Al Siddiq International School

Author name: Al Siddiq International

Kegiatan, SD

Semangat Kewirausahaan Sejak Dini di Market Day SD Al Siddiq International

Kegiatan Market Day di SD Al Siddiq International kembali digelar dengan penuh keceriaan dan antusiasme. Tahun ini, Market Day dilaksanakan dalam empat sesi berbeda agar seluruh siswa dapat berpartisipasi secara maksimal. Bertempat di lantai 4 sekolah, kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB dan berjalan dengan sangat meriah di setiap sesinya.Sesi pertama dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, yang diikuti oleh kelas 3A, 5, dan 6. Sejak pagi, para siswa sudah sibuk menata meja dan menghias stan jualan mereka agar terlihat menarik. Beragam produk seperti makanan ringan, minuman segar, hingga kreasi olahan rumahan dipajang dengan rapi. Para siswa belajar menawarkan dagangan dengan percaya diri serta melayani pembeli dengan ramah.Sesi kedua digelar pada Selasa, 3 Februari 2026, bersama kelas 3B, 2A, dan 2C. Suasana semakin hidup dengan berbagai variasi produk yang kreatif dan inovatif. Para siswa terlihat semakin terampil dalam berinteraksi dengan pembeli, menghitung uang, dan bekerja sama dalam tim. Tawa dan semangat memenuhi area kegiatan.Sesi ketiga berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, yang diikuti oleh kelas 3C, 2B, dan 2D. Antusiasme tetap terasa kuat. Setiap kelompok berusaha memberikan pelayanan terbaik dan mempromosikan produknya dengan cara yang unik. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata tentang tanggung jawab, kejujuran, dan kerja keras.Sesi terakhir dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, bersama kelas 1A dan 1B. Meskipun masih duduk di kelas bawah, semangat mereka tidak kalah besar. Dengan bimbingan guru, mereka belajar mengenal konsep jual beli secara sederhana, mulai dari menyebutkan harga hingga menerima pembayaran. Pengalaman ini menjadi momen berharga bagi mereka untuk belajar sambil bermain.Kegiatan Market Day ini benar-benar berlangsung sangat meriah. Seluruh siswa tampak bahagia dan bersemangat. Para guru dan staf di lingkungan Al Siddiq International turut serta berbelanja dan memberikan dukungan penuh kepada para siswa. Bahkan, siswa dari jenjang TK dan SMP di bawah naungan Al Siddiq International School juga ikut meramaikan acara dengan berbelanja, sehingga suasana kebersamaan semakin terasa hangat.Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang kewirausahaan, tetapi juga mengasah keterampilan komunikasi, manajemen sederhana, kreativitas, serta kerja sama tim. Market Day menjadi wadah pembelajaran kontekstual yang menyenangkan dan bermakna. Diharapkan, pengalaman ini dapat menumbuhkan jiwa mandiri dan semangat berwirausaha sejak dini pada diri setiap siswa, sekaligus mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar Al Siddiq International.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

Pelepasan Kepala Sekolah sebagai Bentuk Apresiasi Institusional oleh Komite Sekolah dan OSIS

Jumat, 27 Februari 2026 menjadi momentum yang sarat makna bagi keluarga besar Al-Siddiq International School. Bertempat di Masjid Al Siddiq International School lantai 2, acara pelepasan Kepala Sekolah, Mr. Yusuf Yudhana, S.Pd, dilaksanakan seusai dzikir bersama, menghadirkan suasana yang khidmat, reflektif, dan penuh haru.Lantunan dzikir yang menggema di ruang utama masjid tidak sekadar menjadi pembuka rangkaian acara, melainkan simbol bahwa setiap kepemimpinan dalam institusi pendidikan berpijak pada nilai spiritual dan tanggung jawab moral. Dari ruang yang penuh keberkahan itulah doa-doa dilangitkan, mengiringi transisi kepemimpinan yang telah menorehkan jejak sejarahnya sendiri.Apresiasi dan Refleksi Kepemimpinan Dalam sambutannya, perwakilan Komite Sekolah yang diwakili oleh Ibu Delta Jagad menyampaikan apresiasi mendalam kepada Mr. Yusuf Yudhana, S.Pd, atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.“Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah peradaban. Di tangan seorang pemimpinlah arah ditentukan dan budaya dibentuk. Terima kasih atas dedikasi yang tinggi selama ini demi memajukan Al-Siddiq International School.”Ungkapan tersebut merefleksikan penghargaan atas kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada capaian program, tetapi juga pada pembentukan kultur sekolah yang progresif dan berkarakter.Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Kepala Sekolah menyampaikan pesan yang menyentuh dan penuh ketulusan.“Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang tumbuhnya karakter dan cita-cita besar. Jika hari ini kita melihat anak-anak lebih percaya diri, lebih berakhlak, dan lebih berprestasi, itu adalah hasil kerja bersama.”Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, Komite Sekolah, serta seluruh siswa atas kolaborasi dan dukungan yang terjalin selama masa kepemimpinan. Baginya, setiap capaian yang diraih merupakan buah dari kebersamaan, bukan kerja individual semata.Perpisahan ini ditegaskan bukan sebagai akhir dari kebersamaan, melainkan perubahan peran dalam panggung pengabdian. Kepemimpinan boleh berganti, namun nilai dan semangat yang telah ditanamkan tidak boleh berhenti. Sekolah akan terus melangkah maju karena dibangun di atas fondasi kebersamaan, integritas, dan doa.Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin secara khidmat, memohon keberkahan atas setiap langkah pengabdian yang telah dilalui. Suasana haru semakin terasa ketika seluruh guru, siswa, dan Komite Sekolah saling bersalaman dan bermaaf-maafan dengan Kepala Sekolah. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya ikatan kekeluargaan yang telah terbangun—bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan perjumpaan hati yang dilandasi rasa hormat, terima kasih, dan doa tulus untuk keberlanjutan pengabdian di masa mendatang.di masa mendatang.By Retno Suzzane, Lc, M. Pd

Kegiatan, TK

Lampion dan Mozaik Penuh Warna untuk Ramadhan

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, murid TK A dan TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan kreatif membuat lampion dan gantungan mozaik berbentuk bulan dan bintang. Kegiatan ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. Dengan suasana kelas yang penuh semangat, mereka belajar sambil berkarya menggunakan tangan dan imajinasi mereka sendiri.Pembuatan lampion dilaksanakan pada hari Senin, 23 Februari 2025, di kelas masing-masing. Guru terlebih dahulu mencetak pola lampion yang sudah disiapkan. Anak-anak kemudian menghiasnya dengan memberi warna sesuai kreativitas mereka. Untuk TK A, tulisan “Ramadan Mubarak” sudah tersedia pada pola, sehingga mereka fokus mewarnai dan memperindah tampilannya. Sementara itu, murid TK B menulis sendiri “Ramadan Mubarak” menggunakan krayon sebelum menghias lampion mereka. Dalam prosesnya, murid TK A masih dibantu guru saat menggunting pola dan menempelkan bagian-bagiannya dengan lem. Adapun murid TK B melakukannya secara mandiri, dengan guru yang hanya mengarahkan langkah-langkahnya.Keesokan harinya, Selasa, 24 Februari 2026, kegiatan dilanjutkan dengan membuat gantungan mozaik bulan dan bintang. Guru menyiapkan kertas origami sebagai bahan utama mozaik dan mencetak pola bulan serta bintang. Anak-anak kemudian mengisi pola tersebut dengan tempelan potongan kertas warna-warni. Setelah seluruh permukaan tertutup rapi, hasil karya digunting mengikuti bentuknya dan diberi tali agar dapat digantung sebagai hiasan.Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan makna dan suasana Ramadhan kepada anak-anak sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan sesuai usia mereka. Selain itu, kegiatan ini juga melatih motorik halus melalui aktivitas mewarnai, menggunting, menempel, dan menulis. Anak-anak belajar mengikuti instruksi, bersabar menyelesaikan tugas, serta menumbuhkan rasa percaya diri ketika melihat hasil karya mereka selesai. Perbedaan tingkat kemandirian antara TK A dan TK B juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang disesuaikan dengan tahap perkembangan masing-masing.Melalui kegiatan membuat lampion dan mozaik ini, murid TK A dan TK B tidak hanya menghasilkan hiasan Ramadhan yang indah, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang berharga. Mereka belajar bekerja dengan rapi, bertanggung jawab terhadap tugasnya, dan menghargai hasil karya sendiri maupun teman-temannya. Suasana kelas pun terasa hangat dan penuh keceriaan, mencerminkan semangat menyambut Ramadhan dengan hati yang gembira.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Siswa SD Al Siddiq International Raih Banyak Gelar Juara di Aquatics Fun Swimming Competition 2026

Alhamdulillah, prestasi membanggakan kembali diraih para siswa dalam ajang Aquatics Fun Swimming Competition yang diselenggarakan oleh Insan Mandiri Festival pada Minggu, 8 Februari 2026. Kompetisi ini menjadi ajang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam cabang olahraga renang sekaligus melatih sportivitas, keberanian, dan rasa percaya diri.Dalam perlombaan yang diikuti oleh berbagai peserta dari sejumlah sekolah, para siswa tampil dengan penuh semangat dan determinasi. Berkat latihan yang konsisten serta dukungan dari orang tua dan guru, mereka mampu bersaing dengan baik dan meraih berbagai gelar juara di beberapa nomor pertandingan.Adapun daftar prestasi yang berhasil diraih adalah sebagai berikut:• Muhammad Rafa Azka Putra (3B)1st Place – Freestyle Kickboard2nd Place – Freestyle • Pangeran Prabayasa Kertadiwangsa (3A)2nd Place – Freestyle Kickboard3rd Place – Freestyle • Hisyam Abdar Attarazqa (2A)1st Place – Freestyle Kickboard • Zahir Arrafif Rahardiko (2A)1st Place – Freestyle1st Place – Breaststroke1st Place – Butterfly with Fins • Danish Attar Farabi (1A)2nd Place – 25m Freestyle Kickboard3rd Place – 25m Breaststroke • Giancalief Ajram Agasthya (Kelas 5)2nd Place – FreestylePrestasi ini menjadi bukti bahwa ketekunan, disiplin, dan kerja keras mampu menghasilkan capaian yang membanggakan. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat dan potensi diri, serta berani berkompetisi secara sehat di berbagai kesempatan yang akan datang.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd

Kegiatan, SMP

Menguatkan Fondasi Akademik Peserta Didik: Simulasi TKA Kelas IX TA 2025/2026 Al Siddiq International School

Rabu, 25 Februari 2026, peserta didik kelas IX Al Siddiq International School mengikuti kegiatan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan di laboratorium komputer sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dengan penuh kesiapan, berlangsung tertib, lancar, serta menunjukkan antusiasme dan kesungguhan yang tinggi dari para peserta.Simulasi TKA merupakan bagian dari program diagnostik dan penilaian awal kompetensi peserta didik pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK sebagai bentuk persiapan menghadapi TKA yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Asesmen ini dirancang sebagai parameter untuk menilai kemampuan akademik peserta didik secara objektif, terukur, dan komprehensif, sehingga memberikan gambaran capaian belajar yang lebih akurat.Pelaksanaan simulasi berbasis komputer ini tidak hanya bertujuan untuk membiasakan siswa dengan sistem ujian digital, tetapi juga menjadi sarana pemetaan kemampuan akademik secara sistematis. Melalui kegiatan ini, sekolah memperoleh data awal yang dapat dijadikan dasar dalam merancang strategi penguatan materi dan pendampingan belajar menjelang pelaksanaan TKA resmi.TKA memiliki peran strategis dalam perjalanan pendidikan peserta didik. Hasil TKA dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya, termasuk melalui jalur seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) serta berbagai jalur seleksi lainnya. Pada jenjang SMP, hasil TKA juga berpotensi dimanfaatkan sebagai salah satu pertimbangan masuk ke SMA/SMK melalui jalur prestasi, dengan tetap menyesuaikan kebijakan masing-masing pemerintah daerah.Peserta didik yang mengikuti TKA akan memperoleh Sertifikat Hasil TKA (SHTKA). Sertifikat ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seleksi pendidikan, sehingga menjadi dokumen akademik yang bernilai dalam mendukung keberlanjutan studi peserta didik.Kepala sekolah, Mr. Amal Dzikrullah, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan simulasi ini merupakan langkah strategis sekolah dalam menyiapkan siswa menghadapi tantangan akademik yang semakin kompetitif. Menurut beliau, kegiatan ini bertujuan untuk:• Membantu siswa memahami format dan karakter soal TKA;• Meningkatkan kemampuan manajemen waktu saat ujian;• Memberikan pengalaman autentik menghadapi asesmen berbasis komputer;• Meningkatkan kesiapan serta membangun rasa percaya diri siswa dalam menghadapi seleksi pendidikan di masa depan.Keberhasilan pelaksanaan simulasi ini mencerminkan kesiapan sarana dan prasarana sekolah, serta komitmen para pendidik dalam mendampingi peserta didik secara optimal. Diharapkan, melalui kegiatan ini, siswa kelas IX semakin matang secara akademik dan mental dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.Simulasi TKA ini menjadi bagian dari komitmen Al Siddiq International School dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, terukur, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada masa depan generasi yang berprestasi. By Retno Suzanne Handayani, Lc., M.Pd.

Aktivitas, Edukasi, Sekolah

Menguatkan Ruhiyah Pendidik: Program Ramadhan Guru Al Siddiq 1447 H

Dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan yang penuh makna, Al Siddiq International School menyelenggarakan program khusus bagi para guru bertajuk Program Ramadhan Guru Al Siddiq. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari mulai 23 Februari 2026 hingga 11 Maret 2026, pukul 13.00–14.00 WIB, bertempat di Masjid Al Siddiq. Program ini dirancang sebagai wadah penguatan spiritual (ruhiyah) bagi para pendidik, agar Ramadhan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah pribadi, tetapi juga menjadi sarana memperkokoh kualitas diri sebagai guru dan teladan bagi siswa. Tausiyah Ramadhan: Menyegarkan Hati dan Pikiran Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan ini adalah Tausiyah Ramadhan yang akan disampaikan oleh Ustadz Abdullah Haris, Lc., M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau akan membahas tema-tema seputar keutamaan Ramadhan, keikhlasan dalam beramal, serta peran guru sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai dan akhlak. Melalui kajian ini, diharapkan para guru semakin termotivasi untuk menjadikan Ramadhan sebagai madrasah perbaikan diri dan penguat komitmen dalam mendidik generasi Qur’ani. Tadarus Al-Qur’an Berjamaah Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan tadarus Al-Qur’an berjamaah. Suasana Masjid Al Siddiq yang khusyuk menjadi saksi lantunan ayat-ayat suci yang dibaca bersama oleh para guru. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kuantitas bacaan, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan dan kekompakan dalam kebaikan. Tadarus berjamaah menjadi momen refleksi dan tadabbur, mengingatkan kembali bahwa Al-Qur’an adalah sumber inspirasi utama dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Pembelajaran Tahsin Per Halaqah Untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, program ini juga menghadirkan pembelajaran tahsin yang dilaksanakan per halaqah (kelompok kecil). Setiap halaqah dipimpin oleh seorang musyrif dari ustadz atau ustadzah di lingkungan Al Siddiq. Dalam suasana yang lebih intensif dan terarah, para guru memperbaiki makharijul huruf, tajwid, serta kelancaran bacaan. Sistem halaqah ini memungkinkan pembelajaran yang lebih personal dan efektif, sehingga setiap peserta mendapatkan bimbingan sesuai kebutuhannya. Bergantian Setiap Hari, Konsisten Sepanjang Ramadhan Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara bergantian setiap harinya antara tausiyah, tadarus berjamaah, dan pembelajaran tahsin. Pola ini dirancang agar program berjalan dinamis, tidak monoton, serta tetap menjaga semangat peserta sepanjang Ramadhan. Dengan durasi satu jam setiap hari selepas aktivitas belajar mengajar, kegiatan ini menjadi oase spiritual di tengah kesibukan para guru. Ramadhan sebagai Madrasah bagi Pendidik Program Ramadhan Guru Al Siddiq menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas pendidikan dimulai dari peningkatan kualitas pendidiknya. Guru yang kuat secara spiritual akan lebih siap membimbing, menginspirasi, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada siswa. Semoga melalui kegiatan ini, para guru semakin dekat dengan Al-Qur’an, semakin kokoh dalam akhlak, serta semakin tulus dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan pembinaan—bagi siswa maupun bagi para guru yang menjadi teladan mereka.By Arief Firmansyah, S.Kom

Edukasi

Transformasi Digital di Sekolah: Sistem Absensi Barcode Siswa Al Siddiq International School

Di era digital yang terus berkembang, Al Siddiq International School menghadirkan inovasi dalam pengelolaan administrasi sekolah melalui sistem absensi digital berbasis scan barcode. Program ini menggunakan aplikasi Madani School System sebagai platform utama yang mengintegrasikan data kehadiran siswa secara real-time dan transparan. Praktis, Cepat, dan Akurat Setiap siswa memiliki kartu identitas yang dilengkapi dengan barcode unik. Saat tiba di sekolah, siswa cukup melakukan pemindaian (scan) barcode pada perangkat yang telah disediakan. Dalam hitungan detik, data kehadiran langsung tercatat dalam sistem tanpa perlu pencatatan manual. Metode ini tidak hanya mempercepat proses absensi, tetapi juga meminimalkan kesalahan pencatatan serta meningkatkan akurasi data. Sistem otomatis ini membantu pihak sekolah dalam memantau tingkat kedisiplinan dan kehadiran siswa secara lebih efektif. Laporan Langsung ke Orang Tua Salah satu keunggulan utama dari sistem ini adalah notifikasi otomatis kepada orang tua. Setiap kali siswa melakukan absensi masuk maupun pulang, laporan kehadiran akan langsung terkirim melalui aplikasi Madani School System. Dengan demikian, orang tua dapat mengetahui secara langsung waktu kedatangan dan kepulangan putra-putrinya di sekolah. Fitur ini memberikan rasa aman dan ketenangan bagi orang tua, sekaligus memperkuat komunikasi antara sekolah dan keluarga. Transparansi data kehadiran juga menjadi bentuk akuntabilitas sekolah dalam memastikan keamanan dan kedisiplinan siswa selama berada di lingkungan pendidikan. Mendorong Disiplin dan Literasi Digital Penerapan absensi digital tidak hanya berfungsi sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi. Siswa belajar untuk lebih disiplin dalam mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap kehadiran mereka. Di sisi lain, penggunaan teknologi secara terarah membantu menumbuhkan literasi digital yang positif sejak dini. Bagi pihak sekolah, sistem ini memudahkan rekapitulasi data kehadiran harian, mingguan, hingga semesteran. Data yang tersimpan secara sistematis juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam pembinaan siswa. Komitmen Menuju Sekolah Modern dan Transparan Implementasi absensi digital berbasis barcode melalui Madani School System menjadi bukti komitmen Al Siddiq International School dalam menghadirkan layanan pendidikan yang modern, efisien, dan transparan. Inovasi ini selaras dengan visi sekolah untuk memadukan nilai-nilai Islami dengan kemajuan teknologi. Dengan sistem yang terintegrasi dan responsif, sekolah dan orang tua kini dapat bekerja sama lebih optimal dalam memantau perkembangan serta kedisiplinan siswa. Absensi bukan lagi sekadar rutinitas harian, melainkan bagian dari transformasi digital yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan profesional.By Arief Firmansyah, S. Kom

Sekolah

Seleksi PPDB TA 2026/2027: Tes Kemampuan Akademik dan Observasi Calon Siswa Al Siddiq International School

Pada Sabtu, 7 Februari 2026, Al Siddiq International School menyelenggarakan rangkaian Tes Kemampuan Akademik dan Tes Observasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini diikuti oleh calon siswa jenjang TK, SD, dan SMP yang telah mendaftarkan diri sebagai bagian dari proses seleksi masuk. Sejak pagi hari, suasana sekolah telah dipenuhi oleh calon siswa yang datang bersama orang tua. Dengan wajah penuh semangat dan harapan, para peserta bersiap mengikuti tahapan seleksi yang dirancang untuk memetakan kesiapan belajar sekaligus mengenal potensi masing-masing anak secara lebih menyeluruh. Tes Kemampuan Akademik Untuk jenjang SD dan SMP, tes kemampuan akademik meliputi materi dasar sesuai tingkat perkembangan siswa, seperti literasi, numerasi, serta pemahaman konsep dasar pelajaran. Soal-soal disusun untuk mengukur kemampuan berpikir logis, pemahaman instruksi, serta kesiapan mengikuti pembelajaran di lingkungan sekolah yang berstandar internasional. Sementara itu, bagi calon siswa TK, pendekatan yang digunakan lebih sederhana dan menyenangkan. Penilaian difokuskan pada kemampuan dasar seperti mengenal huruf dan angka, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan mengikuti aktivitas pembelajaran di kelas. Tes Observasi dan Wawancara Selain tes akademik, sekolah juga melaksanakan tes observasi. Pada sesi ini, tim penguji mengamati aspek perkembangan anak, seperti kemandirian, kemampuan bersosialisasi, konsentrasi, serta respons terhadap instruksi guru. Khusus untuk jenjang TK, observasi dilakukan melalui kegiatan bermain terarah agar anak tetap merasa nyaman dan tidak tertekan. Bagi calon siswa SD dan SMP, sesi wawancara turut dilaksanakan untuk menggali motivasi belajar, minat, serta dukungan dari keluarga. Orang tua juga mendapatkan kesempatan berdialog dengan pihak sekolah guna memahami visi, misi, serta program unggulan yang ditawarkan. Seleksi yang Humanis dan Komprehensif Proses seleksi PPDB di Al Siddiq International School tidak semata-mata berorientasi pada hasil nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan mental, karakter, serta potensi perkembangan jangka panjang siswa. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif. Panitia dan guru berupaya menciptakan suasana yang ramah agar anak-anak merasa percaya diri selama mengikuti tes. Orang tua pun menyambut baik proses seleksi yang transparan dan profesional ini. Melalui kegiatan Tes Kemampuan Akademik dan Observasi PPDB TA 2026/2027 ini, diharapkan Al Siddiq International School dapat menjaring calon siswa terbaik yang siap tumbuh dan berkembang bersama dalam lingkungan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.By Arief Firmansyah, S. Kom

Kegiatan, TK

Sambut Ramadhan dengan Karya: Kegiatan Online Murid TK Al Siddiq International

Pada Rabu dan Kamis, 18 dan 19 Februari 2026, murid TK Al Siddiq International melaksanakan pembelajaran online menggunakan LMS. Kegiatan ini dilakukan dari rumah masing-masing dengan cara mengerjakan dan mengumpulkan tugas dalam bentuk video melalui platform LMS yang telah disediakan sekolah. Meskipun sedang dalam masa libur menjelang bulan puasa, proses belajar tetap berjalan dengan cara yang lebih fleksibel dan kreatif.Sebelumnya, pada Senin, 16 Februari 2026, wali kelas telah memberikan pengumuman kepada orang tua mengenai rencana pembelajaran online tersebut. Dalam pengumuman itu dijelaskan secara rinci tugas-tugas yang perlu dibuat oleh anak-anak, lengkap dengan petunjuk pengerjaan dan batas waktu pengumpulan. Orang tua diminta untuk mendampingi putra-putrinya selama proses pembuatan tugas, sekaligus membantu dalam proses perekaman dan pengunggahan video ke LMS.Pada hari Rabu, anak-anak mendapatkan tugas untuk membuat video ucapan menyambut bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini, mereka belajar menyampaikan kalimat sederhana dengan percaya diri, sekaligus memahami makna datangnya bulan suci. Setiap anak merekam video ucapan dengan gaya dan ekspresi masing-masing. Ada yang tampil sambil tersenyum malu-malu, ada pula yang penuh semangat menyampaikan doa dan harapan menyambut Ramadhan.Kemudian pada hari Kamis, tugas dilanjutkan dengan membuat Ramadan card. Anak-anak diajak berkreasi membuat kartu bertema Ramadhan menggunakan bahan yang ada di rumah. Proses pembuatan kartu direkam dalam bentuk video, mulai dari menyiapkan alat dan bahan, menghias kartu, hingga menunjukkan hasil akhirnya. Setelah selesai, anak-anak juga membuat video presentasi sederhana untuk menjelaskan karya mereka. Kegiatan ini melatih kreativitas, motorik halus, serta keberanian berbicara di depan kamera.Pembelajaran menggunakan LMS dengan sistem pengumpulan video memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, agar kegiatan belajar tetap terstruktur meskipun sedang libur sebelum puasa. Kedua, melatih kemandirian dan tanggung jawab anak dalam menyelesaikan tugas. Ketiga, membangun kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah. Selain itu, penggunaan LMS juga membantu anak dan orang tua semakin terbiasa dengan teknologi secara positif dan terarah.By Inka Amalia, S. Pd

Sekolah

Tarhib Ramadan dan Solidaritas Palestina: Kajian Wali Murid di Masjid Al Siddiq

Pada Kamis, 5 Februari 2026, suasana Masjid Al Siddiq terasa hangat dan penuh kekhusyukan. Para wali murid berkumpul dalam kegiatan kajian rutin yang kali ini mengangkat tema Tarhib Ramadan sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ruhiyah sekaligus mempererat ukhuwah antara orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah. Kajian disampaikan oleh Ustadz Abdul Haris, Lc., M.Pd yang membawakan materi tentang pentingnya menyambut Ramadan dengan persiapan iman, ilmu, dan amal. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum perubahan diri. Tarhib Ramadan berarti menyambut bulan suci dengan hati yang rindu, persiapan yang matang, serta komitmen untuk meningkatkan kualitas ibadah. Beliau mengajak para wali murid untuk mulai mempersiapkan diri dan keluarga sejak sekarang—memperbaiki kualitas shalat, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, menjaga lisan, serta membangun suasana rumah yang kondusif untuk ibadah. Orang tua memiliki peran sentral sebagai teladan bagi anak-anak dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Ramadan. Dengan persiapan yang baik, diharapkan Ramadan tidak berlalu begitu saja, tetapi meninggalkan jejak perubahan yang nyata dalam kehidupan keluarga. Tidak hanya diisi dengan tausiyah, kegiatan kajian kali ini juga menghadirkan sesi penggalangan dana untuk solidaritas Palestina. Ustadz Azmi menyampaikan kondisi terkini saudara-saudara kita di Palestina serta pentingnya menumbuhkan kepedulian dan empati sebagai bagian dari ukhuwah Islamiyah. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para wali murid untuk mengambil bagian dalam membantu, baik melalui doa maupun dukungan materi. Alhamdulillah, ajakan tersebut disambut dengan antusias oleh para peserta. Dengan penuh keikhlasan, wali murid berpartisipasi dalam penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Momen ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang peningkatan ibadah personal, tetapi juga tentang memperluas kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama, terutama bagi mereka yang tengah menghadapi ujian dan kesulitan. Kegiatan kajian wali murid ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menyambut Ramadan 1447 H dengan kesiapan yang lebih baik—baik secara spiritual maupun sosial. Semoga semangat Tarhib Ramadan yang telah ditanamkan dalam kajian ini dapat terus tumbuh di setiap rumah, menghadirkan keluarga yang lebih dekat kepada Allah SWT serta lebih peka terhadap kebutuhan umat.By Arief Firmansyah, S. Kom

Kegiatan, SMP

Pesantren Ramadhan 1447H : Menjadikan Ramadhan Sebagai Madrasah Perubahan dan Hijrah Digital

Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan yang bermakna, SMP menyelenggarakan Pesantren Ramadhan selama tiga hari, Rabu-Jum’at, 18–20 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 hingga kelas 9 SMP dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom.Meskipun dilaksanakan secara online, kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh semangat. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias sebagai bentuk komitmen untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perbaikan diri.Hari PertamaMateri hari pertama disampaikan oleh Ust. Ahmad Toha, M.Ag dengan tema:“Ramadhan: Bulan Upgrade Diri, Bukan Sekadar Lapar dan Haus.”Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana melatih kesabaran, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas ibadah. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan “level” diri menjadi pribadi yang lebih disiplin, lebih santun, dan lebih dekat kepada Allah SWT.Beliau juga mengajak siswa untuk memanfaatkan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki kebiasaan, mulai dari menjaga shalat tepat waktu, memperbanyak membaca Al-Qur’an, hingga menjaga lisan dan sikap dalam pergaulan.Hari KeduaMateri hari kedua disampaikan oleh Ust. Abdul Aziz, S.Pd dengan tema:“Ramadhan: Madrasah Perubahan.”Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Ramadhan adalah sekolah kehidupan yang mengajarkan pengendalian diri, tanggung jawab, dan konsistensi dalam berbuat baik. Nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadhan seharusnya tidak berhenti setelah bulan suci berakhir, tetapi menjadi karakter yang melekat dalam diri seorang pelajar muslim. Beliau menekankan pentingnya integritas, adab kepada orang tua dan guru, menjaga ibadah harian, ramadahan bulan Latihan anggota tubuh seperti mata, lisan, telinga dan hati serta semangat untuk terus belajar dan berprestasi sebagai bagian dari perubahan positif.Hari KetigaPada hari terakhir, materi disampaikan olehUstz. Retno Suzanne Handayani, Lc., M.Pd dengan tema:“Detox Hati, Detox Gadget: From Scroll to Sujud, Hijrah Digital di Bulan Suci.”Dalam materinya, beliau mengajak para siswa untuk melakukan detoks hati dari sifat malas, marah, dan lalai, serta detoks gadget dari penggunaan media sosial yang berlebihan. Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk mengubah kebiasaan “scrolling tanpa batas” menjadi “sujud yang berkualitas”.Beliau menekankan bahwa hijrah digital bukan berarti meninggalkan teknologi, tetapi menggunakannya secara bijak, produktif, dan bernilai ibadah. Pesan ini sangat relevan dengan kehidupan remaja di era digital saat ini.Quiz Interaktif dan ApresiasiSebagai penutup kegiatan, panitia mengadakan quiz interaktif yang berisi pertanyaan dari materi hari pertama hingga hari ketiga. Sesi ini berlangsung meriah karena para siswa berlomba menjawab dengan cepat dan tepat melalui fitur Zoom.Adapun siswa yang berhasil meraih hasil tertinggi dalam quiz Pesantren Ramadhan 1447 adalah: Richie, Shafa, Salma, Alvaro dan Kenzie.Kegiatan Pesantren Ramadhan ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, karakter yang kokoh, serta bijak dalam menggunakan teknologi.Semoga Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi madrasah perubahan dan awal hijrah menuju pribadi yang lebih baik.By :Retno Suzanne Handayani,Lc.M.Pd

Uncategorized

Dari Rumah Tetap Bermakna: Pembelajaran Online TK Al Siddiq International

Pada Jum’at, 20 Februari 2026, murid TK Al Siddiq International mengikuti pembelajaran online menggunakan Google Meet. Kegiatan ini dilaksanakan karena hari tersebut menjadi bagian dari libur menjelang bulan puasa. Meskipun tidak belajar di sekolah secara langsung, anak-anak tetap bisa bertemu wali kelas dan teman-temannya melalui layar. Suasana belajar tetap hangat dan menyenangkan walaupun dilakukan dari rumah masing-masing.Pembelajaran jarak jauh atau PJJ ini bertujuan agar proses belajar tidak terputus, meskipun sedang memasuki masa libur sebelum Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga semangat belajar anak-anak. Dengan tetap terhubung secara daring, anak-anak dapat mempertahankan kebiasaan baik seperti berdoa sebelum belajar dan murojaah. PJJ juga membantu orang tua tetap mengetahui perkembangan program sekolah, terutama menjelang kegiatan penting di bulan Ramadhan.Pada pukul 7.45 pagi, wali kelas sudah membagikan link Google Meet kepada seluruh orang tua melalui grup komunikasi kelas. Anak-anak kemudian bersiap mengikuti pembelajaran dari rumah masing-masing. Tepat pukul 8.15, kegiatan dimulai dengan jadwal pertama yaitu membaca doa sebelum belajar. Setelah itu, anak-anak melaksanakan murojaah bersama hingga pukul 8.45. Meskipun melalui layar, mereka tetap mengikuti dengan antusias dan penuh semangat.Setelah sesi murojaah selesai, kegiatan dilanjutkan kembali pada pukul 9.00 melalui Google Meet yang sama. Pada sesi ini, wali kelas mengadakan sosialisasi kepada orang tua. Materi yang disampaikan meliputi program tasmi dan munaqosyah di TK, rencana kegiatan selama bulan Ramadhan, serta penjelasan mengenai kartu absen. Sosialisasi ini penting agar orang tua memahami rangkaian program yang akan dijalankan dan dapat mendampingi anak-anak dengan baik di rumah.Dengan adanya pembelajaran online ini, komunikasi antara sekolah dan keluarga tetap terjaga. Anak-anak tetap mendapatkan pembinaan rohani dan akademik meskipun sedang dalam masa libur. Orang tua pun lebih siap mendukung program sekolah menjelang Ramadhan. Kegiatan sederhana melalui Google Meet ini menjadi bukti bahwa proses belajar bisa tetap berjalan, kapan pun dan di mana pun, selama ada kerja sama yang baik antara guru, murid, dan orang tua.By Inka Amalia, S. Pd