Al Siddiq International School

10 September 2026

Kegiatan, TK

Belajar melalui Sentuhan dan Penglihatan di Sentra Bahan Alam

Pada Senin dan Selasa, 31 Agustus dan 1 September 2026, murid TK A Al Siddiq International mengikuti kegiatan bermain dan belajar di Sentra Bahan Alam. Kali ini, anak-anak diajak untuk mengeksplorasi berbagai tekstur dan warna melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh guru. Dengan bermain secara langsung, anak-anak dapat mengenal berbagai benda yang ada di sekitar mereka melalui pengalaman melihat, menyentuh, dan mencoba.Sebelum kegiatan dimulai, guru memberikan pijakan awal kepada anak-anak. Guru menyampaikan beberapa peraturan bermain yang perlu diperhatikan selama berada di sentra, seperti menggunakan alat dan bahan dengan baik, bergantian saat bermain, serta menjaga area bermain tetap rapi. Anak-anak juga diberikan kesempatan untuk memilih teman yang akan menjadi kelompoknya. Melalui kegiatan ini, anak mulai belajar mengikuti aturan sekaligus membangun kebiasaan bermain bersama teman.Setelah itu, guru mengenalkan tema kegiatan dan mengajak anak-anak memperhatikan berbagai barang atau benda yang telah tersedia di kelas. Guru memberikan penjelasan sederhana mengenai benda-benda tersebut dan mengajak anak untuk mengamati karakteristiknya. Anak-anak kemudian diberi kesempatan untuk mengenali perbedaan warna dan tekstur melalui pengalaman mereka sendiri.Dalam kegiatan eksplorasi, anak-anak bersama teman kelompoknya secara bergantian mencoba seluruh kegiatan yang telah disiapkan oleh guru, seperti menyortir pom-pom sesuai warna, bermain peran masak-masakan, bermain playdough, melukis, dan, stamp. Anak dapat menyentuh, mengamati, dan mengeksplorasi berbagai bahan yang tersedia. Dari proses tersebut, anak mulai menemukan bahwa setiap benda dapat memiliki warna dan tekstur yang berbeda. Ada benda yang terasa halus, kasar, lembut, atau memiliki karakteristik lain yang menarik untuk dikenali.Kegiatan eksplorasi ini tidak hanya memberikan pengalaman sensorik bagi anak, tetapi juga membantu mengembangkan rasa ingin tahu dan kemampuan mengamati. Anak-anak didorong untuk mencoba dan menemukan pengalaman baru melalui kegiatan bermain. Ketika anak menyentuh atau mengamati suatu bahan, mereka belajar menggunakan indera untuk memperoleh informasi tentang benda yang sedang dieksplorasi.Selain mengenal tekstur dan warna, kegiatan secara berkelompok juga menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar bersosialisasi. Anak-anak belajar menunggu giliran, berbagi alat dan bahan, serta memberikan kesempatan kepada teman untuk mencoba. Kebiasaan sederhana seperti bergantian dan bermain bersama membantu anak belajar menghargai orang lain dan mengikuti aturan yang telah disepakati.Guru selama kegiatan berperan memberikan pendampingan dan pijakan sesuai dengan kebutuhan anak. Guru mengamati proses eksplorasi dan memberikan pertanyaan atau arahan sederhana untuk mendorong anak berpikir lebih jauh. Dengan demikian, anak tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menemukan dan memahami pengalaman yang mereka peroleh selama bermain.Melalui kegiatan di Sentra Bahan Alam ini, murid TK A Al Siddiq International mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Eksplorasi tekstur dan warna membantu anak mengembangkan kemampuan sensorik, rasa ingin tahu, kemampuan mengamati, serta keterampilan sosial melalui interaksi bersama teman. Belajar melalui pengalaman langsung membuat anak lebih leluasa untuk mencoba, menemukan, dan menikmati setiap proses pembelajaran.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

Tingkatkan Kompetensi Guru Al-Qur’an, SD Al Siddiq International Ikuti Training of Trainer (ToT) Al-Qur’an

Alhamdulillah, SD Al Siddiq International kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi para pendidik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan guru dalam kegiatan Training Sertifikasi & Standardisasi Muallim Al-Qur’an Kota Bekasi.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi. Dalam kegiatan ini, empat guru SD Al Siddiq International turut berpartisipasi, yaitu Ust. Dede, Ust. Asep, Ustadzah Fanni, dan Ustadzah Amrina.Keikutsertaan para guru dalam kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar SD Al Siddiq International untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme pendidik, terutama dalam bidang pembelajaran Al-Qur’an. Sebagai bagian penting dalam pendidikan di sekolah, pembelajaran Al-Qur’an membutuhkan guru yang tidak hanya mampu menyampaikan materi, tetapi juga memiliki kompetensi, pemahaman, dan metode yang tepat dalam membimbing peserta didik.Kegiatan Training Sertifikasi & Standardisasi Muallim Al-Qur’an Kota Bekasi memberikan kesempatan kepada para guru untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka. Melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan kesiapan dalam menjalankan peran sebagai seorang muallim yang mendampingi peserta didik dalam mempelajari Al-Qur’an.Bagi SD Al Siddiq International, peningkatan kompetensi guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan mutu pendidikan. Guru merupakan sosok yang berinteraksi secara langsung dengan peserta didik setiap hari. Oleh karena itu, kualitas guru akan sangat berpengaruh terhadap kualitas proses pembelajaran yang diterima oleh siswa.Terlebih dalam pembelajaran Al-Qur’an, guru memiliki peran yang sangat besar dalam membangun kebiasaan dan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an. Guru bukan hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, kedisiplinan, ketekunan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.Melalui keikutsertaan dalam kegiatan sertifikasi dan standardisasi ini, diharapkan para guru SD Al Siddiq International dapat memperoleh pengalaman dan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, proses pembelajaran Al-Qur’an diharapkan dapat berlangsung semakin terarah, efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.Selain memberikan manfaat bagi guru secara individu, kegiatan pengembangan kompetensi seperti ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap program pembelajaran Al-Qur’an yang ada di SD Al Siddiq International.Komitmen untuk terus belajar juga menjadi bagian dari semangat sekolah dalam memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Dunia pendidikan terus berkembang, sehingga seorang pendidik dituntut untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Begitu pula dalam pendidikan Al-Qur’an, diperlukan semangat untuk terus memperbaiki kualitas pembelajaran agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang optimal.Keikutsertaan Ust. Dede, Ust. Asep, Ustadz Fanni, dan Ustadz Amrina dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat kualitas pembelajaran Al-Qur’an di SD Al Siddiq International. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dibagikan, dikembangkan, dan diamalkan dalam proses mendidik para peserta didik.Lebih jauh lagi, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung cita-cita sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, karakter Islami, serta kedekatan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.Sebab, pendidikan Al-Qur’an bukan hanya tentang kemampuan membaca ayat demi ayat, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat tumbuh dalam diri peserta didik dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan pendidik yang memiliki kompetensi sekaligus keteladanan.SD Al Siddiq International akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas para guru. Dengan guru yang terus belajar dan berkembang, diharapkan kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik juga semakin meningkat.Jazakumullahu khairan kepada Ust. Dede, Ust. Asep, Ustadzah Fanni, dan Ustadzah Amrina atas semangat dan kesungguhannya dalam mengikuti kegiatan Training Sertifikasi & Standardisasi Muallim Al-Qur’an Kota Bekasi.Semoga setiap ilmu yang dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat, setiap langkah dalam menuntut ilmu menjadi amal kebaikan, dan setiap ilmu yang diajarkan kepada peserta didik menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan kepada seluruh guru SD Al Siddiq International dalam menjalankan amanah mendidik, membimbing, dan membersamai peserta didik menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an.Terus belajar, terus berkembang, dan terus memberikan manfaat melalui Al-Qur’an.📖 SD Al Siddiq InternationalBuilding Knowledge, Character, and Qur’anic Generation.By By Muslihatul Maula, Lc

Kegiatan, SMP

Pemilihan OSIS SMP Al-Siddiq International: Wujud Demokrasi dan Pembentukan Jiwa Kepemimpinan Siswa

Bekasi, 31 Agustus 2026 — SMP Al-Siddiq International kembali melaksanakan agenda penting dalam pembinaan kepemimpinan siswa melalui Pemilihan Ketua dan Wakil OSIS untuk periode kepengurusan berikutnya, Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum pergantian kepemimpinan dari pengurus OSIS lama kepada generasi baru yang diharapkan mampu membawa semangat, inovasi, dan kontribusi positif bagi perkembangan sekolah.Pemilihan berlangsung di kelas 8 dan 9 Boys dengan suasana yang penuh antusiasme. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh siswa, guru, dan karyawan SMP Al-Siddiq International. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan pembukaan oleh Kepala SMP Al-Siddiq International, Mrs. Robiah Adawiyah, M.Pd.Tiga pasangan calon turut berkompetisi dalam pemilihan tahun ini. Mereka adalah:Pasangan Calon 1Armila Khanza & Kanaya BilqiesPasangan Calon 2Cordelia Elodie & Kamaila ZufairaPasangan Calon 3Muhammad Al-Varo Siregar & Adrian Jagat Al-FataraKetiga pasangan calon hadir secara langsung dan menempati tempat yang telah disediakan. Masing-masing kandidat membawa visi dan misi yang konstruktif serta berorientasi pada kemajuan siswa dan sekolah.Gagasan yang disampaikan para kandidat antara lain berkaitan dengan upaya menjadikan berbagai agenda di Al-Siddiq semakin baik, membangun siswa yang kreatif, mampu berpikir kritis (thinking), unggul secara akademik, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemilihan OSIS tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin siswa, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar menyampaikan gagasan, berkompetisi secara sehat, bertanggung jawab, dan berpartisipasi dalam kehidupan demokratis di lingkungan sekolah.Dalam pelaksanaannya, proses pemungutan suara dilakukan secara tertib. Setiap peserta yang telah memberikan hak suaranya mendapatkan tanda tinta pada jari sebagai bukti bahwa pemilih telah menggunakan hak pilihnya. Para siswa mengikuti proses tersebut dengan antusias namun tetap menjaga ketertiban sehingga seluruh rangkaian pemilihan dapat berlangsung dengan khidmat.Kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari jajaran pimpinan sekolah. Turut hadir Direktur Sekolah, Mr. Ginanjar Citra Cimarga, M.Pd.; Kepala SD, Mrs. Reni Oktavia, M.Pd.; Kepala TK, Mrs. Itoh Sugiharti,SE.S.Pd; serta Divisi Keislaman, Mr. Abdullah Haris, M.Pd. Kehadiran pimpinan lintas jenjang tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kepemimpinan dan pembentukan karakter siswa menjadi perhatian bersama dalam lingkungan Al-Siddiq.Hal menarik lainnya adalah keterlibatan pengurus OSIS lama sebagai bagian dari panitia pelaksanaan pemilihan. Keterlibatan tersebut menjadi simbol proses regenerasi yang sehat, sekaligus memberikan pengalaman kepada pengurus lama untuk belajar menyelenggarakan kegiatan demokrasi dan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada generasi berikutnya.Setelah seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara selesai, diperoleh hasil:Pasangan Calon 1: Armila Khanza & Kanaya Bilqies — 17 suaraPasangan Calon 2: Cordelia Elodie & Kamaila Zufaira — 13 suaraPasangan Calon 3: Muhammad Al-Varo Siregar & Adrian Jagat Al-Fatara — 38 suaraAbtain : 2 SuaraDengan perolehan tersebut, Pasangan Calon 3, Muhammad Al-Varo Siregar dan Adrian Jagat Al-Fatara, terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Al-Siddiq International untuk periode kepengurusan berikutnya.Hasil pemilihan ini sekaligus menjadi awal dari perjalanan baru bagi kepengurusan OSIS SMP Al-Siddiq International. Tantangan berikutnya adalah bagaimana visi dan misi yang telah disampaikan selama masa pencalonan dapat diwujudkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi seluruh siswa.Pemilihan OSIS ini diharapkan tidak berhenti pada proses memilih ketua dan wakil ketua, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan yang membentuk siswa agar memiliki jiwa kepemimpinan, keberanian menyampaikan gagasan, kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, kreatif, berprestasi secara akademik, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif.Dengan terpilihnya kepengurusan baru, SMP Al-Siddiq International berharap lahir berbagai inovasi dan program yang semakin memperkuat budaya sekolah serta membawa kegiatan kesiswaan menuju arah yang lebih baik.Selamat kepada Muhammad Al-Varo Siregar dan Adrian Jagat Al-Fatara atas terpilihnya sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Al-Siddiq International. Semoga mampu menjalankan amanah, menjadi teladan bagi seluruh siswa, serta membawa OSIS Al-Siddiq menjadi organisasi siswa yang aktif, kreatif, inspiratif, dan berkarakter Islami.By InkaAmalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Membangun Rumah yang Kokoh di Sentra Balok

Pada Selasa, 1 September 2026, murid TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan bermain dan belajar di Sentra Balok. Pada kegiatan kali ini, anak-anak diajak untuk membuat bangunan berbentuk rumah menggunakan balok secara berkelompok. Kegiatan dilakukan berpasangan, sehingga anak tidak hanya belajar menyusun balok, tetapi juga belajar bekerja sama, berbagi ide, dan menyelesaikan sebuah karya bersama teman.Sebelum mulai bermain, guru memberikan pijakan awal kepada anak-anak. Guru terlebih dahulu menyampaikan peraturan yang perlu diperhatikan selama bermain di Sentra Balok, termasuk bagaimana menggunakan balok dengan aman dan bertanggung jawab. Anak-anak juga diberikan kesempatan untuk memilih teman yang akan menjadi pasangan kelompoknya. Setelah kelompok terbentuk, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu membuat sebuah bangunan rumah bersama pasangan masing-masing.Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan pada konsep sederhana tentang kekuatan sebuah bangunan. Guru mengajak anak mengamati bagaimana balok-balok dapat disusun menjadi sebuah rumah dan bagaimana bagian bawah bangunan berperan dalam menopang bagian di atasnya. Anak-anak belajar bahwa pilar atau bagian dasar yang lebih besar dan kuat dapat membantu membuat bangunan menjadi lebih kokoh dan tidak mudah runtuh. Konsep tersebut dikenalkan melalui pengalaman bermain secara langsung sehingga anak dapat melihat dan menemukan jawabannya sendiri.Selama kegiatan berlangsung, guru berkeliling untuk mengamati proses bermain setiap kelompok. Guru memberikan pijakan sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang ditemukan. Misalnya, ketika ada bangunan balok yang tiba-tiba runtuh, guru tidak langsung membangunkannya kembali, tetapi mengajak anak mengamati penyebabnya. Anak kemudian diarahkan untuk mencoba memperbesar atau memperkuat pilar pada bagian bawah bangunan agar dapat menopang bangunan dengan lebih baik. Dari pengalaman tersebut, anak belajar mencoba kembali, mencari solusi, dan memahami hubungan antara bagian dasar bangunan dengan kekokohannya.Kegiatan membuat rumah secara berkelompok juga memberikan kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kemampuan sosial. Dalam satu kelompok yang terdiri dari dua orang, anak perlu berdiskusi mengenai bentuk rumah yang akan dibuat, menentukan balok yang akan digunakan, serta bekerja sama saat menyusun bangunan. Perbedaan ide yang muncul menjadi bagian dari proses belajar anak untuk saling mendengarkan, berbagi tugas, dan menyelesaikan pekerjaan bersama.Setelah bangunan selesai dibuat, guru mendokumentasikan hasil karya anak-anak sebagai bentuk apresiasi terhadap proses dan usaha yang telah mereka lakukan. Setiap bangunan memiliki bentuk dan susunan yang berbeda sesuai dengan ide serta kreativitas masing-masing kelompok. Anak-anak pun mendapatkan pengalaman bahwa sebuah karya tidak hanya dinilai dari hasil akhirnya, tetapi juga dari proses mencoba, bekerja sama, dan memperbaiki ketika menghadapi kesulitan.Kegiatan kemudian ditutup dengan merapikan kembali balok yang telah digunakan. Anak-anak diajak mengembalikan balok ke tempat semula sehingga area bermain kembali tertata. Melalui kegiatan sederhana ini, anak belajar bertanggung jawab terhadap alat yang digunakan sekaligus membiasakan diri untuk menjaga lingkungan bermain bersama.Melalui kegiatan di Sentra Balok ini, murid TK B Al Siddiq International mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Di balik kegiatan membuat rumah dari balok, anak-anak belajar tentang konsep dasar konstruksi, kekuatan bangunan, pemecahan masalah, kerja sama, kreativitas, serta tanggung jawab. Dengan bermain secara langsung, anak dapat memahami bahwa ketika sebuah bangunan belum kokoh, mereka dapat mencoba mencari cara untuk memperkuatnya—sebuah pengalaman sederhana yang mengajarkan anak untuk terus mencoba dan tidak mudah menyerah. By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, SD

SD Al Siddiq International Apresiasi Prestasi Gemilang Siswa dalam Berbagai Kompetisi

SD Al Siddiq International kembali menorehkan kabar membanggakan melalui berbagai prestasi yang diraih oleh para siswa dalam beragam kompetisi. Prestasi tersebut tidak hanya datang dari bidang akademik, tetapi juga dari bidang olahraga, seni, teknologi, dan keterampilan lainnya.Pencapaian ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi SD Al Siddiq International memiliki semangat untuk terus berkembang, berani berkompetisi, serta mampu menunjukkan potensi terbaik mereka di berbagai bidang.Dalam ajang Jakarta International Roller Skate Competition 2026, Ibrahim Kandara Rahmadani (Grade 3B) berhasil meraih Juara 1 nomor 100M dan membawa pulang medali emas. Ibrahim juga kembali meraih Juara 3 kategori Speed dalam Sportyskate Inline Competition Series 2.Prestasi di bidang renang juga berhasil ditorehkan oleh sejumlah siswa. Raffasya Yahya Nugroho (Grade 1B) meraih Juara 1 15M Fins Freestyle, sementara Arkatama berhasil meraih Juara 2 dalam kompetisi renang.Pada GKP Fun Swimming Competition, prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SD Al Siddiq International. Hisyam Abdar Attarazqa (Grade 3B) berhasil meraih Juara 1 Series sekaligus Fastest Swimmer, serta Juara 2 Series. Sementara itu, Aldevaro Zhafran Athallah (Grade 2A) meraih Juara 2, Qiandra Elmira Shanum (Grade 3D) meraih Juara 3, dan Rhazes Zakaria (Grade 1A) berhasil meraih beberapa Juara 1 dalam nomor renang yang diikutinya.Tidak hanya di bidang olahraga, prestasi akademik juga berhasil diraih oleh para siswa. Dalam Funtasi 2026, Fatimah Arsyinala Afiza (Grade 1D) berhasil memperoleh Gold Award bidang Science, serta Silver Award bidang Mathematics dan English.Fatimah juga kembali menunjukkan kemampuannya dalam olahraga inline skate pada Royal Clash 2026: Inline Skate Freestyle Battle Championship dengan meraih tiga medali emas pada kategori Classic Slalom Beginner, Fish Slalom Beginner, dan Skate Race Beginner.Prestasi lainnya datang dari Wepool Swimming Fest, di mana Ahmad Raffa Fathan Lubis (Grade 3A) meraih Juara 1 Heat 20M Freestyle Swimming, sedangkan Qiandra Elmira Shanum (Grade 3D) berhasil meraih Juara 1.Dalam Spelling Bee Competition KPM Kota Bekasi Level 2, tiga siswa SD Al Siddiq International berhasil mendominasi posisi juara. Khalifah Bumi Pratama (Grade 2A) meraih Juara 1, Rezkia Adelyn Yusuf (Grade 2B) meraih Juara 2, dan Raufa Zaky Shaquell (Grade 2A) meraih Juara 3.Di bidang teknologi dan inovasi, Muhammad Emil Faruq (Grade 4A) dan Ziyad Muhammad Alfatih (Grade 3B) berhasil meraih Juara 3 dalam Indonesia Robotics & Innovation Challenge (IRIC) 2026.Sementara itu, dalam Sugaku Abacus Challenge, Fathir Elyasir Agustianto (Grade 3B) berhasil meraih 1st Runner-Up, sedangkan Fathan Elrasyid Agustianto (Grade 2A) meraih 2nd Runner-Up.Prestasi juga hadir dari bidang seni. Dalam HUT RI ke-81 Independence Day Coloring Competition, Rawdha Nawal (Grade 1C) berhasil meraih Juara 2 dengan tema Kemerdekaan.Di bidang olahraga renang, Baby Shark Cup Aquatic Festival 2026 juga menjadi ajang bagi siswa SD Al Siddiq International untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Giancalief Ajram Agasthya (Grade 6) berhasil meraih Juara 1 25M Breaststroke Boys, sedangkan Giandra Renjiro Raffasya (Grade 4A) meraih Juara 1 25M Freestyle Boys.Dari cabang olahraga bulu tangkis, Haura Inas Rizkinta Sitepu (Grade 2B) berhasil meraih Juara 2 kategori General U-8 dalam Try Out Badminton Tournament (TOBT) pada dua kesempatan, yaitu pada 7–8 Februari 2026 dan 10–12 Juli 2026.Beragam prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SD Al Siddiq International. Lebih dari sekadar piala dan medali, setiap pencapaian merupakan hasil dari kerja keras, latihan, kedisiplinan, keberanian, dan semangat pantang menyerah.SD Al Siddiq International terus memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berusaha dan berprestasi. Diharapkan pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, mengembangkan bakat, serta berani mencoba berbagai tantangan baru.Congratulations to all our amazing students!Teruslah berprestasi, teruslah belajar, dan teruslah menjadi inspirasi.Keep shining and keep making us proud!By By Muslihatul Maula, Lc

Kegiatan, SMP

OSIS SMP Al-Siddiq International Gelar Laporan Pertanggungjawaban Periode 2025/2026

Bekasi, 28 Agustus 2026 — SMP Al-Siddiq International melaksanakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) OSIS periode 2025/2026 pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Masjid Sekolah lantai 2 dan menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus pembelajaran kepemimpinan bagi para siswa.Kegiatan diawali dengan dzikir pagi bersama, dilanjutkan dengan tausiyah sebagai pembinaan spiritual dan penguatan karakter siswa. Setelah rangkaian kegiatan keagamaan selesai, acara dilanjutkan dengan agenda utama, yaitu Laporan Pertanggungjawaban OSIS periode 2025/2026.LPJ disampaikan oleh Ketua OSIS, Azka Fakhri Arkananta, bersama Wakil Ketua OSIS, Muhammad Kautsar Mehaga Perangi, dengan didampingi oleh Pembina OSIS, Mr. Amal Zikrullah, M.Pd. dan Mrs Diah Santikawati, S.Pd.Dalam forum tersebut, pengurus OSIS menyampaikan laporan mengenai berbagai program kerja yang telah direncanakan dan dilaksanakan selama masa kepengurusan. Laporan tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada sekolah, anggota OSIS, serta pembina atas amanah yang telah diberikan selama periode 2025/2026.Setelah penyampaian laporan, anggota OSIS bersama para pembina mengikuti proses evaluasi dan menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada seluruh anggota untuk mengetahui capaian program, berbagai kendala yang dihadapi, serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian dan perbaikan bagi kepengurusan OSIS berikutnya.Salah satu program unggulan OSIS periode 2025/2026 adalah menciptakan ruang bagi siswa dan siswi SMP Al-Siddiq International untuk mengembangkan kreativitas. OSIS berupaya menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan ide, bakat, minat, dan kemampuan mereka melalui berbagai kegiatan di lingkungan sekolah.Selain itu, OSIS juga berperan aktif dalam memeriahkan berbagai hari besar dan momentum penting sekolah dengan melibatkan pengurus OSIS sebagai pelaksana kegiatan. Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman nyata bagi siswa dalam belajar merancang kegiatan, membagi tugas, berkoordinasi, bekerja sama, serta menyelesaikan tanggung jawab secara bersama-sama. Kegiatan LPJ ini tidak hanya menjadi agenda administratif organisasi, tetapi juga merupakan bagian dari pendidikan karakter dan student leadership. Melalui pengalaman berorganisasi, siswa belajar bahwa kepemimpinan tidak hanya tentang menjalankan sebuah program, tetapi juga tentang amanah, tanggung jawab, transparansi, evaluasi, dan kesiapan mempertanggungjawabkan setiap tugas yang telah diberikan.Rangkaian kegiatan yang diawali dengan dzikir pagi dan tausiyah juga memberikan pesan bahwa kepemimpinan di SMP Al-Siddiq International tidak hanya dibangun melalui kemampuan organisasi, tetapi juga melalui penguatan spiritual dan karakter. Seorang pemimpin diharapkan memiliki kemampuan untuk bekerja, berkolaborasi, sekaligus memiliki nilai-nilai akhlak dan tanggung jawab.Para pembina OSIS memberikan apresiasi atas kontribusi dan kerja keras seluruh pengurus selama satu periode. Berbagai keberhasilan menjadi capaian yang patut disyukuri, sementara kekurangan dan kendala yang ditemukan menjadi bahan evaluasi untuk membangun organisasi yang lebih baik pada masa mendatang.Dengan terlaksananya LPJ ini, kepengurusan OSIS periode 2025/2026 telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan organisasi. Pengalaman yang telah diperoleh diharapkan menjadi bekal berharga bagi para pengurus untuk terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan memberikan kontribusi positif di lingkungan sekolah.Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan siswa, agar semangat kreativitas, tanggung jawab, kolaborasi, dan kepedulian terhadap sekolah dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.Dari dzikir dan tausiyah, siswa menguatkan nilai diri. Dari organisasi, siswa belajar memimpin. Dan melalui pertanggungjawaban, siswa belajar menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab.By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd