Al Siddiq International School

Uncategorized

Uncategorized

Lakukan Sendiri: Membuat Miniatur Paru-Paru

Untuk membantu anak-anak memahami cara kerja paru-paru, TK Al Siddiq melakukan kegiatan membuat miniatur paru-paru. Tujuannya adalah memberi pengalaman langsung dan menyenangkan bagi anak-anak dalam mempelajari sistem pernapasan. Dengan pendekatan yang interaktif ini, anak-anak dapat melihat secara visual bagaimana udara mengalir masuk dan keluar dari paru-paru, sehingga ilmu yang diterima lebih mudah dipahami dan diingat.Kegiatan ini berbentuk DIY (Do It Yourself) paru-paru, yaitu proyek sederhana membuat miniatur paru-paru dari bahan-bahan yang mudah ditemukan. Anak-anak diajak membuat sendiri replika paru-paru yang bisa bergerak, meniru proses pernapasan manusia. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk edukasi, tapi juga untuk melatih koordinasi tangan, konsentrasi, dan kemampuan mengikuti instruksi.Anak-anak TK B Al Siddiq mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu. Mereka terlibat aktif dalam setiap proses, mulai dari menggunting, menempel, hingga merakit miniatur. Proses pembelajaran ini juga mendorong kreativitas dan rasa percaya diri anak, karena mereka membuat karya yang bisa ditunjukkan pada orang tua.Kegiatan dilaksanakan di kelas Seni, yang diatur menjadi ruang prakarya yang nyaman dan mendukung aktivitas DIY. Suasana kelas dibuat kondusif dengan meja yang cukup luas untuk tiap anak, serta alat dan bahan yang sudah tertata rapi. Lokasi ini dipilih agar anak-anak bisa berkarya dengan leluasa tanpa gangguan.DIY paru-paru ini berlangsung pada Selasa, 9 September 2024 untuk kelas TK B Fatimah dan Rabu 10 September 2025 untuk kelas TK B Ummu Kultsum. Guru menyiapkan alat dan bahan seperti kardus, balon, sedotan, selotip, dan gambar paru-paru. Langkah pertama, anak-anak menggunting gambar paru-paru, hidung, dan mulut. Lalu mereka menempelkan gambar paru-paru ke kardus. Setelah itu, balon dipasang ke sedotan dengan selotip, lalu diletakkan di atas gambar paru-paru. Terakhir, anak-anak menempelkan gambar hidung dan mulut di atas sedotan untuk menyelesaikan miniatur. Hasilnya, setiap anak berhasil menciptakan model paru-paru sederhana yang bisa “bernapas”.By Inka Amalia, S.Pd

Uncategorized

Persiapan STS Semester 1 di SD Al Siddiq International

SD Al Siddiq International tengah mempersiapkan siswa-siswinya menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS) yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 12 September 2025. Dalam rangkaian persiapan ini, sekolah berfokus pada pendampingan belajar agar anak-anak lebih siap baik secara pengetahuan maupun mental.Para siswa mengikuti kegiatan review materi bersama guru dari masing-masing mata pelajaran. Dalam sesi ini, guru mengulas kembali pokok-pokok penting yang sudah dipelajari, memberikan penekanan pada materi yang dianggap cukup menantang, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan berdiskusi.Selain itu, siswa juga mengerjakan latihan soal yang disusun sesuai dengan kompetensi yang akan diujikan pada STS. Latihan ini membantu anak-anak membiasakan diri dengan bentuk soal, melatih konsentrasi, serta mengukur pemahaman mereka. Setelah itu, guru membahas soal bersama-sama agar siswa mengetahui jawaban yang benar sekaligus strategi dalam menyelesaikan soal dengan efektif.Kegiatan persiapan berlangsung dengan penuh semangat. Guru tidak hanya memberikan materi, tetapi juga motivasi agar siswa menghadapi STS dengan percaya diri dan tenang. Dengan adanya review dan latihan soal ini, diharapkan seluruh siswa SD Al Siddiq International dapat memperoleh hasil terbaik pada pelaksanaan STS mendatang.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd

Uncategorized

Belajar dari Alam! Pengalaman Menanam Hidroponik dan Tanaman di Sekolah

Pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan Project Based Learning (PjBL) dengan tema menanam sayuran secara hidroponik dan di tanah. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak, karena mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung bagaimana cara menanam, merawat, dan memahami pentingnya bercocok tanam untuk kehidupan sehari-hari.Kelas 1 hingga kelas 3 mendapat kesempatan mencoba menanam dengan sistem hidroponik. Anak-anak diajak mengenal media tanam seperti rockwool, tempat yang sudah dimodifikasi, serta cara meneteskan air bernutrisi pada tanaman. Dengan wajah serius bercampur rasa ingin tahu, mereka belajar memasukkan benih kecil ke media tanam. Ada yang terlihat sangat hati-hati, ada juga yang sesekali tertawa karena benihnya jatuh ke luar. Guru menjelaskan bahwa hidroponik merupakan salah satu cara menanam tanpa tanah, yang lebih hemat lahan dan air, sehingga cocok diterapkan di lingkungan sekolah maupun rumah.Sementara itu, kelas 5 dan 6 mendapat tantangan berbeda. Mereka menanam langsung di tanah, menggunakan cangkul kecil untuk menggemburkan lahan, kemudian membuat lubang tanam, dan menabur benih sayuran seperti kangkung dan bayam. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan bercocok tanam, tetapi juga mengajarkan kerja sama, karena setiap kelompok bertanggung jawab merapikan lahan dan menyiram tanaman. Anak-anak terlihat antusias meskipun tangan dan baju mereka sedikit kotor terkena tanah. Justru dari situ mereka belajar bahwa menanam membutuhkan usaha, kesabaran, dan kerja keras.Sepanjang kegiatan, suasana penuh canda, tawa, dan rasa penasaran. Para guru memberikan arahan tentang bagaimana menjaga tanaman, menyiram sesuai kebutuhan, dan memastikan cahaya matahari cukup. Anak-anak juga diajak berdiskusi tentang manfaat menanam sayuran sendiri, seperti lebih sehat, lebih hemat, dan bisa menjaga lingkungan tetap hijau. Nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan terasa kuat dalam kegiatan tersebut. Guru-guru pun menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang menanam, tetapi juga tentang belajar menghargai proses, merawat sesuatu yang kecil hingga tumbuh besar, dan menyadari pentingnya ketekunan.Kegiatan PjBL menanam hidroponik dan di tanah pada hari itu menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak harus selalu di dalam kelas. Dengan melibatkan siswa langsung pada aktivitas nyata, mereka dapat merasakan manfaat pengetahuan yang dipelajari serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Semoga tanaman yang ditanam pada hari itu bisa tumbuh subur, menjadi kenangan indah bagi para siswa, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencintai alam sejak dini.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Uncategorized

SD Al Siddiq International Terapkan PJJ sebagai Antisipasi Kondisi Lingkungan

SD Al Siddiq International terus berupaya menjaga kelancaran proses pembelajaran bagi seluruh peserta didiknya. Pada hari Senin, 1 September 2025, sekolah mengambil kebijakan untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi lingkungan sekitar yang kurang kondusif akibat adanya aksi unjuk rasa di wilayah Kota Bekasi.Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan seluruh warga sekolah. Meskipun tidak hadir secara langsung di sekolah, kegiatan belajar tetap berlangsung sesuai jadwal dengan memanfaatkan sarana teknologi yang sudah terbiasa digunakan, yaitu Zoom Meeting untuk kegiatan tatap muka virtual serta Google Classroom sebagai media berbagi materi, tugas, maupun komunikasi antara guru dan murid.Dalam pelaksanaannya, para guru tetap menyiapkan pembelajaran yang interaktif dan menarik. Melalui Zoom, siswa dapat berinteraksi langsung dengan guru, berdiskusi, serta menyampaikan pertanyaan. Sementara itu, Google Classroom mendukung kelancaran proses dengan menyediakan ruang penyimpanan materi dan tugas yang bisa diakses kapan saja. Dengan demikian, anak-anak tetap dapat belajar dengan semangat walaupun dari rumah.Kepala sekolah menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen SD Al Siddiq International untuk selalu mengutamakan keselamatan peserta didik tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua yang senantiasa mendampingi anak-anak selama PJJ berlangsung.Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan semangat belajar murid tetap terjaga dan kegiatan pembelajaran berjalan lancar meskipun dilakukan secara daring. SD Al Siddiq International akan terus beradaptasi dengan situasi yang ada, sambil tetap menempatkan keselamatan, kenyamanan, dan mutu pendidikan sebagai prioritas utama.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Uncategorized

Belajar dari Rumah, Tetap Ceria Bersama TK Al Siddiq

Situasi yang belum kondusif untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka membuat kegiatan belajar mengajar harus tetap mencari solusi. Salah satu langkah yang diambil adalah menggunakan teknologi agar proses pendidikan tetap berjalan. Dengan begitu, anak-anak tetap bisa belajar, berinteraksi, dan mengikuti rutinitas sekolah meskipun dari rumah.Pada hari Senin, 1 September 2025, anak-anak TK Al Siddiq melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring melalui platform Zoom dan Google Meet. Program ini dirancang untuk menjaga kontinuitas pendidikan anak-anak dengan tetap mengedepankan interaksi dan aktivitas yang menyenangkan.Kegiatan dimulai pukul 08.30 dengan circle time yang dilaksanakan secara daring. Anak-anak berkumpul secara virtual melalui Zoom atau Google Meet untuk menyapa guru dan teman-teman, murojaah surah-surah dalam Al-Qur’an, bernyanyi, serta melakukan aktivitas ringan yang membangun semangat pagi. Sesi ini berlangsung selama 30 menit dan menjadi pembuka yang menyenangkan bagi anak-anak sebelum memulai kegiatan mandiri di rumah.Setelah circle time, anak-anak diarahkan untuk melaksanakan salat duha dan snack time secara mandiri di rumah masing-masing. Aktivitas ini didokumentasikan oleh orang tua dalam bentuk foto yang kemudian dikirim ke grup kelas sebagai bentuk laporan. Dokumentasi ini berfungsi sebagai pengganti kehadiran fisik dan menunjukkan partisipasi anak-anak dalam setiap kegiatan yang telah dijadwalkan.Pukul 10.00 hingga 10.30, pembelajaran daring dilanjutkan dengan materi umum seperti seni (art), sains (science), dan literasi (literacy). Anak-anak mengikuti kegiatan ini melalui sesi Zoom atau Google Meet yang dipandu oleh guru mata pelajaran masing-masing. Materi disampaikan dengan metode yang interaktif dan disesuaikan dengan usia anak TK agar mereka tetap antusias dan fokus selama pembelajaran.Kegiatan hari Senin ditutup dengan dua aktivitas penutup yang dilakukan secara mandiri. Anak-anak diminta menyetor hafalan Al-Qur’an dalam bentuk video yang dikirimkan oleh orang tua, serta mendokumentasikan pelaksanaan salat zuhur dalam bentuk foto. Dengan pendekatan ini, pembelajaran daring tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga spiritual dan kebiasaan baik, meski dilaksanakan dari rumah.By Inka Amalia, S.Pd

Uncategorized

Kebersamaan dan Kepedulian dalam Friday Sharing Pertama Tahun Ajaran 2025/2026

SD Al Siddiq International kembali mengawali kegiatan rutin Friday Sharing pada semester baru tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang menjadi ciri khas sekolah ini dilaksanakan pada hari Jumat, 27 Agustus 2025, dan menjadi momen istimewa untuk melatih kepedulian serta semangat berbagi di kalangan siswa.Pada Friday Sharing kali ini, suasana terasa berbeda sekaligus penuh antusias. Bagi siswa kelas 1, kegiatan ini merupakan pengalaman pertama mereka untuk ikut berbagi di lingkungan sekolah. Mereka dengan gembira membawa bekal makanan atau barang kecil yang dipersiapkan dari rumah, lalu membagikannya kepada teman-teman sekelas dan warga sekolah lainnya. Hal ini menjadi pembelajaran nyata tentang arti kebersamaan, rasa syukur, serta kepedulian terhadap sesama sejak dini.Sementara itu, bagi siswa kelas 2 hingga kelas 6, Friday Sharing sudah menjadi kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Meski demikian, semangat mereka tidak berkurang sedikit pun. Anak-anak tetap terlihat bersemangat untuk membagikan makanan, minuman, atau barang sederhana kepada teman-teman dari berbagai jenjang, mulai dari warga TK Al Siddiq International, siswa SMP Al Siddiq International, hingga guru-guru dan staf Tata Usaha.Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak jelas di lingkungan sekolah. Anak-anak belajar bukan hanya memberi, tetapi juga menghargai satu sama lain. Guru-guru pun mendampingi dengan penuh perhatian, memastikan bahwa kegiatan ini berjalan tertib dan tetap menyenangkan.Melalui Friday Sharing, SD Al Siddiq International berharap dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan, rasa syukur, serta kepedulian sosial kepada seluruh siswanya. Kegiatan ini tidak hanya melatih anak untuk berbagi, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan antarwarga sekolah. Dengan semangat kebersamaan yang tumbuh sejak dini, diharapkan anak-anak dapat menjadi pribadi yang berkarakter mulia, rendah hati, dan selalu peduli terhadap sesama.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd

Uncategorized

SD Al Siddiq International Gelar Bimbingan Persiapan Akreditasi

SD Al Siddiq International terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Sebagai salah satu langkah penting, sekolah melaksanakan bimbingan persiapan akreditasi bersama pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Bapak M. Eko Agustin, M.Pd.Kegiatan bimbingan ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh jajaran pengelola sekolah, mulai dari Kepala Sekolah Ms. Reni Oktavia, S.Si., M.Pd., bagian Kurikulum Ms. Yundara Ulfa Priatna, M.Pd., hingga bagian Bendahara Ms. Jasmine Anggika Putri, S.Pd.. Dalam pertemuan ini, pengawas memberikan arahan menyeluruh terkait indikator-indikator yang akan menjadi perhatian utama saat visitasi akreditasi berlangsung.Materi bimbingan mencakup berbagai aspek penting, seperti standar pengelolaan sekolah, kelengkapan dokumen kurikulum, administrasi pembelajaran, tata kelola keuangan, serta kualitas proses belajar mengajar. Setiap bagian sekolah diberikan masukan serta strategi perbaikan sehingga dapat memaksimalkan persiapan menghadapi visitasi.Suasana bimbingan berjalan interaktif, dengan diskusi terbuka antara pengawas dan pihak sekolah. Kepala sekolah bersama tim menyampaikan capaian yang telah diraih, sekaligus menanyakan solusi atas beberapa hal yang perlu diperkuat. Bapak M. Eko Agustin, M.Pd. memberikan penekanan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian, tetapi juga momentum evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.Dengan adanya bimbingan ini, SD Al Siddiq International semakin memahami langkah-langkah yang harus ditempuh agar setiap indikator akreditasi dapat terpenuhi dengan baik. Sekolah berharap persiapan yang matang ini akan menghasilkan hasil akreditasi yang memuaskan sekaligus memperkokoh komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, islami, dan berdaya saing global bagi seluruh peserta didik.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Uncategorized

Belajar Seni dan Nasionalisme Lewat Mozaik Cangkang Telur

Pada hari Selasa dan Rabu, 26 dan 27 Agustus 2025, anak-anak TK B Al Siddiq International School belajar pelajaran Art & Creativity yang berfokus pada pembuatan mozaik menggunakan cangkang telur. Kegiatan ini dilakukan di dalam kelas dan dirancang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus keterampilan motorik halus anak-anak melalui media yang tidak biasa namun menarik.Setiap anak diminta membawa dua butir telur rebus dari rumah sebagai bagian dari persiapan kegiatan. Mereka kemudian diminta untuk mengupas kulit telur tersebut secara mandiri. Proses ini melatih kemandirian dan koordinasi motorik anak, serta memberi mereka pengalaman langsung dalam mempersiapkan bahan untuk karya seni mereka sendiri.Setelah cangkang telur siap, guru membagikan gambar Jenderal Soedirman kepada setiap anak. Bagian pakaian pada gambar tersebut dibiarkan kosong agar dapat diisi dengan potongan cangkang telur. Anak-anak diberi instruksi untuk menempelkan cangkang menggunakan lem pada area pakaian, menciptakan efek mozaik yang unik dan tekstural.Selama proses berlangsung, guru membimbing anak-anak untuk menempel dengan hati-hati, menyusun potongan cangkang agar terlihat rapi dan menyatu. Setelah seluruh area pakaian tertutup, anak-anak juga diajak untuk merapikan hasil karyanya dan membersihkan sisa-sisa cangkang yang berceceran di meja. Hal ini mengajarkan tanggung jawab dan kerapian dalam berkarya.Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik mozaik sederhana, sekaligus menumbuhkan kreativitas, kesabaran, dan ketelitian pada anak-anak. Dengan menggunakan tokoh nasional sebagai objek seni, anak-anak juga mulai mengenal pahlawan Indonesia sejak dini, menyatukan unsur seni dan nilai kebangsaan dalam satu pengalaman belajar yang menyenangkan.By Inka Amalia, S.Pd

Uncategorized

Serunya Belajar Matematika di TK B: Mengelompokkan Lambang Negara

Pada hari Senin dan Selasa, tanggal 25 dan 26 Agustus 2025, anak-anak TK B Al Siddiq International School mengikuti kegiatan pembelajaran matematika yang unik dan menarik. Di dalam kelas, mereka diajak untuk mengelompokkan tiga simbol penting milik bangsa Indonesia: bendera, lambang negara, dan peta Indonesia. Aktivitas ini dirancang agar pembelajaran matematika terasa lebih kontekstual dan menyenangkan.Kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan konsep dasar klasifikasi atau pengelompokan dalam matematika kepada anak usia dini. Pengelompokan adalah keterampilan penting yang membantu anak mengenali perbedaan dan persamaan antar objek, serta melatih kemampuan berpikir logis. Dengan menggunakan simbol-simbol negara yang familiar, anak-anak dapat belajar sambil memperkuat rasa kebangsaan mereka.Guru memulai kegiatan dengan mengajak anak-anak merecall atau mengingat kembali gambar bendera Indonesia, lambang Garuda Pancasila, dan peta wilayah Indonesia. Dengan cara ini, anak-anak disiapkan secara mental untuk mengenali dan membedakan masing-masing simbol. Proses ini juga mendorong diskusi ringan yang membuat suasana kelas lebih hidup.Setelah itu, guru memberikan aturan main yang sederhana dan mudah dipahami. Anak-anak diminta untuk mengambil satu gambar dari kumpulan yang telah disiapkan, lalu menempatkannya ke dalam wadah atau kotak yang sesuai: bendera, lambang, atau peta. Setiap anak mendapat giliran untuk berpartisipasi, sehingga seluruh siswa bisa terlibat secara aktif.Kegiatan ini bukan hanya mengembangkan kemampuan pengelompokan, tetapi juga melatih koordinasi mata dan tangan, keterampilan sosial seperti menunggu giliran, dan kemampuan mengenali simbol-simbol kebangsaan. Dengan suasana kelas yang menyenangkan, anak-anak belajar matematika secara alami tanpa tekanan, sambil menanamkan nilai cinta tanah air sejak dini.By Inka Amalia, S.Pd

Uncategorized

Scooter Rally: Puncak Kemeriahan Kemerdekaan di TK Al Siddiq International

Sebagai puncak acara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di TK Al Siddiq International, sekolah mengadakan kegiatan Scooter/ Bicycle Rally. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, di lapangan sekolah dengan penuh semangat dan keceriaan. Anak-anak turut serta dengan penuh antusias, menjadikan acara ini sebagai penutup rangkaian lomba yang meriah.Peserta kegiatan adalah seluruh anak TK Al Siddiq International. Mereka datang sejak pukul 08.00 pagi dengan membawa scooter atau sepeda yang telah dihias secara kreatif bersama orang tua di rumah. Hiasan yang berwarna-warni menambah semarak suasana, sekaligus menunjukkan kebanggaan anak-anak dalam berpartisipasi.Tujuan utama kegiatan Scooter Rally ini adalah memberikan pengalaman berharga bagi anak usia dini dalam merayakan Hari Kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dunia mereka. Selain itu, aktivitas ini melatih keterampilan motorik, keseimbangan, koordinasi tubuh, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Rally juga menjadi sarana untuk mengajarkan anak tentang sportivitas, kebersamaan, dan keberanian tampil di depan umum.Acara dipandu oleh MC dan dimulai dengan sambutan dari Direktur Sekolah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Al Siddiq. Suasana semakin meriah dengan penampilan sepatu roda oleh perwakilan TK B, yaitu Nala, Queeisha, dan Rania. Setelah itu, diumumkan para pemenang lomba dari hari-hari sebelumnya, diikuti dengan pembagian hadiah dan sesi foto bersama seluruh peserta dan guru.Puncak acara ditutup dengan Scooter/ Bicycle Rally yang ditunggu-tunggu anak-anak. Mereka berkeliling lapangan sekolah dengan penuh semangat, disambut tepuk tangan guru dan orang tua. Setelah selesai, anak-anak masuk kelas untuk menikmati cemilan dan minum, lalu menutup hari dengan doa bersama sebelum pulang. Acara ini menjadi pengalaman berkesan yang tidak hanya meriah, tetapi juga mendidik, sekaligus mempererat kebersamaan keluarga besar TK Al Siddiq International.By Inka Amalia, S.Pd

Uncategorized

SD Al Siddiq International Bersiap Menghadapi Proses Akreditasi

SD Al Siddiq International terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan layanan terbaik bagi peserta didik. Salah satu langkah penting yang kini sedang dijalani adalah persiapan menuju proses akreditasi sekolah. Akreditasi ini merupakan upaya penilaian menyeluruh terhadap kualitas sekolah, mulai dari manajemen, kurikulum, proses pembelajaran, hingga sarana prasarana yang tersedia.Alhamdulillah, nama SD Al Siddiq International telah resmi masuk dalam daftar Dasmen Akreditasi, sebuah tanda bahwa sekolah siap untuk dinilai dan diaudit secara profesional sesuai standar pendidikan. Proses ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi sarana untuk terus meningkatkan kualitas, mengevaluasi kekuatan serta memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.Dalam rangka mempersiapkan diri dengan maksimal, SD Al Siddiq International mendapatkan bimbingan dan pengarahan langsung dari Bapak Edu, M.Pd. Beliau memberikan banyak arahan, motivasi, serta strategi dalam menghadapi tahapan akreditasi agar seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat memahami prosedur dan melaksanakannya dengan baik.Kegiatan bimbingan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, di lingkungan sekolah. Seluruh dewan guru dan staf hadir dengan penuh semangat untuk menyimak setiap materi yang disampaikan. Suasana berlangsung interaktif, di mana para peserta juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya mengenai berbagai hal teknis maupun administrasi yang berkaitan dengan akreditasi.Melalui kegiatan ini, diharapkan SD Al Siddiq International semakin siap menghadapi proses akreditasi dengan hasil terbaik. Lebih dari itu, sekolah juga ingin menjadikan momentum akreditasi ini sebagai dorongan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang unggul, berkarakter, serta sesuai dengan visi misi sekolah yang berbasis bilingual (Bahasa Inggris dan Bahasa Arab) serta nilai-nilai Islami.Dengan persiapan matang, kerja sama seluruh pihak, dan doa dari semua keluarga besar Al Siddiq International, semoga proses akreditasi ini berjalan lancar serta menghasilkan nilai yang memuaskan, demi kemajuan pendidikan dan masa depan anak-anak generasi penerus bangsa.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd

Uncategorized

SD Al Siddiq International Hadirkan Native Speaker dari USA

Pada hari Kamis, 21 Agustus 2025, SD Al Siddiq International mengadakan kegiatan spesial dengan menghadirkan seorang native speaker dari Amerika Serikat, yaitu Mr. Sal. Acara ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan sistem bergiliran kelas, sehingga setiap kelas mendapatkan kesempatan langsung untuk belajar dan berinteraksi dengan beliau.Kehadiran native speaker merupakan salah satu program unggulan sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga berlatih komunikasi langsung dengan penutur asli bahasa Inggris. Hal ini memberikan pengalaman nyata yang menyenangkan sekaligus menantang bagi anak-anak.Dalam sesi pembelajaran bersama Mr. Sal, siswa diajak untuk berani berbicara, mengenal kosakata baru, serta mendengarkan pelafalan yang benar. Suasana kelas pun terasa lebih hidup dan interaktif. Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan, bercerita singkat, hingga mengikuti permainan edukatif yang dipandu oleh Mr. Sal.Kegiatan ini semakin istimewa karena sesuai dengan keseharian di SD Al Siddiq International yang memang menerapkan sistem bilingual, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Dalam aktivitas sehari-hari, siswa terbiasa menggunakan dua bahasa tersebut baik di dalam maupun di luar kelas. Dengan hadirnya Mr. Sal, pembiasaan penggunaan Bahasa Inggris menjadi semakin nyata dan berkesan bagi para siswa.Selain memperkuat kemampuan bahasa asing, program bilingual juga bertujuan untuk membentuk generasi yang berkarakter Islami, berwawasan global, serta mampu berkomunikasi lintas budaya. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga mengenal budaya, cara berkomunikasi, serta memperluas wawasan internasional sejak usia dini.Pihak sekolah menyampaikan bahwa menghadirkan native speaker akan terus diupayakan secara berkala, sebagai bentuk komitmen SD Al Siddiq International dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tantangan zaman.Semoga pengalaman belajar bersama Mr. Sal dapat menambah semangat anak-anak untuk terus berlatih, serta semakin percaya diri menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab dalam keseharian mereka.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.