus untuk terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan memberikan kontribusi positif di lingkungan sekolah.Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan siswa, agar semangat kreativitas, tanggung jawab, kolaborasi, dan kepedulian terhadap sekolah dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.Dari dzikir dan tausiyah, siswa menguatkan nilai diri. Dari organisasi, siswa belajar memimpin. Dan melalui pertanggungjawaban, siswa belajar menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

Semarak Peringatan Maulid Nabi SAW, SMP Al Siddiq International Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Siswa

SMP Al Siddiq International menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid SMP Al Siddiq International lantai 2 ini diikuti oleh seluruh siswa/I serta civitas akademik SMP Al Siddiq International.Peringatan Maulid Nabi SAW menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah dan menjadikan akhlak beliau sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha bersama, kemudian dilanjutkan dengan dzikir pagi. Suasana kegiatan semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti ceramah agama yang memberikan pesan-pesan keislaman dan keteladanan Rasulullah SAW.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Diba’ yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh antusias. Lantunan shalawat dan pujian kepada Rasulullah SAW menambah suasana religius dalam peringatan tersebut. Acara ditutup dengan doa bersama.Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam memperingati Maulid Nabi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan pembiasaan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, SMP Al Siddiq International berharap para siswa dapat semakin mengenal sosok Rasulullah SAW, mencintai beliau, serta meneladani sifat dan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat.“Memperingati Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada beliau dan menghadirkan keteladanan akhlaknya dalam kehidupan.”Dengan semangat Maulid Nabi SAW, keluarga besar SMP Al Siddiq International terus berkomitmen membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta karakter Islami.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

Membanggakan! Muhammad Fahri Al Bukhari Raih Prestasi Tari Tingkat Nasional dan Kota Bekasi

SMP Al Siddiq International kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui salah satu siswanya, Muhammad Fahri Al Bukhari. Siswa berbakat tersebut berhasil meraih sejumlah prestasi dalam bidang seni tari, baik di tingkat nasional maupun tingkat Kota Bekasi.Muhammad Fahri Al Bukhari berhasil meraih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Real Art Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan dan kreativitas Fahri dalam mengembangkan seni tari sekaligus menunjukkan bahwa siswa SMP Al Siddiq International mampu berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional.Tidak berhenti di tingkat nasional, Fahri juga berhasil meraih Juara 1 Kategori C (SMP dan SMA) dalam ajang Lomba Tari Kreasi Nusantara Tingkat Kota Bekasi yang diselenggarakan oleh Alhas Production. Lebih membanggakan lagi, Fahri berhasil memperoleh juara tertinggi dalam ajang tersebut.Pencapaian ini merupakan hasil dari bakat, kreativitas, kedisiplinan, serta kerja keras yang terus dikembangkan. Seni tari tidak hanya menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas, tetapi juga melatih keberanian, konsentrasi, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk tampil di hadapan publik.Prestasi Muhammad Fahri Al Bukhari sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa-siswi SMP Al Siddiq International untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Setiap anak memiliki keunikan dan bakat masing-masing yang dapat berkembang menjadi sebuah prestasi apabila mendapatkan kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang tepat.SMP Al Siddiq International menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian Fahri. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya, meningkatkan kemampuan, serta membawa nama baik sekolah dalam berbagai ajang kompetisi.Selamat kepada Muhammad Fahri Al Bukhari!Terus berkarya, terus berprestasi, dan jadikan setiap proses sebagai langkah untuk menjadi generasi yang unggul, kreatif, percaya diri, dan berkarakter.SMP Al Siddiq International — Where Every Talent Has the Opportunity to Shine.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd