Al Siddiq International School

Author name: Al Siddiq International

Edukasi

Mengenali Bentuk Kekerasan di Sekolah

Untuk meningkatkan mutu dan kualitas sekolah  tidaklah mudah karena didalamnya tidak hanya satu dua orang saja, melainkan ribuan orang tergabung dari Guru, Staff hingga murid. Salah satunya sekolah perlu mengenali bentuk kekerasan yang bisa terjadi. Hal tersebut guna melakukan pencegahan sebelum terjadi. Ada baiknya mencegah lebih baik daripada mengobati. Sehingga sekolah bisa menciptakan tempat belajar yang aman dan nyaman terutama bagi para murid dan terjaga nama baiknya juga. Indikator kekerasan dalam lingkungan pendidikan sudah diatur dalam Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015. Pada Pasal 1 disebutkan bahwa tindak kekerasan adalah perilaku yang dilakukan secara fisik, psikis, seksual, dalam jaringan (daring), atau melalui buku ajar yang mencerminkan tindakan agresif dan penyerangan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan dan mengakibatkan ketakutan, trauma, kerusakan barang, luka/cedera, cacat, dan atau kematian. Sementara pada pasal 6 indikator kekerasan dalam lingkungan pendidikan yakni meliputi:  1. Pelecehan merupakan tindakan kekerasan secara fisik, psikis atau daring. 2. Perundungan merupakan tindakan mengganggu, mengusik terus-menerus, atau menyusahkan. 3. Penganiayaan merupakan tindakan yang sewenangwenang seperti penyiksaan dan penindasan. 4. Perkelahian merupakan tindakan dengan disertai adu kata-kata atau adu tenaga. 5. Perpeloncoan merupakan tindakan pengenalan dan penghayatan situasi lingkungan baru dengan mengendapkan (mengikis) tata pikiran yang dimiliki sebelumnya. 6. Pemerasan merupakan tindakan, perihal, cara, perbuatan memeras. 7. Pencabulan merupakan tindakan, proses, cara, perbuatan keji dan kotor, tidak senonoh, melanggar kesopanan dan kesusilaan. 8. Pemerkosaan merupakan tindakan, proses, perbuatan, cara menundukkan dengan kekerasan, memaksa dengan kekerasan, dan/atau menggagahi. 9. Tindak kekerasan atas dasar diskriminasi terhadap suku, agama, ras, dan/atau antargolongan (SARA) merupakan segala bentuk pembedaan, pengecualian, pembatasan, atau pemilihan berdasarkan pada SARA yang mengakibatkan pencabutan atau pengurangan pengakuan, perolehan, atau pelaksanaan atas hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam suatu kesetaraan. 10. Tindak kekerasan lainnya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Edukasi

Komik Ajarkan Edukasi pada Anak

Mungkin banyak bagi anak yang menganggap membaca adalah sesuatu hal yang sangat membosankan dikarenakan isinya hanya berupa banyak tulisan-tulisan saja. Namun tidak perlu khawatir untuk anak-anak yang tidak gemar membaca mungkin bisa mencoba memiliki opsi untuk memilih buku yang ada gambarnya seperti komik. Komik disajikan tidak hanya berupa tulisan saja, melainkan ada gambar-gambar yang mungkin bisa menarik perhatian anak. Adapun beberapa fungsi yang dapat diperoleh dari membaca komik. Mengutip jurnal berjudul Komik Sarana Promosi Kesehatan untuk Mengubah Cara Menggosok Gigi Anak Sekolah Dasar oleh I nyoman Panji Triadnya Palgunadi (2020), fungsi komik dalam dunia pendidikan yaitu sebagai berikut: 1. Media Hiburan Fungsi komik yang paling utama adalah sebagai media hiburan, baik untuk anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Hiburan yang disajikan dalam komik adalah berupa kumpulan gambar yang mempunyai alur cerita unik. Membaca sebuah komik mampu membangkitkan segala macam emosi, baik itu sedih, gembira, takut, hingga gelisah. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang membaca komik bisa tertawa terbahak-bahak hingga menangis tersedu-sedu. 2. Media Bahan Ajar Fungsi komik yang kedua adalah sebagai media bahan ajar. Seiring berjalannya waktu, komik tidak hanya digunakan sebagai hiburan saja, melainkan juga diimplementasikan dalam dunia pendidikan. Jika dulu komik tidak boleh dibawa ke sekolah karena dianggap mengganggu konsentrasi belajar siswa, lain halnya dengan masa kini yang justru diintegrasikan dalam dunia literasi. Komik dianggap sebagai media yang mampu membangkitkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, beberapa materi dalam pelajaran tertentu diselipkan komik untuk menarik minat siswa. Tentunya, penerapan komik ini disesuaikan dengan bidang studi, tingkat pendidikan, maupun tujuan penggunaannya.

Edukasi

10 Pertanyaan Ini Bantu Orang Tua Agar Anak Terbuka

Tak banyak dari seorang anak mampu terbuka kepada orang tuanya dalam hal pendidikan, ya seperti hari-hari yang mereka lakukan selama berada di sekolah. Sehingga timbul menjadi pertanyaan bagaimana cara bisa membuat anak bercerita tentang kesehariannya itu. Hal tersebut pun menjadi sebuah pelajaran baru juga sebagai orang tua agar bisa menjadi tempat ternyaman   mereka. Para orang tua juga diperlukan jangan terlalu mendesak anak untuk bercerita saat baru sepulang sekolah karena akan memicu anak untuk malas bercerita. Mungkin bisa mengambil waktu yang lebih nyaman dan santai seperti saat makan bersama atau melakukan obrolan-obrolan kecil menjelang tidur. Pakar pengasuhan anak Inggris Kirsty Ketley berbagi tips untuk mendapatkan lebih banyak informasi dari anak-anak setelah mereka pulang dari hari yang panjang di kelas. Ada daftar 10 pertanyaan sederhana untuk ditanyakan ke anak dalam video yang dibagikan di Instagramnya bulan ini. 10 pertanyaan tersebut adalah: 1. Siapa yang mendapat masalah hari ini? Kirsty berkata, “Karena terutama anak-anak yang lebih muda sangat suka mengadu pada teman mereka!” 2. apa yang membuat kamu tersenyum hari ini? 3. Apa yang membuatmu tertawa hari ini? 4. Apa yang membuatmu sedih hari ini? 5. Siapa yang duduk di sebelah Anda saat makan siang? 6. Siapa yang membuat gurumu tersenyum hari ini? 7. Siapa yang membuat gurumu merasa kesal hari ini? 8. Siapa yang kamu bantu hari ini? 9. Siapa yang membantumu hari ini? 10. Apakah Anda mempelajari sesuatu yang tidak Anda ketahui sebelumnya? “Anda tidak perlu mengajukan semua 10 pertanyaan – hanya beberapa, sesering mungkin, cukup bagi seorang anak untuk terbuka,” kata Ketley. “Juga tidak perlu mencari tahu segalanya tentang hari anak Anda, jadi jika mereka tampak bahagia, jangan terlalu khawatir – sesulit mungkin,  tambah Ketley.

Edukasi

Orang Tua Perlu Tanyakan Ini Saat Ambil Rapor Anak

Orang Tua Perlu Tanyakan Ini Saat Ambil Rapor Anak Kabarnya ujian sekolah telah usai tinggal menunggu hasil tertulis yang biasa disebut pengambilan rapor. Yup, rapor yang selalu ditunggu-tunggu oleh para orang tua. Orang tua perlu mempersiapkan diri untuk siap menerima apapun hasil yang telah diperoleh sang anak selama belajar di sekolah. Tetapi, tahukah para orang tua bahwa hasil belajar di sekolah tidak hanya berpatok dalam nilai tertulis saja melainkan ada yang tidak tertulis seperti bagaimana perkembangan anak, sosialisasinya, keaktifan mereka, dan sederet hal lain. Untuk itu, para orang tua bisa menanyakan hal tersebut saat pengambilan rapor berlangsung kepada sang wali kelas ya. Lalu pertanyaan seperti apa yang cocok untuk diajukan? Simak penjelasannya mengutip dari laman Mommies Daily. 1.Nilai Rapor memang hasil laporan nilai anak selama proses belajar di sekolah. Sambil melihat hasil tertulisnya, Anda bisa sambil bertanya dibagian mana kelebihan dan kekurangan anak sehingga mendapatkan nilai tersebut.  Dengarkan masukan dari guru sebagai saran untuk Anda mencari solusi dan mendukung anak mencapai nilai yang lebih baik di semester depan. 2. Keaktifan dan Partisipasi Saat Belajar “Apakah anak saya aktif saat mempelajari kelompok?” atau “Apa dia ikut berpartisipasi jika ada tugas kelas?” Dari sini Anda bisa melihat bagaimana sikap dan perilaku anak ketika proses belajar mengajar.  Mungkin saja dia yang aktif saat di rumah malah terlihat pendiam di kelas. Perbedaan sikap tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal dan dengan mengetahui fakta tersebut, Anda bisa lebih cepat mencari jalan keluarnya. 3. Kemampuan Anak Bersosialisasi Tanyakan juga pada wali kelas saat ambil rapor apakah anak mampu berbaur dengan teman-temannya di kelas. Lalu apakah dia bisa bekerja dalam kelompok dan pertanyaan seputar kemampuan bersosialisasi dengan anak lainnya. Jika anak mengalami kesulitan bersosialisasi, wali kelas pasti akan memberi tahu dan Anda bisa memberi bantuan untuk si kecil. 4. Hobi dan Potensi Anak di Sekolah Sebagai orang yang melihat anak selama di sekolah, wali kelas pasti bisa memahami potensi apa yang terbentuk pada si kecil. Tanyakan apakah hobi dan potensi yang ditampilkan anak di sekolah, sama dengan apa yang ditunjukkan di rumah atau sesuai harapan Anda.  Apa pun jawabannya, pilihan terbaik adalah dengan memberi dukungan dan memaksimalkan potensi tersebut dalam diri anak. 5. Sopankah Anak pada Orang Lain Sopan santunan adalah hal yang penting. Jangan sampai di depan Anda anak terlihat sopan tapi di belakang tidak. Tanyakan pada wali kelas anak apakah dia juga sopan saat di sekolah, baik pada orang yang lebih tua, seusianya, atau lebih muda.  Jika anak melaporkan kurang patuh atau tidak sopan, hal ini bisa jadi masukan Anda untuk mendidik anak jadi lebih baik. 6. Perubahan Aneh pada Diri Anak Wali kelas mungkin bisa jadi salah satu orang yang melihat perubahan, meskipun kecil, pada diri anak selama proses belajar atau di sekolah. Misalnya anak jadi lebih pendiam dari yang biasanya aktif, atau malah jadi semakin hiperaktif. Informasi ini dapat membantu Anda untuk lebih membangun komunikasi dengan anak dan mencari tahu alasan perubahan tersebut. 7. Apa Dukungan dan Saran yang Harus Dilakukan ke Depan Tak ada salahnya meminta saran dari wali kelas untuk kemajuan belajar anak di sekolah dan masa depannya. Sebab wali kelas jadi ibu yang juga mengenal si kecil dengan baik. Masukan dan kritik dari mereka bisa dijadikan pembelajaran Anda mendidik anak semakin sempurna.

Edukasi

Orang Tua Stop Tekan Akademis Si Anak

Terkadang masih banyak para orang tua yang terobsesi memiliki anak yang pintar dan harus mendapatkan  juara kelas agar bisa dibanggakan. Sehingga para orang tua sering tidak menyadari melakukan penekanan akademis si anak dalam pendidikan seperti terlalu banyak mengatur sang anak untuk bisa memperoleh nilai yang bagus. Padahal anak juga membutuhkan ruang untuk bisa menjadi dirinya sendiri agar bisa mengetahui porsi mereka sampai sejauh mana dalam memperoleh nilai akademis. Mengutip dari laman resmi Stanford dan menurut studi baru yang dipimpin oleh Jelena Obradovi?, seorang profesor di Stanford Graduate School of Education, yang diterbitkan 11 Maret 2021 di “Journal of Family Psychology” , ternyata terlalu banyak arah orang tua terkadang bisa menjadi kontraproduktif. “Terlalu banyak keterlibatan secara langsung dapat mengorbankan kemampuan anak-anak untuk mengendalikan perhatian, perilaku, dan emosi mereka sendiri. Ketika orang tua membiarkan anak-anak memimpin interaksi mereka, anak-anak melatih keterampilan pengaturan diri dan membangun kemandirian”, jelas Obradovi? yang juga mengarahkan Stanford Project on Adaptation and Resilience in Kids (SPARK). Obradovic juga menjelaskan bahwa orang tua harus belajar menarik diri. Maksudnya adalah orang tua juga harus tahu bahwa mereka terlalu banyak berharap dan memaksakan kehendaknya kepada anak.  Menurut penjelasan Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog Anak dan Remaja, orang tua harus peka dan mulai berhenti terlalu banyak berharap dan memaksakan keinginan terutama dalam memberikan beban akademis pada anak adalah ketika anak mulai melakukan protes, ketika anak tidak menunjukkan kemajuan apapun atau bahkan lambat dan malah menunjukkan motivasi yang menurun.  Orang tua juga harus peka ketika anak terlihat tidak bahagia menjalaninya karena terpaksa dan menjauh dari orang tua karena merasa tidak nyaman dikritik terus atas segala hal yang sudah mereka coba lakukan dan usahakan dalam belajar. Tanda-tanda lainnya yang bisa dilihat pada anak yang merasa terbebani obsesi cendekiawan dari orang tuanya adalah seperti: 1. Anak terlihat murung dan selalu kelelahan. 2. Anak mulai tertutup pada orang tua. 3. Anak berperilaku seperti robot, hanya mengikuti kemauan dari orang tuanya saja. 4. Anak memberontak atau banyak protes. 5. Anak tidak terlihat menikmati aktivitas yang setengah hati. Jika orang tua terus menerus memberikan beban akademis dan obsesinya pada anak dengan alasan agar anak mendapatkan nilai dan juara yang bagus di sekolah agar sukses di masa depan tetapi kenyataannya saat ini sang anak butuh istirahat atau bahkan kelelahan dan kehabisan tenaga, lama-lama hal ini akan dapat berdampak buruk pada psikologisnya. Anak bisa saja minta ganti rugi sekolah, kehilangan kepercayaan diri, merasa kurang dihargai. Bahkan menurut Vera Itabiliana, dampak terburuknya adalah anak mengalami depresi. Terlalu fokus pada cendekiawan juga berisiko ada potensi lain dari anak yang luput atau tidak terlihat dari pandangan orang tua. Bisa saja potensi tersebut justru lebih bisa menampilkan masa depan yang cemerlang untuk sang anak di masa depan. Maka dari itu, orang tua tidak boleh hanya fokus pada akademik saja, tetapi juga perlu mengamati kelebihan anak di bidang non akademis seperti seni, olahraga, keterampilan, dan masih banyak lagi.  Sudah banyak kok contoh tokoh dan figur publik di Indonesia yang sukses dengan kesungguhan dan usahanya sesuai dengan minat yang ia miliki di luar bidang akademis.  Bukan berarti dengan nilai cendekiawan yang kurang bagus, nantinya si anak tidak akan berhasil dan sukses di masa depan. Tapi cobalah untuk memperhatikan baik-baik dan mulai melihat dari apa yang anak minati. Kemudian, berikan dukungan kepada anak untuk melakukan apa yang ia minati dengan sungguh-sungguh.

Edukasi

Apakah Anak Anda Siap Masuk SD? Lihat Tanda-Tandanya Disini

Banyak dari para orang tua saat ini tengah sibuk memfokuskan anaknya untuk bisa Calistung (Membaca, Menulis dan Menghitung) ketika ingin menyekolahkan anaknya ke Sekolah Dasar (SD). Padahal masuk sekolah itu berfungsi untuk mendapatkan pengajaran Calistung, bukan malah sebelum masuk ketahap tersebut sudah pandai Calistung. Tidak hanya itu para orang tua banyak  melupakan hal-hal yang perlu dibekali anak untuk bisa siap masuk ke lingkungan baru. Untuk itu para orang tua sekarang perlu memperhatikan tanda-tanda anak siap masuk SD. Mengutip dari Mommies Daily, berikut ini kriteria anak sudah siap masuk SD: 1. Mampu lepas dari orang tua selama beberapa jam. 2. Dapat menyebutkan namanya sendiri dan nama orang tuanya. 3. Dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan anak seusianya. 4. Dapat menggambar atau membuat coretan yang lebih bermakna. 5. Mampu mengontrol keseimbangan gerak. 6. Dapat memegang alat tulis dengan posisi tangan yang benar. 7. Dapat menikmati kegiatan yang dipilihnya sendiri. 8. Mampu berkonsentrasi saat melakukan satu kegiatan. 9. Mampu berbagi dengan temannya. 10.Memperlihatkan ketertarikan melalui pertanyaan yang lebih rumit.

Edukasi

Ini 6 Kemampuan Anak Siap Sekolah Dasar

Tahukah para orang tua kini sudah tidak perlu merisaukan anaknya ketika beranjak ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Sudah tidak ada lagi kriteria mewajibkan anak telah menguasai Calistung (Membaca, Menulis  dan Menghitung) untuk bisa masuk ke SD. Karena Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencabut calistung menjadi kemampuan utama pada penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD/MI. Banyak yang lebih harus diperhatikan bukan hanya fokus pada Calistung saja melainkan kemampuan-kemampuan lain. Sesuai penjelasan Dosen Psikologi Universitas Indonesia (UI) sekaligus psikolog anak, Lucia Royanto terdapat enam kemampuan yang diperlukan anak ketika masuk ke SD. Apa saja? Simak berikut ini. 1. Kemampuan Mengenal Agama dan Budi Pekerti Dengan cara mengenal agama dan budi pekerti, itu dimulai dengan cara yang sederhana, misalnya menyenangi diri sendiri. 2. Keterampilan Sosial dan Bahasa Hal ini berguna untuk anak  bisa berinteraksi secara baik maupun secara sehat. 3. Kematangan Emosi Saat Berkegiatan di Lingkungan Sekolah Kematangan emosi agar anak itu bisa berkegiatan di lingkungan belajar karena kita tahu ketika anak itu belajar, dia juga harus mempertahankan atensinya atau perhatiannya, dia juga harus bertahan pada tugas yang dibebankan pada dia, dan sebagainya. 4. Pengembangan Keterampilan Motorik dan Perawatan Diri Sendiri Guna untuk anak bisa mandiri saat masuk ke lingkungan SD. 5. Kematangan kognitif. Kematangan kognitif yang cukup dikuasai anak usia dini adalah literasi dasar, numerasi dasar, dan pemahaman tentang bagaimana dunia ini bekerja. 6. Kemampuan yang didasarkan pada aspek perkembangan dan profil pelajar Pancasila.

Edukasi

Jangan Abaikan Kesehatan Mental Pada Anak

Tahukah para orang tua bahwa kesehatan mental pada anak itu penting? yup, karena sangat berpengaruh untuk masa depannya. Kesehatan mental yang baik akan membawa anak selalu positif dalam menjalani kehidupan.  Tetapi, banyak orang tua sering mengabaikan hal ini. Maka dari itu orang tua sekarang harus bisa memberikan afirmasi-afirmasi positif pada anak-anaknya. Pastikan bahwa org tua selalu memberikan dorongan yang bisa menganggap mereka selalu merasa terdukung. Studi telah menunjukkan bahwa afirmasi positif setiap hari dapat memberikan manfaat kesehatan seperti mengurangi tingkat stres, meningkatkan pengaturan emosi, dan meningkatkan kepercayaan diri. Lantas bagaimana cara memberikan afirmasi positif yang baik pada anak? Afirmasi Positif untuk Anak 1. Saya pintar. 2. Saya baik hati. 3. Saya perhatian. 4. Saya penyayang. 5. Saya penuh perhatian. 6. Saya kuat dan sehat. 7. Saya layak untuk dicintai. 8. Aku adalah aku, dan tidak ada yang lebih baik. 9. saya cukup. 10. Tantangan saya membantu saya tumbuh. 11. Saya bisa melakukan hal-hal sulit. 12. Setiap hari adalah awal yang baru. 13. saya penting. 14. Saya pantas untuk bahagia. 15. Hari ini saya adalah seorang pemimpin. 16. Segalanya akan baik-baik saja. 17. Saya menerima siapa saya. 18. Hal-hal baik datang kepadaku. 19. Hari ini akan menjadi hari yang luar biasa. 20. Setiap hari saya merasa lebih nyaman di kulit saya. 21. Saya memiliki keberanian dan kepercayaan diri. 22. Saya bisa melewati apa saja. 23. Tidak apa-apa untuk tidak mengetahui segalanya. 24. Saya bisa melakukannya lebih baik lain kali. 25. Kesalahan saya membantu saya tumbuh. 26. Saya memiliki semua yang saya butuhkan saat ini. 27. Saya aman. 28. Aku bisa melakukan ini. 29. Saya cantik luar dalam. 30. Aku menyayangi diriku. Hal-Hal Positif untuk Dikatakan kepada Anak 1. Saya berterima kasih untuk Anda. 2. Anda membuat saya bangga. 3. Kata-katamu bermakna. 4. Anda punya ide bagus. 5. Aku senang menjadi orang tuamu. 6. Kamu tidak harus sempurna untuk menjadi hebat. 7. Pendapat Anda penting. 8. Kamu penting. 9. Anda dicintai. 10. Aku percaya kamu. 11. Aku percaya padamu. 12. Keluarga ini tidak akan sama tanpamu. 13. Anda berharga. 14. Anda bisa mengatakan tidak. 15. Anda bisa mengatakan ya. 16. Aku tahu kamu melakukan yang terbaik. 17. Kamu benar. 18. Saya menerima siapa Anda. 19. Kami dapat mencoba cara Anda. 20. Anda sangat membantu. 21. Anda layak mendapatkannya. 22. Kamu membuatku senang. 23. Saya suka kreativitas Anda.  24. Berada di sekitarmu itu menyenangkan. 25. Saya tidak sabar untuk mendengarnya. 26. Jangan takut menjadi dirimu. 27. Anda membuat perbedaan. 28. Aku senang menghabiskan waktu bersamamu. 29. Kamu menarik. 30. Saya suka melihat dunia dengan cara Anda. 31. Ada baiknya penasaran. 32. Aku suka caramu bercerita. 33. Apa yang Anda lakukan itu luar biasa. 34. Saya mengagumi Anda. 35. Itu pertanyaan yang bagus. 36. Teman-temanmu beruntung memilikimu. 37. Saya percaya kamu. 38. Itu pilihan yang sangat bagus. 39. Melihatmu bahagia membuatku bahagia. 40. Menjadi orang tuamu adalah pekerjaan favoritku. 41. Saya belajar hal-hal baru dari Anda setiap hari. 42. Anda membuat saya lebih baik. 43. Kamu adalah anak laki-laki/perempuan yang baik. 44. Terimakasih telah menjadi dirimu. 45. Aku sangat senang kau ada di sini. 46. Kau terlihat hebat. 47. Saya memahamimu. 48. Melihatmu tumbuh adalah yang terbaik. 49. Itu benar-benar berani. 50. Aku memaafkanmu. 51. Saya menghargai Anda. 52. Kita semua membuat kesalahan. 53. Ya saya juga. 54. Anda sangat pandai dalam hal itu! 55. Anda dapat mencoba lagi besok. 56. Tidak ada yang sempurna. 57. Saya suka bagaimana Anda mengatakan itu. 58. Tidak semua orang akan menyukai Anda, dan itu tidak masalah. 59. Anda melakukannya dengan sangat baik. 60. Aku mendengarkan. 61. Itu poin yang sangat adil. 62. Kamu cantik luar dalam. 63. Aku mencintaimu. 64. Aku tidak pernah bisa berhenti mencintaimu. 65. Kamu sudah cukup. 66. Kamu membuat hatiku penuh.

Edukasi

Pentingnya Belajar Sejarah di Peringatan Hari Purbakala Ke-1

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghadiri acara Peringatan Hari Purbakala ke-110 di Museum Nasional Jakarta pada, 14 Juni 2023. Dalam memperingati Hari Purbakala yàng identik diingat dengan sejarah, sehingga masih berkaitan dengan pemahaman dan pembelajaran. Untuk itu, membahas sebuah sejarah dan warisan budaya sangat penting karena memang sudah melekat pada diri manusia. Tak hanya itu, sejarah juga masih sangat relevan dengan kehidupan saat ini serta bisa dijadikan warisan turun temurun. Direktur Jendral Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengatakan relevansi mempelajari sejarah dapat digunakan untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam maupun sesama manusia. “Manusia modern yang hidup sekarang ini punya problem besar berhubungan dengan alam lingkungannya dan hubungan dengan sesamanya. Dan bisa dibilang ini karena kealpaan memahami sejarah,” ucapnya. Hilmar mengatakan dalam sejarah dan warisan budaya yang terdiri dari pengetahuan dalam gerak, bunyi, dan rupa banyak mengandung kebajikan mengenai hubungan manusia dengan alam dan sesama manusia.  Jika hal ini dipelajari dan diwarisi oleh generasi-generasi berikutnya maka akan bisa menentukan perjalanan umat manusia kedepannya. Saat ini, kata Hilmar, minat dalam mempelajari sejarah dan warisan budaya sudah mulai banyak diminati publik terlebih anak muda. Namun, bidang arkeologi masih dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang dan masih terbatasnya ilmuwan arkeolog di Indonesia. “Kealpaan memahami sejarah sebagai faktor hubungan yang tidak harmonis antara sesama manusia dan alam,” katanya. Maka itu perlu campur tangan berbagai komunitas untuk menyuarakan warisan budaya agar publik lebih menghargai dan memahami lebih baik lagi sejarah yang membangun peradaban di Indonesia maupun dunia, tambah dia. “Dengan potensi untuk membangun dan merusak sekaligus manusia hanya bisa berjalan ke arah yang lebih baik jika dilengkapi dengan kebajikan. Dan kebajikan itu yang tersimpan dalam sejarah kita baik itu benda maupun tak benda,” ucap Hilmar. Hilmar lebih lanjut mengatakan, relevansi dari sejarah dan warisan budaya purbakala bisa diterapkan dalam pembangunan Indonesia. Dengan mempelajari sejarah, manusia akan mengetahui perubahan yang terjadi di dunia yang sebenarnya sudah ditemukan oleh ahli arkeolog atau purbakalawan sejak bertahun-tahun yang lalu, seperti akan hilangnya beberapa tempat di muka bumi hingga kepunahan dan migrasi hewan-hewan. Hilmar pun berharap akan ada kerja sama dari komunitas arkeolog yang tergabung dalam Ikatan Ahli ArkeologI Indonesia (IAAI) untuk bisa mengangkat kembali warisan budaya sebagai sesuatu yang sangat esensial untuk kemajuan peradaban bangsa kedepannya dan bukan hanya sekedar berbagi ilmu penelitian. “Maka rekomendasi saya untuk segera melakukan konsolidasi semua komponen IAAI atau perhimpunan arkeologi untuk segera melakukan pertemuan nasional membahas berbagai macam aspek. Bukan hanya pertukaran penelitian di bidang masing-masing tapi membahas hal-hal fundamental dengan serius dan apa kontribusi yang bisa diberikan untuk negeri,” harapnya. Ia juga mendukung keinginan Ketua IAAI Marsis Sutopo yang ingin menjadikan 14 Juni sebagai Hari Purbakala Nasional agar publik secara umum akan melihat sejarah dan warisan budaya sebagai suatu yang fundamental dan akan mengarahkan kehidupan manusia menjadi lebih baik.

Sekolah

Sekolah International Masuk nya Gratis???

Assalamualaikum Umi Abi kabar gembira Al Siddiq International Primary School membuka pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2023-2024. Menerima siswa pindahan hanya untuk 2 kelas perangkatan baik putra maupun putri. Kuota terbatas. Al Siddiq International Primary School sekolah jenjang TK, SD, SMP berbasis islam berwawasan global memiliki keunggulan dalam memberikan pendidikan Islam yakni Internalisasi Qur’an, mencetak Huffaz 30 juz, Bilingual Program (Arab & Inggris), Science Update, Self Awareness, Opportunities To Study Abroad. Kapan lagi berkesempatan mencetak generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlakul karimah. Daftarkan putra dan putrinya sekarang juga. Uang masuk gratis tis tis. Info lebih lanjut hubungi kontak yang tertera. jangan lupa kunjungi sosial media kami ya, agar tidak ketinggalan berita terbaru untuk Al Siddiq International School.

Edukasi

Menumbuhkan Rasa Cinta dengan Mengucapkan Salam?

Pasti kalian sering mendengar umat muslim mengucapkan salam saat tiba atau datang di tempat baru. Bahkan bertemu dan bertamu dengan seseorang muslim lainnya pun juga mengucapkan salam. Tak heran mengucapkan salam menjadi hal yang sering dilakukan karena dalam ajaran islam hukumnya adalah sunah dan bagi mereka yang menjawab salam hukumnya wajib. Dibalik hal kecil tersebut perlu untuk kita ketahui bahwa dengan mengucapkan salam akan mendapatkan keberkahan seperti yang dijelaskan dalam hadits. Rasulullah dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari menjelaskan tentang keberkahannya mengartikan salam adalah menumbuhkan rasa saling cinta di antara sesama. ?????????? ???????? ?????????? ????? ??????????? ???? ??????????? ???? ????? ??????? ??? ????? ?????????? ????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????????? ??????? ? ??????? ??? ?????????? ?????????? ?????? ?????????? ????? ?????????? ?????? ?????????? ????? ? ?????????? ????? ?????? ????? ???????? ????????????? ????????????? ???????? ?????????? ??? ??????? ????? ??????? ???? ?????? ??????? ???? ??????? ?????????? ???? ??????? ???? ??????? ???????? ??????? ???? ??????? ???????????? ???? ??? ??????? ?????? ????? ????? ?????? ????? ??????? ?????? ??????? Telah menceritakan kepada kami Hannad telah menceritakan kepada kami Abu Muawiyah dari Al A’masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berselingkuh: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, kalian tidak akan masuk surga hingga beriman, dan tidak akan beriman hingga saling mencintai. Maukah aku menunjukkan kepada kalian tentang sesuatu yang bila kalian lakukan, kalian akan saling mencintai?, tebarkanlah salam di antara kalian.” Dalam hal ini ada hadits serupa dari Abdullah bin Salam, Syuraij bin Hani’ dari ayahnya, dan Abdullah bin ‘Amru dan Al Barra` dan Anas, serta Ibnu Umar. Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih. (HR.Tirmidzi).

Edukasi

Kenali Gejala Kekurangan Vitamin D, Depresi Termasuk?

Vitamin D sangat berperan penting bagi tubuh sangat disayangkan jika itu tidak terpenuhi didalam tubuh. Karena untuk mendapatkan vitamin D sangat mudah seperti berjemur dibawah sinar matahari dan mengkonsumsi telur. Banyak resiko yang akan terjadi jika kita kurang memerhatikan asupan vitamin D untuk tubuh. Lalu, bagaimana cara kita dapat mengetahui tubuh kurang dalam vitamin D? Berikut gejala yang akan ditimbulkan. 1. Lelah Sepanjang Waktu Jika Anda tidak mendapatkan cukup vitamin D, Anda mungkin merasa sangat lelah, bahkan jika Anda cukup tidur. “Ada banyak bukti bahwa kekurangan vitamin D berhubungan dengan kelelahan dan gangguan tidur,” kata Catherine GR Jackson , PhD, profesor kinesiologi dan ilmu olahraga di California State University di Fresno. Sebuah studi di North American Journal of Medical Sciences menemukan bahwa orang yang merasa lelah memiliki kadar vitamin D yang rendah, tetapi meningkatkan vitamin D ke tingkat normal secara signifikan mengurangi rasa lelah. Tidak masalah bagi Anda? Anda mungkin memiliki salah satu dari 13 kondisi medis lainnya karena merasa lelah sepanjang waktu. 2. Depresi Memiliki blues mungkin terkait dengan jumlah vitamin D yang tidak mencukupi. Menurut Dewan Vitamin D, reseptor vitamin D telah ditemukan di banyak bagian otak, termasuk di area yang terkait dengan depresi. Hasil dari studi telah beragam beberapa peneliti telah menemukan peningkatan suasana hati yang signifikan setelah melengkapi dengan D, sementara yang lain tidak, tetapi itu dapat bergantung pada tingkat keparahan depresi serta kekurangan vitamin D. Misalnya, peneliti dari Universitas Columbia menemukan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D efektif bagi mereka yang menderita depresi yang signifikan secara klinis. 3. Sakit pada Tulang Orang dewasa yang tidak mendapatkan cukup vitamin D sering mengalami sakit dan nyeri pada otot dan tulang, terutama di musim dingin. Sendi mereka juga sedikit kaku di pagi hari. “Banyak rasa sakit dan nyeri adalah gejala kekurangan vitamin D klasik, osteomalacia,” kata Sonya Angelone, MS, RDN, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.  Tulang lunak lebih cenderung bengkok dan patah daripada tulang yang sehat dan keras. Berikut adalah beberapa cara sederhana lainnya untuk meningkatkan kesehatan tulang Anda. 4. Akan Mengalami Disfungsi Ereksi Jika Anda atau pasangan seksual Anda menderita disfungsi ereksi (DE), kekurangan vitamin D mungkin penyebabnya. Sebuah studi di jurnal Atherosclorosis menemukan bahwa pria dengan kekurangan vitamin D lebih mungkin mengalami DE, dan semakin rendah kadarnya, semakin tinggi faktor risikonya.  Beberapa ahli menyarankan bahwa mengobati kekurangan vitamin D dapat menurunkan risiko DE, kata Angelone.  Jadi mulailah mengonsumsi suplemen D tersebut (atau memberikannya kepada pasangan Anda), tetapi jangan membuat kesalahan vitamin umum yang banyak dari kita tidak sadari sedang kita lakukan. 5. Stres “Kebanyakan orang memikirkan kekurangan kalsium ketika berbicara tentang kesehatan tulang, dan itu benar. Namun, tanpa vitamin D, kalsium tidak dapat diserap dengan baik,” kata Jennifer Giamo, seorang ahli gizi, pelatih pribadi bersertifikat, dan pendiri Trainers in Transit yang berbasis di New York City.  “Vitamin D, khususnya D3, yang meningkatkan penyerapan kalsium, sangat penting untuk mencegah tulang menjadi tipis dan rapuh”. Sebuah studi di The Journal of Foot and Ankle Surgery menemukan bahwa orang yang berpartisipasi dalam aktivitas berdampak tinggi mungkin membutuhkan kadar vitamin D yang lebih tinggi untuk mengurangi risiko patah tulang karena stres. Perhatikan, orang dengan kadar kalsium tinggi dalam tubuhnya karena penyakit yang mendasarinya mungkin perlu menggunakan vitamin D dosis rendah sebagai suplemen, atau menghindarinya sama sekali.  Selain gejala kekurangan vitamin D yang bisa membuat Anda berisiko, pastikan Anda mengetahui tanda-tanda kekurangan kalsium ini. 6. Peradangan Otot dan Sendi Kekurangan vitamin D dapat memengaruhi tingkat kebugaran dan fungsi otot Anda. “Anda bahkan mungkin tidak menyadari bahwa Anda tidak melakukan yang terbaik,” kata Paige Waehner, pelatih pribadi bersertifikat dan penulis  The  About.com Guide to Getting in Shape. Giamo setuju. “Kekurangan vitamin D terkait dengan peningkatan peradangan. Dan setelah latihan yang intens, tubuh menjadi meradang, ”katanya. “Jika vitamin D dalam jumlah yang cukup sudah ada di aliran darah, maka kecepatan pemulihan dari olahraga intens akan meningkat.”  Namun, Giamo memperingatkan, untuk tidak mengonsumsi suplemen vitamin D jika Anda tidak kekurangan nutrisi karena kecil kemungkinannya Anda akan meningkatkan kinerja atletik atau tingkat pemulihan. “Karena vitamin D adalah hormon yang larut dalam lemak yang tidak dikeluarkan oleh tubuh, itu berpotensi berbahaya jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak,” kata Giamo.  Untungnya, sulit untuk mengembangkan toksisitas vitamin D jika Anda berhati-hati dengan dosisnya, jadi konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda. 7. Tidak Bisa Tidur Nyenyak Para peneliti menemukan bahwa orang dengan gangguan tidur yang mengonsumsi suplemen vitamin D meningkatkan kualitas z mereka tertidur lebih cepat dan tidur lebih lama, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutritional Neuroscience .  Tentu saja, cukup tidur setiap malam dapat meningkatkan kesehatan Anda, begitu pula  manfaat vitamin D lainnya yang dapat menyelamatkan hidup Anda. 8. Mudah Terserang Penyakit Pilek, virus, flu sebut saja, Anda mengerti. Tetapi Anda mungkin tidak tahu bahwa ini sebenarnya adalah gejala kekurangan vitamin D. “Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan sistem kekebalan yang tertekan,” kata Dr. Jackson. “Anda akan menangkap apa pun yang terjadi jika sistem kekebalan Anda tidak berfungsi dengan baik.”  Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients  menemukan bahwa orang dewasa yang memiliki kadar vitamin D rendah memiliki peluang 58 persen lebih tinggi terkena infeksi saluran pernapasan akut. Tingkat vitamin D yang lebih tinggi juga dapat membantu mengurangi waktu pemulihan dari flu. Jangan lewatkan cara-cara lain yang tubuh Anda coba beri tahu bahwa Anda kekurangan vitamin utama.