Al Siddiq International School

TK

Kegiatan, TK

Mengenal Siklus Air melalui Eksperimen

Kegiatan eksperimen hujan dilaksanakan oleh murid TK B Al Siddiq pada hari Senin, 4 Mei 2026 di kelas sains. Kegiatan ini merupakan salah satu pembelajaran sains sederhana yang dirancang untuk mengenalkan proses terjadinya hujan kepada anak-anak dengan cara yang menarik, menyenangkan, dan mudah dipahami. Melalui kegiatan eksperimen ini, anak-anak dapat belajar secara langsung dengan melihat proses perubahan yang terjadi selama percobaan berlangsung.Sebelum kegiatan dimulai, guru terlebih dahulu menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, yaitu dua gelas plastik, kapas, push pin, air panas, es batu, dan air berwarna biru. Guru kemudian menjelaskan fungsi masing-masing alat dan bahan kepada murid dengan bahasa sederhana agar anak-anak lebih memahami tujuan dari kegiatan eksperimen tersebut. Anak-anak terlihat antusias dan penasaran untuk mengikuti setiap tahapan percobaan.Pada pelaksanaannya, guru meminta anak-anak untuk membantu membolongi gelas plastik menggunakan push pin dengan pendampingan guru agar tetap aman. Setelah itu, kapas dimasukkan ke bagian bawah gelas plastik sebagai gambaran awan. Di bagian atas kapas diletakkan es batu, sedangkan gelas lainnya diisi air panas yang diibaratkan sebagai air laut yang menguap karena panas matahari. Guru kemudian meneteskan air berwarna biru ke bagian es batu hingga perlahan muncul tetesan air yang menyerupai hujan.Melalui eksperimen ini, anak-anak belajar bahwa hujan terjadi karena adanya proses penguapan air, pendinginan, hingga terbentuknya titik-titik air yang akhirnya jatuh ke bumi. Dengan melihat secara langsung proses sederhana tersebut, murid menjadi lebih mudah memahami konsep terjadinya hujan dibandingkan hanya melalui penjelasan teori saja. Kegiatan ini juga melatih kemampuan anak dalam mengamati, bertanya, dan mengenal sebab akibat dari suatu proses alam.Tujuan dari kegiatan eksperimen hujan ini adalah untuk mengenalkan konsep sains sederhana kepada anak-anak sejak usia dini, khususnya mengenai proses terjadinya hujan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir sederhana, serta melatih keberanian anak dalam mencoba hal baru. Anak-anak juga diajak untuk lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung.Manfaat dari kegiatan ini sangat baik bagi perkembangan anak, baik dalam aspek pengetahuan maupun keterampilan. Anak-anak dapat belajar melalui pengalaman langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan mudah diingat. Selain itu, kegiatan eksperimen ini juga membantu melatih motorik halus, kemampuan fokus, kerja sama, serta keterampilan mengikuti instruksi dari guru. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak semakin tertarik untuk belajar sains dan mengenal lingkungan sekitar dengan lebih baik.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Nala Meluncur dengan Sepatu Rodanya menuju Kemenangan

Pada tanggal 26 April 2026, seorang murid TK bernama Fatimah Arsyinala berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang National Freestyle Inline Skate Championship: Priangan Slalom Clash 2026 yang digelar di Bandung. Meski masih berusia dini, Nala mampu menunjukkan kemampuan luar biasa dalam olahraga sepatu roda dan membawa pulang tiga medali sekaligus.Dalam perlombaan tersebut, Nala berhasil meraih Gold Medal Classic Slalom Beginner, Gold Medal Skate Cross Beginner, dan Silver Medal Fish Slalom Beginner. Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, dan komunitas tempatnya berlatih. Semangat dan keberanian Nala saat bertanding membuat banyak orang kagum melihat penampilannya di arena lomba.Keberhasilan ini tentu tidak diraih dengan mudah. Nala yang tergabung dalam komunitas sepatu roda Patriot telah menjalani proses latihan yang panjang sebelum mengikuti kejuaraan. Dengan bimbingan pelatih serta dukungan penuh dari orang tua, Nala rutin berlatih untuk meningkatkan keseimbangan, kelincahan, dan teknik bermain sepatu roda. Latihan yang disiplin membuat kemampuan Nala semakin berkembang dari waktu ke waktu.Olahraga sepatu roda sendiri memiliki banyak manfaat bagi anak-anak. Selain membuat tubuh lebih sehat dan aktif bergerak, sepatu roda juga membantu melatih keseimbangan tubuh, fokus, koordinasi gerak, dan rasa percaya diri. Melalui perlombaan, anak-anak juga belajar tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan keberanian untuk tampil di depan banyak orang.Prestasi yang diraih Nala menjadi inspirasi bagi anak-anak lain agar tidak takut mencoba hal baru dan terus mengembangkan bakat sejak usia dini. Semangat juangnya membuktikan bahwa dengan latihan yang tekun dan dukungan dari orang-orang terdekat, anak-anak mampu meraih prestasi yang membanggakan. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa kegiatan positif seperti olahraga dapat membantu membentuk karakter anak menjadi lebih disiplin dan percaya diri.Melalui komunitas Patriot, Nala tidak hanya belajar teknik bermain sepatu roda, tetapi juga belajar bekerja sama, berteman, dan menjaga semangat positif dalam berolahraga. Diharapkan prestasi ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan Nala untuk terus berkembang dan meraih lebih banyak prestasi di masa depan.By Inka Amalia, S. Pd

Edukasi, Kegiatan, SD, Sekolah, SMP, TK

Al Siddiq International School Resmi Menjadi Sekolah Berkurikulum Cambridge

Al Siddiq International School dengan bangga mengumumkan bahwa sejak tanggal 21 April 2026, sekolah ini telah resmi menjadi institusi pendidikan yang menerapkan Kurikulum Cambridge dengan ID500. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan mutu pendidikan di Al Siddiq International, sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam menghadirkan standar pendidikan bertaraf internasional. Penetapan sebagai sekolah berkurikulum Cambridge menunjukkan bahwa Al Siddiq International telah memenuhi berbagai standar kualitas global dalam aspek pembelajaran, manajemen sekolah, serta pengembangan kompetensi guru. Kurikulum Cambridge sendiri dikenal sebagai sistem pendidikan internasional yang menekankan pada penguatan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, serta penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar global. Dengan diterapkannya kurikulum ini, siswa Al Siddiq International akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih terstruktur, menantang, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penguasaan materi akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, keterampilan komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan analisis yang mendalam. Pihak sekolah menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen sekolah, mulai dari yayasan, pimpinan, guru, hingga tenaga kependidikan yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Selain itu, dukungan dari orang tua siswa juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan pencapaian ini. Sebagai sekolah yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendidikan internasional, Al Siddiq International tetap berkomitmen untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan fondasi keimanan yang kuat. Kurikulum Cambridge diharapkan dapat berjalan selaras dengan program-program keislaman yang telah menjadi ciri khas sekolah. Ke depan, Al Siddiq International School berencana untuk terus mengembangkan kualitas pembelajaran melalui pelatihan guru, penyediaan fasilitas yang mendukung, serta inovasi dalam metode pengajaran. Dengan status barunya sebagai sekolah berkurikulum Cambridge, Al Siddiq International optimis mampu mencetak generasi yang berwawasan global, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.By Arief Firmansyah, S. Kom

Kegiatan, TK

Apa yang dibutuhkan saat hujan? Membuat Payung Origami 3D !

Pembelajaran seni di TK B Al Siddiq International dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026 di dalam kelas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid TK B dengan suasana yang tenang namun tetap menyenangkan. Guru menyiapkan aktivitas yang tidak hanya melibatkan kreativitas, tetapi juga melatih keterampilan dasar yang penting bagi perkembangan anak.Kegiatan ini bertujuan untuk melatih konsentrasi anak dalam mengikuti instruksi serta mengembangkan motorik halus melalui aktivitas melipat kertas. Dengan menggunakan origami, anak-anak diajak untuk membuat bentuk payung 3D yang sederhana. Aktivitas ini dirancang agar anak mampu fokus pada setiap langkah, sekaligus melatih koordinasi tangan dan mata.Pembelajaran dimulai dengan guru mengajak anak-anak mengingat kembali materi sebelumnya tentang cuaca. Dari berbagai jenis cuaca yang telah dipelajari, guru kemudian mengarahkan diskusi pada cuaca hujan. Anak-anak diajak berpikir bersama tentang apa saja yang dibutuhkan saat hujan, hingga akhirnya muncul jawaban payung sebagai salah satu benda penting.Setelah itu, anak-anak mulai membuat payung dari kertas origami. Mereka diberi kebebasan untuk memilih warna kertas sesuai keinginan, sehingga setiap hasil karya memiliki ciri khas masing-masing. Dalam kelompok kecil, anak-anak mengikuti instruksi guru langkah demi langkah dalam melipat origami hingga membentuk payung 3D.Setelah payung selesai dibuat, anak-anak melanjutkan kegiatan dengan menempelkan hasil origami tersebut pada kertas gambar yang sebelumnya telah mereka buat dengan tema suasana hujan. Kegiatan ini membantu anak menghubungkan karya seni dengan konsep yang telah dipelajari, sekaligus memberi ruang untuk mengekspresikan imajinasi mereka.Melalui pembelajaran ini, anak-anak tidak hanya belajar membuat karya seni, tetapi juga belajar bersabar, mengikuti arahan, dan bekerja sama dengan teman. Suasana kelas yang mendukung membuat anak lebih percaya diri dalam berkarya, sehingga proses belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Kami Membutuhkan Payung Saat Belajar Penjumlahan?

Pembelajaran matematika di TK B Al Siddiq International dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026 di dalam kelas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid TK B dengan suasana yang aktif dan menyenangkan. Sejak awal, guru sudah menyiapkan alat bantu belajar agar anak-anak bisa memahami materi dengan cara yang lebih konkret dan mudah dipahami.Tujuan utama pembelajaran ini adalah mengenalkan konsep berhitung urut serta penjumlahan aritmatika sederhana. Materi ini menjadi dasar penting bagi anak-anak sebagai persiapan sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar. Dengan pendekatan yang sesuai usia, anak-anak diharapkan tidak hanya menghafal angka, tetapi juga memahami maknanya.Kegiatan dimulai dengan permainan kelompok yang melibatkan interaksi langsung. Guru mengajak anak-anak untuk menempelkan gambar tetesan air hujan ke sebuah payung yang telah disiapkan. Setiap anak diminta menempelkan jumlah tetesan sesuai instruksi guru, sehingga mereka belajar menghitung secara bertahap sambil bermain.Melalui aktivitas ini, anak-anak terlihat antusias dan lebih mudah memahami konsep berhitung urut. Mereka juga belajar bekerja sama dengan teman sekelompok, menunggu giliran, dan mengikuti instruksi dengan baik. Guru memberikan arahan secara perlahan agar setiap anak bisa mengikuti kegiatan tanpa merasa terburu-buru.Setelah permainan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan mengerjakan worksheet penjumlahan angka satuan. Latihan ini membantu anak-anak memperkuat pemahaman mereka tentang penjumlahan sederhana. Dengan kombinasi antara permainan dan latihan tertulis, pembelajaran menjadi lebih seimbang dan efektif untuk mendukung perkembangan kemampuan berhitung anak.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Permainan Kata di Kelas: Cara Seru Tingkatkan Kemampuan Membaca

Pada hari Kamis, 23 April 2026, anak-anak TK B Al Siddiq mengikuti kegiatan belajar yang berbeda dari biasanya. Kegiatan ini berupa permainan mencari kata menggunakan smart board di dalam kelas. Hal ini dikarenakan lab komputer sedang di pakai oleh siswa SD Al Siddiq untuk melaksanakan TKA (Tes Kemampuan Akademik) Suasana belajar terlihat lebih hidup karena anak-anak sangat antusias sejak awal kegiatan dimulai.Permainan ini dirancang untuk membantu anak-anak belajar membaca dengan cara yang menyenangkan. Dengan tampilan visual yang menarik dari smart board, anak-anak lebih mudah mengenali huruf dan menyusun kata. Mereka tidak hanya duduk diam, tetapi juga aktif berpikir dan bekerja sama dengan teman-temannya.Sebelum permainan dimulai, guru membagi anak-anak menjadi empat kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 3 sampai 4 orang. Pembagian ini bertujuan agar semua anak bisa berpartisipasi dan saling membantu. Setelah itu, guru membuka link Wordwall yang ditampilkan dengan mode layar terbagi, sehingga dua kelompok bisa bermain secara bersamaan.Dalam permainan tersebut, setiap dua kelompok akan berlomba menyelesaikan tugas mencari kata dengan benar dan sesuai waktu yang telah ditentukan. Anak-anak terlihat bersemangat saat mencoba menemukan jawaban secepat mungkin. Mereka berdiskusi, menunjuk layar, dan saling memberi saran untuk menemukan kata yang tepat.Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan membaca, tetapi juga mengajarkan kerja sama dan rasa percaya diri. Anak-anak belajar untuk berani mencoba, menerima hasil, dan mendukung teman satu timnya. Dengan suasana yang menyenangkan seperti ini, proses belajar menjadi lebih bermakna dan tidak membosankan.Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak semakin tertarik untuk belajar membaca. Metode belajar yang interaktif seperti ini terbukti mampu meningkatkan minat dan partisipasi anak dalam kegiatan belajar di kelas. Guru pun dapat melihat perkembangan anak secara langsung melalui cara yang lebih santai namun tetap efektif. By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Keseruan Anak TK Al Siddiq International Saat Enrichment Berenang

Kegiatan Enrichment Berenang merupakan salah satu program pembelajaran luar kelas yang diikuti oleh anak-anak TK Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi perkembangan fisik dan mental anak sejak usia dini.Kegiatan ini dilaksanakan di Waterclub Permata Taman Cikunir pada hari Selasa, 21 April 2026. Lokasi yang nyaman dan aman membuat anak-anak dapat belajar berenang dengan lebih leluasa dan percaya diri. Suasana yang mendukung juga membantu anak-anak merasa senang selama mengikuti kegiatan.Berenang memiliki banyak manfaat untuk anak usia dini. Selain melatih kekuatan otot dan koordinasi tubuh, berenang juga membantu meningkatkan keseimbangan serta keberanian anak saat berada di air. Kegiatan ini juga dapat melatih kemandirian, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjadi sarana rekreasi yang sehat dan menyenangkan.Anak-anak berangkat bersama dari sekolah menggunakan mobil, dengan kondisi sudah mengenakan pakaian renang lengkap. Setibanya di lokasi, mereka disambut oleh Miss Vita yang bertindak sebagai coach renang. Kehadiran pelatih yang berpengalaman membantu memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan terarah.Kegiatan diawali dengan pemanasan untuk menghindari cedera, kemudian anak-anak bersiap menuju kolam. Mereka melakukan latihan leg swings, dilanjutkan dengan melompat ke dalam kolam. Selanjutnya, anak-anak mendapatkan coaching secara bergantian untuk belajar berenang dengan teknik yang benar. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan dari seluruh peserta.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Melihat Progres Anak Lebih Dekat

Pada hari Jumat, 17 April 2026, TK Al Siddiq International melaksanakan kegiatan pembagian raport tengah Semester 2. Kegiatan ini berlangsung di kelas masing-masing dengan suasana yang tertib dan nyaman. Para orang tua hadir sesuai dengan jadwal yang telah dibagikan sebelumnya oleh guru, sehingga proses berjalan dengan lancar tanpa kerumunan.Pembagian raport ini diikuti oleh seluruh murid TK A dan TK B. Setiap orang tua datang untuk menerima laporan perkembangan belajar anaknya secara langsung dari guru kelas. Momen ini menjadi kesempatan penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan anak selama mengikuti kegiatan belajar di semester berjalan.Tujuan dari pembagian raport tengah semester ini adalah untuk memberikan gambaran awal mengenai perkembangan anak, baik dari aspek akademik maupun non-akademik. Untuk anak TK, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan mengenal huruf atau angka, tetapi juga mencakup perkembangan sosial, emosional, kemandirian, serta keterampilan motorik. Dengan adanya raport ini, orang tua dapat memahami kekuatan anak sekaligus mengetahui bagian yang masih perlu dibimbing.Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat komunikasi antara guru dan orang tua. Guru dapat menyampaikan secara langsung hasil pengamatan selama di kelas, sementara orang tua dapat berdiskusi, bertanya, dan berbagi informasi mengenai perkembangan anak di rumah. Kerja sama ini sangat penting agar proses pendidikan anak dapat berjalan selaras antara lingkungan sekolah dan keluarga.Dengan sistem pembagian yang terjadwal, setiap orang tua mendapatkan waktu yang cukup untuk berdiskusi secara pribadi dengan guru. Hal ini membuat suasana menjadi lebih kondusif dan fokus pada kebutuhan masing-masing anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua semakin memahami perkembangan anaknya dan dapat terus mendukung proses belajar dengan cara yang tepat di rumah.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Belajar Musim Jadi Menyenangkan dengan Membuat Pohon 4 Musim

Pada hari Rabu, 15 April 2026, murid TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan belajar yang menarik di dalam kelas. Kegiatan ini berfokus pada pembuatan pohon empat musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Melalui aktivitas ini, anak-anak diajak untuk mengenal perbedaan musim yang terjadi di berbagai belahan dunia dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.Kegiatan dimulai dengan guru membagi murid ke dalam kelompok kecil yang terdiri dari empat orang. Setiap anak dalam kelompok mendapatkan satu gambar pohon yang mewakili satu musim yang berbeda. Ada yang mendapatkan gambar pohon musim semi dengan bunga bermekaran, musim panas dengan daun hijau lebat, musim gugur dengan daun berwarna kuning dan oranye, serta musim dingin dengan pohon tanpa daun atau tertutup salju.Setelah itu, anak-anak mulai mewarnai gambar pohon sesuai dengan ciri-ciri musim yang sudah mereka ketahui. Mereka menggunakan berbagai warna untuk mengekspresikan perbedaan setiap musim. Kegiatan mewarnai ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga membantu anak-anak memahami karakteristik visual dari setiap musim dengan lebih jelas.Selanjutnya, anak-anak melipat gambar pohon yang telah diwarnai, kemudian mengguntingnya dengan hati-hati. Kegiatan ini melatih keterampilan motorik halus serta ketelitian mereka. Setelah semua bagian selesai, setiap anak bekerja sama untuk menempelkan keempat gambar pohon tersebut menjadi satu kesatuan. Hasilnya adalah sebuah pohon unik dengan empat sisi yang masing-masing menggambarkan musim yang berbeda. Kemudian setiap kelompok maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil karyanya.Tujuan dari kegiatan ini adalah agar anak-anak dapat mengenal dan memahami konsep musim di dunia, yang mungkin belum mereka alami secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam kelompok, meningkatkan kreativitas, serta melatih keterampilan dasar seperti mewarnai, melipat, menggunting, dan menempel. Dengan cara belajar yang aktif dan menyenangkan, anak-anak menjadi lebih mudah memahami materi yang diberikan.By Inka Amalia, S.Pd

Kegiatan, TK

Kegiatan Pra-Tasmi: Langkah Awal Menuju Tasmi

Kegiatan Pra-Tasmi merupakan salah satu rangkaian penting dalam program pembelajaran Al-Qur’an di TK Al Siddiq International. Kegiatan ini dirancang sebagai tahap persiapan sebelum anak mengikuti tasmi dan munaqosyah yang sesungguhnya. Melalui Pra-Tasmi, guru dapat melihat kesiapan hafalan anak sekaligus memberikan pengalaman awal dalam suasana penilaian yang lebih terarah.Kegiatan ini diikuti oleh murid TK Al Siddiq Internasional yang telah mencapai kualifikasi hafalan juz 30, dimulai dari surah An-Nas hingga Al-Muthaffifin. Setiap anak yang mengikuti Pra-Tasmi telah melalui proses pembelajaran dan murojaah secara bertahap, sehingga mereka memiliki bekal hafalan yang cukup untuk ditampilkan di hadapan penguji.Pelaksanaan Pra-Tasmi dilakukan di ruang tasmi yang telah disiapkan khusus agar suasana lebih kondusif dan fokus. Dengan tempat yang tenang dan tertata, anak-anak dapat lebih berkonsentrasi saat menyetorkan hafalan mereka. Lingkungan yang mendukung ini juga membantu anak merasa lebih percaya diri dan nyaman selama kegiatan berlangsung.Kegiatan Pra-Tasmi dilaksanakan selama empat hari, yaitu pada hari Senin hingga Kamis, tanggal 6 sampai 9 April 2026. Setiap harinya, anak-anak mengikuti jadwal yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan berjalan tertib dan setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk tampil.Tujuan dari kegiatan Pra-Tasmi adalah untuk membiasakan anak tampil di depan orang lain serta memperlihatkan sejauh mana kemampuan hafalan yang telah mereka capai. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi awal bagi guru untuk mengetahui kesiapan anak sebelum menghadapi tasmi dan munaqosyah yang sebenarnya. Dengan adanya Pra-Tasmi, anak-anak dapat berlatih mengelola rasa percaya diri dan mengurangi rasa gugup saat tampil.Dalam pelaksanaannya, guru telah menyusun jadwal Pra-Tasmi untuk setiap anak secara terstruktur. Setiap siswa memiliki batas surah yang berbeda sesuai dengan kemampuan hafalannya, serta diuji oleh penguji yang berbeda. Sistem ini membantu penilaian menjadi lebih objektif dan menyeluruh. Dengan pendekatan yang terencana, kegiatan Pra-Tasmi diharapkan dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi setiap anak.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Asesmen Tengah Semester: Mengukur Perkembangan Anak TK Al Siddiq Internasional dengan Cara Menyenangkan

Asesmen Tengah Semester merupakan kegiatan penilaian yang dilaksanakan secara berkala untuk melihat perkembangan belajar anak. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan, khususnya di jenjang taman kanak-kanak, karena membantu guru memahami sejauh mana kemampuan anak berkembang setelah mengikuti pembelajaran selama beberapa waktu.Kegiatan Asesmen Tengah Semester ini diikuti oleh seluruh murid TK Al Siddiq International. Setiap anak berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan tahap perkembangannya masing-masing. Guru berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan serta menciptakan suasana yang nyaman agar anak tetap merasa senang selama proses asesmen berlangsung.Pelaksanaan asesmen dilakukan di dalam kelas, sehingga anak-anak tetap berada di lingkungan yang familiar dan aman bagi mereka. Suasana kelas yang sudah dikenal membantu anak lebih percaya diri dalam mengikuti setiap kegiatan penilaian. Selain itu, penataan kelas juga disesuaikan agar mendukung berbagai aktivitas yang dilakukan selama asesmen.Asesmen Tengah Semester ini dilaksanakan selama lima hari, yaitu pada hari Senin hingga Jum’at, tanggal 6 sampai 10 April 2026. Setiap harinya, anak-anak mengikuti kegiatan asesmen dengan jadwal yang telah diatur, sehingga semua aspek pembelajaran dapat disentuh secara seimbang tanpa membuat anak merasa terbebani.Tujuan dari pelaksanaan penilaian setiap tiga bulan ini adalah untuk memantau perkembangan siswa/i dari enam aspek perkembangan, yaitu nilai agama dan moral, sosial-emosional, bahasa, kognitif, fisik-motorik, serta seni. Melalui asesmen ini, guru dapat mengetahui kekuatan dan kebutuhan setiap anak, sehingga dapat memberikan stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.Pelaksanaan asesmen dilakukan dengan berbagai metode yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak. Setiap harinya, anak-anak mengikuti pelajaran yang berbeda seperti literasi, sains, matematika, seni, olahraga, ICT, Al-Qur’an, dan bahasa Arab. Bentuk penilaiannya pun beragam, mulai dari menjawab pertanyaan sederhana, mengerjakan lembar kerja (worksheet), hingga menghasilkan karya seperti gambar atau proyek kecil. Dengan cara ini, anak tetap merasa seperti bermain sambil belajar, sehingga proses asesmen berjalan dengan lancar dan bermakna.By Inka Amalia, S. Pd

Kegiatan, TK

Hangatnya Silaturahmi, Manisnya Kue Lebaran

Kegiatan halal bihalal di TK Al Siddiq dilaksanakan dengan penuh keceriaan pada hari Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi anak-anak untuk merayakan suasana Hari Raya Idul Fitri bersama teman-teman dan para guru. Dengan mengusung tema kebersamaan, anak-anak diajak untuk mengenal dan merasakan tradisi saling memaafkan serta menikmati snack khas lebaran yang identik dengan suasana hari raya.Peserta didik TK Al Siddiq mengikuti rangkaian acara dengan antusias di lapangan Al Siddiq dan juga di dalam kelas. Tujuan dari kegiatan halal bihalal ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, serta mempererat hubungan antara anak-anak dengan guru dan kakak-kakak dari jenjang SD dan SMP. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan tradisi Hari Raya Idul Fitri kepada anak sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Anak-anak diharapkan dapat memahami pentingnya sikap saling menghargai, berbagi, dan menjalin silaturahmi.Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh anak. Setelah itu, anak-anak melakukan salam-salaman dengan semua guru Al Siddiq serta kakak-kakak dari SD dan SMP sebagai bentuk saling memaafkan. Kegiatan dilanjutkan dengan murojaah pagi dan pelaksanaan salat duha bersama, sehingga anak-anak tidak hanya belajar bersosialisasi tetapi juga tetap menguatkan nilai-nilai keagamaan.Setelah kegiatan ibadah, anak-anak menikmati snack time dengan berbagai cemilan bertema kue lebaran yang menggugah selera. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling dinanti karena anak-anak dapat merasakan suasana khas Idul Fitri melalui makanan. Kegiatan kemudian ditutup dengan playtime, di mana anak-anak bermain bersama teman-temannya sebelum akhirnya pulang ke rumah dengan perasaan senang dan penuh kenangan indah.Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya menikmati keseruan acara, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal saling memaafkan, berbagi, dan menjalin hubungan baik dengan sesama.By Inka Amalia, S. Pd