Al Siddiq International School

19 Desember 2025

Kegiatan, TK

Petualangan Memanah di Lapangan Kempo

Ekstrakurikuler memanah ini diperkenalkan sebagai kegiatan yang membantu anak mengenal koordinasi tubuh, konsentrasi, dan cara mengikuti instruksi dengan tenang. Kegiatan dibuat sederhana dan aman agar sesuai dengan kebutuhan anak usia TK. Fokus utamanya bukan pada ketepatan hasil tembakan, tetapi pada proses belajar dan pengalaman baru yang membuat anak lebih percaya diri.Peserta kegiatan adalah murid TK Al Siddiq. Mereka berada pada masa tumbuh kembang yang penuh rasa ingin tahu, sehingga memanah menjadi pengalaman yang menarik bagi mereka. Setiap langkah dilakukan dengan pendampingan agar anak merasa aman dan tetap bersemangat selama kegiatan berlangsung.Kegiatan dilakukan di lapangan kempo, tempat yang cukup luas dan aman untuk latihan memanah. Lokasi ini memungkinkan anak bergerak bebas, melakukan pemanasan, dan mencoba memanah tanpa mengganggu aktivitas lain di sekolah. Lapangan yang terbuka juga membantu anak mengenali ruang dan menjaga jarak aman.Ekstrakurikuler ini berlangsung pada 9 Desember 2025. Penjadwalan ini disesuaikan dengan kegiatan belajar agar anak tidak kelelahan dan dapat mengikuti latihan dengan kondisi yang baik. Dengan jadwal yang tersusun, guru, pelatih, dan anak dapat mempersiapkan diri sebelum kegiatan dimulai.Tujuan kegiatan ini berkaitan dengan enam aspek perkembangan anak. Dari aspek motorik kasar, anak belajar menggerakkan tubuh saat memegang busur, menarik tali, dan melepaskan panah. Motorik halus juga terlatih ketika mereka mengatur posisi jari dan pegangan. Dari aspek kognitif, anak belajar memahami urutan langkah dan aturan keselamatan. Aspek bahasa berkembang ketika anak mendengar instruksi dan menjawab pertanyaan dari guru atau pelatih. Aspek sosial tampak ketika anak menunggu giliran dan bekerja dalam kelompok. Aspek emosional muncul saat anak mencoba mengelola rasa tegang atau bangga setelah berhasil. Aspek moral terlihat dari sikap patuh pada aturan dan menghargai giliran teman.Kegiatan dilaksanakan dengan alur yang jelas. Guru memulai dengan memberikan pijakan tentang apa saja yang akan dilakukan dan aturan yang harus dipahami anak. Setelah itu, guru dan anak berjalan menuju lapangan dengan bantuan tali agar barisan tetap rapi dan mudah diawasi. Setiba di lokasi, mereka menyapa pelatih lalu melakukan pemanasan bersama. Pelatih kemudian membagi anak ke dalam kelompok sesuai kelas. Anak mencoba memanah secara bergantian dengan panduan langsung dari pelatih agar tetap aman dan terarah.Dengan cara ini, kegiatan memanah bukan hanya melatih fisik, tetapi juga membangun disiplin, keberanian, dan kemampuan bekerja sama. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan dan bermanfaat bagi perkembangan anak secara menyeluruh.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

Keikutsertaan Pramuka SMP Al-Siddiq International dalam KOMPAS 2025

SMP Al-Siddiq International turut berpartisipasi dalam Kompetisi Penggalang Aksi (KOMPAS) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 14 Desember 2025, bertempat di Lapangan Mini Kecamatan Pondokgede, dan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Ajang KOMPAS 2025 menjadi sarana pembinaan karakter, keterampilan, dan sportivitas bagi Pramuka Penggalang. Dalam kompetisi ini, tim Pramuka SMP Al-Siddiq International mengikuti berbagai lomba kepramukaan, di antaranya hasta karya, pionering, dan yel-yel. Seluruh rangkaian lomba menuntut kerja sama regu, kreativitas, ketepatan teknik, serta kekompakan—nilai-nilai yang sejalan dengan semangat Gerakan Pramuka. Adapun keikutsertaan dalam KOMPAS 2025 diwakili oleh siswa-siswi terbaik dari regu putra dan putri, yaitu: Regu Putra Regu Putri Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme, disiplin, dan semangat juang yang tinggi. Baik regu putra maupun putri tampil maksimal dalam setiap mata lomba, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Hasil penilaian dari seluruh lomba kemudian diakumulasikan untuk menentukan peringkat akhir. Berkat kerja keras dan kekompakan tim, SMP Al-Siddiq International berhasil meraih Juara Regu Terbaik Peringkat Ketiga (Putra) serta Juara Harapan 3 (Putri). Capaian ini menjadi kebanggaan sekolah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan. Keikutsertaan dalam KOMPAS 2025 tidak hanya menghadirkan prestasi, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa di luar kelas—menumbuhkan kepemimpinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, SMP

SMP Al-Siddiq International Gelar Computer-Based Test (CBT) SAS Semester 1 Tahun Ajaran 2025/2026

SMP Al-Siddiq International melaksanakan Computer-based Test (CBT) untuk Sumatif Akhir Semester (SAS) Semester 1 Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ujian ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 8 Desember hingga Jum’at, 12 Desember 2025, dengan pelaksanaan yang tertib, aman, dan terstruktur.Setiap hari, rangkaian kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan pembelajaran Al-Qur’an yang dibimbing oleh ustadz dan ustadzah masing-masing. Kegiatan ini menjadi penguatan karakter dan spiritual siswa sebelum menghadapi ujian. Selanjutnya, ujian dimulai pukul 07.45 WIB dan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.Pelaksanaan SAS Semester 1 menggunakan sistem ujian berbasis komputer, di mana siswa mengerjakan soal melalui perangkat komputer yang telah disiapkan sekolah. Sistem ini didukung oleh aplikasi Safe Exam Browser (SEB) dan website Learning Management System (LMS) sekolah, sehingga proses ujian berlangsung lebih terkontrol dan minim gangguan.Penggunaan sistem CBT ini memiliki sejumlah keunggulan, antara lain meningkatkan kejujuran dan keamanan ujian karena akses aplikasi lain dibatasi, mempercepat proses penilaian, mengurangi penggunaan kertas, serta melatih siswa untuk terbiasa dengan teknologi digital yang relevan dengan perkembangan pendidikan masa kini.Meskipun demikian, tidak semua mata pelajaran dilaksanakan secara berbasis komputer. Untuk mata pelajaran Seni Budaya, siswa mengikuti ujian praktik menggambar dan melukis secara langsung di atas media kertas, sehingga kreativitas dan keterampilan seni dapat dinilai secara optimal. Sementara itu, mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dilaksanakan melalui praktik olahraga secara langsung, menilai kemampuan fisik, keterampilan gerak, serta sportivitas siswa.Selama masa pelaksanaan ujian, siswa diizinkan pulang pada pukul 13.00 WIB agar dapat beristirahat dengan cukup dan menjaga kondisi fisik serta mental. Dengan pengaturan waktu yang baik, diharapkan siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian SAS dengan optimal.Melalui pelaksanaan CBT SAS Semester 1 ini, SMP Al-Siddiq International menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai keislaman, teknologi, dan kualitas pendidikan, guna mencetak generasi yang berakhlak mulia, cakap digital, dan siap menghadapi tantangan masa depan.By Umair Shoddiq, S.I.Kom