Al Siddiq International School

Kegiatan

Kegiatan, SMP

Perayaan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda di SMP Al-Siddiq International

Pada Selasa, 28 Oktober 2025, SMP Al-Siddiq International merayakan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda dengan penuh semangat. Acara ini menampilkan tiga lomba menarik, yaitu Membaca Berita, Membaca Puisi, dan Stand-Up Comedy. Perayaan dimulai pukul 08.00 pagi, dipandu oleh dua siswa berbakat dari kelas 7, Jagat Alfatara dan Jagad Abdullah Al-Muharram, yang bertugas sebagai Master of Ceremony (MC). Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah, Bapak Yusuf Yudhana, S.Pd., dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Cut Hamidatul Aqila dari kelas 7 putri. Setelah itu, Ketua OSIS terpilih, Azka Fakhri Arkananta dari kelas 8 putra, menyampaikan pidato inspiratif. Lomba pertama adalah Membaca Berita, di mana para peserta membawakan segmen berita dengan gaya layaknya penyiar “Breaking News” sesungguhnya. Mereka dinilai berdasarkan intonasi, pelafalan, penggunaan bahasa, penampilan, dan bahasa tubuh. Lomba ini dinilai oleh dua guru, yaitu Bapak Fedrian Hasman, M.Sas., dan Bapak Umair Shoddiq, S.I.Kom. Setelah jeda istirahat selama 30 menit, acara dilanjutkan dengan Lomba Membaca Puisi, yang dinilai oleh Bapak Muhammad Fathul Ihsan, M.Res., dan Bapak Khalid Abdullah, Lc. Suasana menjadi haru ketika para siswa mengekspresikan perasaan dan kreativitas mereka melalui penampilan puisi yang menyentuh hati. Lomba terakhir adalah Stand-Up Comedy, yang menghadirkan tawa dan keceriaan bagi seluruh penonton. Dewan juri untuk kategori ini adalah Ibu Robiah Adawiyah, M.Pd., dan Ustadzah Diah Santikawati, S.Pd.I. Para peserta tidak hanya menyampaikan lelucon yang lucu, tetapi juga tampil dengan kostum jenaka, menjadikan pertunjukan semakin menghibur. Perayaan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda tahun ini berhasil menampilkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri para siswa. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen sekolah dalam menumbuhkan kemampuan berbahasa sekaligus semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Yuk, Cek Gigi, Kuku, dan Telinga!

Pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, murid TK A dan B Al Siddiq International mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan oleh petugas dari Puskesmas. Kegiatan ini berlangsung di kelas masing-masing, sehingga anak-anak tetap merasa nyaman di lingkungan belajar mereka. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak secara menyeluruh sejak usia dini.Pemeriksaan yang dilakukan meliputi beberapa aspek penting, yaitu kondisi kuku, gigi, dan telinga, serta evaluasi fokus dan keterampilan motorik halus anak. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin adanya gangguan atau masalah kesehatan yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk menjaga kebersihan pribadi dan memantau perkembangan koordinasi serta konsentrasi anak.Kegiatan diawali dengan tugas menggambar sosok manusia secara lengkap di atas kertas kecil. Dari hasil gambar ini, petugas dapat melihat perkembangan kemampuan observasi, fokus, dan koordinasi visual anak. Setelah itu, anak-anak diminta membuka dan meng-kancingkan kembali baju mereka sendiri. Aktivitas ini sederhana namun penting untuk menilai motorik halus dan kemandirian anak dalam melakukan aktivitas sehari-hari.Selanjutnya, anak-anak diberikan obat cacing sebagai bagian dari program pencegahan penyakit cacingan yang umum dilakukan pada usia anak-anak. Pemberian obat ini dilakukan secara teratur dan sesuai dengan standar kesehatan anak oleh petugas yang berwenang. Anak-anak diberi penjelasan singkat dengan bahasa yang mudah dipahami agar tidak merasa takut atau cemas.Terakhir, petugas melakukan pemeriksaan langsung pada kuku, telinga, dan gigi anak-anak. Mereka memastikan kebersihan dan kesehatan organ-organ ini serta mencatat jika ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Pemeriksaan ini juga menjadi momen edukatif bagi anak-anak untuk belajar menjaga kebersihan diri sejak dini, seperti rutin menggunting kuku, menyikat gigi dengan benar, dan menjaga kebersihan telinga.Melalui kegiatan ini, sekolah berharap anak-anak dapat tumbuh sehat dan berkembang optimal, baik secara fisik maupun mental. Kolaborasi antara sekolah, tenaga medis, dan orang tua sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang akan terus dibawa hingga dewasa.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Petualangan Kecil di Alam Semesta!

Murid TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan Project-Based Learning (PJBL) bertopik Solar System selama empat hari, mulai dari Senin hingga Kamis, tanggal 20–23 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas masing-masing, dengan bimbingan dari para guru kelas. Melalui proyek ini, anak-anak diajak untuk mengenal tata surya secara kreatif dan menyenangkan, sambil melatih keterampilan motorik, kerjasama, dan keberanian untuk bercerita tentang hasil karyanya.Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan konsep dasar tata surya kepada anak-anak sejak dini, sekaligus mengembangkan kreativitas dan pemahaman mereka melalui pengalaman langsung. Anak-anak tidak hanya belajar mengenal nama-nama planet dan urutannya, tetapi juga memahami ukuran relatif antarplanet, warna, serta posisi orbit dalam sistem tata surya. Proyek ini juga dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi anak terhadap sains dan alam semesta.Pada hari Senin, anak-anak memulai proyek dengan membuat bentuk planet dari kertas bekas yang diremas dan dibentuk sesuai ukuran planet masing-masing. Misalnya, Jupiter dibuat paling besar, sementara Merkurius paling kecil. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan anak-anak pada perbedaan ukuran planet secara konkret dan tak hanya lewat gambar.Hari Selasa, anak-anak melukis planet yang telah mereka bentuk menggunakan cat akrilik. Warna planet disesuaikan dengan contoh yang diberikan oleh guru, seperti warna merah untuk Mars, biru kehijauan untuk Bumi, dan kuning keemasan untuk Saturnus. Anak-anak sangat antusias memilih warna dan memperhatikan detail agar planet mereka tampak mirip dengan aslinya.Pada hari Rabu, fokus kegiatan adalah membuat matahari serta orbit planet. Anak-anak melukis matahari dengan warna cerah, lalu menggambar lintasan orbit sebagai tempat planet-planet akan ditempelkan. Hari Kamis menjadi puncak proyek, di mana anak-anak menempelkan planet pada orbit yang telah dibuat dengan bantuan guru menggunakan lem tembak. Setelah itu, setiap anak diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya secara singkat di depan teman-teman sekelas.Kegiatan PJBL Solar System ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Mereka belajar banyak hal dari proses yang dijalani—tidak hanya tentang tata surya, tetapi juga tentang kerja sama, kreativitas, dan keberanian untuk tampil. Dengan metode pembelajaran berbasis proyek seperti ini, semangat belajar anak-anak tumbuh lebih alami dan penuh rasa ingin tahu.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Gelar Tasmi’ dan Munaqosyah Al-Qur’an

SD Al Siddiq International melaksanakan kegiatan Tasmi’ dan Munaqosyah Al-Qur’an sebagai bagian dari program pembinaan tahfidz yang menjadi salah satu unggulan sekolah. Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan spiritual yang bertujuan menumbuhkan semangat ananda dalam menjaga, menghafal, serta memperdengarkan Al-Qur’an dengan baik dan benar.Dalam kegiatan Tasmi’ dan Munaqosyah, para siswa berkesempatan untuk memperdengarkan hafalan mereka di hadapan para guru tahfidz, teman-teman, dan juga orang tua yang turut hadir memberikan dukungan. Momen ini menjadi ajang pembuktian sekaligus evaluasi atas proses pembelajaran tahfidz yang telah dijalani selama ini. Suasana khidmat dan penuh haru terasa ketika para siswa dengan lantang dan penuh percaya diri melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat menanamkan nilai-nilai keistiqamahan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Tidak hanya fokus pada kemampuan menghafal, tetapi juga pada pengamalan kandungan ayat-ayat Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.Dengan pendampingan para guru tahfidz yang sabar dan penuh dedikasi, SD Al Siddiq International berkomitmen melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter islami. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, TK

Teknologi Jadi Sahabat Anak: Eksplorasi Paint di TK Al Siddiq

Pada hari Kamis, 16 Oktober 2025, murid-murid TK B mengikuti kegiatan pembelajaran ICT (Information and Communication Technology) di Lab Computer TK Al Siddiq International. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengenalan teknologi sejak usia dini, di mana anak-anak diperkenalkan dengan penggunaan komputer secara mandiri dan menyenangkan. Fokus pembelajaran kali ini adalah mengenal dan menggunakan aplikasi Paint untuk menggambar bentuk-bentuk sederhana.Kegiatan ini dimulai dengan arahan guru agar anak-anak menyalakan komputer masing-masing, mengikuti langkah-langkah yang telah diajarkan sebelumnya. Setelah komputer menyala, anak-anak diminta mengetik huruf “p-a-i-n-t” pada kolom pencarian, lalu mengklik aplikasi tersebut. Proses ini melatih kemampuan mengikuti instruksi dan pengenalan huruf melalui keyboard. Meskipun sederhana, langkah ini menjadi pondasi penting bagi keterampilan digital mereka di masa depan.Setelah aplikasi terbuka, anak-anak mulai menggambar menggunakan mouse. Mereka diminta membuat bentuk-bentuk dasar seperti lingkaran, persegi, dan garis dengan fitur shape yang tersedia di Paint. Kegiatan menggambar ini bukan sekadar latihan kreativitas, tetapi juga dirancang untuk melatih motorik halus, koordinasi tangan-mata, serta keterampilan mengontrol gerakan jari saat menggunakan perangkat digital.Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar anak-anak terbiasa dengan teknologi, memahami fungsi dasar komputer, dan dapat menggunakan aplikasi kreatif seperti Paint untuk mengekspresikan ide mereka. Selain itu, kegiatan ini membantu membentuk kepercayaan diri anak dalam menggunakan teknologi secara mandiri dan aman. Melalui aktivitas yang menyenangkan ini, proses belajar terasa lebih alami dan tidak membebani.Pembelajaran ICT di TK Al Siddiq International tidak hanya mengenalkan anak-anak pada dunia digital, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan penting abad 21 secara bertahap. Dengan pendekatan yang ramah anak dan berorientasi pada eksplorasi, murid TK B belajar bahwa teknologi bisa menjadi alat bantu belajar yang seru, kreatif, dan bermanfaat.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Makhluk Hidup atau Benda Mati? Yuk, Kita Bedakan!

Pada hari Senin, 6 Oktober 2025, anak-anak TK B Al Siddiq International School mengikuti kegiatan klasifikasi Living Things dan Non-Living Things di kelas Literasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran tematik yang sedang berlangsung, yang bertujuan mengenalkan konsep dasar sains kepada anak usia dini melalui aktivitas yang menyenangkan dan aplikatif.Kegiatan dilakukan dengan cara yang sederhana namun bermakna. Anak-anak diberikan beberapa gambar yang sudah dicetak, berisi benda-benda hidup seperti hewan dan tumbuhan, serta benda-benda tak hidup seperti mobil, batu, atau bola. Dengan menggunakan gunting, anak-anak diminta memotong gambar-gambar tersebut, kemudian menempelkannya pada karton besar yang telah dibagi menjadi dua kolom: Living Things dan Non-Living Things.Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk melatih kemampuan berpikir logis dan pengelompokan sejak dini. Anak-anak belajar membedakan karakteristik makhluk hidup—seperti bisa bergerak, tumbuh, dan membutuhkan makan—dengan benda mati yang tidak memiliki ciri tersebut. Proses memilah dan menempel ini juga mengasah keterampilan motorik halus, konsentrasi, serta kemampuan observasi anak-anak terhadap lingkungan sekitar.Kegiatan klasifikasi ini juga menjadi jembatan antara pelajaran sains dan literasi. Saat menyebutkan nama-nama benda yang mereka tempelkan, anak-anak belajar memperkaya kosakata dan mengenal konsep dengan lebih mendalam. Guru juga membimbing diskusi ringan, seperti “Mengapa kucing termasuk makhluk hidup?” atau “Kenapa meja tidak bisa tumbuh?”, untuk menstimulasi rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis anak.Melalui kegiatan ini, pembelajaran terasa menyenangkan dan kontekstual. Anak-anak tidak hanya duduk dan mendengarkan, tetapi aktif bergerak, memilih, menggunting, dan menempel sambil memahami konsep penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan seperti ini, ilmu pengetahuan ditanamkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah diingat.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Raih Juara Harapan I di Pesta Siaga se-Pondok Gede 2025

Semangat kepramukaan siswa SD Al Siddiq International kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Dalam ajang Pesta Siaga se-Pondok Gede 2025 yang digelar pada Rabu, 8 Oktober 2025 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, regu siaga SD Al Siddiq International berhasil meraih peringkat Juara Harapan I. Acara ini diikuti oleh regu siaga dari berbagai sekolah dasar di wilayah Pondok Gede dan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Suasana kegiatan terasa meriah dan penuh semangat. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti dengan tertib dan khidmat oleh seluruh peserta, menciptakan suasana kepramukaan yang hangat dan penuh kebersamaan. Setelah upacara, peserta mengikuti berbagai cabang lomba dan permainan edukatif yang dirancang untuk menguji ketangkasan, kekompakan, dan kreativitas. Di antaranya adalah fashion show kepramukaan, tebak lagu, tebak tokoh nasional, menyusun puzzle, tali temali, lempar bola, hingga permainan seru bulldozer yang membutuhkan koordinasi tim yang baik. Regu siaga Al Siddiq terdiri dari siswa kelas 3, yaitu Renjiro (3A), Fathan (3A), Habib (3A), Abi (3B), Farouq (3B), dan Aunur (3B). Keenam siswa ini tampil penuh semangat dan kompak di setiap perlombaan. Dukungan dan kerja sama yang solid menjadi kunci keberhasilan mereka sehingga berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang bergengsi ini. Prestasi ini bukan hanya tentang piala atau peringkat, tetapi juga mencerminkan proses pembelajaran penting, mulai dari latihan, membangun kerja sama, hingga keberanian tampil di hadapan banyak peserta dari sekolah lain. Seluruh keluarga besar SD Al Siddiq International menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas perjuangan para peserta serta pembina yang telah membimbing mereka dengan penuh dedikasi. Dengan pengalaman berharga ini, diharapkan para siswa semakin mencintai kegiatan kepramukaan dan belajar menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, serta mampu bekerja sama dalam tim. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berpartisipasi aktif dan berprestasi dalam berbagai kegiatan positif lainnya di masa depan.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd

Kegiatan, SMP

Visitasi Akreditasi 2025: Bukti Komitmen SMP Al Siddiq International Tingkatkan Mutu Pendidikan

Suasana semangat dan kebersamaan menyelimuti lingkungan SMP Al Siddiq International pada tanggal 15–16 Oktober 2025. Selama dua hari tersebut, sekolah menerima kunjungan tim asesor akreditasi dari Kabupaten Bandung Barat, yaitu Bapak Lukman Nurhakim, S.Pd., M.Pd. dan Ibu Lilis Sumarni, S.Pd., M.Pd.Kunjungan ini merupakan bagian dari proses visitasi akreditasi sekolah yang bertujuan untuk menilai dan memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar nasional. Para asesor melakukan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, komite, dan siswa, serta meninjau sarana prasarana dan berbagai dokumen pendukung yang menggambarkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMP Al Siddiq International.Selama proses visitasi berlangsung, suasana berjalan hangat, terbuka, dan penuh antusiasme. Setiap pihak menunjukkan kerja sama dan keterbukaan dalam menyampaikan berbagai program, prestasi, serta inovasi yang telah dilakukan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tim asesor juga memberikan berbagai masukan dan apresiasi positif, khususnya terhadap upaya sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang menyenangkan dan berkarakter.Kepala SMP Al Siddiq International, Mr. Yusuf Yudhana, S.Pd., Gr. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar. “Kami berterima kasih atas arahan dan bimbingan yang diberikan oleh para asesor. Proses visitasi ini menjadi cermin bagi kami untuk terus memperbaiki diri dan berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.Selain menjadi proses penilaian, visitasi akreditasi juga menjadi momen refleksi dan motivasi bagi seluruh warga sekolah. Dengan semangat kebersamaan, SMP Al Siddiq International bertekad untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, mengembangkan karakter peserta didik yang berakhlak mulia, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun global.By Wafda Nurul Imani

Kegiatan, TK

Kreativitas dan Sains Bertemu di Kelas Seni TK A

Pada hari Senin, 6 Oktober 2025, anak-anak TK A Al Siddiq International School mengikuti kegiatan seni yang menyenangkan di kelas Art & Creativity. Kegiatan ini adalah bagian dari pembelajaran tematik yang sedang berlangsung, dengan fokus pada tema Living Things & Non-Living Things. Melalui pendekatan kreatif, anak-anak diajak untuk mengenal lebih dekat makhluk hidup dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah membuat karya seni berbentuk pohon. Anak-anak mulai dengan menggambar batang pohon menggunakan krayon coklat di atas kertas. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan membuat daun-daunnya menggunakan teknik stamp atau cap. Media yang digunakan untuk stamp kali ini cukup unik, yaitu busa, bubble wrap, dan cotton bud. Setiap alat menghasilkan tekstur yang berbeda, sehingga menciptakan efek visual yang menarik pada daun-daun pohon mereka.Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah kreativitas anak-anak, tetapi juga melatih motorik halus mereka. Dengan menggenggam krayon, menekan busa, dan mencap cotton bud ke atas kertas, anak-anak belajar mengontrol gerakan tangan dan mengenali bentuk serta pola. Mereka juga belajar mencampur warna dan mengekspresikan imajinasi mereka dalam bentuk visual yang konkret.Selain aspek motorik dan kreatif, kegiatan ini juga mendukung pemahaman konsep antara benda hidup dan tidak hidup. Dengan membuat gambar pohon—salah satu contoh benda hidup—anak-anak dapat lebih mudah memahami karakteristik makhluk hidup, seperti memiliki bagian tubuh (batang dan daun), tumbuh, dan membutuhkan air serta cahaya matahari. Ini menjadi jembatan antara pelajaran sains dan seni secara menyatu dan menyenangkan.Secara keseluruhan, kegiatan stamp di kelas Art & Creativity ini memberikan pengalaman belajar yang kaya dan bermakna bagi anak-anak TK A. Mereka tidak hanya belajar tentang pohon sebagai makhluk hidup, tetapi juga merasakan proses kreatif dalam berkarya. Dengan metode bermain sambil belajar seperti ini, pembelajaran menjadi lebih hidup, menarik, dan melekat dalam ingatan anak-anak.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Partisipasi Siswa SD Al Siddiq International dalam Lomba Bell’s Cup 2025

Siswa-siswi SD Al Siddiq International menunjukkan semangat dan antusiasme luar biasa dalam mengikuti ajang bergengsi Bell’s Cup 2025 yang diselenggarakan oleh Sekolah St. Bellarminus Bekasi. Kompetisi ini berlangsung pada 6–11 Oktober 2025 dan diikuti oleh berbagai sekolah dari jenjang KB–TK hingga SD.Bell’s Cup merupakan kegiatan tahunan yang menghadirkan beragam lomba menarik yang dirancang untuk menggali bakat, mengasah kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak. Tahun ini, kategori lomba yang dipertandingkan meliputi lomba mewarnai, pindah bola, fotogenik, dan menggambar.Dalam ajang ini, Al Siddiq mengirimkan perwakilan siswa-siswi terbaiknya untuk ikut serta. Untuk lomba menggambar, sekolah mengutus Alfath dari kelas 5 dan Zafira dari kelas 6. Keduanya tampil dengan penuh semangat dan kreativitas, menyalurkan ide dan imajinasi mereka ke dalam karya seni. Walau belum berhasil membawa pulang piala, keikutsertaan mereka menjadi pengalaman berharga dan ajang pembelajaran yang menyenangkan.Sementara itu, pada kategori lomba storytelling, SD Al Siddiq International diwakili oleh Ayana (kelas 5) dan Fathimah (kelas 5). Dengan persiapan matang dan latihan intensif, keduanya tampil percaya diri di hadapan dewan juri. Kabar membanggakan datang dari Fathimah yang berhasil melaju ke babak final. Dari sekitar 30 peserta yang mengikuti babak penyisihan, Fathimah berhasil masuk ke 10 besar finalis, sebuah pencapaian luar biasa yang membanggakan sekolah.Seluruh keluarga besar SD Al Siddiq International turut memberikan dukungan dan doa agar Fathimah dapat tampil maksimal di babak final dan mengharumkan nama sekolah. Partisipasi para siswa dalam ajang ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga tentang keberanian mencoba, belajar percaya diri, dan menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.Dengan pengalaman ini, diharapkan para siswa dapat terus mengembangkan potensi diri mereka dan menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya. Semangat juang dan dedikasi yang ditunjukkan menjadi kebanggaan bagi sekolah dan seluruh warga Al Siddiq International School.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SD

Menumbuhkan Rasa Syukur dan Kepedulian Melalui Friday Sharing Kedua

SD Al Siddiq International kembali melaksanakan kegiatan Friday Sharing untuk kedua kalinya pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang menjadi tradisi positif sekolah ini dilaksanakan pada hari Jumat, 3 Oktober 2025, dengan tujuan menanamkan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan rasa syukur di kalangan siswa.Pada Friday Sharing kali ini, setiap siswa membawa makanan dari rumah untuk dibagikan kepada teman-teman sekelas maupun warga sekolah lainnya. Sejak pagi, suasana sekolah tampak ramai dan penuh keceriaan. Anak-anak saling bertukar makanan, mengunjungi kelas lain, dan berbagi dengan guru serta staf sekolah. Momen ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.Kegiatan berbagi makanan sederhana ini mengajarkan anak-anak tentang arti memberi dengan tulus dan berbagi kebahagiaan tanpa membeda-bedakan. Bagi sebagian siswa, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dalam menyiapkan bekal dan melatih keberanian dalam berinteraksi dengan warga sekolah dari berbagai jenjang.Guru-guru turut mendampingi jalannya kegiatan dengan penuh perhatian, memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan bermakna. Mereka juga mengingatkan bahwa berbagi bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang keikhlasan hati dan rasa empati terhadap orang lain.Melalui kegiatan Friday Sharing yang rutin dilaksanakan setiap bulan, SD Al Siddiq International berupaya menumbuhkan karakter siswa yang dermawan, berakhlak mulia, dan memiliki semangat gotong royong. Kegiatan sederhana ini menjadi cerminan nilai-nilai pendidikan karakter yang terus ditanamkan di sekolah, agar setiap siswa tumbuh menjadi pribadi yang peduli, rendah hati, dan senantiasa bersyukur dalam kehidupan sehari-hari.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, TK

Project-Based Learning: Maket House

Kegiatan Project-Based Learning (PJBL) bertajuk “Maket House” telah dilaksanakan oleh anak-anak TK A dan TK B Al Siddiq International pada hari Selasa hingga Jumat, 30 September – 1 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di dalam kelas masing-masing, sebagai bagian dari pembelajaran tematik dengan topik “Lingkunganku”. Melalui pendekatan PJBL, anak-anak diajak untuk belajar secara aktif dan bermakna dengan membuat maket rumah sederhana yang mencerminkan pemahaman mereka tentang lingkungan tempat tinggal. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan pemahaman anak-anak tentang elemen-elemen yang ada di lingkungan sekitar mereka, seperti rumah, pagar, jalan, pohon, dan halaman. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan melatih keterampilan motorik halus, kerja sama, komunikasi, serta kreativitas anak dalam menyusun dan menghias maket rumah mereka. Dengan menyentuh langsung berbagai bahan dan alat, anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan, eksploratif, dan aplikatif. Untuk kelompok TK B, kegiatan dimulai pada hari Selasa dengan membuat rumah, jendela, dan pintu dari berbagai bahan daur ulang dan alat kerajinan. Hari Rabu dilanjutkan dengan pembuatan atap, pagar, dan pohon. Kamis digunakan untuk membuat jalanan dan menyusun tata letak rumah di atas kardus sebagai dasar maket. Sedangkan hari Jumat menjadi momen finishing sekaligus presentasi hasil karya anak-anak di hadapan teman dan guru. Sementara itu, kelompok TK A memulai proyek mereka pada hari Selasa dengan membuat dinding rumah menggunakan stik es krim yang dirangkai bersama. Hari Rabu dilanjutkan dengan pembuatan atap sederhana. Pada hari Kamis, anak-anak menambahkan pagar serta hiasan rumput untuk mempercantik tampilan rumah. Seperti halnya TK B, hari Jumat menjadi waktu untuk menyelesaikan maket dan mempresentasikan hasil kerja mereka. Kegiatan PJBL “Maket House” ini membawa pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar mengenal bagian-bagian rumah dan lingkungan, tetapi juga dilatih untuk berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan bekerja sama dalam kelompok. Dengan pendekatan yang menyentuh aspek kognitif, sosial-emosional, dan motorik, PJBL ini menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan holistik anak usia dini di TK Al Siddiq International.By Inka Amalia, S.Pd