Mengenal Alam melalui Seni Ecoprint: Project-Based Learning TK Al Siddiq International
Pada Senin–Rabu, 19–21 Oktober 2026, anak-anak TK Al Siddiq International mengikuti kegiatan Project-Based Learning (PJBL) Ecoprint yang dilaksanakan di Dining Room dan ruang kelas masing-masing. Kegiatan ini mengajak anak-anak dari kelompok TK A hingga TK B untuk mengenal cara memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun dan bunga, menjadi karya seni yang indah dan unik. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menciptakan karya mereka sendiri.Kegiatan PJBL Ecoprint bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta anak terhadap lingkungan sejak dini. Anak-anak diajak memahami bahwa alam menyediakan berbagai bahan yang dapat dimanfaatkan secara kreatif tanpa harus selalu menggunakan bahan buatan. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan, menghargai keindahan alam, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. Dengan belajar melalui pengalaman langsung, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.Pada hari pertama, Senin, seluruh anak berkumpul di Dining Room untuk menyaksikan video pengenalan ecoprint menggunakan smartboard. Melalui video tersebut, anak-anak diperkenalkan pada pengertian ecoprint, alat dan bahan yang digunakan, serta langkah-langkah sederhana dalam proses pembuatannya. Setelah menyimak penjelasan bersama, anak-anak kembali ke kelas masing-masing untuk merancang karya yang ingin mereka buat. Dengan menggunakan kertas HVS bergambar tote bag, anak-anak menuangkan ide dan kreativitas mereka melalui rancangan pola daun dan bunga yang akan diaplikasikan pada tote bag.Memasuki hari kedua, Selasa, anak-anak mulai mewujudkan rancangan mereka menjadi karya nyata. Kegiatan dilakukan di ruang kelas masing-masing dengan memanfaatkan daun dan bunga sebagai bahan utama. Anak-anak meletakkan daun dan bunga di atas tote bag, kemudian menumbuknya secara perlahan agar warna dan bentuk alami dari tumbuhan dapat berpindah ke permukaan kain. Proses ini memberikan pengalaman sensorik yang menyenangkan sekaligus melatih koordinasi mata dan tangan, kekuatan motorik halus, konsentrasi, serta kesabaran anak. Setelah proses pencetakan selesai, guru membantu merendam tote bag dalam larutan air tawas dan menjemurnya hingga kering agar hasil karya siap ditampilkan.Pada hari ketiga, Rabu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi hasil karya. Setiap anak mendapat kesempatan untuk menunjukkan tote bag ecoprint yang telah dibuat serta menceritakan pengalaman mereka selama mengikuti proses pembelajaran. Anak-anak diajak menjelaskan bahan yang digunakan, langkah-langkah pembuatan, dan bagian yang paling mereka sukai dari kegiatan tersebut. Melalui sesi ini, anak-anak berlatih mengungkapkan ide, menyampaikan pengalaman, membangun rasa percaya diri, serta menghargai hasil karya sendiri maupun karya teman-temannya.Pelaksanaan PJBL Ecoprint juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan berbagai keterampilan secara terpadu. Selain meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus, kegiatan ini melatih kemampuan berpikir kritis melalui pengamatan terhadap bentuk dan warna daun serta bunga. Anak-anak juga belajar mengikuti urutan kegiatan, menyelesaikan proyek dari tahap perencanaan hingga presentasi, dan memahami bahwa sebuah karya membutuhkan proses serta ketekunan. Pengalaman tersebut sejalan dengan pembelajaran berbasis proyek yang mendorong anak untuk aktif mengeksplorasi, mencoba, dan menemukan hal-hal baru melalui pengalaman nyata.Melalui kegiatan PJBL Ecoprint, TK Al Siddiq International berharap anak-anak dapat semakin mengenal potensi alam di sekitar mereka sekaligus mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan. Setiap tote bag yang dihasilkan menjadi karya istimewa yang mencerminkan ide, usaha, dan imajinasi masing-masing anak. Lebih dari sekadar menghasilkan karya seni, kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan mendorong anak-anak untuk terus bereksplorasi serta menghargai keindahan alam sejak usia dini.By Inka Amalia, S.Pd


