
Al-Siddiq, Juni 2026 – SMP Al-Siddiq kembali melaksanakan Ujian Al-Qur’an sebagai bagian dari program unggulan sekolah dalam membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki hafalan yang kuat serta berkualitas. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Senin, 15 Juni 2026 dan Rabu, 17 Juni 2026, setelah rangkaian Ujian Akhir Semester selesai dilaksanakan.
Kegiatan ujian diawali dengan salat Dhuha dan dzikir bersama di masjid sekolah. Seluruh peserta didik mengikuti rangkaian pembukaan dengan khusyuk sebagai bentuk ikhtiar spiritual sebelum menghadapi ujian. Suasana yang tenang dan penuh semangat tampak mewarnai pelaksanaan kegiatan sejak pagi hari.
Dalam ujian ini, peserta didik diuji berdasarkan hafalan Al-Qur’an yang telah mereka setorkan selama satu tahun pembelajaran. Adapun aspek yang dinilai meliputi kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, kualitas tahsin atau keindahan bacaan, serta adab selama mengikuti ujian. Dengan penilaian yang menyeluruh tersebut, sekolah tidak hanya menargetkan kuantitas hafalan, tetapi juga kualitas bacaan dan pembentukan karakter Qurani pada diri peserta didik.
Pelaksanaan Ujian Al-Qur’an yang dipisahkan dari ujian akademik merupakan salah satu strategi sekolah untuk memberikan ruang fokus yang lebih optimal kepada peserta didik. Dengan adanya waktu khusus, siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik melalui kegiatan murajaah, memperbaiki bacaan, dan memutqinkan hafalan yang telah dipelajari selama satu tahun. Langkah ini diharapkan mampu membantu peserta didik menampilkan kemampuan terbaik mereka saat ujian berlangsung.
Melalui kegiatan ini, SMP Al-Siddiq International menunjukkan komitmennya dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai salah satu fondasi utama pendidikan. Ujian Al-Qur’an bukan sekadar evaluasi hafalan, melainkan sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Kalamullah, membangun kedisiplinan dalam menjaga hafalan, serta membentuk generasi yang memiliki akar keislaman yang kuat.
Semoga melalui ikhtiar ini, lahir generasi Al-Siddiq yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hubungan yang erat dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari.
By Retno Suzanne Handayani, Lc, M.Pd