Al Siddiq International School

28 Oktober 2026

Kegiatan, TK

Mengenal Alam melalui Seni Ecoprint: Project-Based Learning TK Al Siddiq International

Pada Senin–Rabu, 19–21 Oktober 2026, anak-anak TK Al Siddiq International mengikuti kegiatan Project-Based Learning (PJBL) Ecoprint yang dilaksanakan di Dining Room dan ruang kelas masing-masing. Kegiatan ini mengajak anak-anak dari kelompok TK A hingga TK B untuk mengenal cara memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun dan bunga, menjadi karya seni yang indah dan unik. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menciptakan karya mereka sendiri.Kegiatan PJBL Ecoprint bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta anak terhadap lingkungan sejak dini. Anak-anak diajak memahami bahwa alam menyediakan berbagai bahan yang dapat dimanfaatkan secara kreatif tanpa harus selalu menggunakan bahan buatan. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan, menghargai keindahan alam, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. Dengan belajar melalui pengalaman langsung, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.Pada hari pertama, Senin, seluruh anak berkumpul di Dining Room untuk menyaksikan video pengenalan ecoprint menggunakan smartboard. Melalui video tersebut, anak-anak diperkenalkan pada pengertian ecoprint, alat dan bahan yang digunakan, serta langkah-langkah sederhana dalam proses pembuatannya. Setelah menyimak penjelasan bersama, anak-anak kembali ke kelas masing-masing untuk merancang karya yang ingin mereka buat. Dengan menggunakan kertas HVS bergambar tote bag, anak-anak menuangkan ide dan kreativitas mereka melalui rancangan pola daun dan bunga yang akan diaplikasikan pada tote bag.Memasuki hari kedua, Selasa, anak-anak mulai mewujudkan rancangan mereka menjadi karya nyata. Kegiatan dilakukan di ruang kelas masing-masing dengan memanfaatkan daun dan bunga sebagai bahan utama. Anak-anak meletakkan daun dan bunga di atas tote bag, kemudian menumbuknya secara perlahan agar warna dan bentuk alami dari tumbuhan dapat berpindah ke permukaan kain. Proses ini memberikan pengalaman sensorik yang menyenangkan sekaligus melatih koordinasi mata dan tangan, kekuatan motorik halus, konsentrasi, serta kesabaran anak. Setelah proses pencetakan selesai, guru membantu merendam tote bag dalam larutan air tawas dan menjemurnya hingga kering agar hasil karya siap ditampilkan.Pada hari ketiga, Rabu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi hasil karya. Setiap anak mendapat kesempatan untuk menunjukkan tote bag ecoprint yang telah dibuat serta menceritakan pengalaman mereka selama mengikuti proses pembelajaran. Anak-anak diajak menjelaskan bahan yang digunakan, langkah-langkah pembuatan, dan bagian yang paling mereka sukai dari kegiatan tersebut. Melalui sesi ini, anak-anak berlatih mengungkapkan ide, menyampaikan pengalaman, membangun rasa percaya diri, serta menghargai hasil karya sendiri maupun karya teman-temannya.Pelaksanaan PJBL Ecoprint juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan berbagai keterampilan secara terpadu. Selain meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus, kegiatan ini melatih kemampuan berpikir kritis melalui pengamatan terhadap bentuk dan warna daun serta bunga. Anak-anak juga belajar mengikuti urutan kegiatan, menyelesaikan proyek dari tahap perencanaan hingga presentasi, dan memahami bahwa sebuah karya membutuhkan proses serta ketekunan. Pengalaman tersebut sejalan dengan pembelajaran berbasis proyek yang mendorong anak untuk aktif mengeksplorasi, mencoba, dan menemukan hal-hal baru melalui pengalaman nyata.Melalui kegiatan PJBL Ecoprint, TK Al Siddiq International berharap anak-anak dapat semakin mengenal potensi alam di sekitar mereka sekaligus mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan. Setiap tote bag yang dihasilkan menjadi karya istimewa yang mencerminkan ide, usaha, dan imajinasi masing-masing anak. Lebih dari sekadar menghasilkan karya seni, kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan mendorong anak-anak untuk terus bereksplorasi serta menghargai keindahan alam sejak usia dini.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Memulai Kegiatan Tasmi dan Munaqosyah Batch Kedua, Wujudkan Generasi Qur’ani

Bekasi, 20 Oktober 2026 — SD Al Siddiq International kembali menyelenggarakan kegiatan Tasmi dan Munaqosyah Al-Qur’an Batch Kedua yang mulai dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 26 siswa yang telah mempersiapkan hafalan Al-Qur’an mereka untuk disimak dan diuji melalui proses tasmi dan munaqosyah.Para peserta berasal dari kelompok hafalan Juz 30 serta Juz 29 dan 30. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen SD Al Siddiq International dalam membina generasi Muslim yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki hafalan yang kuat, serta mampu membaca dan melafalkan ayat-ayat suci dengan baik dan benar.Tasmi merupakan kegiatan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan penyimak untuk memastikan ketepatan hafalan, kelancaran bacaan, serta penerapan kaidah tajwid. Sementara itu, munaqosyah merupakan proses pengujian hafalan untuk mengetahui sejauh mana peserta menguasai ayat-ayat yang telah dihafalkan. Melalui kedua kegiatan ini, siswa tidak hanya didorong untuk menambah hafalan, tetapi juga menjaga kualitas dan ketepatan bacaan Al-Qur’an.Pelaksanaan Tasmi dan Munaqosyah Batch Kedua ini merupakan bagian dari program pembinaan Al-Qur’an yang dilaksanakan secara berkelanjutan di SD Al Siddiq International. Program tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sejak usia dini sekaligus membangun kebiasaan untuk membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.Bagi para siswa, mengikuti tasmi dan munaqosyah tentu membutuhkan persiapan, kedisiplinan, kesungguhan, dan konsistensi dalam menjaga hafalan. Mereka perlu melakukan murajaah secara rutin agar hafalan yang telah dipelajari tetap terjaga. Oleh karena itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter, khususnya dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kesabaran, keberanian, dan sikap pantang menyerah.Partisipasi kurang lebih 26 siswa dalam Batch Kedua ini menjadi wujud semangat para peserta untuk terus meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an. Dukungan guru, orang tua, serta lingkungan sekolah turut memiliki peran penting dalam mendampingi proses belajar dan menghafal Al-Qur’an, sehingga anak-anak dapat menjalani setiap tahapan dengan penuh motivasi dan kepercayaan diri.Melalui kegiatan ini, SD Al Siddiq International berharap para siswa dapat memperoleh pengalaman berharga dalam menjaga hafalan sekaligus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Lebih dari sekadar pencapaian jumlah juz, keberhasilan dalam menghafal Al-Qur’an diharapkan dapat tercermin dalam pembentukan akhlak mulia dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.Sebagaimana firman Allah Swt. dalam Surah Al-Qamar ayat 17:وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk yang perlu senantiasa dipelajari dan dijaga. Melalui program Tasmi dan Munaqosyah, sekolah berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya generasi pencinta Al-Qur’an.Dengan dimulainya Tasmi dan Munaqosyah Batch Kedua, SD Al Siddiq International berharap semakin banyak siswa yang termotivasi untuk meningkatkan hafalan, memperbaiki kualitas bacaan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Semoga seluruh peserta diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan dalam setiap prosesnya, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan senantiasa dekat dengan Allah Swt.By Muslihatul Maula, Lc, M.Pd

Kegiatan, SMP

Unggul dalam Kompetensi Linguistik, Siswa SMP Al Siddiq International Berprestasi di IKLC 2026

Bekasi — Komitmen SMP Al-Siddiq International dalam mengembangkan pendidikan bilingual dan berwawasan global kembali membuahkan prestasi membanggakan. Tiga siswa berhasil menorehkan pencapaian dalam ajang International Kangaroo Linguistic Contest (IKLC) 2026 yang diselenggarakan oleh ABAK Academy pada 12 September 2026.Dalam kompetisi tersebut, Kirana Syadni Janeira Andika dan Muhammad Alvaro Syawal Siregar berhasil meraih Bronze Medal (Medali Perunggu), sementara Muhammad Luthfian Rasyid memperoleh penghargaan Honorable Mention. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus mencerminkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi tantangan akademik di bidang bahasa Inggris.International Kangaroo Linguistic Contest merupakan kompetisi yang mendorong pengembangan kemampuan berbahasa Inggris melalui pemahaman, penalaran, dan penerapan bahasa dalam berbagai konteks. Kompetisi ini dilaksanakan secara daring dari sekolah masing-masing, dengan BINUS sebagai lokasi penyelenggaraan yang diinformasikan. Peserta menghadapi soal berbentuk pilihan ganda dan pertanyaan yang menguji ketelitian, pemahaman bahasa, serta kemampuan berpikir logis.Kompetisi ini sejalan dengan pentingnya pengembangan empat keterampilan utama berbahasa Inggris, yaitu listening (menyimak), speaking (berbicara), reading (membaca), dan writing (menulis). Keempat keterampilan tersebut merupakan fondasi komunikasi internasional yang memungkinkan peserta didik memahami informasi, menyampaikan gagasan, serta berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya.Sebagai sekolah yang menerapkan pendekatan pendidikan bilingual dan berorientasi internasional, SMP Al-Siddiq International memandang bahasa Inggris bukan sekadar mata pelajaran, melainkan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan bahasa internasional membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, serta peluang kolaborasi dan komunikasi lintas negara.Keikutsertaan siswa dalam IKLC 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar di luar kelas. Melalui kompetisi akademik, peserta didik tidak hanya mengukur kemampuan bahasa, tetapi juga mengembangkan kemandirian, kepercayaan diri, ketekunan, dan daya saing. Pengalaman tersebut merupakan bekal penting dalam mempersiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan dunia global.Prestasi ini semakin memperkuat semangat SMP Al-Siddiq International untuk menghadirkan pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, kompetensi bahasa, dan pembentukan karakter Islami. Sekolah berkomitmen menumbuhkan generasi Qur’ani yang memiliki wawasan luas, kemampuan komunikasi internasional, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan identitas keislamannya.Selamat kepada Kirana Syadni Janeira Andika, Muhammad Alvaro Syawal Siregar, dan Muhammad Luthfian Rasyid atas prestasi yang telah diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMP Al-Siddiq International untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, dan berani menunjukkan kompetensinya dalam berbagai ajang akademik nasional maupun internasional.By Retno Suzanne Hhandayani, Lc, M.Pd