Al Siddiq International School

Kegiatan

Kegiatan, TK

Satu Malam Penuh Cerita: Kebersamaan Ramadan Murid TK Al Siddiq International

Pada Selasa, 10 Maret 2026 hingga Rabu, 11 Maret 2026, TK Al Siddiq International menyelenggarakan kegiatan Malam Kebersamaan Ramadhan yang diikuti oleh seluruh murid TK Al Siddiq International. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas TK serta area sekolah Al Siddiq International. Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan di sekolah, acara ini juga dirangkaikan dengan pembagian hadiah lomba Ramadhan yang telah diikuti oleh para murid sebelumnya. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan menjadi pengalaman baru yang berkesan bagi anak-anak.Kegiatan mabit ini bertujuan untuk mengenalkan pengalaman beribadah di bulan Ramadhan kepada anak-anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk belajar mandiri, memperkuat kebersamaan dengan teman-teman, serta menumbuhkan kebiasaan baik seperti berdoa, menjaga kebersihan diri, dan menjalankan ibadah bersama. Selain itu, pembagian hadiah lomba Ramadhan dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada murid-murid yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dalam berbagai kegiatan lomba selama bulan Ramadhan.Setelah rangkaian kegiatan buka puasa bersama selesai dan para orang tua berpamitan, anak-anak melanjutkan agenda mabit dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah di sekolah. Setelah itu, sebelum waktu tidur, anak-anak diperbolehkan menikmati snack tambahan yang mereka bawa dari rumah. Kegiatan ini membuat suasana semakin hangat dan menyenangkan karena anak-anak dapat berbagi cerita dan menikmati kebersamaan bersama teman-teman sekelas.Menjelang waktu tidur, anak-anak mempersiapkan diri dengan menyikat gigi dan mengganti pakaian tidur. Setelah itu, mereka bersama-sama membaca doa sebelum tidur. Beberapa kelas juga menyediakan sesi cerita sebelum tidur yang dibacakan oleh guru, sehingga anak-anak dapat beristirahat dengan perasaan tenang dan nyaman. Malam pun diisi dengan waktu istirahat hingga tiba saatnya bangun untuk sahur.Pada pukul 03.30 dini hari, anak-anak dibangunkan untuk bersiap sahur. Mereka diajak untuk buang air kecil dan mencuci muka agar lebih segar sebelum makan sahur bersama. Kegiatan sahur berlangsung hingga pukul 04.30. Setelah itu, anak-anak merapikan kembali peralatan tidur mereka sebelum bersiap melaksanakan salat Subuh berjamaah.Setelah shalat Subuh, anak-anak kembali menyikat gigi dan melanjutkan kegiatan pagi dengan senam ringan di area sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk menyegarkan tubuh setelah bangun pagi dan membuat suasana semakin ceria. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba Ramadhan kepada para murid yang telah berpartisipasi. Momen ini menjadi saat yang membahagiakan bagi anak-anak karena mereka menerima apresiasi atas usaha dan keberanian mereka selama mengikuti kegiatan lomba Ramadhan di sekolah. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, anak-anak dipersilakan untuk kembali kerumah pada pukul 7.00 pagi.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Belajar Berbagi Sejak Dini: Ramadan Ceria di TK Al Siddiq

Pada hari Selasa, 10 Maret 2026, TK Al Siddiq mengadakan kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan untuk anak yatim-piatu. Kegiatan ini diikuti oleh murid-murid TK Al Siddiq beserta wali murid. Acara dilaksanakan di kelas TK Al Siddiq dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menghadirkan momen Ramadan yang tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan berbagi kepada sesama.Kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara murid, orang tua, dan pihak sekolah. Selain itu, kegiatan santunan kepada anak yatim-piatu menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi sejak usia dini. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak yang lebih peduli dan penuh rasa syukur.Pada hari pelaksanaan, murid-murid TK Al Siddiq datang ke sekolah mulai pukul 16.00. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari direktur sekolah dan ketua komite. Setelah itu, para peserta mendapatkan siraman rohani melalui ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Dzakky. Ceramah tersebut berisi pesan tentang pentingnya berbagi, bersyukur, serta memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak kebaikan.Setelah sesi ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang dibawakan oleh murid-murid TK Al Siddiq dari kelas TK A hingga TK B1 dan TK B2. Penampilan ini menjadi salah satu momen yang membanggakan karena anak-anak dapat menunjukkan keberanian dan kemampuan mereka di hadapan orang tua dan para tamu. Suasana acara pun terasa semakin khidmat dan penuh semangat kebersamaan.Selanjutnya, murid-murid TK Al Siddiq bersalaman dengan anak-anak yatim yang hadir. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian bingkisan santunan berupa makanan ringan dan sembako kepada anak-anak yatim-piatu. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi para murid, karena mereka belajar untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama dengan cara yang sederhana namun bermakna.Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah. Setelah azan berkumandang, kegiatan berbuka puasa dimulai dengan air minum dan kurma. Setelah itu, seluruh peserta menikmati makan malam bersama. Kebersamaan saat makan malam menambah kehangatan suasana Ramadan di lingkungan sekolah.Setelah rangkaian kegiatan selesai, anak-anak yatim-piatu serta para wali murid berpamitan untuk pulang. Sementara itu, murid-murid TK Al Siddiq melanjutkan kegiatan dengan mabit di sekolah. Kegiatan ini menjadi penutup dari acara buka puasa bersama yang penuh makna, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dalam merasakan kebersamaan, belajar berbagi, dan mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

“Ramadhan Berbagi: Menebar Kepedulian dalam Bakti Sosial Al Siddiq International School 2026”

Dalam semangat kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam Islam, Al Siddiq International School menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Ramadhan pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa empati, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Al Siddiq International School, Mr. Ginandjar Citra Cimarga, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga belajar memahami nilai-nilai kepedulian sosial, empati, serta tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Sekolah, Mr. Amal Dzikrullah, M.Pd., yang menekankan pentingnya memaknai bulan suci Ramadhan sebagai waktu untuk memperkuat solidaritas dan memperbanyak amal kebaikan. Beliau juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak—mulai dari siswa, guru, hingga komite sekolah—yang telah berpartisipasi dalam terselenggaranya kegiatan bakti sosial ini.Sebagai simbol dimulainya kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan bakti sosial secara simbolis oleh Ketua Komite Sekolah, Bapak Triyoga, kepada Kepala Sekolah. Penyerahan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara sekolah dan komite dalam mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket bakti sosial kepada warga di sekitar lingkungan Al Siddiq International School. Yang istimewa, proses distribusi bantuan dilakukan langsung oleh para siswa SMP Al Siddiq secara bergiliran. Dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, para siswa menyerahkan paket bantuan kepada masyarakat, sehingga mereka dapat merasakan secara langsung makna berbagi dan melayani sesama. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Wajah-wajah bahagia tampak dari para penerima manfaat maupun para siswa yang terlibat. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi para siswa bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.Melalui kegiatan Bakti Sosial Ramadhan ini, Al Siddiq International School berharap dapat terus menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada para siswa, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara sekolah dan masyarakat sekitar.Ramadhan pun menjadi semakin bermakna ketika keberkahan dirasakan bersama, dalam semangat berbagi, peduli, dan menebar kebaikan.By Retno suzanne handayani ,Lc, M.Pd

Kegiatan, TK

Generasi Cilik Islami

Lomba Pildacil dan Lomba Mewarnai Kaligrafi menjadi rangkaian kegiatan yang diikuti oleh murid TK A dan TK B Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak usia dini. Melalui dua lomba ini, anak-anak diajak mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri sejak kecil.Lomba Pildacil dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026, bertempat di Masjid Al Siddiq International. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, di kelas masing-masing. Pemilihan tempat yang berbeda membuat suasana lomba terasa lebih variatif. Di masjid, anak-anak belajar tampil dengan suasana yang lebih resmi dan khidmat. Di kelas, mereka bisa lebih santai dan fokus pada karya yang dibuat.Pada Lomba Pildacil, MC memanggil nama anak satu per satu untuk maju ke depan. Setiap anak tampil mengenakan kostum spesial dan membawa properti yang telah disiapkan. Mereka menyampaikan materi sesuai topik yang sudah diberikan guru, yaitu tentang puasa, salat tarawih, dan Hari Raya Idul Fitri. Dengan cara ini, anak-anak belajar berbicara di depan umum, mengingat materi, serta menyampaikan pesan dengan berani dan penuh semangat.Adapun pada Lomba Mewarnai Kaligrafi, setiap anak menerima lembar kerja bergambar kaligrafi bertuliskan “Ramadhan”. Anak-anak kemudian mewarnai sesuai kreativitas masing-masing, dengan waktu yang diberikan selama 60 menit. Kegiatan ini melatih kesabaran, ketelitian, serta kemampuan motorik halus. Selain itu, anak juga belajar mengenal dan mencintai huruf-huruf Arab melalui kegiatan yang menyenangkan.Tujuan dari Lomba Pildacil adalah menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini serta melatih keberanian anak dalam berbicara di depan umum. Anak belajar menyampaikan pesan dengan bahasa sederhana yang mereka pahami. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi bertujuan mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan rasa percaya diri terhadap hasil karya sendiri.Manfaat dari kedua lomba ini sangat besar bagi perkembangan anak TK. Anak tidak hanya belajar tentang materi agama, tetapi juga belajar disiplin, fokus, dan menghargai usaha diri sendiri maupun teman. Pengalaman tampil dan berkarya ini akan menjadi kenangan berharga yang membantu membentuk karakter anak yang percaya diri, kreatif, dan berakhlak baik.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Anak Hebat, Anak Percaya Diri

Lomba MHQ dan Lomba Cerdas Cermat menjadi dua kegiatan utama yang diikuti oleh murid TK A dan TK B Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang khusus untuk anak usia dini dengan suasana yang menyenangkan dan penuh semangat. Melalui dua lomba ini, anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga berlatih percaya diri tampil di depan umum.Lomba MHQ dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Maret 2026, sedangkan Lomba Cerdas Cermat dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Maret 2026. Kedua kegiatan ini bertempat di Masjid Al Siddiq International. Pemilihan lokasi di masjid memberikan suasana yang khidmat sekaligus memperkenalkan anak-anak pada lingkungan ibadah sejak dini.Pada Lomba MHQ, setiap anak membacakan surah yang mereka dapatkan dari kertas yang dikocok. Setelah itu, lomba dilanjutkan dengan sesi menyambung ayat yang dibacakan oleh juri. Format ini melatih daya ingat, konsentrasi, serta keberanian anak untuk tampil satu per satu. Anak-anak belajar untuk tenang, fokus, dan berusaha memberikan yang terbaik.Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat dilakukan secara berkelompok, dengan setiap kelompok terdiri dari 3 hingga 5 orang. Setiap kelompok mendapatkan 5 pertanyaan wajib mengenai pengetahuan islam, seperti puasa, rukus islam, rukun iman, doa harian, nama-nama nabi, dan sebagainya. Setiap jawaban benar memperoleh poin 100. Setelah sesi pertanyaan wajib selesai, lomba dilanjutkan dengan pertanyaan rebutan yang membuat suasana semakin seru. Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar bekerja sama, berdiskusi, dan mendengarkan pendapat teman sebelum menjawab.Tujuan dari Lomba MHQ adalah menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini serta melatih kemampuan hafalan anak. Kegiatan ini juga membantu membangun rasa percaya diri dan membiasakan anak tampil di depan umum. Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat bertujuan mengasah kemampuan berpikir cepat, memahami materi yang telah dipelajari, serta melatih kerja sama dalam tim.Manfaat dari kedua lomba ini sangat besar bagi perkembangan anak TK. Selain meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat, anak-anak juga belajar mengelola rasa gugup, menghargai teman, dan menerima hasil dengan sikap sportif. Kegiatan seperti ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter dan kepercayaan diri anak sejak dini.By Inka Amalia, S.pd

Kegiatan, SMP

Perjalanan Spiritual Siswa dalam Quranic Camp Al Siddiq 2026

Dalam rangka meningkatkan pemahaman keislaman sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan peserta didik, Al Siddiq International School menyelenggarakan kegiatan Quranic Camp yang berlangsung pada tanggal 9–10 Maret 2026 bertempat di Masjid Al Siddiq. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh antusiasme dan suasana kebersamaan yang hangat.Quranic Camp dirancang sebagai program pembinaan spiritual yang tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga praktik ibadah secara langsung. Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop praktik ibadah yang meliputi tata cara wudu yang benar, tayamum, serta mandi besar (ghusl) sesuai tuntunan syariat. Melalui sesi ini, para siswa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya thaharah sebagai fondasi ibadah seorang Muslim.Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta membawa ta’jil dari rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan dan saling bertukar dengan teman-temannya. Momen ini menghadirkan nuansa kebersamaan yang hangat, sekaligus mengajarkan nilai berbagi, ukhuwah, dan mencari keberkahan di bulan Ramadhan.Setelah berbuka puasa bersama dan melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tahsin Al-Qur’an, yaitu memperbaiki bacaan Al-Qur’an dengan bimbingan para pembina. Malam hari diisi dengan qiyamul lail, di mana para siswa diajak untuk merasakan pengalaman spiritual bangun di malam hari, melaksanakan shalat malam, berdoa, serta memperbanyak dzikir.Puncak kegiatan pada pagi hari ditandai dengan khataman Al-Qur’an, sebagai simbol kecintaan dan kedekatan para siswa terhadap kitab suci Al-Qur’an. Suasana haru dan penuh kekhusyukan terasa ketika ayat-ayat suci dilantunkan hingga penutup.Sebagai penutup kegiatan, panitia mengadakan sesi pembagian door prize yang menambah keceriaan para peserta. Wajah-wajah bahagia terpancar dari para siswa yang merasakan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya—belajar agama dengan suasana yang lebih dekat, hangat, dan menyenangkan.Secara keseluruhan, kegiatan Quranic Camp ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis tentang ibadah, tetapi juga menghadirkan pengalaman spiritual yang mendalam, mempererat persaudaraan antar siswa, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan keberkahan Ramadhan.Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat membawa pulang semangat baru dalam beribadah, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.By : Retno Suzanne Handayani,Lc, M.Pd

Kegiatan, TK

Lomba Adzan dan Wudhu di Hari Senin Penuh Berkah

Pada hari Senin, 2 Maret 2026, TK Al Siddiq International mengadakan Lomba Ramadhan yang diikuti oleh anak-anak TK A dan TK B. Kegiatan ini terdiri dari dua cabang lomba, yaitu lomba adzan dan lomba wudhu. Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Ramadhan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai ibadah sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.Lomba adzan diikuti oleh seluruh anak TK laki-laki. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas Zainab. Setiap peserta mendapat kesempatan tampil satu per satu untuk mengumandangkan adzan di depan teman-teman dan guru. Lomba adzan hanya dilaksanakan satu kali penampilan untuk setiap peserta. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berani tampil, percaya diri, serta mengenal lafaz adzan dengan baik dan benar sejak kecil.Sementara itu, lomba wudhu diikuti oleh seluruh anak TK perempuan dan dilaksanakan di Masjid Al Siddiq. Berbeda dengan lomba adzan, lomba wudhu terdiri dari beberapa babak, mulai dari babak penyisihan, semi final, hingga final. Setiap peserta diminta mempraktikkan tata cara wudhu sesuai urutan yang benar. Dengan adanya beberapa babak, anak-anak semakin termotivasi untuk memperbaiki gerakan dan urutan wudhu mereka.Tujuan dari lomba adzan adalah membiasakan anak-anak laki-laki mengenal panggilan shalat serta menumbuhkan rasa cinta terhadap masjid dan ibadah. Selain itu, lomba ini membantu melatih keberanian, konsentrasi, dan kemampuan berbicara di depan umum. Bagi anak-anak perempuan, lomba wudhu bertujuan agar mereka memahami tata cara bersuci dengan benar sebagai bagian penting dari shalat. Manfaatnya bukan hanya pada kemampuan praktik, tetapi juga membentuk kedisiplinan, ketelitian, dan kebiasaan menjaga kebersihan diri.Secara keseluruhan, Lomba Ramadan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak TK A dan TK B Al Siddiq International. Dengan pelaksanaan di Masjid dan di kelas Zainab, anak-anak dapat merasakan suasana belajar yang berbeda dan lebih bermakna. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai ibadah dapat tertanam sejak dini dan menjadi bekal yang baik bagi tumbuh kembang mereka di masa depan.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, SD

Prestasi Membanggakan Siswa SD Al Siddiq International di Kompetisi Renang Kemenpora RI

Siswa SD Al Siddiq International kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang olahraga, khususnya cabang renang. Prestasi tersebut diraih dalam ajang Bharaduta FUN Swimming Competition yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Kompetisi ini dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026, dan diikuti oleh para atlet muda dari berbagai sekolah serta klub renang.Pada kompetisi tersebut, siswa SD Al Siddiq International berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di kolam renang dengan meraih beberapa podium dalam berbagai nomor perlombaan.Ahmad Syafeeq Ramadhan dari kelas 1A berhasil meraih Juara 1 pada nomor 25 Meter Papan Kaki Bebas KU V. Prestasi ini menjadi pencapaian yang membanggakan, mengingat persaingan yang cukup ketat dari para peserta lain yang juga berasal dari berbagai daerah. Dengan semangat dan latihan yang konsisten, Ahmad Syafeeq Ramadhan mampu menunjukkan performa terbaiknya hingga berhasil meraih posisi tertinggi pada nomor tersebut.Prestasi juga diraih oleh Ahmad Zeyaad Syaakir dari kelas 3B yang berhasil membawa pulang tiga medali Juara 2 dalam beberapa nomor perlombaan, yaitu:• Juara 2 – 25 Meter Gaya Bebas KU V (8–9 Tahun) Putra• Juara 2 – 25 Meter Papan Kaki Bebas KU V (8–9 Tahun) Putra• Juara 2 – 25 Meter Gaya Dada KU V (8–9 Tahun) PutraKeberhasilan Ahmad Zeyaad Syaakir meraih tiga podium sekaligus menunjukkan kemampuan teknik, ketahanan, serta semangat kompetitif yang sangat baik dalam mengikuti setiap nomor perlombaan.Prestasi yang diraih oleh kedua siswa ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SD Al Siddiq International. Selain menjadi bukti bahwa siswa memiliki kemampuan yang baik dalam bidang olahraga, pencapaian ini juga menunjukkan bahwa dukungan dari sekolah, orang tua, serta pelatih memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi dan bakat siswa.Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa SD Al Siddiq International untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, serta berani berprestasi dalam berbagai ajang kompetisi di masa yang akan datang.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

“Sepekan Menakar Ilmu: Sumatif Tengah Semester (STS) SMP Al Siddiq Internatioal dalam Balutan Teknologi ”

SMP Al Siddiq International School melaksanakan Sumatif Tengah Semester (STS) pada 2–6 Maret 2026. Kegiatan evaluasi akademik ini berlangsung selama satu pekan dan diikuti oleh seluruh siswa/i SMP sebagai bagian dari proses penilaian capaian pembelajaran pada pertengahan semester.Pelaksanaan STS tahun ini menggunakan Learning Management System (LMS) sebagai media utama dalam penyelenggaraan ujian. Pemanfaatan platform digital ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran sekaligus membangun literasi digital siswa. Melalui sistem tersebut, siswa dapat mengakses soal, mengerjakan ujian, serta mengirimkan jawaban secara terstruktur dan terpantau oleh guru.Seluruh mata pelajaran yang diujikan dalam STS disajikan menggunakan bahasa Inggris, sejalan dengan konsep pembelajaran internasional yang diterapkan di Al Siddiq International School. Sementara itu, khusus untuk mata pelajaran keislaman, soal dan materi disusun menggunakan bahasa Arab guna memperkuat kompetensi bahasa sekaligus pemahaman terhadap literatur Islam.Kegiatan STS tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi akademik, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama setengah semester. Melalui hasil evaluasi ini, guru dapat melakukan refleksi pembelajaran serta menyusun strategi penguatan materi agar proses pembelajaran selanjutnya semakin optimal.Selama pelaksanaan ujian, kegiatan berjalan dengan tertib dan kondusif. Para siswa menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam mengikuti setiap sesi ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pengawasan dilakukan oleh guru pengampu dan tim akademik untuk memastikan proses ujian berjalan secara jujur, transparan, dan sesuai dengan standar akademik sekolah.Dengan terselenggaranya Sumatif Tengah Semester berbasis Learning Management System, SMP Al Siddiq International School terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap menjaga kualitas pembelajaran berbasis nilai, bahasa internasional, dan penguatan keilmuan Islam.By : Retno Suzanne Handayani,Lc, M.Pd

Kegiatan, TK

Siap Lomba, Siap Berkah: Kegiatan Spesial Ramadhan TK Al Siddiq

Dalam rangka mempersiapkan kegiatan lomba yang akan dilaksanakan pada pekan berikutnya, murid TK A dan TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan membuat name tag pada hari Jum’at, 27 Februari 2025. Selain itu, selama bulan Ramadhan, sekolah juga mengadakan kegiatan tausiyah harian sebagai pengganti waktu snack time. Kedua kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembiasaan positif yang mendukung kesiapan anak, baik secara keterampilan maupun pembentukan karakter.Kegiatan membuat name tag dilaksanakan di kelas masing-masing. Guru menyediakan kertas karton putih sebagai bahan utama. Anak-anak diberi kebebasan untuk menghias name tag sesuai kreativitas mereka, mulai dari memberi warna, menggambar, hingga menambahkan hiasan sederhana. Setelah itu, mereka menuliskan nama masing-masing pada name tag tersebut. Untuk murid TK A, penulisan nama masih dibantu oleh guru agar hasilnya lebih rapi dan mudah dibaca. Sementara itu, murid TK B sudah menuliskan namanya sendiri tanpa bantuan, sebagai bentuk latihan kemandirian dan kepercayaan diri.Pembuatan name tag ini bertujuan untuk melatih tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap perlengkapan pribadi, terutama menjelang lomba. Dengan membuat dan menghias sendiri name tag mereka, anak-anak belajar mengenali identitas diri sekaligus membangun rasa bangga terhadap hasil karyanya. Kegiatan ini juga melatih motorik halus, kreativitas, serta kemampuan menulis sesuai tahap perkembangan masing-masing kelompok.Selama bulan Ramadan, kegiatan tausiyah dilaksanakan setiap hari setelah salat duha sebagai pengganti waktu snack time. Tausiyah diadakan di masjid atau di kelas Zainab, tergantung pada jadwal dan kondisi hari itu. Penceramahnya bergantian dari seluruh guru TK Al Siddiq, sehingga anak-anak dapat mendengarkan berbagai gaya penyampaian yang tetap hangat dan sesuai dengan usia mereka. Topik yang disampaikan pun beragam, seperti keutamaan berpuasa, pentingnya berbagi, adab kepada orang tua dan guru, serta kebiasaan baik di bulan Ramadan.Kegiatan tausiyah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Dengan mengganti waktu snack time menjadi waktu mendengarkan tausiyah, anak-anak belajar bahwa Ramadhan adalah bulan yang istimewa dan perlu diisi dengan kegiatan yang lebih bermakna. Mereka juga dilatih untuk duduk tenang, mendengarkan dengan baik, dan menghargai orang yang sedang berbicara.Melalui kegiatan membuat name tag dan tausiyah harian, murid TK A dan TK B tidak hanya dipersiapkan untuk mengikuti lomba, tetapi juga dibimbing untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan berakhlak baik. Suasana belajar pun terasa lebih hidup dan terarah. Setiap kegiatan dirancang bukan hanya untuk mengisi waktu, melainkan untuk membentuk pengalaman belajar yang bermakna selama bulan Ramadan.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, SD

Tarhib Ramadhan di SD Al Siddiq International Menyambut Bulan Suci dengan Penuh Kegembiraan

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, SD Al Siddiq International mengadakan kegiatan Tarhib Ramadhan pada hari Jumat, 13 Februari. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah dengan penuh antusias sebagai bentuk persiapan diri menyambut bulan penuh berkah.Acara Tarhib Ramadhan dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan menumbuhkan semangat ibadah serta memperkuat nilai-nilai keislaman pada diri siswa. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan dari pihak sekolah mengenai pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual menjelang bulan Ramadhan.Selanjutnya, para siswa mengikuti kegiatan pawai Tarhib Ramadhan dengan membawa berbagai atribut dan poster bertema Ramadhan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengekspresikan kegembiraan mereka dalam menyambut bulan suci serta mengingatkan masyarakat sekitar tentang datangnya Ramadhan.Selain pawai, siswa juga mendapatkan penguatan nilai-nilai kebaikan yang dapat dilakukan selama bulan Ramadhan, seperti memperbanyak ibadah, berbagi kepada sesama, menjaga sikap, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Para guru juga memberikan motivasi agar siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan semangat.Kegiatan Tarhib Ramadhan ini menjadi momen yang bermakna bagi seluruh warga sekolah. Tidak hanya sebagai bentuk perayaan menyambut Ramadhan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi siswa untuk memahami makna Ramadhan serta pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan.Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SD Al Siddiq International dapat menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang gembira, semangat beribadah, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

Munaqosyah Al-Qur’an: Ikhtiar Menjaga Mutqin Hafalan dan Membentuk Karakter Qur’ani

Al Siddiq International School kembali menyelenggarakan agenda penting dalam pembinaan karakter Qur’ani siswa melalui kegiatan Munaqosyah Al-Qur’an yang dilaksanakan pada Senin–Jumat, 9–13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam memastikan kualitas hafalan Al-Qur’an para santri tetap terjaga secara optimal.Munaqosyah merupakan proses evaluasi komprehensif terhadap hafalan Al-Qur’an yang dimiliki oleh para santri. Dalam kegiatan ini, setiap peserta diuji secara langsung oleh Tim Munaqosyah yang terdiri dari para penguji berkompeten di bidang tahfizh dan ilmu Al-Qur’an. Para santri diminta untuk melafalkan hafalan mereka secara tartil sekaligus menjawab berbagai bentuk pengujian yang menguji kekuatan dan ketepatan hafalan.Pelaksanaan munaqosyah tidak sekadar menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga memiliki tujuan pendidikan yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya mengukur kemampuan hafalan Al-Qur’an siswa secara objektif, sekaligus menilai ketepatan penerapan tajwid dan makhraj huruf dalam setiap ayat yang dilafalkan. Dengan proses pengujian yang sistematis, kualitas hafalan para santri dapat dipastikan mencapai tingkat mutqin, yaitu hafalan yang kuat, lancar, dan terjaga keakuratannya.Selain itu, munaqosyah juga menjadi media pembinaan mental bagi para santri. Dengan tampil di hadapan penguji, mereka dilatih untuk memiliki kepercayaan diri, ketenangan, serta kesiapan mental dalam menyampaikan hafalan Al-Qur’an secara terbuka. Pengalaman ini diharapkan mampu membentuk karakter tangguh sekaligus meningkatkan kedisiplinan dalam menjaga hafalan.Di sisi lain, kegiatan munaqosyah juga berfungsi sebagai standarisasi kelulusan dalam program tahfizh Al-Qur’an di Al Siddiq International School. Setiap capaian hafalan yang dimiliki santri harus melalui proses verifikasi yang ketat sehingga kualitas lulusan tetap terjaga dan memiliki standar yang jelas.Lebih dari sekadar proses penilaian, munaqosyah menjadi momentum untuk menanamkan kecintaan yang lebih mendalam terhadap Al-Qur’an. Melalui proses menghafal, menjaga, dan menguji hafalan, para santri diharapkan semakin menyadari bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk dipahami, dijaga, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.Sebagai salah satu program unggulan Al Siddiq International School, kegiatan munaqosyah menjadi bukti komitmen sekolah dalam membina generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan yang kuat dengan Al-Qur’an. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para santri mampu tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, serta memberi manfaat bagi masyarakat luas.By ; Retno Suzanne Handayani,Lc, M.Pd