Al Siddiq International School

Kegiatan

Kegiatan, SMP

Siswi SMP Al-Siddiq International Kelas 8 Putri Membuat Kamera Pinhole dalam Praktik IPA

Pada hari Kamis, 27 November 2025, siswi kelas 8 Putri SMP Al-Siddiq International melaksanakan kegiatan praktik IPA yang menarik dan edukatif. Bertempat di laboratorium IPA pukul 08.00 WIB, para siswi membuat kamera pinhole menggunakan kardus sebagai bagian dari pembelajaran tentang sifat cahaya.Di bawah bimbingan guru IPA, Mr. Muhammad Fathul Ihsan, M.Res., para siswi mempelajari konsep bahwa cahaya merambat lurus. Melalui pembuatan kamera pinhole sederhana, mereka melihat bagaimana cahaya yang masuk melalui lubang kecil dapat membentuk bayangan pada permukaan di dalam kotak.Kamera pinhole ini membantu para siswi memahami prinsip optik dasar secara langsung—bahwa cahaya dapat membentuk citra ketika diarahkan melalui celah sempit. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.Kegiatan praktik ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu dan kreativitas siswi, serta memberikan pengalaman belajar sains yang aplikatif dan menarik.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Ketika Anak TK Belajar Percakapan Bahasa Arab tentang Elemen Alam

Pada hari Jumat, 28 November 2025, murid TK B Al Siddiq mengikuti pembelajaran Bahasa Arab dengan materi elemen alam. Kegiatan berlangsung di dalam kelas dengan suasana yang santai dan hangat. Anak-anak terlihat penasaran karena materi yang diberikan berbeda dari biasanya. Mereka belajar bukan hanya menghafal kosakata, tetapi juga memahami maknanya melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.Guru memulai pelajaran dengan memperkenalkan empat elemen, yaitu air, tanah, api, dan udara. Setiap kosakata diperlihatkan bersama contohnya agar anak-anak mudah memahami. Misalnya, elemen air di jelaskan melalui contoh laut dan sungai. Elemen tanah dikenalkan dengan gunung dan hutan di halaman sekolah. Api dijelaskan melalui matahari dan lava, sementara udara dijelaskan lewat hembusan angin dan tornado. Penjelasan ini membuat anak-anak lebih cepat menangkap arti dari setiap elemen.Tujuan anak-anak belajar elemen alam dalam Bahasa Arab adalah supaya mereka mengenal kosakata baru yang bermakna dan relevan. Dengan mengaitkan kata dengan benda nyata, proses belajar menjadi lebih hidup dan mudah diingat. Selain itu, bentuk percakapan sederhana dalam Bahasa Arab melatih keberanian berbicara. Anak-anak tidak hanya belajar kata, tetapi juga cara menggunakannya. Pembelajaran ini melatih rasa percaya diri saat mereka mencoba menjelaskan sesuatu dalam bahasa lain.Setelah memahami arti dan contohnya, guru mulai mengajarkan cara menjelaskan elemen-elemen tersebut dalam Bahasa Arab. Guru mengucapkan kalimat sederhana, kemudian anak-anak menirukannya bersama-sama. Momen ini selalu penuh semangat karena anak-anak berlomba mengucapkan kata dengan benar.Ketika seluruh murid dianggap sudah hafal, guru mengajak mereka maju ke depan kelas. Satu per satu anak mencoba menyebutkan elemen alam dalam Bahasa Arab dan menjelaskannya dengan kalimat sederhana. Beberapa anak tampak gugup, tetapi setelah didampingi guru, mereka mulai berani. Kegiatan ini menutup pelajaran dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak pulang membawa pengalaman baru bahwa belajar bahasa tidak harus sulit, asalkan dilakukan dengan cara yang dekat dengan dunia mereka.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, SMP

Perayaan Hari Guru Nasional di SMP Al-Siddiq International

SMP Al-Siddiq International menyelenggarakan perayaan Hari Guru Nasional pada hari Rabu, 26 November 2025. Walaupun peringatan resmi jatuh pada tanggal 25 November, semangat apresiasi terhadap para pendidik tetap terasa hangat dalam rangkaian acara yang diikuti oleh peserta didik, para guru, dan wali murid.Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB di lapangan sekolah. Seluruh peserta berkumpul untuk mendengarkan sambutan dari Direktur Sekolah, Bapak Ginanjar Citra Cimarga, M.Pd., yang menyampaikan pesan apresiasi atas dedikasi dan perjuangan para guru dalam membimbing generasi muda.Setelah sambutan, hadirin disuguhkan penampilan Hymne Guru yang dibawakan oleh kolaborasi siswa-siswi TK, SD, dan SMP Al-Siddiq International. Suasana haru dan kebersamaan semakin terasa saat acara dilanjutkan dengan pelepasan burung dara sebagai simbol doa dan harapan baik bagi para pendidik.Pada pukul 09.00 WIB, kegiatan bergeser ke ruang multifungsi. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Al-Siddiq International, Mr. Yusuf Yudhana, S.Pd. Setelah itu, hadirin disuguhkan penampilan drama komedi dari kelas 8 Putri. Drama tersebut berkisah tentang seorang guru mantan mafia yang mengajar di sekolah khusus anak-anak nakal, dengan pemeran utama Khumairah Nairi Althafunnisa Isnain sebagai sang ibu guru. Penampilan tersebut mengundang gelak tawa namun tetap sarat pesan moral.Acara berlanjut dengan sesi impersonasi guru yang dibawakan oleh Muhammad Zaidan Rizqy (kelas 9 Putra) dan Quirino Aidan Saputro (kelas 8 Putra). Kedua siswa berhasil menirukan gaya khas beberapa guru dengan cara yang menghibur namun tetap penuh rasa hormat.Perayaan Hari Guru ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada para guru, doa bersama, serta sesi foto bersama sebagai penanda indahnya kebersamaan hari itu. Melalui rangkaian kegiatan ini, keluarga besar SMP Al-Siddiq International berharap dapat terus menumbuhkan rasa hormat, cinta, dan penghargaan kepada para pendidik yang menjadi pilar utama pendidikan.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, SD, Sekolah, SMP, TK

Open House Al Siddiq International School 2025: Edukasi, Kolaborasi, dan Melayani

Pada Sabtu, 29 November 2025, Al Siddiq International School kembali menyelenggarakan kegiatan Open House yang berlangsung dengan meriah dan penuh kehangatan. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh puluhan calon orang tua siswa yang ingin mengenal lebih dekat program pendidikan serta suasana belajar di lingkungan Al Siddiq International School. Rangkaian kegiatan dibuka dengan seminar bertema “Growth Mindset Insight”, disampaikan oleh praktisi growth mindset, Dr Rachmat Hidayat (Doctor in Education Sciences)., Dalam sesi ini, Dr Rachmat memberikan wawasan mengenai pentingnya membangun pola pikir berkembang pada anak sebagai fondasi menghadapi tantangan belajar. Para orang tua terlihat sangat antusias, aktif berinteraksi, dan memberikan apresiasi terhadap materi yang disampaikan. Setelah seminar, para calon orang tua siswa diarahkan untuk mengunjungi berbagai stand dari unit TK, SD, dan SMP. Di masing-masing stand, pengunjung dapat melihat: Informasi lengkap mengenai profil dan kurikulum tiap unit, Dokumentasi kegiatan pembelajaran yang telah terlaksana, Pameran produk dan karya siswa, mulai dari proyek kreatif anak TK, portofolio pembelajaran siswa SD, hingga karya inovatif dan berbasis projek dari siswa SMP, Stand-stand tersebut dikemas menarik dan informatif sehingga memberikan gambaran nyata tentang proses belajar dan pencapaian siswa di Al Siddiq International School. Menambah nilai lebih pada acara tahun ini, sekolah bekerja sama dengan Tim RS Masmitra Bekasi untuk menyediakan layanan pengecekan kesehatan gratis bagi seluruh orang tua yang hadir. Layanan ini meliputi pemeriksaan dasar kesehatan dan konsultasi singkat, yang disambut sangat baik oleh para pengunjung. Fasilitas ini menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam mendukung kesejahteraan keluarga besar Al Siddiq. Kemeriahan Open House semakin lengkap dengan hadirnya bazar makanan yang menawarkan berbagai pilihan kuliner. Stand makanan yang beragam ini menjadi tempat berkumpul para orang tua sambil menikmati hidangan ringan setelah berkeliling stand dan mengikuti rangkaian acara. Selama kegiatan berlangsung, antusiasme para orang tua terlihat sangat tinggi. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan menunjukkan minat besar terhadap program-program pendidikan yang ditawarkan sekolah. Keterlibatan ini menjadi bukti kuat bahwa Al Siddiq International School mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat untuk menjadi tempat tumbuh kembang terbaik bagi anak-anak. Melalui Open House 2025 ini, Al Siddiq International School berharap dapat terus memperkuat hubungan antara sekolah dan orang tua, serta menunjukkan kualitas pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.By Arief Firmansyah, S. Kom

Kegiatan, SD, SMP, TK

Visitasi Tim Cambridge ke Al Siddiq International School

Pada Rabu, 26 November 2025, Al Siddiq International School menerima kunjungan resmi dari tim Cambridge sebagai bagian dari proses penerapan kurikulum Cambridge di sekolah. Kunjungan ini diwakili oleh Mr Dera Yornanda dan Mrs Priska Imanuelle, yang hadir untuk melakukan observasi, evaluasi, serta memberikan masukan terkait kesiapan sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum internasional tersebut. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi pemaparan profil sekolah yang disampaikan oleh Mr Fedrian Hasmand, M.Sas selaku perwakilan dari Al Siddiq International School. Dalam presentasi tersebut, beliau menjelaskan visi, misi, perkembangan sekolah, fasilitas pembelajaran, hingga strategi penguatan akademik yang selaras dengan standar kurikulum Cambridge. Penjelasan ini menjadi gambaran menyeluruh bagi tim Cambridge mengenai identitas, karakter, dan arah pengembangan sekolah. Setelah sesi presentasi, tim Cambridge melanjutkan kegiatan dengan melakukan wawancara kepada dua guru Al Siddiq International School yaitu Mrs Robiah Adawaiyah, M.Pd, dan Mrs Elsa Violita, S.S. M.S. Dalam wawancara tersebut, para guru berbagi pandangan mengenai proses pembelajaran, metode pengajaran yang digunakan, serta pengalaman mereka menerapkan pendekatan berbasis kompetensi. Tim Cambridge juga menggali pemahaman guru tentang penerapan kurikulum internasional dan kesiapan mereka dalam mendukung lingkungan belajar yang global. Selanjutnya, tim Cambridge melakukan sesi wawancara dengan dua siswa, yaitu Omar dan Celia. Wawancara ini bertujuan untuk melihat secara langsung bagaimana siswa merespons proses pembelajaran di Al Siddiq International School. Kedua siswa berbagi pengalaman mereka mengenai kegiatan belajar, mata pelajaran yang mereka sukai, serta cara mereka berinteraksi dengan guru dan teman. Respons yang jujur, antusias, dan penuh percaya diri menjadi bukti positif bahwa lingkungan belajar di Al Siddiq telah mendorong perkembangan karakter dan kemampuan akademik siswa. Tim Cambridge kemudian diajak berkeliling sekolah untuk melihat langsung sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran. School tour meliputi kunjungan ke ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, area olahraga, serta fasilitas penunjang lainnya. Selama tur, para tamu mengamati bagaimana setiap area dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif bagi siswa. Kegiatan visitasi ditutup dengan sesi penyampaian masukan dari pihak Cambridge yang disampaikan oleh Mrs Priska Imanuelle. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan apresiasi terhadap upaya sekolah dalam membangun sistem pembelajaran yang berkualitas. Tim Cambridge juga memberikan beberapa rekomendasi pengembangan yang dapat menjadi panduan bagi sekolah dalam memperkuat implementasi kurikulum Cambridge ke depannya. Visitasi dari tim Cambridge ini menjadi langkah penting bagi Al Siddiq International School dalam perjalanan menuju penerapan kurikulum berstandar internasional. Melalui rangkaian kegiatan yang komprehensif—mulai dari presentasi, wawancara, observasi hingga pemberian masukan—sekolah mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kekuatan yang telah dimiliki serta aspek-aspek yang perlu disempurnakan.Kunjungan ini tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga memperkuat komitmen sekolah untuk terus memberikan pendidikan yang unggul, modern, dan berdaya saing global. By Arief Firmansyah, S.Kom

Kegiatan, SD, SMP, TK

Pelatihan Guru dari Penerbit Alston untuk Guru Al Siddiq

Pada Kamis, 20 November 2025, para guru Al Siddiq International School mengikuti kegiatan pelatihan khusus yang diselenggarakan oleh Penerbit Alston. Pelatihan ini berlangsung di ruang Kepala Sekolah dan dihadiri oleh para guru dari berbagai jenjang. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan para pendidik selalu berkembang sesuai tuntutan kurikulum dan kebutuhan siswa. Pelatihan yang dipandu langsung oleh tim dari Penerbit Alston ini bertujuan untuk memberikan pendampingan profesional kepada guru-guru dalam memahami serta mengoptimalkan penggunaan buku dan perangkat pembelajaran yang diterbitkan oleh Alston. Dengan materi yang dirancang secara sistematis, pelatihan ini membantu guru memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai strategi pengajaran modern yang selaras dengan materi pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menerima penjelasan terkait struktur buku, alur pembelajaran, serta cara menyampaikan materi secara efektif dalam kelas. Tim Alston juga menunjukkan contoh-contoh penerapan metode belajar berbasis aktivitas yang mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selain itu, guru-guru diajak untuk berdiskusi mengenai tantangan yang mereka temui di lapangan dan bagaimana solusi yang ditawarkan dapat diterapkan secara nyata dalam proses mengajar. Tidak hanya bersifat teoritis, pelatihan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik dan studi kasus. Guru-guru diberi kesempatan untuk mencoba menyusun rencana pembelajaran singkat, mempraktikkan penyampaian materi, serta mendapatkan masukan langsung dari instruktur. Suasana diskusi terasa aktif dan produktif, menunjukkan antusiasme guru untuk terus mengembangkan kemampuan profesional mereka. Melalui pelatihan ini, Al Siddiq International School kembali menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung peningkatan kompetensi guru. Kerjasama dengan Penerbit Alston diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran, menciptakan suasana kelas yang interaktif, dan memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswa. Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga memotivasi guru untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk penerbit profesional seperti Alston, Al Siddiq International School optimis dapat terus menghadirkan pendidikan yang unggul dan relevan bagi para siswa di era modern. By Arief Firmansyah, S.Kom

Kegiatan, TK

Guru Sehari, Kenangan Selamanya di TK Al Siddiq

Pada hari Rabu, 26 November 2025, TK Al Siddiq mengadakan peringatan Hari Guru di dalam kelas TK. Acara ini menjadi momen khusus bagi seluruh siswa, guru, dan orang tua. Suasana pagi terasa lebih hidup karena anak-anak datang lebih awal dari biasanya. Banyak dari mereka sudah tiba di sekolah pukul tujuh, terlihat antusias dan penasaran dengan kegiatan yang sudah disiapkan.Pukul 7.30, anak-anak TK bergabung dengan siswa SD dan SMP Al Siddiq untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Guru. Upacara berlangsung hingga pukul delapan. Selama upacara, anak-anak diajak menghormati jasa para guru yang setiap hari membimbing mereka. Momen ini sederhana tapi berarti karena memberi ruang bagi anak-anak untuk melihat bahwa peran guru dihargai oleh banyak orang.Setelah upacara, kegiatan berlanjut di kelas TK. Kali ini yang memimpin adalah mama-mama atau para orang tua siswa yang bertugas menjadi guru sehari. Tujuan orang tua merayakan Hari Guru dengan cara ini adalah agar mereka bisa merasakan langsung bagaimana rasanya mengajar anak usia dini. Selain itu, anak-anak bisa melihat bahwa proses belajar tidak hanya datang dari guru di sekolah tapi juga dari orang tua yang ikut berperan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk terima kasih kepada guru yang selama ini sudah sabar membimbing anak-anak.Tema yang diangkat adalah profesi. Beberapa orang tua memperkenalkan pekerjaan mereka kepada anak-anak. Ada yang berprofesi sebagai pramugari dan menjelaskan tugas pramugari saat bekerja. Anak-anak sangat antusias mendengar cerita langsung dari seseorang yang menjalani profesi tersebut. Mereka belajar tentang pelayanan, keselamatan, dan bagaimana pramugari membantu penumpang selama penerbangan.Selain itu, ada juga mama yang berprofesi sebagai atlet bulu tangkis Indonesia. Ia memperkenalkan dunia olahraga kepada anak-anak dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Anak-anak diajak memegang raket, belajar posisi tubuh yang benar, dan mencoba memukul kok secara perlahan. Meski sebagian besar masih belum tepat sasaran, mereka terlihat sangat bersemangat. Kegiatan ini memberi gambaran bahwa profesi atlet membutuhkan latihan, disiplin, dan kerja keras, namun tetap bisa dinikmati dengan rasa gembira.Setelah sesi pengenalan profesi, anak-anak diajak melakukan eksperimen sederhana menggunakan bubuk kunyit dan cuka. Kegiatan ini membuat mereka terlibat langsung dan belajar sambil bereksplorasi. Warna yang berubah dan reaksi yang muncul membuat mereka semakin penasaran dengan dunia sains. Walaupun sederhana, eksperimen ini memberi pengalaman baru yang seru dan mudah mereka ingat.Acara ditutup dengan makan bersama antara guru, orang tua, dan anak-anak. Suasananya hangat dan penuh tawa. Kegiatan ini menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar tapi juga tempat membangun hubungan yang baik antara keluarga dan guru. Pada akhirnya, peringatan Hari Guru di TK Al Siddiq tahun ini bukan hanya tentang merayakan guru tapi juga tentang kebersamaan dan rasa saling menghargai.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

Siswi SMP Al-Siddiq International Raih Juara Pertama Turnamen Tanding Pencak Silat Pra-Remaja

Bekasi, 12 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMP Al-Siddiq International. Salah satu siswinya, Khumairah Nairi Althafunnisa Isnain, berhasil memenangkan peringkat pertama dalam Turnamen Tanding Pencak Silat Tingkat Pra-Remaja yang digelar pada Rabu, 12 November 2025, bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.Turnamen ini merupakan penyelenggaraan yang keempat oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan diikuti oleh peserta-peserta muda dari berbagai daerah. Ajang ini menjadi wadah bagi atlet-atlet muda untuk menunjukkan kemampuan silat sekaligus memupuk sportivitas dan kecintaan terhadap budaya bela diri Indonesia.Khumairah, siswi kelas 8 Putri SMP Al-Siddiq International, tampil gemilang sejak babak awal. Dengan mengusung gaya silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate), ia berhasil mengungguli lawan-lawannya melalui kombinasi teknik yang kuat, kelincahan, serta ketepatan serangan.Serangkaian pertandingan berhasil ia menangkan dengan skor meyakinkan, hingga akhirnya ia keluar sebagai juara pertama, mengharumkan nama sekolah dan Kota Bekasi pada kancah turnamen pencak silat tingkat nasional untuk kategori pra-remaja.Atas pencapaiannya, Khumairah dianugerahi medali emas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan kemampuan bela dirinya. Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi atas usaha tekun Khumairah dalam berlatih serta komitmennya untuk terus berkembang.Prestasi ini menjadi motivasi baru bagi para siswa SMP Al-Siddiq International untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.By Umair Shoddiq, S.I.kom

Kegiatan, TK

Serunya Menghias Donat Digital di Kelas ICT

Pada Selasa, 18 November 2025, murid TK A Al Siddiq International mengikuti kegiatan pembelajaran ICT di lab komputer. Tema hari itu adalah membuat donat digital. Kegiatan ini terlihat sederhana, tetapi dirancang untuk melatih keterampilan tangan anak saat menggunakan mouse. Guru ingin anak mulai terbiasa mengarahkan kursor, memilih elemen, dan mengklik dengan tepat.Saat tiba di lab komputer, anak-anak langsung mencari tempat yang mereka inginkan dan duduk dengan rapi. Beberapa anak tampak antusias karena ini salah satu ruang favorit mereka. Suasana lab menjadi hidup begitu layar monitor menyala dan tampilan donat kosong muncul di setiap komputer.Guru kemudian memberi instruksi langkah demi langkah. Anak diminta menggerakkan mouse untuk memilih topping, warna, dan hiasan yang tersedia. Setiap elemen harus dipilih dengan klik yang benar. Anak mulai mencoba mengarahkan kursor perlahan. Ada yang langsung mahir, ada yang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan gerakan tangan mereka.Saat proses menghias berlangsung, banyak momen seru terjadi. Ada anak yang memilih warna terang, ada yang menambah banyak taburan, dan ada pula yang berhenti sejenak karena kursor bergerak terlalu jauh. Guru mendampingi dengan sabar sambil memberi dukungan agar anak tetap percaya diri. Setiap percobaan kecil menjadi latihan yang penting bagi motorik halus mereka.Kegiatan ini bukan hanya tentang membuat donat yang cantik. Anak belajar mengontrol tekanan jari, memegang mouse dengan benar, dan menggerakkan tangan dengan koordinasi yang baik. Semua ini mendukung kesiapan mereka untuk kegiatan ICT berikutnya yang semakin menuntut ketepatan.Di akhir sesi, anak bangga melihat hasil karya mereka di layar. Guru memberi waktu bagi mereka untuk saling melihat donat teman, sehingga muncul pujian dan tawa. Kegiatan sederhana ini menutup hari mereka dengan pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh warna.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Melakukan Persiapan SAS Semester 1 Tahun Ajaran 2025-2026

SD Al Siddiq International mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Semester 1 Tahun Ajaran 2025/2026. Seluruh guru dari kelas 1 hingga kelas 6 telah melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan materi, instrumen penilaian, serta kelancaran proses evaluasi yang akan berlangsung. Persiapan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan proses penilaian yang objektif, terukur, dan sesuai dengan capaian pembelajaran.Selain menyiapkan perangkat soal, guru-guru juga melakukan review materi untuk memastikan bahwa seluruh kompetensi inti dan kompetensi dasar telah disampaikan dengan baik selama semester berjalan. Kegiatan pendampingan belajar kepada siswa juga dilakukan melalui penguatan materi, latihan soal, serta sesi tanya jawab untuk membantu siswa memahami kembali pelajaran yang telah dipelajari.Pihak sekolah turut mempersiapkan tata tertib pelaksanaan SAS agar berlangsung tertib, nyaman, dan kondusif. Koordinasi dengan wali kelas dan tenaga kependidikan dilakukan untuk memastikan kesiapan ruang ujian, jadwal pelaksanaan, serta kebutuhan teknis lainnya. Dengan persiapan yang matang, SD Al Siddiq International berharap pelaksanaan SAS dapat berjalan lancar dan memberikan gambaran yang tepat mengenai perkembangan belajar siswa selama semester pertama.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

Peserta Didik SMP Al-Siddiq International Gelar Praktek PJBL Pembuatan Miniatur Energi Surya

Peserta didik SMP Al-Siddiq International melaksanakan kegiatan Project-Based Learning (PJBL) bertema “Pemanfaatan Energi Surya untuk Pembangkit Listrik”. Program ini dimulai pada 17 November 2025 melalui sesi sosialisasi yang dipandu oleh guru IPA, Mr. Muhammad Fathul Ihsan, M.Res. Dalam kegiatan ini, para siswa dibagi menjadi 5 kelompok ikhwan dan 5 kelompok akhwat, masing-masing diberi tantangan untuk merancang dan membuat miniatur bangunan yang menunjukkan manfaat energi surya dalam kehidupan sehari-hari.Sejak hari Senin hingga Kamis, para peserta didik bekerja secara kolaboratif membuat berbagai jenis miniatur kreatif. Miniatur tersebut dilengkapi dengan sirkuit tenaga surya yang menggerakkan baling-baling, lampu, atau menghasilkan bunyi. Beberapa karya kreatif yang dihasilkan antara lain miniatur bandara, mercusuar, kafe, stadion sepakbola, kompleks perumahan, hingga miniatur unik seperti rumah Spongebob, Patrick, dan Squidward dari serial Spongebob Squarepants. Kreativitas ini menunjukkan pemahaman siswa tentang bagaimana energi surya dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk teknologi.Puncak acara berlangsung pada Jum’at, 21 November 2025 pukul 08.00 WIB di lapangan Al-Siddiq. Acara dimulai dengan alunan tilawah merdu Surat An-Nur ayat 35 oleh Cut Hamidatul Aqila, siswi kelas 8 putri yang keluarganya berasal dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Setelah itu, Direktur Sekolah, Mr. Ginanjar Citra Cimarga, M.Pd., memberikan sambutan dan penghargaan atas usaha serta kreativitas para siswa.Pada sesi inti, setiap kelompok maju satu per satu untuk menjelaskan miniatur mereka, termasuk integrasi proyek tersebut dengan berbagai mata pelajaran seperti IPA, Matematika, Bahasa Inggris, Seni Budaya, hingga Pendidikan Pancasila. Suasana semakin meriah ketika siswa-siswi dari jenjang TK dan SD turut hadir dan berkeliling melihat pameran karya kakak-kakak SMP mereka.Di tengah-tengah acara, Pak Umair Shoddiq, S.I.Kom., guru Pendidikan Pancasila, memberikan penguatan materi dengan mengingatkan bahwa hak warga negara untuk menerima layanan kelistrikan telah diatur dalam UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, khususnya pada Pasal 28 dan 29. Hak tersebut mencakup memperoleh pelayanan yang baik, aliran listrik yang andal, serta kontinuitas pasokan tenaga listrik.Kegiatan PJBL ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang energi terbarukan, tetapi juga mengasah kreativitas, kemampuan bekerja sama, dan kesadaran mereka tentang pentingnya inovasi teknologi ramah lingkungan bagi masa depan.By Umair Shoddiq, S.I.kom

Kegiatan, TK

Belajar Sains Sederhana melalui Percobaan Sabun dan Lada

Pada Senin, 17 November 2025, murid TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan eksperimen sederhana di kelas Science dan Math. Kegiatan ini memakai bahan sehari-hari yaitu air, lada, sabun, dan cotton bud. Walau terlihat sederhana, eksperimen ini dirancang untuk membuka rasa ingin tahu anak serta mengajak mereka melihat reaksi nyata dari benda di sekitar mereka.Sebelum memulai percobaan, guru melakukan recall tentang berbagai jenis profesi. Anak diajak menyebut pekerjaan yang mereka kenal, mulai dari pengajar sampai ilmuwan. Dari sini guru menjelaskan bahwa ilmuwan sering melakukan percobaan untuk menemukan hal baru, termasuk zat yang membantu orang menghilangkan bakteri di tangan saat mencuci dengan sabun. Penjelasan ini menjadi jembatan menuju eksperimen yang akan mereka lakukan.Setelah itu guru menyiapkan wadah berisi air yang sudah ditaburi lada. Anak diperbolehkan mengamati butiran lada yang mengapung di permukaan dan menebak apa yang akan terjadi ketika sabun digunakan. Momen ini membuat suasana kelas menjadi lebih hidup karena anak bebas menyampaikan tebakan mereka, baik yang lucu maupun yang masuk akal.Setiap anak mendapat cotton bud. Guru lalu menunjukkan cara mencelupkan ujungnya ke sabun. Anak kemudian mencelupkan cotton bud itu secara perlahan ke permukaan air yang penuh lada. Begitu ujung cotton bud bersentuhan dengan air, butiran lada langsung bergerak menjauhi titik sabun. Anak tampak terkejut dan senang melihat reaksi cepat tersebut.Melalui eksperimen ini anak memahami bahwa sabun memiliki sifat yang bisa memecah tegangan permukaan air sehingga lada terdorong menjauh. Penjelasan dibuat sederhana agar mudah dipahami. Lebih dari itu, kegiatan ini memberi pengalaman langsung yang membuat anak merasa seperti ilmuwan kecil. Mereka tidak hanya melihat teori, tetapi mengalami sendiri proses sebab akibatnya.Kegiatan ini menutup hari mereka dengan rasa bangga dan penasaran. Banyak dari mereka bertanya apakah ada percobaan lain yang bisa dicoba. Guru menegaskan bahwa rasa ingin tahu adalah langkah pertama menjadi pembelajar yang baik. Dengan kegiatan sederhana seperti ini, anak belajar bahwa ilmu bisa ditemukan di mana saja, bahkan dari sabun dan lada yang ada di rumah.By Inka Amalia, S.Pd