Al Siddiq International School

Kegiatan

Kegiatan, TK

Belajar Matematika Seru Lewat Jeruk

Pada hari Senin, 26 Januari TK B2 Fatimah Azzahra dan Selasa 27 Januari 2026 TK B1 Ummu Kultsum Al Siddiq International melaksanakan kegiatan pembelajaran matematika yang unik dan menyenangkan di kelas Science and Math. Kegiatan ini mengusung tema eksplorasi angka dan pola melalui aktivitas mengupas jeruk, menghitung jumlah ruas buah, serta membuat mozaik dari kulit jeruk. Dengan pendekatan yang bersifat konkret dan menyentuh langsung pengalaman anak, kegiatan ini menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan konsep matematika dasar kepada anak usia dini.Kegiatan dimulai dengan setiap anak mendapatkan satu buah jeruk. Anak-anak diajak untuk mengupas kulit jeruk secara mandiri sebagai bentuk pengembangan keterampilan motorik halus. Setelah itu, mereka diminta untuk menghitung jumlah isi jeruk atau ruas buah di dalam satu buah jeruk. Dengan menghitung secara langsung, anak-anak diajak mengenal konsep bilangan dan melatih kemampuan berhitung satu per satu sambil tetap menikmati prosesnya secara menyenangkan.Tidak hanya berhenti pada aktivitas berhitung, anak-anak juga diajak berkreasi dengan memanfaatkan kulit jeruk yang telah dikupas. Kulit-kulit jeruk tersebut digunakan untuk menyusun pola mozaik sederhana di atas kertas. Aktivitas ini bertujuan untuk melatih daya imajinasi, kreativitas, serta pengenalan terhadap konsep pola dan bentuk geometri. Dengan menggunakan media alami seperti kulit jeruk, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan konsep dasar matematika seperti angka, jumlah, dan pola kepada anak-anak usia dini dengan cara yang konkret, kontekstual, dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung perkembangan sensorik dan motorik halus anak, menumbuhkan ketelitian, konsentrasi, serta menstimulasi kemampuan berpikir logis dan sistematis. Anak-anak belajar tidak hanya dari teori, tetapi juga dari pengalaman langsung yang dapat mereka rasakan dan pahami.Secara keseluruhan, kegiatan mengupas kulit jeruk, menghitung jumlah ruas, dan membuat mozaik dari kulit jeruk di TK B Al Siddiq International bukan hanya memperkenalkan konsep matematika, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang utuh dan menyenangkan. Dengan pendekatan yang interaktif dan eksploratif, anak-anak menjadi lebih antusias dan aktif dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini membuktikan bahwa matematika dapat diajarkan secara menyenangkan dan penuh makna sejak usia dini.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, SD

Simulasi TKA Kelas VI SD Al Siddiq International Berjalan Lancar

SD Al Siddiq International telah melaksanakan kegiatan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa kelas VI pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi pelaksanaan TKA yang sesungguhnya.Simulasi TKA berlangsung dengan tertib dan lancar, diikuti oleh seluruh siswa kelas VI dengan penuh kesungguhan dan antusias. Selama kegiatan, siswa dibimbing untuk memahami alur pelaksanaan ujian, mengatur waktu pengerjaan soal, serta membiasakan diri dengan suasana tes sehingga diharapkan dapat mengurangi rasa gugup saat TKA nanti.Pelaksanaan simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi bagi guru untuk melihat kesiapan akademik siswa sekaligus memetakan materi yang masih perlu diperkuat. Dukungan dan pendampingan dari para guru turut berperan dalam menciptakan suasana yang kondusif selama kegiatan berlangsung.Melalui kegiatan simulasi TKA ini, diharapkan para siswa kelas VI SD Al Siddiq International dapat lebih siap, percaya diri, dan mampu melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan baik serta memperoleh hasil yang maksimal. Semoga ikhtiar ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan ananda di jenjang selanjutnya.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

Peserta Didik Kelas 8 SMP Al-Siddiq International Membuat Poster Edukatif Menggunakan Smartphone

Peserta didik kelas 8 SMP Al-Siddiq International melaksanakan kegiatan pembelajaran kreatif dengan membuat poster edukatif dan informatif menggunakan smartphone. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 07.00 WIB, bertempat di ruang kelas 8 Putri SMP Al-Siddiq International.Kegiatan pembelajaran ini dibimbing langsung oleh guru IPS, Mr. Umair Shoddiq, S.I.Kom, dengan tujuan mengarahkan peserta didik agar mampu memanfaatkan smartphone sebagai sarana pembelajaran dan pengetahuan secara positif.Sebelum membuat poster, peserta didik terlebih dahulu diberikan sebuah artikel informatif terkait topik pembelajaran. Artikel tersebut kemudian dipahami, diringkas, dan diubah oleh peserta didik ke dalam bentuk poster edukatif dengan diagram step-by-step, sesuai arahan guru pengampu. Tema poster yang dikerjakan adalah “Cara Mengajarkan Bayi Agar Bisa Berjalan.”Proses pembuatan poster dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Canva yang dapat diakses melalui smartphone masing-masing peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa dan siswi dilatih untuk mengolah informasi, berpikir sistematis, serta menyajikan materi edukatif secara visual dan menarik.Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa smartphone dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran dan pengembangan pengetahuan, bukan hanya sebagai sarana hiburan. Karya poster terbaik hasil kreativitas peserta didik rencananya akan dipajang di mading sekolah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Pengalaman Pertama Anak TK Al Siddiq Makan Bubur Kacang Hijau

Kegiatan makan bubur kacang hijau dilaksanakan sebagai rangkaian dari kegiatan Project Based Learning yang telah dilakukan sebelumnya. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak TK Al Siddiq dan dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di kelas Ummu Kultsum dengan suasana yang hangat dan menyenangkan.Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal kacang hijau tidak hanya sebagai tanaman yang mereka tanam dan amati pertumbuhannya, tetapi juga sebagai bahan makanan yang dapat diolah dan dikonsumsi. Anak belajar bahwa tanaman yang tumbuh dengan baik dapat memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Hal ini membantu anak memahami hubungan antara proses menanam dan hasil yang bisa dimanfaatkan.Tujuan dari kegiatan makan bubur kacang hijau ini adalah memberikan pengalaman langsung kepada anak usia dini untuk mengenal rasa, tekstur, dan aroma makanan berbahan dasar kacang hijau. Anak dilatih untuk berani mencoba makanan baru, khususnya bagi anak yang belum pernah mencicipi bubur kacang hijau sebelumnya. Kegiatan ini juga menanamkan kebiasaan makan bersama dengan tertib dan penuh rasa syukur.Kegiatan diawali dengan guru membuka kelas dengan penjelasan sederhana mengenai bagian-bagian dari pohon kacang hijau, seperti akar, batang, dan daun. Penjelasan ini menjadi penguatan dari kegiatan menanam dan mengamati yang telah dilakukan sebelumnya. Anak-anak mendengarkan dengan antusias dan mengingat kembali pengalaman mereka selama merawat tanaman kacang hijau.Setelah itu, guru membagikan bubur kacang hijau kepada anak-anak satu per satu. Anak-anak kemudian membaca doa sebelum makan bersama-sama. Suasana kelas terasa hangat saat anak menikmati bubur kacang hijau. Beberapa anak terlihat lahap, sementara sebagian lainnya mencoba perlahan karena ini menjadi pengalaman pertama mereka memakan bubur kacang hijau.Melalui kegiatan ini, anak tidak hanya belajar tentang makanan sehat, tetapi juga belajar bersyukur, berbagi, dan menghargai proses. Kegiatan makan bubur kacang hijau menjadi penutup yang bermakna dari rangkaian Project Based Learning, karena anak dapat merasakan langsung hasil pembelajaran dari awal hingga akhir dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Menumbuhkan Generasi Qur’ani melalui Haflah Takrim Tasmi’ dan Munaqosyah di SD Al Siddiq International

Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Tasmi’ dan Munaqosyah Al-Qur’an, SD Al Siddiq International melaksanakan Haflah Takrim Tasmi’ dan Munaqosyah sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang telah mencapai target hafalan Juz 30 dan Juz 29. Kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa yang telah menunjukkan kesungguhan, kedisiplinan, serta keistiqamahan dalam mengikuti program pembinaan tahfidz Al-Qur’an yang menjadi salah satu unggulan sekolah.Acara Haflah Takrim berlangsung dengan suasana khidmat dan tertib, dihadiri oleh para guru tahfidz dan dewan guru. Satu per satu ananda dipanggil ke depan untuk menerima penghargaan dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan ketekunan mereka dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk melatih rasa percaya diri sekaligus menumbuhkan kebanggaan atas capaian yang telah diraih.Adapun siswa yang mengikuti Haflah Takrim Tasmi’ dan Munaqosyah Al-Qur’an ini adalah:

Kegiatan, SMP

Parents–Teacher Conference SMP Al-Siddiq International Sambut Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026

SMP Al-Siddiq International menyelenggarakan kegiatan Parents–Teacher Conference (PTC) dalam rangka menyambut Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di ruang pertemuan lantai 3, dan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Para wali murid hadir dengan antusias sebagai bentuk dukungan terhadap proses pendidikan putra-putri mereka.Acara dipandu oleh Miss Wafda Nurul Imani, S.Pd selaku Master of Ceremony (MC). Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustadz Abdul Aziz, S.Pd, sehingga menciptakan suasana yang khidmat dan penuh keberkahan.Selanjutnya, Mr. Yusuf Yudhana, S.Pd., selaku Kepala SMP Al-Siddiq International, menyampaikan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya, beliau menekankan kembali penguatan program-program sekolah, pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua, serta komitmen sekolah dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, spiritual, dan karakter.Pemaparan berikutnya disampaikan oleh Ustadz Abdul Aziz, S.Pd mengenai pembelajaran Al-Qur’an dan Keislaman, yang menjadi ciri khas dan fondasi utama pendidikan di SMP Al-Siddiq International. Materi ini menegaskan peran penting pendidikan Qur’ani dalam membentuk akhlak dan kepribadian siswa.Selanjutnya, sosialisasi program akademik dan kurikulum disampaikan oleh Miss Robiah Adawiyah, M.Pd dan Mr. Muhammad Fathul Ihsan, M.Res. Pada sesi ini dijelaskan arah pembelajaran Semester 2, strategi akademik, serta target capaian yang diharapkan dapat diraih oleh peserta didik.Sejalan dengan visi SMP Al-Siddiq International sebagai sekolah bilingual, Mr. Fedrian Hasmand, M.Sas memaparkan rencana serta pencapaian program bahasa Inggris dan bahasa Arab. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi bahasa siswa agar siap bersaing di tingkat nasional maupun global.Kemudian, presentasi program Kesiswaan disampaikan oleh Mr. Amal Zikrullah, M.Pd, yang menjelaskan berbagai kegiatan pengembangan minat, bakat, dan karakter siswa melalui program kesiswaan selama Semester 2.Sebelum acara ditutup, dibuka sesi tanya jawab antara wali murid dan pihak sekolah. Salah satu pertanyaan yang disampaikan oleh wali murid adalah mengenai apakah ujian munaqosyah diwajibkan atau tidak. Pihak sekolah memberikan penjelasan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan komitmen dalam memberikan pemahaman yang jelas kepada orang tua.Kegiatan Parents–Teacher Conference ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan wali murid demi tercapainya tujuan pendidikan yang optimal di SMP Al-Siddiq International.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Menanam, Mengamati, dan Belajar: Project Based Learning Kacang Hijau di TK Al Siddiq

Kegiatan Project Based Learning menanam kacang hijau dilaksanakan oleh Murid TK Al Siddiq sebagai bagian dari pembelajaran tematik yang menyenangkan dan bermakna. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, yaitu pada hari Senin sampai Jumat, tanggal 19–23 Januari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan di kelas masing-masing dengan pendampingan guru.Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan pada proses menanam dan merawat tanaman sejak dini. Mereka tidak hanya melihat hasil akhir, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan. Anak belajar bahwa tanaman membutuhkan perhatian, waktu, dan perlakuan yang tepat agar dapat tumbuh dengan baik. Hal ini membantu menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengalaman belajar nyata kepada anak usia dini. Anak-anak dilatih untuk mengamati, membandingkan, dan menganalisis perbedaan pertumbuhan tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat gelap, di dalam ruangan yang terkena sinar matahari, serta di luar ruangan yang terkena sinar matahari langsung. Dari kegiatan ini, anak dapat memahami secara sederhana bahwa cahaya dan lingkungan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman.Pada hari Senin, 19 Januari 2026, kegiatan diawali dengan menonton tayangan video tentang eksperimen biji kacang hijau bersama-sama di kelas Zainab. Setelah itu, anak-anak mulai menanam biji kacang hijau secara bertahap dengan bimbingan guru. Anak menyiapkan gelas plastik, menyusun kapas dengan rapi, menaburkan biji kacang hijau diatas kapas, lalu menuangkan air hingga kapas menjadi basah. Proses ini melatih motorik halus anak serta kemampuan mengikuti instruksi dengan urut.Selanjutnya, pada hari Selasa hingga Jumat, 20–23 Januari 2026, anak-anak secara rutin menyiram biji kacang hijau dengan meneteskan air menggunakan pipet. Selain menyiram, anak juga diajak mencatat dan menggambar perkembangan tanaman kacang hijau pada buku yang telah disediakan. Kegiatan ini melatih kesabaran, ketelitian, serta kemampuan anak dalam mengamati perubahan dari hari ke hari.Puncak kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Januari 2026. Anak-anak bersama guru mengamati perbedaan pertumbuhan kacang hijau dari ketiga perlakuan yang telah dilakukan. Anak diajak berdiskusi sederhana tentang tanaman mana yang tumbuh paling tinggi, paling hijau, dan paling kuat. Melalui kegiatan ini, anak belajar menyampaikan pendapat, mendengarkan teman, serta menarik kesimpulan sederhana dari hasil pengamatan mereka sendiri.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj di SD Al Siddiq International

SD Al Siddiq International melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diikuti oleh seluruh siswa dari semua jenjang kelas. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh makna sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman serta keteladanan Rasulullah kepada para siswa.Acara diawali dengan penampilan perwakilan siswa yang menyanyikan lagu religi “Di Suatu Malam Bulan Rajab”. Lagu tersebut dibawakan dengan penuh penghayatan di hadapan seluruh peserta, sehingga menciptakan suasana yang tenang dan menambah kekhusyukan dalam memperingati peristiwa Isra Mi’raj.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan dai cilik, ananda Zuhari, siswa kelas 4 SD. Dengan penuh percaya diri, Zuhari menyampaikan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj. Ia menjelaskan secara runtut dan mudah dipahami mengenai perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga menerima perintah salat, serta menyampaikan hikmah yang dapat diambil oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.Seluruh rangkaian acara diikuti oleh para siswa dengan antusias dan tertib. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami makna peristiwa Isra Mi’raj serta meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penting bagi SD Al Siddiq International dalam membentuk karakter islami dan menumbuhkan akhlak mulia pada diri siswa sejak dini.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd.

Kegiatan, SMP

Melatih Kemampuan Public Speaking melalui Kultum Jum’at Pagi di SMP Al-Siddiq International

SMP Al-Siddiq International terus berkomitmen mengembangkan potensi siswa dan siswi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam keterampilan komunikasi dan keislaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan kultum Jum’at pagi yang dilaksanakan secara rutin sebagai sarana melatih kemampuan public speaking siswa.Kegiatan kultum Jum’at pagi ini dilaksanakan pada Jum’at, 23 Januari 2026, bertempat di lantai 2 masjid sekolah, tepat setelah zikir pagi pukul 07.00 WIB. Zikir pagi dipimpin oleh Ust. Abdul Aziz, S.Pd, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kultum oleh para siswa terpilih.Kultum pertama dibawakan oleh Ananda Zachary Akbar Kumara dan Ananda Sadad Kamil dari kelas 7 Putra. Keduanya menyampaikan materi mengenai keistimewaan bulan Rajab dan Sya’ban, serta pentingnya mempersiapkan diri dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Penyampaian kultum ini melatih keberanian siswa kelas VII untuk berbicara di depan khalayak dengan bahasa yang santun dan penuh makna.Selanjutnya, kultum duet disampaikan oleh Ananda Raisafa Saffir Audyra dan Ananda Alanza Lareina Clarissa dari kelas 8 Putri. Mereka mengangkat tema bahaya ghibah, yang disampaikan dengan contoh-contoh kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta kegiatan.Sebagai penutup, kultum duet dibawakan oleh Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Al-Siddiq International, yaitu Ananda Azka Fakhri Arkananta dan Ananda Muhammad Kautsar Mehaga Perangin-angin dari kelas 8 Putra. Pada kesempatan ini, mereka menyampaikan kultum tentang pentingnya menjaga persaudaraan sesama Muslim, sebagai pondasi dalam membangun lingkungan sekolah yang harmonis dan berakhlak mulia.Melalui kegiatan kultum Jum’at pagi ini, diharapkan siswa dan siswi SMP Al-Siddiq International semakin percaya diri dalam berbicara di depan umum, mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan baik, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak.By Umair Shoddiq, S.I.Kom

Kegiatan, TK

Belajar Kisah Isra Mi’raj Bersama di Kelas Zainab

Pada hari Kamis, 15 Januari 2026, anak-anak TK Al Siddiq International mengikuti kegiatan menonton film tentang peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran agama yang dikemas dengan cara menyenangkan dan sesuai dengan usia anak-anak TK.Kegiatan diawali seperti hari-hari biasa. Anak-anak datang ke sekolah dengan penuh semangat, kemudian melakukan line up bersama. Setelah itu, mereka mengikuti circle time untuk berdoa dan berbincang ringan dengan guru. Kegiatan dilanjutkan dengan shalat dhuha bersama dan snack time agar anak-anak tetap nyaman dan siap mengikuti kegiatan selanjutnya.Setelah rangkaian kegiatan awal selesai, anak-anak diajak menuju Kelas Zainab. Di kelas tersebut, mereka menonton film tentang kisah Isra Mi’raj menggunakan smart board yang telah disediakan oleh pemerintah. Film ditampilkan dengan gambar dan cerita yang menarik agar anak-anak mudah memahami perjalanan Nabi Muhammad SAW saat menerima perintah salat.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan dan mengingatkan anak-anak tentang kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sejak usia dini. Selain itu, guru juga menyampaikan bahwa pada keesokan harinya, yaitu Jumat, 16 Januari, akan diperingati sebagai Hari Isra Mi’raj. Dengan begitu, anak-anak diharapkan mulai mengenal hari-hari besar dalam Islam dan maknanya secara sederhana.Setelah menonton film, anak-anak diajak mengikuti kuis tanya jawab ringan. Guru memberikan pertanyaan seputar cerita yang baru saja ditonton untuk mengetahui seberapa jauh anak-anak mengingat dan memahami kisah Isra Mi’raj. Anak-anak terlihat antusias menjawab pertanyaan dengan bahasa mereka sendiri.Kegiatan kemudian ditutup dengan tertib. Anak-anak kembali ke kelas masing-masing dengan bimbingan guru. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan agama, tetapi juga belajar fokus, mendengarkan cerita, dan berani mengungkapkan pendapat mereka.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Awali Hari Pertama Sekolah dengan Storytelling Interaktif

SD Al Siddiq International mengawali hari pertama masuk sekolah di semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026 dengan kegiatan yang inspiratif dan menyenangkan melalui sesi storytelling bersama pembicara Palupi Mutiasih, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh para murid dengan penuh antusias dan menjadi pembuka yang berkesan di awal semester.Dalam sesi tersebut, Palupi Mutiasih, M.Pd. menyampaikan cerita yang dekat dengan keseharian anak-anak, seperti pengalaman di rumah, di sekolah, serta interaksi dengan teman sebaya. Cerita disampaikan dengan bahasa yang sederhana, ekspresif, dan mudah dipahami sehingga murid dapat terlibat secara aktif selama kegiatan berlangsung.Suasana acara terasa semakin seru karena dikemas secara interaktif. Para murid diajak untuk berpartisipasi melalui tanya jawab, gerakan sederhana, serta ekspresi yang membuat mereka lebih berani dan percaya diri. Tidak hanya mendengarkan, anak-anak juga diajak untuk berpikir, merespons, dan menyampaikan pendapat mereka dengan gembira.Kegiatan storytelling ini bertujuan untuk membangun semangat belajar murid di hari pertama sekolah, melatih kemampuan berbahasa, serta menumbuhkan karakter positif sejak awal. Dengan suasana yang hangat dan menyenangkan, murid tampak lebih siap dan bersemangat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran selanjutnya.Melalui kegiatan ini, SD Al Siddiq International berharap dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna sejak hari pertama sekolah serta menumbuhkan rasa nyaman dan bahagia bagi seluruh murid.By: Yundara Ulfa Priatna, M.Pd

Kegiatan, SMP

Peringatan Isra’ Mi’raj di SMP Al-Siddiq International Berlangsung Khidmat dan Edukatif

SMP Al-Siddiq International menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada hari Kamis, 15 Januari 2026, pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid lantai 2 dan diikuti oleh seluruh peserta didik dengan penuh khidmat.Acara diawali dengan zikir pagi bersama sebagai bentuk pembiasaan spiritual untuk menenangkan hati dan menyiapkan diri dalam menerima ilmu. Setelah itu, acara resmi dibuka dan dipandu oleh Ust. Abdul Aziz, S.Pd selaku MC yang mengarahkan rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh makna.Puncak acara diisi dengan tausyiah serta kisah perjalanan Isra’ dan Mi’raj Rasulullah SAW yang disampaikan oleh Ust. Ahmad Toha, M.Ag. Dalam tausyiahnya, beliau menjelaskan secara runtut peristiwa luar biasa yang dialami Rasulullah SAW, mulai dari perjalanan Isra’ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga peristiwa Mi’raj naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu.Ust. Ahmad Toha, M.Ag juga menyampaikan makna Isra’ dan Mi’raj bagi umat Muslim, yaitu pentingnya menjaga salat sebagai tiang agama, memperkuat keimanan kepada kekuasaan Allah SWT, serta meneladani keteguhan dan ketaatan Rasulullah SAW dalam menjalankan perintah-Nya meskipun penuh ujian.Setelah tausyiah, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif yang berisi pertanyaan-pertanyaan berdasarkan materi yang telah disampaikan. Seluruh peserta didik tampak antusias mengikuti kuis tersebut. Dari hasil penilaian, Muhammad Alvaro Syawwal Siregar, siswa kelas 7 Putra, berhasil meraih Juara 1 Quiz Isra’ Mi’raj.Sebagai penutup, sekolah menyampaikan informasi bahwa pada keesokan harinya, Jumat, 16 Januari 2026, peserta didik melanjutkan kegiatan belajar mengajar di rumah sesuai arahan pemerintah, mengingat tanggal tersebut merupakan tanggal merah pada tahun ini.Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memahami kisah Isra’ dan Mi’raj secara historis, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai keimanan dan ketaatan dalam kehidupan sehari-hari.By Umair Shoddiq, S.I.Kom