Al Siddiq International School

Author name: Al Siddiq International

Kegiatan, TK

Melatih Kemandirian Sejak Dini melalui Kegiatan Life Skills

Pada hari Rabu, 17 Desember 2025, TK B Al Siddiq melaksanakan kegiatan pengembangan keterampilan hidup (lifeskills) yang bertempat di Lapangan Al Siddiq. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa TK B dengan penuh antusias. Program life skills ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran sehari-hari agar anak-anak terbiasa melakukan kegiatan sederhana secara mandiri dalam lingkungan sekolah.Kegiatan diawali seperti rutinitas harian sekolah, yaitu anak-anak melakukan line up dengan tertib, dilanjutkan dengan circle time untuk berdoa dan berdiskusi singkat bersama guru. Setelah itu, anak-anak melaksanakan sholat dhuha bersama dan menikmati snack time. Rangkaian awal ini bertujuan untuk menyiapkan anak secara fisik dan mental sebelum memasuki kegiatan inti.Tujuan utama dari kegiatan pengembangan life skills ini adalah untuk melatih kemandirian siswa sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap barang pribadi, melatih koordinasi motorik halus, meningkatkan rasa percaya diri, serta membiasakan anak mengikuti instruksi secara berurutan. Anak-anak juga belajar untuk bersabar saat menunggu giliran dan saling menghargai teman.Sebelum kegiatan mencuci sandal dimulai, anak-anak bersiap-siap dengan menaikkan lengan baju hingga siku agar tidak basah. Anak-anak melakukannya sendiri dengan membuka kancing lengan masing-masing, sesuai dengan cara yang telah diajarkan sebelumnya oleh guru. Kegiatan sederhana ini menjadi latihan penting agar anak terbiasa merawat diri tanpa selalu bergantung pada bantuan orang dewasa.Selanjutnya, anak-anak memakai sandal dan berjalan menuju tempat mencuci sandal yang berada di depan wastafel. Secara bergantian, anak-anak membasahi sandal dengan air, lalu menyikatnya menggunakan sikat gigi bekas yang telah dibawa dari rumah. Guru mendampingi dan memberikan arahan agar anak-anak dapat melakukannya dengan aman dan benar, namun tetap memberi kesempatan bagi anak untuk mencoba sendiri.Setelah sandal selesai dicuci, anak-anak menjemur sandal mereka sebentar di tempat yang telah disediakan. Kegiatan ini ditutup dengan merapikan kembali area sekitar dan refleksi singkat bersama guru. Melalui kegiatan life skills ini, diharapkan anak-anak TK B Al Siddiq semakin terlatih untuk mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kebiasaan positif yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

Class Meeting SMP Al-Siddiq International: Ajang Sportivitas, Kebersamaan, dan Kreativitas Siswa

Setelah berakhirnya SAS Semester 1 Tahun Ajaran 2025/2026, SMP Al-Siddiq International menyelenggarakan kegiatan Class Meeting pada Selasa–Rabu, 16–17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi wadah pelepas penat sekaligus sarana mempererat kebersamaan antarsiswa melalui berbagai perlombaan yang edukatif dan sportif. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan di lapangan sekolah pada pukul 07.30 WIB. Acara dibuka dengan sambutan oleh Mr. Yusuf Yudhana, S.Pd. selaku Kepala Sekolah. Tanda dimulainya Class Meeting ditandai secara simbolis dengan penendangan bola oleh Bapak Kepala Sekolah, disambut antusias oleh seluruh peserta. Perlombaan hari pertama dibuka dengan cabang olahraga handball yang mempertemukan kelas 7 Putri melawan kelas 8 Putri. Pertandingan berlangsung seru dan penuh semangat. Permainan apik Ananda Alanza Lareina Clarissa dari kelas 8 Putri menjadi kunci kemenangan timnya, hingga laga berakhir dengan skor 6–3 untuk kelas 8 Putri. Usai handball, suasana semakin meriah dengan pertandingan futsal antarkelas ikhwan, yang tak kalah menyedot perhatian penonton. Pada hari kedua, perlombaan berlanjut di lantai 4 dengan cabang olahraga bulutangkis tunggal. Laga pembuka mempertemukan Salma Khalisa Azra (kelas 8 Putri) melawan Raina Syahirah Syahla (kelas 7 Putri). Pertandingan berjalan kompetitif dan berakhir dengan kemenangan Salma Khalisa Azra. Pada pertandingan ini, Ust. Abdulaziz, S.Pd. bertindak sebagai wasit. Puncak Class Meeting ditutup dengan acara yang paling dinantikan, yaitu pertandingan e-sport menggunakan game online populer Mobile Legend. Pertandingan mempertemukan kelas 7 Putra melawan kelas 8 Putra dengan aturan utama menjunjung sportivitas dan etika, khususnya larangan berkata kasar selama pertandingan. Para penonton menyaksikan jalannya laga melalui Smart Screen, menciptakan suasana kompetisi yang seru sekaligus tertib. Melalui kegiatan Class Meeting ini, SMP Al-Siddiq International berharap siswa dapat menumbuhkan nilai sportivitas, kerja sama, disiplin, dan kebersamaan, sekaligus menyalurkan minat dan bakat mereka secara positif setelah menyelesaikan rangkaian evaluasi semester.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Petualangan Memanah di Lapangan Kempo

Ekstrakurikuler memanah ini diperkenalkan sebagai kegiatan yang membantu anak mengenal koordinasi tubuh, konsentrasi, dan cara mengikuti instruksi dengan tenang. Kegiatan dibuat sederhana dan aman agar sesuai dengan kebutuhan anak usia TK. Fokus utamanya bukan pada ketepatan hasil tembakan, tetapi pada proses belajar dan pengalaman baru yang membuat anak lebih percaya diri.Peserta kegiatan adalah murid TK Al Siddiq. Mereka berada pada masa tumbuh kembang yang penuh rasa ingin tahu, sehingga memanah menjadi pengalaman yang menarik bagi mereka. Setiap langkah dilakukan dengan pendampingan agar anak merasa aman dan tetap bersemangat selama kegiatan berlangsung.Kegiatan dilakukan di lapangan kempo, tempat yang cukup luas dan aman untuk latihan memanah. Lokasi ini memungkinkan anak bergerak bebas, melakukan pemanasan, dan mencoba memanah tanpa mengganggu aktivitas lain di sekolah. Lapangan yang terbuka juga membantu anak mengenali ruang dan menjaga jarak aman.Ekstrakurikuler ini berlangsung pada 9 Desember 2025. Penjadwalan ini disesuaikan dengan kegiatan belajar agar anak tidak kelelahan dan dapat mengikuti latihan dengan kondisi yang baik. Dengan jadwal yang tersusun, guru, pelatih, dan anak dapat mempersiapkan diri sebelum kegiatan dimulai.Tujuan kegiatan ini berkaitan dengan enam aspek perkembangan anak. Dari aspek motorik kasar, anak belajar menggerakkan tubuh saat memegang busur, menarik tali, dan melepaskan panah. Motorik halus juga terlatih ketika mereka mengatur posisi jari dan pegangan. Dari aspek kognitif, anak belajar memahami urutan langkah dan aturan keselamatan. Aspek bahasa berkembang ketika anak mendengar instruksi dan menjawab pertanyaan dari guru atau pelatih. Aspek sosial tampak ketika anak menunggu giliran dan bekerja dalam kelompok. Aspek emosional muncul saat anak mencoba mengelola rasa tegang atau bangga setelah berhasil. Aspek moral terlihat dari sikap patuh pada aturan dan menghargai giliran teman.Kegiatan dilaksanakan dengan alur yang jelas. Guru memulai dengan memberikan pijakan tentang apa saja yang akan dilakukan dan aturan yang harus dipahami anak. Setelah itu, guru dan anak berjalan menuju lapangan dengan bantuan tali agar barisan tetap rapi dan mudah diawasi. Setiba di lokasi, mereka menyapa pelatih lalu melakukan pemanasan bersama. Pelatih kemudian membagi anak ke dalam kelompok sesuai kelas. Anak mencoba memanah secara bergantian dengan panduan langsung dari pelatih agar tetap aman dan terarah.Dengan cara ini, kegiatan memanah bukan hanya melatih fisik, tetapi juga membangun disiplin, keberanian, dan kemampuan bekerja sama. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan dan bermanfaat bagi perkembangan anak secara menyeluruh.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

Keikutsertaan Pramuka SMP Al-Siddiq International dalam KOMPAS 2025

SMP Al-Siddiq International turut berpartisipasi dalam Kompetisi Penggalang Aksi (KOMPAS) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 14 Desember 2025, bertempat di Lapangan Mini Kecamatan Pondokgede, dan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Ajang KOMPAS 2025 menjadi sarana pembinaan karakter, keterampilan, dan sportivitas bagi Pramuka Penggalang. Dalam kompetisi ini, tim Pramuka SMP Al-Siddiq International mengikuti berbagai lomba kepramukaan, di antaranya hasta karya, pionering, dan yel-yel. Seluruh rangkaian lomba menuntut kerja sama regu, kreativitas, ketepatan teknik, serta kekompakan—nilai-nilai yang sejalan dengan semangat Gerakan Pramuka. Adapun keikutsertaan dalam KOMPAS 2025 diwakili oleh siswa-siswi terbaik dari regu putra dan putri, yaitu: Regu Putra Regu Putri Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme, disiplin, dan semangat juang yang tinggi. Baik regu putra maupun putri tampil maksimal dalam setiap mata lomba, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Hasil penilaian dari seluruh lomba kemudian diakumulasikan untuk menentukan peringkat akhir. Berkat kerja keras dan kekompakan tim, SMP Al-Siddiq International berhasil meraih Juara Regu Terbaik Peringkat Ketiga (Putra) serta Juara Harapan 3 (Putri). Capaian ini menjadi kebanggaan sekolah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan. Keikutsertaan dalam KOMPAS 2025 tidak hanya menghadirkan prestasi, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa di luar kelas—menumbuhkan kepemimpinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, SMP

SMP Al-Siddiq International Gelar Computer-Based Test (CBT) SAS Semester 1 Tahun Ajaran 2025/2026

SMP Al-Siddiq International melaksanakan Computer-based Test (CBT) untuk Sumatif Akhir Semester (SAS) Semester 1 Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ujian ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 8 Desember hingga Jum’at, 12 Desember 2025, dengan pelaksanaan yang tertib, aman, dan terstruktur.Setiap hari, rangkaian kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan pembelajaran Al-Qur’an yang dibimbing oleh ustadz dan ustadzah masing-masing. Kegiatan ini menjadi penguatan karakter dan spiritual siswa sebelum menghadapi ujian. Selanjutnya, ujian dimulai pukul 07.45 WIB dan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.Pelaksanaan SAS Semester 1 menggunakan sistem ujian berbasis komputer, di mana siswa mengerjakan soal melalui perangkat komputer yang telah disiapkan sekolah. Sistem ini didukung oleh aplikasi Safe Exam Browser (SEB) dan website Learning Management System (LMS) sekolah, sehingga proses ujian berlangsung lebih terkontrol dan minim gangguan.Penggunaan sistem CBT ini memiliki sejumlah keunggulan, antara lain meningkatkan kejujuran dan keamanan ujian karena akses aplikasi lain dibatasi, mempercepat proses penilaian, mengurangi penggunaan kertas, serta melatih siswa untuk terbiasa dengan teknologi digital yang relevan dengan perkembangan pendidikan masa kini.Meskipun demikian, tidak semua mata pelajaran dilaksanakan secara berbasis komputer. Untuk mata pelajaran Seni Budaya, siswa mengikuti ujian praktik menggambar dan melukis secara langsung di atas media kertas, sehingga kreativitas dan keterampilan seni dapat dinilai secara optimal. Sementara itu, mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dilaksanakan melalui praktik olahraga secara langsung, menilai kemampuan fisik, keterampilan gerak, serta sportivitas siswa.Selama masa pelaksanaan ujian, siswa diizinkan pulang pada pukul 13.00 WIB agar dapat beristirahat dengan cukup dan menjaga kondisi fisik serta mental. Dengan pengaturan waktu yang baik, diharapkan siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian SAS dengan optimal.Melalui pelaksanaan CBT SAS Semester 1 ini, SMP Al-Siddiq International menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai keislaman, teknologi, dan kualitas pendidikan, guna mencetak generasi yang berakhlak mulia, cakap digital, dan siap menghadapi tantangan masa depan.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Angka, Puzzle, dan Lingkaran: Hari Asesmen yang Seru di TK B Al Siddiq

Asesmen matematika ini dirancang untuk melihat pemahaman dasar anak dalam mengenali angka, pola, ukuran, dan hubungan antar objek. Kegiatan ini berfokus pada kemampuan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia TK, khususnya keterampilan awal berhitung dan pengamatan bentuk. Asesmen dilakukan secara sederhana agar anak tetap merasa nyaman dan dapat menunjukkan kemampuan mereka dengan wajar.Peserta kegiatan ini adalah murid TK B Al Siddiq. Anak-anak berada pada usia yang sedang aktif mengeksplorasi, sehingga asesmen dibuat menarik dan mudah diikuti. Setiap tugas disesuaikan dengan kemampuan mereka, baik yang sudah lancar berhitung maupun yang masih membutuhkan bantuan visual.Kegiatan berlangsung di dalam kelas, lingkungan yang sudah akrab bagi anak. Suasana yang familiar membantu mereka lebih tenang dan fokus. Ruang kelas juga memungkinkan guru memantau setiap anak sekaligus memberi dukungan ketika diperlukan.Asesmen dilakukan pada 9 Desember 2025. Pemilihan hari ini disesuaikan dengan jadwal belajar agar tidak mengganggu rutinitas lain. Dengan jadwal yang jelas, guru dapat menyiapkan alat, lembar kerja, dan pengaturan kelompok kecil untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.Tujuan asesmen ini berkaitan dengan enam aspek perkembangan anak. Pertama, perkembangan kognitif, yaitu kemampuan mengenali angka, membedakan ukuran, dan memahami urutan. Kedua, perkembangan motorik halus melalui kegiatan menulis angka, menggambar lingkaran, dan menyusun puzzle. Ketiga, perkembangan bahasa karena anak perlu memahami instruksi dan mungkin menjelaskan jawabannya. Keempat, perkembangan sosial saat anak menunggu giliran dan bekerja dalam kelompok kecil. Kelima, perkembangan emosional yang muncul ketika anak belajar mengelola rasa percaya diri dan kesabaran. Keenam, perkembangan moral melalui sikap tertib, bergiliran, serta menyelesaikan tugas dengan jujur.Pelaksanaan asesmen dilakukan secara bertahap. Guru memulai dengan mencontohkan cara mengerjakan lembar kerja agar anak memiliki gambaran yang jelas. Saat menunggu giliran dipanggil, anak mengerjakan lembar kerja yang berisi latihan menulis angka 1 sampai 20 serta menggambar lingkaran sesuai jumlah yang ditentukan. Setiap tiga anak akan dipanggil untuk mengikuti asesmen inti, yaitu menyusun puzzle dan mengurutkan benda dari ukuran kecil ke besar. Pola ini membantu guru mengamati kemampuan tiap anak secara lebih dekat tanpa membuat mereka merasa terburu-buru.Dengan pendekatan seperti ini, asesmen bukan hanya sekadar penilaian, tetapi juga kesempatan bagi anak untuk belajar dan menunjukkan kemampuannya dalam suasana yang positif dan terarah.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Keceriaan Fun Sport Mengisi Hari Setelah SAS di SD Al Siddiq International

SD Al Siddiq International kembali menghadirkan suasana ceria dan penuh energi melalui kegiatan Fun Sport yang digelar setelah penyelesaian SAS Semester 1. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Senin hingga Rabu, tanggal 8–10 Desember 2025, dan seluruh rangkaiannya dipusatkan di lapangan sekolah.Setelah melalui proses evaluasi belajar selama satu minggu, para siswa disambut dengan berbagai permainan yang menyenangkan. Sejak hari pertama, antusiasme anak-anak terlihat sangat tinggi. Mereka mengikuti beragam permainan seperti bakiak, shaking ball, estafet air, blow the glass, estafet sedotan, estafet kemeja, dan masih banyak permainan menarik lainnya. Setiap permainan dirancang untuk mendorong kekompakan, ketangkasan, serta kemampuan koordinasi motorik anak, sekaligus menjadi sarana penyegar setelah ujian.Suasana di lapangan sekolah selama kegiatan berlangsung sangat meriah. Sorak-sorai penyemangat dari teman-teman sekelas membuat pertandingan semakin hidup. Guru-guru pun turut memberikan dukungan serta memastikan setiap aktivitas berjalan aman dan menyenangkan. Banyak momen lucu dan berkesan terjadi, terutama ketika siswa bekerja sama dalam permainan estafet yang membutuhkan kerja tim dan strategi.Puncak dari rangkaian kegiatan Fun Sport berlangsung pada hari Rabu, yaitu lomba Ranking 1 di setiap kelas. Dalam permainan ini, anak-anak berlomba menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat untuk mempertahankan posisi hingga menjadi peringkat pertama. Suasana kompetitif yang sehat terlihat jelas, namun tetap dibalut dengan keceriaan dan saling menghargai. Para pemenang pun mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan semangat mereka.Selama tiga hari berlangsungnya kegiatan Fun Sport, wajah-wajah ceria memenuhi area sekolah. Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan setelah ujian, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar siswa, mengasah sportivitas, serta menumbuhkan nilai kerja sama.Dengan berakhirnya rangkaian Fun Sport pada 10 Desember 2025, SD Al Siddiq International menutup kegiatan ini dengan penuh kebahagiaan. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa dan diharapkan dapat menjadi kenangan manis yang menambah semangat mereka menyambut kegiatan pembelajaran berikutnya.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Uncategorized

Pelaksanaan Munaqosyah Hifzhul Qur’an di SMP Al-Siddiq International

SMP Al-Siddiq International kembali menggelar kegiatan Munaqosyah Hifzhul Qur’an sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai Qur’ani bagi seluruh peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan Sekolah mulai tanggal 24 hingga 28 November 2025, dengan suasana yang khusyuk, tertib, dan penuh semangat dari para peserta.Selama lima hari pelaksanaan, siswa dan siswi datang bergiliran ke lokasi munaqosyah untuk diuji hafalan Al-Qur’annya secara langsung. Mereka membaca di hadapan para guru Qur’an, yang bertindak sebagai penguji dengan standar penilaian yang ketat dan profesional.Tim penguji dipimpin oleh Ust. Ahmad Toha, M.Ag., dengan para penguji lainnya:Ust. Abdul Aziz, S.Pd., Ustadzah Retno Suzanne Handayani, Lc., Ustadzah Mila Febri Wahyuni, Lc., dan Ustadzah Diah Santikawati, S.Pd.Para penguji tidak hanya menilai ketepatan hafalan, tetapi juga kelancaran bacaan, ketepatan tajwid, panjang-pendek (mad), serta makhorijul huruf. Dengan demikian, peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan mengingat, tetapi juga kualitas dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar.Munaqosyah ini merupakan salah satu bentuk komitmen SMP Al-Siddiq International dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang dekat dengan ayat-ayat suci. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap peserta didik tidak hanya menghafal, tetapi juga mencintai dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.Kegiatan tahunan ini juga menjadi momen evaluasi dan motivasi bagi peserta didik dalam meningkatkan hafalan serta memperbaiki kualitas bacaannya. Dengan dukungan para guru Qur’an yang berkompeten, SMP Al-Siddiq International terus berupaya melahirkan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa Qur’ani.By Umair Shoddiq, S.I.kom

Kegiatan, TK

Serunya Melatih Fokus dan Ketangkasan di Kelas Physical Education

Pelajaran Physical Education kali ini dirancang untuk melatih fokus, ketangkasan, dan kemampuan mengikuti instruksi. Kegiatan dibuat sederhana tapi menarik agar anak dapat bergerak aktif tanpa merasa terbebani. Latihan ini memberi ruang bagi anak untuk bermain sambil belajar mengendalikan gerakan tubuh mereka.Pesertanya adalah murid TK B Al Siddiq. Anak-anak pada usia ini sangat energik dan suka tantangan fisik kecil, sehingga permainan yang melibatkan gerak cepat dan respon terhadap instruksi sangat cocok untuk mereka. Dengan pendampingan yang tepat, kegiatan seperti ini membantu mereka mengembangkan keterampilan dasar yang penting.Kegiatan dilakukan di lapangan indoor Al Siddiq International pada 5 Desember 2025. Lapangan yang luas dan aman memberi cukup ruang bagi anak untuk bergerak bebas, berlari kecil, dan bereaksi terhadap aba-aba tanpa risiko saling bertabrakan. Lingkungan indoor juga membuat kegiatan tetap nyaman meskipun cuaca berubah.Tujuan kegiatan ini berkaitan dengan enam aspek perkembangan anak. Dari aspek motorik kasar, anak belajar berlari, membungkuk, dan bergerak cepat saat mengikuti instruksi. Dari motorik halus, mereka belajar mengontrol gerakan tangan ketika mengambil bola. Dari aspek kognitif, anak berlatih memilah instruksi, mengingat urutan, dan merespon dengan cepat. Dari aspek sosial, mereka bekerja dalam kelompok dan belajar menunggu giliran. Aspek bahasa berkembang saat anak mendengar dan memahami instruksi guru. Dari aspek emosional dan moral, anak belajar mengendalikan antusiasme, menghargai aturan, serta menjaga permainan tetap sportif.Pelaksanaannya dimulai dengan permainan kefokusan dan ketangkasan. Guru membagi anak menjadi dua kelompok lalu menyiapkan cone dengan bola kasti di atasnya. Guru memberikan instruksi seperti “sentuh kepala”, “sentuh pundak”, “sentuh kaki”, dan “ambil bolanya”. Anak harus mendengarkan dengan saksama dan bergerak sesuai aba-aba. Permainan ini melatih anak agar fokus mendengar, tidak bergerak asal menebak, dan mengikuti instruksi sampai selesai.Dengan alur kegiatan yang sederhana namun terarah, pelajaran Physical Education ini menjadi kesempatan bagi anak untuk bergerak aktif sambil belajar fokus, disiplin, dan kerjasama. Anak tidak hanya menikmati permainan, tetapi juga berkembang dalam berbagai aspek yang penting untuk tahap usia mereka.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Laksanakan Kegiatan Sumatif Akhir Semester 1 T.A. 2025-2026

SD Al Siddiq International melaksanakan kegiatan Sumatif Akhir Semester (SAS) Semester 1 Tahun Ajaran 2025–2026 dengan tertib dan lancar. Pelaksanaan SAS berlangsung mulai hari Senin hingga Jumat, tanggal 1–5 Desember 2025. Selama lima hari tersebut, seluruh rangkaian kegiatan ujian berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.Siswa mengikuti SAS dengan penuh antusias dan kedisiplinan. Setiap hari mereka datang tepat waktu, mempersiapkan diri, dan melaksanakan ujian sesuai mata pelajaran yang telah dijadwalkan. Suasana pelaksanaan ujian berlangsung kondusif, tertib, dan nyaman, sehingga membantu siswa untuk lebih fokus dalam mengerjakan soal.Guru-guru turut berperan aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan SAS, mulai dari pengawasan ujian, mengoreksi jawaban siswa, melakukan analisis soal, hingga mempersiapkan laporan hasil belajar. Komitmen guru dalam menjaga kualitas pelaksanaan ujian menjadi salah satu faktor penting terselenggaranya SAS dengan baik.Sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah memberikan dukungan dan kerja sama selama pelaksanaan SAS Semester 1. Diharapkan hasil dari SAS ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan proses pembelajaran serta mengembangkan potensi siswa secara optimal di semester berikutnya.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

SMP Al-Siddiq International Gelar Profession Day untuk Kenalkan Dunia Kerja kepada Peserta Didik

SMP Al-Siddiq International kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bagi para peserta didiknya melalui acara Profession Day, yang diselenggarakan pada Selasa, 25 November 2025, bertempat di ruang multifungsi lantai 3. Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa serta sejumlah wali murid yang hadir sebagai narasumber.Profession Day merupakan program yang dirancang untuk memberikan wawasan kepada peserta didik mengenai berbagai profesi masa kini. Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar langsung dari para profesional yang berpengalaman, sekaligus menumbuhkan motivasi dan cita-cita sejak dini.Narasumber pertama adalah Dr. Dwi Ajeng Rembulan, Sp.OG., seorang dokter spesialis yang berkarier dalam bidang perawatan dan kecantikan. Beliau juga merupakan ibunda dari Muhammad Adhyatama Athallah, murid kelas 9 Putra SMP Al-Siddiq International.Dalam pemaparannya, Dr. Dwi Ajeng menjelaskan berbagai hal menarik tentang profesi dokter spesialis, mulai dari bidang ilmu yang dipelajari, proses pendidikan yang harus dijalani, hingga tantangan dan keindahan dalam menjalani profesinya. Penjelasan beliau membuka wawasan siswa mengenai luasnya dunia medis dan peluang yang ada di dalamnya.Sesi dilanjutkan bersama Bapak Firmansyah, seorang videographer, fotografer, dan content creator profesional yang telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar, termasuk Gojek. Beliau adalah ayah dari Kamayla Zavnura Nur Izzati, siswi kelas 7 Putri.Bapak Firmansyah memperkenalkan beragam aspek dalam dunia kreatif digital, mulai dari teknik dasar videografi, proses pembuatan konten, hingga peluang karier yang tumbuh pesat di era teknologi saat ini. Siswa tampak sangat antusias, terutama ketika beliau menunjukkan contoh hasil karya dan berbagi tips kreatif.Acara semakin hidup ketika peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para narasumber. Berbagai pertanyaan menarik muncul dari siswa-siswi, mulai dari proses pendidikan, pengalaman kerja, hingga tantangan yang dihadapi dalam setiap profesi. Suasana interaktif ini menjadi momen berharga untuk menggugah rasa ingin tahu serta menumbuhkan semangat belajar.Kegiatan Profession Day ditutup dengan pembacaan do’a bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran acara. Setelah itu, seluruh narasumber, guru, dan peserta didik melakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kenangan yang berharga.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Serunya Belajar Aturan Menyeberang Lewat Kegiatan Seni

Pelajaran Art & Creativity kali ini menggabungkan kegiatan seni dengan pembelajaran tentang keselamatan saat menyebrang. Anak tidak hanya membuat karya, tetapi juga memahami situasi sehari-hari yang dekat dengan mereka. Dengan cara ini, seni menjadi sarana untuk belajar hal yang penting dalam kehidupan nyata.Peserta kegiatan adalah murid TK B Al Siddiq. Mereka berada pada tahap perkembangan yang kaya imajinasi dan cepat menangkap hal baru. Karena itu, kegiatan seni yang dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari membantu mereka menghubungkan apa yang mereka lihat, dengar, dan lakukan.Kegiatan ini berlangsung di dalam kelas pada 5 Desember 2025. Lingkungan kelas yang familiar membuat anak lebih nyaman bereksplorasi. Ruang yang aman dan tertata juga memudahkan guru menyiapkan bahan, memutar video, dan mendampingi anak selama proses membuat miniatur.Tujuan kegiatan ini berkaitan dengan enam aspek perkembangan anak. Dari aspek kognitif, anak belajar membandingkan perilaku aman dan tidak aman saat menyebrang serta mengenali komponen penting seperti zebra cross dan lampu lalu lintas. Dari aspek bahasa, anak mengungkapkan pendapat, menjawab pertanyaan, dan menyebutkan perbedaan dari video yang ditonton. Dari motorik halus, mereka berlatih menggunting, menempel, dan merangkai miniatur lampu penyeberangan. Dari aspek sosial, anak belajar berdiskusi dan bekerja bersama teman. Dari aspek emosional, anak belajar percaya diri saat menyampaikan jawaban. Dari aspek moral, mereka memahami aturan keselamatan yang penting dan belajar menerapkannya.Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pertanyaan pemantik dari guru: “Kalau mau nyebrang itu bagaimana ya?”. Pertanyaan ini membantu anak mengingat pengalaman mereka sendiri. Setelah itu, guru memutar dua video yang menunjukkan perilaku baik dan perilaku sembarangan saat menyebrang. Anak diminta menyebutkan perbedaannya. Guru kemudian mengajak mereka menyebutkan komponen yang perlu diperhatikan saat menyebrang, seperti zebra cross dan lampu penyeberangan. Sebagai penutup, guru dan anak membuat miniatur lampu penyeberangan 3D. Kegiatan ini memberi kesempatan anak menuangkan pemahaman mereka ke dalam bentuk karya seni.Dengan pendekatan seperti ini, pelajaran Art & Creativity menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna. Anak tidak hanya membuat sesuatu yang menarik, tetapi juga belajar memahami lingkungan dan cara menjaga keselamatan diri.By Inka Amalia, S.Pd