Al Siddiq International School

Kegiatan

Edukasi, Kegiatan

Kajian Orang Tua Murid Bulan Juli 2026 : Tahapan Mendidik Anak Teladan Rasulullah SAW

Bekasi, 30 Juli 2026 — Al Siddiq International School kembali menyelenggarakan kegiatan kajian bagi orang tua murid sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam membangun sinergi antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di rumah. Kegiatan kajian dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di Masjid Al Siddiq, dan diikuti oleh para orang tua murid dengan penuh antusias. Pada kesempatan kali ini, kajian mengangkat tema “Tahapan Mendidik Anak Teladan Rasulullah SAW”, yang merujuk pada karya Syaikh Jamal Abdur Rahman. Materi kajian disampaikan oleh Ustadz Abdullah Haris, Lc., M.Pd., yang mengajak para orang tua untuk memahami bahwa mendidik anak merupakan sebuah proses panjang yang membutuhkan ilmu, kesabaran, keteladanan, serta pendekatan yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Dalam kajiannya, Ustadz Abdullah Haris menjelaskan bahwa pendidikan anak tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang sama pada setiap usia. Setiap tahapan perkembangan memiliki kebutuhan, karakteristik, dan pendekatan pendidikan yang berbeda. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami fase pertumbuhan anak agar dapat memberikan pendidikan yang tepat, baik dalam aspek akidah, ibadah, akhlak, maupun kehidupan sehari-hari. Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah bahwa keteladanan orang tua menjadi bagian utama dalam pendidikan anak. Anak belajar bukan hanya melalui nasihat dan perintah, tetapi juga melalui apa yang mereka lihat dan rasakan dari perilaku orang tua. Sikap orang tua dalam beribadah, berbicara, menyelesaikan masalah, menghargai orang lain, dan menjalankan tanggung jawab akan menjadi contoh yang secara tidak langsung ditiru oleh anak. Kajian ini juga mengingatkan bahwa mendidik anak merupakan amanah yang membutuhkan kesungguhan. Orang tua tidak hanya bertugas memenuhi kebutuhan fisik dan akademik anak, tetapi juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal mereka di masa depan. Melalui pembahasan mengenai tahapan pendidikan anak berdasarkan keteladanan Rasulullah SAW, para orang tua diajak untuk membangun pola komunikasi yang lebih dekat dengan anak, memahami kebutuhan mereka sesuai usia, serta memberikan arahan dengan cara yang penuh kasih sayang dan kebijaksanaan. Kegiatan kajian juga menjadi ruang refleksi bagi para orang tua untuk melihat kembali proses pendidikan yang selama ini dilakukan di rumah. Sinergi antara orang tua dan sekolah menjadi hal yang sangat penting agar nilai-nilai yang ditanamkan kepada anak dapat berjalan secara konsisten dan saling menguatkan. Bagi Al Siddiq International School, kegiatan kajian orang tua bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun parenting partnership yang kuat antara sekolah dan keluarga. Pendidikan yang baik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama ketika sekolah dan orang tua memiliki visi yang sama dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Dengan terselenggaranya kajian ini, diharapkan para orang tua mendapatkan tambahan ilmu dan wawasan untuk menjalankan peran mereka sebagai pendidik utama di lingkungan keluarga. Lebih dari itu, semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan keluarga yang mendukung tumbuhnya anak-anak yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki karakter yang kuat. Melalui semangat “Growing Together, Educating with Faith, Inspiring the Future,” Al Siddiq International School terus berupaya membangun kolaborasi yang erat antara sekolah dan keluarga demi menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan yang berlandaskan ajaran Islam.By Arief Firmansyah, S.Kom

Kegiatan, SMP

Menjaga Makna Kemerdekaan: Upacara HUT Kemerdekaan RI di SMP Al-Siddiq International

SMP Al-Siddiq International menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 th pada 17 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sekaligus semarak, melibatkan seluruh warga sekolah dalam suasana kebersamaan dan nasionalisme.Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di lapangan SMP Al-Siddiq International. Upacara dipimpin oleh Paskibra SMP Al-Siddiq International yang telah mendapatkan pelatihan dan persiapan sebelumnya. Dengan penuh disiplin dan tanggung jawab, para anggota Paskibra menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan tertib dan khidmat.Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Al-Siddiq International, Muhammad Fathul Ihsan, M.Res. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memperingati kemerdekaan sebagai sebuah seremoni, tetapi juga memahami nilai perjuangan yang melatarbelakanginya.Beliau mengisahkan bagaimana para pejuang bangsa berjuang merebut kemerdekaan dengan segala keterbatasan. Di tengah pertempuran yang diwarnai suara peluru dan senapan, para pejuang tetap berani menghadapi penjajah dengan persenjataan sederhana, termasuk tombak dan bambu runcing. Perjuangan tersebut menunjukkan bahwa kemerdekaan diraih melalui pengorbanan, keberanian, persatuan, dan perjuangan yang panjang.Dengan rahmat Allah SWT, perjuangan para pahlawan akhirnya mengantarkan bangsa Indonesia kepada kemerdekaan. Karena itu, kemerdekaan merupakan nikmat sekaligus amanah yang harus disyukuri dan dijaga oleh generasi penerus.Perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan bukanlah sesuatu yang mudah. Menjaga makna kemerdekaan bahkan menjadi tantangan tersendiri bagi generasi masa kini. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata melawan penjajahan, maka saat ini perjuangan dapat diwujudkan melalui pendidikan, prestasi, persatuan, dan kontribusi positif bagi bangsa.Dalam amanatnya, pembina upacara juga menekankan bahwa kemerdekaan hakiki tidak hanya berarti terbebas dari penjajahan, tetapi juga mencakup kebebasan berpikir, kebebasan untuk berkembang, serta kebebasan untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dengan tetap menjunjung nilai moral, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Pawai Kemerdekaan dan Nonton BarengSetelah upacara selesai, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan Pawai Kemerdekaan. Seluruh peserta mengikuti pawai dengan penuh antusias mengelilingi kawasan sekitar SMP Al-Siddiq International. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan yang meriah dan menyenangkan bagi peserta didik.Dengan semangat merah putih, para peserta mengikuti pawai dengan tertib sambil membawa semangat kemerdekaan dan kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah.Tidak berhenti sampai di sana, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan nonton bareng (nobar) film bertema kemerdekaan. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk kembali mengenal kisah perjuangan para pahlawan serta memahami nilai keberanian, pengorbanan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air.Kegiatan nonton bareng juga dikemas sebagai pembelajaran yang lebih dekat dengan dunia peserta didik. Sejarah dan perjuangan kemerdekaan tidak hanya dipelajari melalui buku, tetapi juga dihadirkan melalui pengalaman visual yang diharapkan dapat membangun rasa empati dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan.Rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di SMP Al-Siddiq International menjadi perpaduan antara khidmatnya upacara, semangat kebersamaan dalam pawai, dan pembelajaran melalui nonton bareng. Seluruh kegiatan diharapkan mampu menanamkan nilai nasionalisme sekaligus mengingatkan generasi muda bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini merupakan hasil perjuangan panjang yang harus terus dijaga.Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi amanah yang harus diisi dengan ilmu, prestasi, akhlak, dan kontribusi nyata bagi bangsa.By : Retno Suzanne Handayani,Lc,M,Pd

Kegiatan, TK

Sentra Balok: Berkarya dan Berkreasi Membuat Menara Bendera

Pada Selasa, 11 Agustus 2026, anak-anak TK B Al Siddiq mengikuti kegiatan bermain dan belajar di Sentra Balok. Pada kesempatan ini, anak-anak diajak untuk membuat menara bendera menggunakan balok. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak untuk menuangkan ide dan imajinasi melalui susunan balok yang mereka buat sendiri.Sebelum memulai kegiatan, guru terlebih dahulu menyampaikan aturan bermain di Sentra Balok. Anak-anak diajak memahami cara mengambil, menggunakan, dan meletakkan balok dengan aman. Guru juga mengingatkan anak untuk menggunakan balok sesuai kebutuhan serta menjaga agar kegiatan bermain tetap tertib dan menyenangkan.Setelah aturan disampaikan, guru memberikan pijakan mengenai kegiatan yang akan dilakukan, yaitu membuat menara bendera dari balok. Guru menjelaskan secara sederhana hal-hal yang perlu diperhatikan, namun tetap memberikan kebebasan kepada anak untuk menentukan bentuk dan susunan bangunan sesuai dengan ide masing-masing. Anak-anak kemudian mulai memilih balok yang mereka butuhkan dan menyusunnya menjadi sebuah menara.Dalam prosesnya, setiap anak dapat menghasilkan bentuk bangunan yang berbeda sesuai dengan imajinasi dan kreativitasnya. Ada anak yang membuat menara dengan susunan balok yang tinggi, ada yang menambahkan bagian lain sebagai pelengkap, dan ada pula yang mencoba membuat bentuk yang berbeda dari contoh. Kebebasan bereksplorasi ini memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar mengambil keputusan dan menyelesaikan bangunan yang telah mereka rencanakan.Kegiatan membuat menara bendera juga memiliki berbagai manfaat bagi perkembangan anak. Menyusun balok dapat membantu mengembangkan kemampuan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, kemampuan spasial, kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah. Anak belajar memperkirakan keseimbangan bangunan, memilih ukuran balok yang sesuai, dan mencoba kembali ketika susunan balok belum sesuai dengan yang diinginkan.Setelah kegiatan membangun selesai, guru melakukan recalling bersama anak-anak. Anak diberikan kesempatan untuk menceritakan apa yang telah mereka buat, bagaimana proses pembuatannya, serta pengalaman yang mereka rasakan selama bermain. Melalui kegiatan recalling, anak belajar mengingat kembali pengalaman bermain, menyampaikan ide, dan mendengarkan cerita teman.Sebagai bagian dari pembiasaan tanggung jawab, kegiatan kemudian ditutup dengan merapikan kembali balok yang telah digunakan. Anak-anak diajak mengembalikan balok ke tempat semula secara bersama-sama. Kebiasaan ini membantu menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan belajar.Melalui kegiatan membuat menara bendera di Sentra Balok, anak-anak TK B Al Siddiq mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Anak tidak hanya belajar membangun menggunakan balok, tetapi juga belajar mengikuti aturan, mengembangkan kreativitas, memecahkan masalah, mengkomunikasikan hasil karyanya, serta bertanggung jawab terhadap alat yang digunakan. Dengan bermain, anak dapat belajar secara aktif melalui pengalaman yang sesuai dengan dunia mereka.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Tingkatkan Kompetensi Guru, SD Al Siddiq International Ikuti Cambridge Professional Development

SD Al Siddiq International terus berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berkualitas dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.Sebagai salah satu bentuk pengembangan profesional, SD Al Siddiq International mengutus Ms. Jasmina Anggika Putri, S.Pd untuk mengikuti Cambridge Professional Development Course dengan tema “Cambridge Primary Combined – English, Science, and Mathematics (0058, 0096, 0097): Focus on Progress.”Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Selasa–Rabu, 11–12 Agustus 2026, bertempat di Jubilee School.Dalam kegiatan ini, Ms. Jasmina mendapatkan penguatan wawasan dan strategi pembelajaran untuk mata pelajaran English, Science, dan Mathematics pada jenjang Cambridge Primary. Fokus kegiatan juga diarahkan pada bagaimana guru dapat memahami dan mendukung progress atau perkembangan belajar peserta didik secara lebih efektif.Keikutsertaan Ms. Jasmina dalam Cambridge Professional Development menjadi salah satu langkah SD Al Siddiq International dalam membangun budaya belajar yang tidak hanya berlaku bagi peserta didik, tetapi juga bagi para pendidik. Guru terus belajar, berkembang, dan memperbarui pengetahuan agar dapat menghadirkan pengalaman belajar yang semakin bermakna di dalam kelas.Melalui kegiatan ini, diharapkan ilmu, wawasan, dan pengalaman yang diperoleh Ms. Jasmine dapat diterapkan dalam proses pembelajaran serta dibagikan kepada rekan-rekan guru di lingkungan SD Al Siddiq International.Dengan semangat continuous professional development, SD Al Siddiq International berkomitmen untuk terus bertumbuh bersama dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada perkembangan setiap peserta didik.Growing Teachers, Inspiring Learners, Building a Better Future!By Muslihatul Maula, Lc

Kegiatan, SMP

Pramuka Berprestasi, Berjejaring Global: Agenda ATAS 2026 di Cibubur

Cibubur, 17 Agustus 2026, Tiga peserta didik SMP Al-Siddiq International, Ananda Afika, Vania, dan Kautsar, mendapat kesempatan menghadiri undangan dalam agenda ATAS (Association of Top Achiever Scouts) yang diselenggarakan di Cut Nyak Dien, Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada Senin, 17 Agustus 2026.ATAS atau Association of Top Achiever Scouts merupakan wadah persaudaraan internasional bagi para pandu dan pramuka yang telah mencapai predikat tertinggi dalam golongan kepramukaannya. Di Indonesia, pencapaian tersebut setara dengan Pramuka Garuda, yaitu tingkatan penghargaan tertinggi bagi anggota Gerakan Pramuka.Keikutsertaan dalam agenda ini menjadi pengalaman berharga bagi Ananda Afika, Vania, dan Kautsar untuk mengenal lebih luas jejaring kepramukaan, membangun persaudaraan antarpandu, serta mendapatkan wawasan mengenai kiprah pramuka berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Presiden ATAS, Paramasivam Palany, yang menjabat untuk periode 2024–2027. Kehadiran pimpinan ATAS memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi dan mengenal lebih dekat organisasi yang menjadi wadah bagi para Top Achiever Scouts dari berbagai negara.Selain itu, agenda juga dihadiri oleh TARAM se-Bekasi, yang turut memperkuat semangat kebersamaan dan silaturahmi di antara para anggota pramuka berprestasi.Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan karakter generasi muda yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki wawasan global. Melalui pengalaman dalam kegiatan kepramukaan, peserta didik diharapkan tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan berkolaborasi.Kehadiran Ananda Afika, Vania, dan Kautsar dalam agenda ATAS di Buperta Cibubur menjadi sebuah kebanggaan sekaligus pengalaman inspiratif. Semoga kesempatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan potensi, mempertahankan semangat berprestasi, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, sekolah, dan masyarakat.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, TK

Sentra Bahan Alam: Serunya Bermain Air

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, anak-anak TK B Al Siddiq mengikuti kegiatan bermain di Sentra Bahan Alam. Pada kegiatan kali ini, anak-anak diajak bereksplorasi melalui berbagai aktivitas yang menggunakan air sebagai media bermain dan belajar. Suasana pembelajaran dibuat menyenangkan agar anak dapat mencoba, mengamati, dan menemukan berbagai pengalaman baru melalui kegiatan yang mereka pilih sendiri.Sebelum mulai bermain, guru terlebih dahulu menjelaskan aturan bermain di Sentra Bahan Alam. Anak-anak diajak memahami bagaimana menggunakan alat dan bahan dengan aman, menjaga kebersihan area bermain, serta membereskan kembali alat yang telah digunakan. Guru kemudian mengenalkan berbagai aktivitas yang tersedia dan memberikan contoh sederhana mengenai cara bermain pada masing-masing kegiatan.Setelah memahami aturan dan aktivitas yang tersedia, anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih kegiatan sesuai dengan minatnya. Ada anak yang memilih mengukur volume air menggunakan wadah dengan ukuran yang berbeda, ada yang mencoba memasukkan air ke dalam botol, serta ada pula yang tertarik mencampurkan air dengan warna yang berbeda. Anak-anak terlihat antusias mencoba berbagai cara untuk mengetahui apa yang terjadi ketika mereka melakukan eksplorasi dengan air.Selain itu, beberapa anak memilih bermain menggunakan spons air. Mereka mencoba mencelupkan spons ke dalam air, kemudian meremasnya dan mengamati air yang keluar. Aktivitas sederhana tersebut memberikan pengalaman bagi anak untuk memahami hubungan sebab-akibat sekaligus melatih kekuatan dan koordinasi tangan. Anak juga belajar mengontrol gerakan tangannya saat memeras spons agar air dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.Bermain air di Sentra Bahan Alam tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai kemampuan anak, seperti motorik halus, koordinasi mata dan tangan, kemampuan berpikir, serta kemampuan memecahkan masalah. Ketika anak mencoba mengukur air, misalnya, mereka mulai mengenal konsep ukuran, banyak-sedikit, penuh-kosong, serta membandingkan volume melalui pengalaman konkret.Kegiatan mencampur warna air juga memberikan kesempatan bagi anak untuk bereksperimen dan mengembangkan rasa ingin tahu. Anak dapat mengamati perubahan warna yang terjadi ketika dua warna dicampurkan. Sementara itu, kegiatan menuangkan air ke dalam botol membantu anak melatih konsentrasi, ketelitian, dan koordinasi gerakan. Setiap aktivitas memberikan pengalaman belajar yang berbeda, namun tetap berangkat dari prinsip bahwa anak belajar melalui bermain dan eksplorasi langsung.Melalui kegiatan bermain air ini, anak-anak TK B Al Siddiq tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pengalaman mereka sendiri. Anak bebas memilih aktivitas yang menarik bagi mereka, sementara guru berperan mendampingi, mengamati, dan memberikan dukungan ketika dibutuhkan. Dengan demikian, Sentra Bahan Alam menjadi ruang bagi anak untuk bereksplorasi, bereksperimen, dan mengembangkan berbagai kemampuan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SMP

Mengembangkan Potensi Akademik melalui Academic Club SMP Al Siddiq International School

Bekasi, Agustus 2026 — Dalam upaya meningkatkan kualitas akademik sekaligus menggali potensi peserta didik, SMP Al Siddiq International School menghadirkan sebuah inovasi pembelajaran melalui program Academic Club. Program ini menjadi salah satu langkah strategis sekolah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan akademiknya secara lebih terarah.Academic Club dibentuk ke dalam beberapa bidang sesuai dengan potensi dan ketertarikan siswa, yaitu Science Club, Math Club, dan English Club. Setiap club dirancang sebagai ruang belajar yang lebih eksploratif, interaktif, dan menantang, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperdalam bidang yang mereka minati.Kegiatan Academic Club dilaksanakan dua kali dalam satu minggu secara terjadwal. Dalam kegiatan ini, siswa diberikan berbagai aktivitas pengayaan, latihan soal, diskusi, eksperimen, pemecahan masalah, serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing bidang.Science Club diarahkan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan observasi, eksperimen, serta scientific thinking. Sementara itu, Math Club menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan logika, numerasi, problem solving, dan strategi dalam menyelesaikan persoalan matematika. Adapun English Club berfokus pada penguatan kemampuan berbahasa Inggris, komunikasi, vocabulary, grammar, serta kemampuan memahami dan menyampaikan gagasan dalam bahasa Inggris.Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai akademik siswa. Lebih dari itu, Academic Club diharapkan menjadi sarana bagi sekolah untuk mengidentifikasi bakat dan minat siswa sejak dini, khususnya dalam bidang akademik. Setiap siswa memiliki potensi yang berbeda, dan melalui pembinaan yang konsisten, potensi tersebut dapat diarahkan menjadi sebuah prestasi.Academic Club juga dipersiapkan sebagai bagian dari program pembinaan siswa menuju berbagai kompetisi dan olimpiade akademik. Siswa yang memiliki kemampuan dan minat khusus akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut sebagai persiapan mengikuti berbagai perlombaan di tingkat sekolah, daerah, nasional, maupun ajang lainnya yang relevan.Selain persiapan kompetisi, program ini juga menjadi bagian dari persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Penguatan kemampuan Science, Mathematics, dan English diharapkan dapat memberikan fondasi akademik yang lebih kuat sehingga siswa memiliki kesiapan menghadapi tantangan pembelajaran di jenjang berikutnya.Melalui Academic Club, sekolah berkomitmen untuk menciptakan budaya belajar yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pengembangan potensi peserta didik. Siswa didorong untuk berani mencoba, bertanya, berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan terus mengembangkan kemampuan dirinya.Dengan pelaksanaan yang konsisten dan pembinaan yang berkelanjutan, Academic Club diharapkan mampu melahirkan siswa-siswa yang unggul secara akademik, percaya diri, memiliki daya juang, serta siap berkompetisi.Program ini menjadi salah satu langkah nyata SMP Al Siddiq International School dalam membangun generasi pembelajar yang memiliki bakat, kompetensi, karakter, dan prestasi, sekaligus mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dengan bekal akademik yang lebih kuat.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd

Kegiatan, SD

PjBL di SD Al Siddiq International: Belajar Sains dengan Interactive Paper Circuit

Pembelajaran sains di SD Al Siddiq International semakin menarik melalui penerapan Project Based Learning (PjBL). Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Interactive Paper Circuit Project, sebuah proyek kreatif yang mengajak siswa memahami konsep dasar listrik melalui pengalaman belajar secara langsung.Dalam kegiatan ini, siswa membuat rangkaian listrik sederhana menggunakan media kertas, baterai, dan lampu LED. Mereka belajar bagaimana listrik dapat mengalir dalam sebuah rangkaian sekaligus mengembangkan kreativitas dalam merancang dan menghias proyek mereka.Melalui proses learning by doing, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman tentang konsep sains, tetapi juga belajar untuk mengidentifikasi masalah, mencoba berbagai solusi, serta bekerja sama dalam menyelesaikan proyek.Kegiatan PjBL ini turut mengembangkan berbagai keterampilan penting, seperti critical thinking, problem solving, creativity, communication, dan collaboration. Setiap proses mencoba dan menemukan kesalahan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang berharga bagi siswa.Melalui pembelajaran berbasis proyek, rasa ingin tahu berkembang menjadi penemuan, sementara ide-ide kreatif dapat diwujudkan menjadi sebuah karya nyata.Di SD Al Siddiq International, pembelajaran tidak hanya tentang mengetahui, tetapi juga tentang mencoba, menciptakan, dan menemukan.Learning by creating, thinking by doing.By Muslihatul Maula, Lc

Kegiatan, SMP

PJBL SMP Al Siddiq International School: Mengubah Barang Bekas Menjadi Ide Kreatif dan Solusi Berkelanjutan

Bekasi, 7Agustus 2026 — Pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL) kembali menjadi sarana bagi siswa SMP Al Siddiq International School untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap lingkungan. Kali ini, siswa mengangkat tema “Memanfaatkan Barang Bekas” melalui berbagai eksperimen dan proyek kreatif yang dilakukan secara berkelompok.Dalam kegiatan ini, siswa dibagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide dan gagasan mereka berdasarkan permasalahan lingkungan yang ditemukan di sekitar. Tidak hanya berhenti pada proses pembuatan proyek, para siswa juga mendokumentasikan hasil eksperimen mereka dalam bentuk video yang kemudian menjadi bagian dari presentasi dan publikasi hasil pembelajaran.Berbagai topik menarik berhasil dikembangkan oleh para siswa. Beberapa kelompok membahas mengenai permasalahan sampah yang belum teratasi dengan baik, sementara kelompok lainnya mengeksplorasi daur ulang barang bekas menjadi benda yang memiliki nilai guna. Ada pula kelompok yang mengembangkan Eco Brick Project, yaitu pemanfaatan sampah plastik untuk menghasilkan material yang dapat digunakan kembali.Tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah, beberapa kelompok mengangkat tema yang lebih luas, seperti “Minimal Waste Lifestyle”, yang mengajak untuk menerapkan gaya hidup dengan meminimalkan produksi sampah dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, tema “A Life of Purity and Faith” menghubungkan kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan dengan nilai-nilai kehidupan yang berlandaskan iman.Proses PjBL ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Mereka tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi ditantang untuk mengidentifikasi masalah, mencari informasi, berdiskusi, melakukan eksperimen, menemukan solusi, dan menyampaikan hasilnya melalui media digital.Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan critical thinking dan creativity. Dari barang-barang yang sebelumnya dianggap tidak berguna, siswa mampu menemukan berbagai kemungkinan dan mengubahnya menjadi sebuah ide, karya, maupun solusi yang memiliki nilai manfaat.Selain kreativitas dan berpikir kritis, kegiatan ini juga melatih kolaborasi, komunikasi, problem solving, tanggung jawab, dan kemampuan memanfaatkan teknologi. Pembuatan video hasil eksperimen menjadi salah satu bentuk bagaimana siswa belajar mengemas sebuah gagasan agar dapat dipahami dan menarik bagi orang lain. Kemudian mereka mempresentasekan hasil karya dan ide kreatifitas didepan para siswa/i dan guru sebagai wujud apresiasi hasil karya anak SMP Al- Siddiq International.Melalui kegiatan PjBL ini, siswa diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menjadi generasi yang peka terhadap permasalahan di lingkungan, berani mencari solusi, dan mampu menciptakan inovasi dari hal-hal sederhana.Pada akhirnya, proyek ini memberikan pesan penting bahwa barang bekas bukan sekadar sampah. Dengan kreativitas, ilmu pengetahuan, dan kepedulian, sesuatu yang sederhana dapat diubah menjadi karya yang bernilai. Inilah salah satu bentuk pembelajaran yang mendorong siswa untuk tidak hanya “learn to know”, tetapi juga “learn to create, solve, and contribute.”By : Retno Suzanne Handayani,Lc, M,Pd

Kegiatan, SD, Uncategorized

Menumbuhkan Karakter Disiplin dan Cinta Tanah Air Melalui Upacara Bendera

Pada hari Senin, 27 Juli 2026, TK Al Siddiq International melaksanakan kegiatan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh murid TK di lapangan sekolah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan upacara, peserta didik diajak untuk belajar menghargai simbol-simbol negara sekaligus membiasakan diri mengikuti aturan bersama. Sebelum upacara dimulai, seluruh murid berkumpul di lapangan dan berbaris dengan rapi sesuai kelas masing-masing. Guru-guru membantu mengarahkan posisi barisan agar seluruh anak dapat mengikuti kegiatan dengan tertib. Suasana pagi yang penuh semangat menjadi awal yang baik bagi anak-anak untuk memulai aktivitas belajar di sekolah. Dalam pelaksanaan upacara, beberapa murid diberi kesempatan untuk menjadi petugas upacara, seperti pemimpin upacara dan pembawa teks Pancasila. Kesempatan ini menjadi pengalaman yang berharga bagi anak-anak untuk melatih keberanian, rasa percaya diri, kemampuan berbicara di depan umum, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas yang telah diberikan. Sementara itu, guru bertugas memandu jalannya upacara sekaligus menjadi pembina upacara agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kegiatan upacara tidak hanya menjadi sarana untuk mengenalkan tata cara upacara bendera, tetapi juga membantu membentuk kebiasaan positif pada anak. Anak-anak belajar untuk datang tepat waktu, mengikuti instruksi dengan baik, menjaga sikap selama kegiatan berlangsung, serta menghormati teman dan guru. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter yang akan menjadi bekal mereka di masa mendatang. Melalui kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan secara rutin, TK Al Siddiq International berharap dapat menanamkan sikap disiplin, kepemimpinan, kerja sama, dan rasa cinta kepada bangsa dan negara sejak usia dini. Dengan bimbingan guru serta partisipasi aktif seluruh murid, kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman belajar yang bermakna dalam mendukung tumbuh kembang anak, baik dari aspek sosial, emosional, maupun karakter.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Kembangkan Bakat dan Potensi,Ekstrakurikuler SD Al Siddiq International Kembali Dimulai

Pada Jumat siang (31/7) pukul 13.00 hingga 14. 30 WIB, suasana SD Al Siddiq International kembali dipenuhi semangat dan keceriaan dengan dimulainya kegiatan ekstrakurikuler pada Tahun Ajaran 2026/2027. Setelah melalui proses pemilihan sesuai minat dan bakat, para siswa tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri di luar pembelajaran di kelas.Ekstrakurikuler merupakan bagian penting dari proses pendidikan di SD Al Siddiq International. Melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan edukatif, siswa tidak hanya diasah kemampuannya, tetapi juga dibimbing untuk menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, serta rasa percaya diri.Pada tahun ajaran ini, SD Al Siddiq International kembali menghadirkan beragam pilihan ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh para siswa, di antaranya futsal, renang, tari kreasi, menggambar, karate, tari saman, dan pencak silat. Selain itu, sekolah juga menghadirkan dua program baru yang semakin memperkaya pilihan kegiatan siswa, yaitu panahan dan hadroh.Kehadiran ekstrakurikuler panahan diharapkan dapat melatih fokus, kesabaran, serta ketelitian peserta didik. Sementara itu, ekstrakurikuler hadroh menjadi wadah bagi siswa untuk mencintai seni musik Islami sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam menampilkan syiar Islam melalui lantunan shalawat.Seluruh kegiatan ekstrakurikuler didampingi oleh pelatih dan pembina yang berpengalaman di bidangnya sehingga setiap siswa dapat belajar dalam suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Dengan pendampingan yang tepat, diharapkan setiap peserta mampu mengembangkan bakatnya sekaligus meraih berbagai prestasi di tingkat sekolah maupun di berbagai ajang kompetisi.Kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi salah satu bentuk komitmen SD Al Siddiq International dalam memberikan pendidikan yang seimbang antara akademik, penguatan karakter, pengembangan keterampilan, dan nilai-nilai keislaman. Melalui pengalaman belajar di luar kelas, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.Semoga semangat baru di Tahun Ajaran 2026/2027 ini menjadi awal yang baik bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi melalui setiap kegiatan ekstrakurikuler yang mereka ikuti. Dengan dukungan sekolah, guru, pelatih, dan orang tua, SD Al Siddiq International optimis dapat terus mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan menginspirasi.By Muslihatul Maula, Lc

Kegiatan

SMP Al Siddiq International Berpartisipasi dalam Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026

Bekasi, 30 Juli 2026 – SMP Al Siddiq International turut ambil bagian dalam ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Jenjang SMP Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di SMP Negeri 4 Kota Bekasi. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Bekasi bekerja sama dengan MGMP Pendidikan Agama Islam SMP Kota Bekasi serta didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi sebagai wadah pengembangan bakat, karakter, dan prestasi peserta didik di bidang Pendidikan Agama Islam.Pada pelaksanaan tahun ini, berbagai cabang perlombaan dipertandingkan, di antaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Pidato Islami, Ceramah, Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam, serta Lomba Cerdas Cermat (LCC). SMP Al Siddiq International menunjukkan komitmennya dalam membina potensi peserta didik dengan mengirimkan delegasi pada seluruh cabang lomba yang dipertandingkan.Alhamdulillah, perjuangan para peserta membuahkan hasil yang membanggakan. Pada cabang Olimpiade Pendidikan Agama Islam, siswa SMP Al Siddiq International atas nama Muhammad Al Varro Syawal Siregar berhasil meraih Juara Harapan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat belajar, ketekunan, dan pembinaan yang dilakukan sekolah mampu menghasilkan peserta didik yang berprestasi di tingkat Kota Bekasi.Kepala sekolah beserta seluruh keluarga besar SMP Al Siddiq International menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah berjuang dengan penuh semangat, sportif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah selama mengikuti perlombaan. Penghargaan juga diberikan kepada para guru pembimbing yang telah mendampingi dan membina para peserta dengan penuh dedikasi.Keikutsertaan dalam PENTAS PAI bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an, memperkuat pemahaman Pendidikan Agama Islam, membangun karakter Islami, serta mempererat ukhuwah antar pelajar di Kota Bekasi. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMP Al Siddiq International untuk terus belajar, berkarya, dan mengharumkan nama sekolah pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang.Selamat kepada Muhammad Al Varro Syawal Siregar atas prestasi yang diraih. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kemudahan untuk terus meraih prestasi yang lebih tinggi. Aamiin.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi bergaya jurnalistik koran, Buatkan rilis humas sekolah, atau Buatkan berita website dengan kutipan Kepala Sekolah agar lebih profesional.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd