Al Siddiq International School

November 2025

Kegiatan, TK

Klik, Bentuk, Jadi Rumah! Belajar ICT Jadi Menyenangkan!

Pada hari Kamis, 6 November 2025, siswa-siswi TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan pembelajaran ICT yang berlangsung di lab komputer sekolah. Kegiatan ini difokuskan pada penggunaan aplikasi Paint, sebuah program menggambar digital sederhana yang dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada teknologi sambil mengasah kreativitas mereka.Dalam pembelajaran kali ini, anak-anak diajak untuk membuat gambar rumah menggunakan fitur shape (bentuk) yang tersedia di Paint. Aktivitas ini bukan hanya melatih kemampuan dasar komputer, tetapi juga memperkenalkan konsep bentuk-bentuk geometris seperti persegi, segitiga, dan lingkaran. Anak-anak belajar mengenali dan menggabungkan bentuk-bentuk tersebut untuk menciptakan ilustrasi rumah sederhana, lengkap dengan atap, pintu, dan jendela.Sebelum mulai menggambar, anak-anak dibimbing untuk menyalakan komputersecara mandiri dengan menekan tombol power pada CPU. Setelah komputer menyala, mereka diajari cara membuka aplikasi Paint dengan mengklik ikon search, lalu mengetik kata “Paint” di kolom pencarian. Setelah aplikasi terbuka, guru memberikan arahan langkah demi langkah yang mudah diikuti.Anak-anak tampak antusias mengikuti instruksi guru, mulai dari memilih bentuk, mengganti warna, hingga menyusun bentuk-bentuk menjadi gambar rumah. Proses ini bukan hanya mengasah motorik halus melalui penggunaan mouse, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dalam menggunakan perangkat digital. Guru juga mendorong anak-anak untuk berkreasi dan menambahkan elemen lain seperti matahari atau pohon jika mereka ingin.Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan teknologi secara positif sejak dini dan mengembangkan kreativitas visual anak-anak melalui media digital. Dengan menggunakan fitur shape di Paint, anak-anak belajar berpikir sistematis—bagaimana menggabungkan bagian-bagian menjadi satu kesatuan yang bermakna. Selain itu, mereka juga belajar mengikuti instruksi, menyelesaikan tugas, dan merasa bangga atas hasil karya mereka sendiri.Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, teknologi bisa menjadi alat pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif, bahkan bagi anak usia dini.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Serunya Kelas Profesi SD Al Siddiq International Bersama Kantor Pos

SD Al Siddiq International kembali melaksanakan kegiatan Kelas Profesi yang kali ini menghadirkan perwakilan dari Kantor Pos Indonesia. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh seluruh siswa, karena mereka berkesempatan untuk belajar langsung dari petugas pos mengenai berbagai layanan dan kegiatan yang dilakukan di kantor pos.Pihak Kantor Pos tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga membawa mobil operasional kantor pos ke lingkungan sekolah. Anak-anak tampak sangat bersemangat melihat isi mobil tersebut dan mendengarkan penjelasan tentang bagaimana surat dikumpulkan, disortir, hingga dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.Selain mendapatkan wawasan baru, para siswa juga berlatih menulis surat pribadi mereka sendiri. Surat-surat tersebut akan dikirimkan menggunakan prangko khusus bergambar foto masing-masing anak, yang membuat pengalaman ini semakin istimewa dan berkesan. Anak-anak tampak bangga saat menempelkan prangko bergambar diri mereka sendiri di amplop sebelum menyerahkannya kepada petugas pos.Melalui kegiatan ini, siswa-siswi SD Al Siddiq International tidak hanya mengenal lebih dekat profesi petugas pos, tetapi juga belajar tentang pentingnya komunikasi tertulis dan proses pengiriman surat yang selama ini jarang mereka alami secara langsung.Kegiatan Kelas Profesi ini berjalan dengan lancar, menyenangkan, dan penuh makna. Para guru berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu serta menghargai berbagai profesi yang berperan penting dalam kehidupan sehari-hari.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Uncategorized

Kajian Wali Murid SMP Al-Siddiq International: “Tahapan Mendidik Anak: Teladan Rasulullah SAW”

Pada hari Kamis, 6 November 2025, SMP Al-Siddiq International mengadakan kegiatan Kajian Wali Murid bertempat di Masjid Al-Siddiq International School. Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini mengusung tema “Tahapan Mendidik Anak: Teladan Rasulullah SAW”, dengan Ustadz Abdullah Haris, Lc., M.Pd. sebagai pemateri sekaligus penasihat keislaman sekolah. Kegiatan dimulai dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh Ustadz Abdul Aziz, S.Pd., kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Sekolah Al-Siddiq International, Bapak Ginanjar Citra Cimarga, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para wali murid yang telah hadir serta menekankan pentingnya peran orang tua dalam meneladani metode pendidikan Rasulullah SAW di lingkungan keluarga. Melalui kajian ini, Ustadz Abdullah Haris menyampaikan tahapan-tahapan penting dalam mendidik anak sesuai dengan nilai-nilai Islam dan contoh dari Rasulullah SAW. Beliau juga mengingatkan bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga proses bersama antara orang tua dan pendidik. Acara kajian ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para wali murid yang hadir. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Uncategorized

Serunya Telur Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung!

Pada hari Senin dan Selasa, tanggal 3 dan 4 November 2025, murid-murid TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan seru di kelas sains: eksperimen telur tenggelam, melayang, dan mengapung. Kegiatan ini dirancang khusus untuk mengenalkan konsep sains sederhana melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak usia dini.Eksperimen ini dipandu langsung oleh guru kelas. Kegiatan dimulai dengan pembukaan, di mana guru menyapa anak-anak dan menjelaskan bahwa hari itu mereka akan melakukan percobaan seru menggunakan air, garam, dan telur. Anak-anak tampak antusias dan penasaran, karena ini adalah pengalaman baru bagi mereka.Langkah demi langkah, guru menunjukkan proses eksperimen. Guru menyiapkan tiga gelas berisi air dan menambahkan jumlah garam yang berbeda ke dalam masing-masing gelas: satu gelas dengan sedikit garam, satu gelas dengan cukup garam, dan satu gelas lagi dengan banyak garam. Setelah itu, telur dimasukkan ke dalam setiap gelas satu per satu.Hasilnya pun membuat anak-anak terpukau. Telur di gelas dengan sedikit garam tenggelam ke dasar gelas. Telur di gelas dengan jumlah garam sedang melayang di tengah air, sedangkan telur di gelas dengan banyak garam justru mengapung di permukaan. Ini menjadi momen menarik yang memicu rasa ingin tahu anak-anak tentang bagaimana air dan garam bisa mempengaruhi benda di dalamnya.Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk memperkenalkan konsep dasar sains seperti kepadatan (densitas) dan gaya apung (daya apung) dengan cara yang konkret dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa benda bisa tenggelam atau mengapung tergantung pada kepadatan zat di sekitarnya. Selain itu, mereka juga belajar mengamati, membandingkan, dan menyimpulkan hasil percobaan secara sederhana.Kegiatan ini bukan hanya memperkaya pengetahuan anak-anak tentang sains, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan komunikasi. Dengan metode belajar aktif seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi mengalami langsung bagaimana ilmu bekerja di dunia nyata, sesuai dengan usia dan perkembangan mereka.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq Laksanakan PKKS Bersama Pengawas Sekolah

SD Al Siddiq melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) pada hari Senin tanggal 3 November 2025, yang menjadi agenda rutin tahunan dalam rangka evaluasi dan peningkatan mutu manajerial sekolah. Kegiatan ini dihadiri dan dipimpin oleh dua pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, yaitu Bapak Bambang Saryono, M.Pd. dan Bapak Sardiyo, S.Pd., M.Pd.Kegiatan PKKS ini bertujuan untuk menilai kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya pada bidang manajerial dan supervisi akademik. Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, pembelajaran, serta pengelolaan sumber daya secara profesional dan berkelanjutan.Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, Bapak Bambang Saryono melaksanakan sesi wawancara, observasi, dan penilaian langsung bersama Kepala SD Al Siddiq International, membahas berbagai aspek pengelolaan sekolah mulai dari perencanaan, pelaksanaan program, hingga tindak lanjut pengembangan mutu sekolah. Sementara itu, Bapak Sardiyo berdiskusi bersama perwakilan guru, yaitu Ms. Dara, Ms. Lulu, Ms. Jasmine, dan Ms. Nabila, untuk menggali informasi mengenai pelaksanaan pembelajaran, supervisi akademik, serta inovasi kegiatan di kelas.Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Guru-guru dan kepala sekolah menunjukkan kesiapan dan keterbukaan dalam memberikan informasi terkait praktik baik yang telah dilakukan di SD Al Siddiq International, termasuk dalam upaya membangun budaya sekolah yang positif dan berorientasi pada pembelajaran bermakna bagi peserta didik.Melalui pelaksanaan PKKS ini, SD Al Siddiq International berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik serta tenaga kependidikan. Evaluasi ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk terus berkembang, memperkuat sinergi antarwarga sekolah, dan mewujudkan visi menjadi sekolah yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing di era pendidikan modern.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd

Kegiatan, SMP

Siswa Kelas 9 SMP Al-Siddiq International Belajar Mengumpulkan Informasi dan Opini Melalui Wawancara

Pada hari Rabu, 5 November 2025, siswa dan siswi kelas 9 SMP Al-Siddiq International melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis proyek dengan topik mengumpulkan informasi dan opini melalui metode wawancara. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan dibimbing langsung oleh Mr. Umair Shoddiq, S.I.Kom. Pembelajaran ini mengacu pada buku Global Perspective – Learner’s Skill Book 9 terbitan Cambridge University Press, yang mendorong peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi. Dalam kegiatan ini, siswa mempelajari cara membuat pertanyaan terbuka untuk menggali pendapat dan pandangan orang lain. Pertanyaan yang digunakan antara lain: “Apakah hal ini cocok dengan budaya masyarakat Indonesia? Mengapa?” “Apa pendapatmu mengenai hal ini?” Sebagai dasar diskusi, para siswa menonton sebuah video dokumenter tentang komunitas masyarakat unik di luar negeri. Setelah itu, setiap peserta didik melakukan wawancara kepada minimal lima teman sekelasnya dan mendokumentasikan hasil wawancaranya. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya berlatih berbicara dan mendengarkan secara aktif, tetapi juga belajar memahami berbagai sudut pandang dan mengembangkan empati terhadap perbedaan budaya di dunia global.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Chef Cilik di TK Al Siddiq: Belajar dari Dapur Kelas Sendiri

Pada hari Kamis, 30 Oktober 2025, TK Al Siddiq International mengadakan kegiatan cooking class yang melibatkan seluruh siswa di masing-masing kelas. Kegiatan ini mengangkat tema membuat sushi sederhana dengan bahan-bahan yang aman dan ramah anak. Setiap kelas menjadi lokasi utama kegiatan, agar anak-anak bisa merasa nyaman dan fokus dalam lingkungan yang sudah mereka kenal. Cooking class ini menjadi momen istimewa yang ditunggu-tunggu karena memberikan pengalaman langsung yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak.Seperti biasa, kegiatan diawali dengan rutinitas harian: line up, circle time, sholat dhuha, dan snack time. Setelah itu, guru mulai mempersiapkan segala kebutuhan cooking class. Meja-meja dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Di setiap meja, alat dan bahan seperti nori, nasi, sosis, crab stick, keju, wortel, dan zucchini sudah tersedia. Semua anak mengenakan celemek dan sarung tangan plastik agar tetap bersih dan higienis selama proses memasak.Anak-anak kemudian diarahkan untuk mengambil nasi dan meletakkannya di atas nori, lalu menambahkan isian seperti sosis, crab stick, keju, wortel, dan zucchini sesuai selera mereka. Setelah semua bahan tersusun, mereka belajar menggulung sushi dengan hati-hati. Beberapa anak tampak antusias mencoba sendiri, sementara yang lain meminta bantuan guru. Setelah selesai menggulung, guru membantu mereka memotong sushi menjadi beberapa bagian kecil, siap untuk dinikmati bersama.Kegiatan ini dirancang bukan sekadar untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk mendukung enam aspek perkembangan anak usia dini, yaitu: Motorik halus, melalui kegiatan menggulung dan memotong sushi yang melatih koordinasi tangan. Kognitif, saat anak mengikuti langkah-langkah memasak dan mengenali urutan proses. Bahasa, melalui interaksi dengan teman dan guru selama kegiatan berlangsung. Sosial-emosional, dengan bekerja sama dalam kelompok kecil dan belajar bergiliran. Nilai agama dan moral, melalui kebiasaan menjaga kebersihan, bersyukur, dan bersikap sabar. Seni, melalui penyusunan sushi yang menarik secara visual dan memberi kebebasan berkreasi.Cooking class ini memberikan ruang bagi anak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan, langsung, dan penuh makna. Mereka tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga belajar disiplin, kebersamaan, serta percaya diri dalam mencoba hal-hal baru. Kegiatan ini membuktikan bahwa memasak bisa menjadi media belajar yang holistik dan menyenangkan bagi anak usia dini. Diharapkan pengalaman ini akan menjadi kenangan berharga dan memupuk rasa ingin tahu mereka terhadap dunia kuliner dan keterampilan hidup lainnya.By Inka Amalia, S.Pd

Uncategorized

SD Al Siddiq International Ikuti International Kangaroo Science Contest (IKSC) 2025

SD Al Siddiq International dengan penuh antusias bersiap untuk berpartisipasi dalam International Kangaroo Science Contest (IKSC) ke-18 tahun 2025, sebuah kompetisi sains bergengsi yang telah menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah berstandar global dalam mengembangkan kemampuan literasi sains dan berpikir kritis peserta didik. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) selaku penyelenggara resmi di Indonesia, dan merupakan bagian dari jaringan kontes sains internasional yang diikuti oleh pelajar dari berbagai negara di dunia. Melalui kegiatan ini, SD Al Siddiq International ingin terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan lingkungan pendidikan yang kaya akan pengalaman akademik bermutu, serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ilmu pengetahuan dan eksplorasi ilmiah sejak dini.Ajang IKSC telah dikenal sebagai kompetisi yang memberikan tantangan intelektual melalui soal-soal berbasis eksplorasi ilmiah, pemecahan masalah, dan penalaran logis. Tahun sebelumnya, kompetisi ini berhasil mencatat partisipasi luar biasa dengan 62.655 peserta dari seluruh Indonesia, menjadi bukti bahwa minat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian terus tumbuh di kalangan pelajar. Bagi siswa-siswi SD Al Siddiq International, kesempatan ini tentunya menjadi wadah yang sangat berharga untuk melatih keterampilan analisis, memperluas wawasan ilmiah, serta membangun rasa percaya diri dalam berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Partisipasi ini juga sejalan dengan upaya sekolah dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di era global, memiliki daya saing intelektual, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan berpikir kritis dan kreatif.Peserta dari SD Al Siddiq International akan mengikuti kompetisi sesuai kategori usia untuk jenjang sekolah dasar, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Melalui pendampingan intensif, sekolah berharap siswa tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna, khususnya dalam hal kedisiplinan, ketelitian, kepercayaan diri, dan ketangguhan mental dalam menghadapi tantangan. Kegiatan ini turut menjadi bentuk dukungan sekolah dalam memfasilitasi bakat dan minat siswa di bidang sains, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengenal atmosfer kompetisi internasional sejak usia dini.Dengan semangat kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua, SD Al Siddiq International optimis bahwa keikutsertaan dalam IKSC 2025 akan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Harapannya, siswa-siswi tidak hanya mampu mencapai hasil yang membanggakan, tetapi juga membawa nilai-nilai positif, sikap ilmiah, serta motivasi untuk terus belajar dan berkembang. Semoga langkah ini menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan duniaBy: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

SMP Al-Siddiq International Gelar Market Day Bertema Lintas Budaya Internasional

Pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, SMP Al-Siddiq International mengadakan kegiatan Market Day yang meriah dengan tema “International Cross-Cultural Celebration.” Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.40 pagi di lapangan olahraga Al-Siddiq International School. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok, masing-masing mewakili wilayah atau negara dengan budaya yang berbeda, seperti Timur Tengah, Turki, Sumatra, Jawa, Sunda, Bali, Prancis, Italia, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand. Setiap kelompok menghias stan mereka secara kreatif dan menjual berbagai barang unik yang mencerminkan budaya yang mereka wakili. Acara dimulai dengan sambutan pembukaan dari Kepala Sekolah, Bapak Yusuf Yudhana, S.Pd., yang kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an oleh Muhammad Kautsar Mehaga Perangin-angin. Setelah itu, para siswa dengan antusias mulai menjual berbagai makanan, minuman, hiasan, mainan, dan barang dagangan lainnya yang bertema sesuai dengan negara atau daerah masing-masing. Untuk menarik pengunjung, para siswa mengenakan kostum tradisional dan menghias stan mereka dengan ornamen serta simbol budaya khas. Suasana yang meriah dan penuh warna berhasil mencerminkan semangat keberagaman dan kreativitas. Selama kegiatan berlangsung, setiap kelompok dinilai oleh dua orang juri—Miss Pravitasari, S.Psi., M.Ag., dan Mr. Ginanjar Citra Cimarga, M.Pd.—yang menilai berdasarkan aspek kreativitas, kerja sama tim, presentasi, dan jiwa kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya berlatih berwirausaha, tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan penting seperti kreativitas, kerja sama, disiplin, dan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Market Day ini benar-benar menjadi wujud komitmen sekolah dalam membentuk siswa berwawasan global yang menghargai keberagaman budaya, sambil belajar dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Market Day Seru Bersama Kakak-Kakak Secondary

Pada hari Rabu, 29 Oktober 2025, siswa dan siswi TK Al Siddiq International mengikuti kegiatan edukatif yang berbeda dari biasanya. Mereka berpartisipasi dalam kegiatan Market Day yang diselenggarakan oleh siswa/i secondary di lapangan sekolah Al Siddiq. Suasana pagi itu ramai dan penuh semangat, di mana anak-anak TK tampak antusias menjelajahi berbagai stand yang tersedia.Sebelum kegiatan dimulai, anak-anak tetap menjalankan rutinitas harian seperti biasa. Mereka memulai dengan line up, dilanjutkan circle time, dan kemudian melaksanakan salat duha bersama. Setelah itu, mereka diminta untuk menghabiskan bekal snack yang telah dibawa dari rumah agar siap mengikuti aktivitas Market Day dengan lebih fokus dan nyaman.Dengan dipandu oleh guru, anak-anak kemudian diajak berjalan menuju lapangan sekolah. Di sana, mereka disambut dengan deretan stand yang menyajikan berbagai makanan, minuman, hingga aksesoris menarik. Stand-stand tersebut dikelola oleh kakak-kakak secondary yang tampak serius namun tetap ramah melayani para pengunjung kecil mereka. Suasana edukatif pun terasa kental, namun dikemas dengan cara menyenangkan.Selama kunjungan, anak-anak didampingi guru untuk menukarkan uang yang mereka bawa dari rumah dengan barang-barang yang mereka inginkan. Proses ini menjadi sarana langsung bagi anak-anak untuk mengenal konsep jual beli, nilai uang, dan latihan berhitung sederhana. Misalnya, mereka belajar bahwa satu barang bisa memiliki harga tertentu dan bahwa uang harus cukup untuk membelinya. Anak-anak juga dilatih untuk menghitung kembali uang kembalian yang mereka terima.Kegiatan Market Day ini bukan sekadar ajang bermain atau berbelanja, tapi juga menjadi pengalaman belajar yang sangat berarti. Anak-anak belajar secara langsung dan kontekstual tentang bagaimana transaksi jual beli bekerja. Mereka juga diajak untuk berinteraksi, memilih, memutuskan, dan menghargai uang serta barang yang mereka beli. Melalui pengalaman ini, nilai edukatif dan keseruan berhasil berpadu dengan sangat baik di lapangan sekolah Al Siddiq.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Hadirkan Native Speaker dari Canada

Sebagai salah satu sekolah yang berkomitmen dalam membangun kompetensi global pada peserta didiknya, SD Al Siddiq International kembali menghadirkan program pembelajaran bahasa Inggris bersama native speaker. Kali ini, sekolah mendatangkan Mr. Jeff, seorang pendidik berpengalaman asal Kanada, untuk memberikan pengalaman belajar yang autentik kepada siswa-siswi.Kehadiran Mr. Jeff disambut hangat oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan. Dalam sesi perkenalan dan pembelajaran interaktif yang diadakan di kelas, para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan. Mereka diajak untuk berdialog, bermain peran, serta mengikuti berbagai aktivitas komunikatif yang melatih keberanian, kelancaran, dan pelafalan bahasa Inggris secara natural.“Belajar langsung dari Native Speaker membuat anak-anak lebih percaya diri. Mereka tidak hanya belajar bahasa, tapi juga budaya dan etika berkomunikasi internasional,” ujar salah satu guru pendamping.Program ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar berstandar global, sekaligus memperkuat exposure bahasa Inggris siswa di luar buku teks. Dengan pendekatan komunikatif dan suasana yang menyenangkan, diharapkan siswa mampu meningkatkan keterampilan listening dan speaking secara signifikan.SD Al Siddiq International berencana untuk terus berkolaborasi dengan para pendidik internasional serta memperbanyak kegiatan berbasis global learning, agar putra-putri bangsa siap menghadapi tantangan dunia masa depan.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

Perayaan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda di SMP Al-Siddiq International

Pada Selasa, 28 Oktober 2025, SMP Al-Siddiq International merayakan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda dengan penuh semangat. Acara ini menampilkan tiga lomba menarik, yaitu Membaca Berita, Membaca Puisi, dan Stand-Up Comedy. Perayaan dimulai pukul 08.00 pagi, dipandu oleh dua siswa berbakat dari kelas 7, Jagat Alfatara dan Jagad Abdullah Al-Muharram, yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC). Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah, Bapak Yusuf Yudhana, S.Pd., dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Cut Hamidatul Aqila dari kelas 7 putri. Setelah itu, Ketua OSIS terpilih, Azka Fakhri Arkananta dari kelas 8 putra, menyampaikan pidato inspiratif. Lomba pertama adalah Membaca Berita, di mana para peserta membawakan segmen berita dengan gaya layaknya penyiar “Breaking News” sesungguhnya. Mereka dinilai berdasarkan intonasi, pelafalan, penggunaan bahasa, penampilan, dan bahasa tubuh. Lomba ini dinilai oleh dua guru, yaitu Bapak Fedrian Hasman, M.Sas., dan Bapak Umair Shoddiq, S.I.Kom. Setelah jeda istirahat selama 30 menit, acara dilanjutkan dengan Lomba Membaca Puisi, yang dinilai oleh Bapak Muhammad Fathul Ihsan, M.Res., dan Bapak Khalid Abdullah, Lc. Suasana menjadi haru ketika para siswa mengekspresikan perasaan dan kreativitas mereka melalui penampilan puisi yang menyentuh hati. Lomba terakhir adalah Stand-Up Comedy, yang menghadirkan tawa dan keceriaan bagi seluruh penonton. Dewan juri untuk kategori ini adalah Ibu Robiah Adawiyah, M.Pd., dan Ustadzah Diah Santikawati, S.Pd.I. Para peserta tidak hanya menyampaikan lelucon yang lucu, tetapi juga tampil dengan kostum jenaka, menjadikan pertunjukan semakin menghibur. Perayaan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda tahun ini berhasil menampilkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri para siswa. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen sekolah dalam menumbuhkan kemampuan berbahasa sekaligus semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.By Umair Shoddiq, S.I.Kom