Al Siddiq International School

SMP Al-Siddiq International Gelar STS Ganjil 2026/2027 Berbasis Digital, Integrasikan Cambridge dan Keislaman

Bekasi, 21 September 2026 — SMP Al-Siddiq International melaksanakan Sumatif Tengah Semester (STS) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 pada 14–21 September 2026. Diikuti seluruh peserta didik sesuai jenjang masing-masing, STS tahun ini dilaksanakan dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS) serta mengintegrasikan penggunaan bahasa Inggris dalam mata pelajaran berbasis Cambridge dan bahasa Arab dalam pembelajaran keislaman.
Pelaksanaan STS menjadi bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik pada pertengahan semester. Tidak hanya menguji penguasaan materi secara akademik, rangkaian evaluasi juga dirancang untuk menguatkan kemampuan digital, bahasa, serta nilai-nilai keislaman peserta didik.
Ujian Berbasis Digital, Peserta Didik Terbiasa dengan Teknologi
Berbeda dengan pelaksanaan ujian yang sepenuhnya menggunakan lembar soal konvensional, STS di SMP Al-Siddiq International tahun ini dilaksanakan secara digital melalui LMS.
Peserta didik mengerjakan asesmen menggunakan sistem yang telah disiapkan sekolah. Model ini menjadi bagian dari pembiasaan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan akademik sekaligus mendorong peserta didik untuk lebih mandiri, tertib, dan bertanggung jawab dalam mengikuti proses evaluasi.
Pemanfaatan teknologi tersebut juga mendukung karakter pendidikan SMP Al-Siddiq International yang memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pendidikan Islam.
Bahasa Inggris untuk Cambridge, Bahasa Arab untuk Keislaman
Integrasi wawasan global menjadi salah satu bagian yang terlihat dalam pelaksanaan STS. Pada mata pelajaran berbasis Cambridge, peserta didik mengerjakan evaluasi dengan menggunakan bahasa Inggris.
Penggunaan bahasa Inggris tersebut menjadi bagian dari pembiasaan peserta didik dalam menghadapi materi dan instruksi pembelajaran dalam konteks pendidikan berwawasan internasional.

Sementara itu, pada materi keislaman, bahasa Arab digunakan sebagai bagian dari penguatan kemampuan peserta didik dalam memahami istilah, materi, dan sumber-sumber keislaman.
Dengan pendekatan tersebut, evaluasi tidak hanya menjadi proses pengukuran hasil belajar, tetapi juga menjadi ruang pembiasaan kemampuan bahasa dan penguatan wawasan peserta didik.
STS Tidak Berhenti pada Ujian Tulis
Salah satu kekhasan STS di SMP Al-Siddiq International adalah adanya ujian lisan BBQ (Bimbingan Baca Qur’an) sebagai bagian dari rangkaian evaluasi.
Ujian lisan BBQ berfokus pada hafalan surat-surat Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bentuk evaluasi yang melengkapi penilaian akademik dengan aspek spiritual dan karakter keislaman.
Melalui evaluasi tersebut, sekolah berupaya memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan kognitif, tetapi juga memberikan ruang bagi penguatan Al-Qur’an, spiritualitas, dan karakter Islami peserta didik.
Mengukur Capaian, Membangun Karakter
Selama pelaksanaan STS, seluruh peserta didik mengikuti rangkaian evaluasi dengan tertib dan penuh kesungguhan. Guru dan panitia turut memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disiapkan.
Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif selama pelaksanaan STS. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga diharapkan dapat membantu peserta didik mempersiapkan diri secara optimal, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter.
Secara keseluruhan, pelaksanaan STS Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung lancar, tertib, dan kondusif.
Bagi SMP Al-Siddiq International, STS bukan sekadar momentum untuk mengetahui capaian nilai peserta didik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pendidikan untuk membentuk generasi yang mampu memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, kemampuan bahasa, Al-Qur’an, dan karakter keislaman.
Melalui integrasi tersebut, sekolah terus bergerak mewujudkan visi:
“Menjadi sekolah Islam berwawasan global dalam mencetak generasi yang Qur’ani, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berjiwa wirausaha dan menjaga lingkungan hidup.”
Rangkaian STS diharapkan menjadi momentum refleksi bagi peserta didik, guru, dan orang tua untuk melihat capaian yang telah diraih sekaligus menentukan langkah perbaikan menuju proses pembelajaran pada periode berikutnya.
Retno Suzanne handayani, Lc, M.Pd

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *