Al Siddiq International School

Learning Beyond the Classroom: Semangat PJJ Murid TK Al Siddiq International

Pada Selasa dan Rabu, 8 dan 9 September 2026, murid TK A dan TK B Al Siddiq International mengikuti kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui Google Meet. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penyesuaian pembelajaran terhadap kondisi lingkungan di sekitar sekolah yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Dengan mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan murid, proses pembelajaran dilaksanakan dari rumah agar murid tetap dapat belajar dan berinteraksi dengan guru serta teman-teman dalam suasana yang menyenangkan.
Pelaksanaan PJJ merupakan langkah sekolah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh murid selama kondisi lingkungan belum memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran secara langsung di sekolah. Abu vulkanik yang terbawa ke udara dapat mengandung partikel-partikel sangat halus yang mudah terhirup. Paparan abu vulkanik dalam jumlah banyak dapat menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, atau kesulitan bernapas, terutama pada anak-anak dan individu dengan saluran pernapasan yang sensitif. Oleh karena itu, pembelajaran dari rumah menjadi salah satu upaya preventif untuk mengurangi paparan abu vulkanik sekaligus memastikan kegiatan pembelajaran tetap berlangsung.
Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan PJJ tetap dirancang secara terstruktur dan interaktif agar murid mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00–08.30 dengan Pembukaan dan Circle Time. Pada sesi ini, murid diajak untuk menyapa guru dan teman-teman, membangun kesiapan belajar, serta mengikuti berbagai aktivitas pembuka yang membantu menciptakan suasana belajar yang positif dan menyenangkan.
Pada pukul 08.30–09.00, murid mengikuti kegiatan Murojaah sebagai bagian dari pembiasaan dan penguatan hafalan yang telah dipelajari. Selanjutnya, pada pukul 09.00–09.30, murid mengikuti Snack Time dan Salat Duha. Rangkaian kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk beristirahat, menikmati makanan ringan, sekaligus melaksanakan pembiasaan ibadah. Dengan demikian, kegiatan PJJ tidak hanya mendukung perkembangan akademik, tetapi juga pengembangan aspek spiritual, kemandirian, dan kebiasaan positif murid.
Pada sesi pembelajaran pukul 09.30–10.00, kegiatan disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan tujuan pembelajaran masing-masing kelompok. Pada Selasa, 8 September 2026, murid TK B mengikuti kegiatan Storytelling, Hide and Seek, dan Playing yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan bahasa, pemahaman, serta interaksi melalui kegiatan yang menyenangkan. Sementara itu, murid TK A mengikuti kegiatan School Things Hunt, yaitu aktivitas mencari dan mengenali berbagai benda yang berkaitan dengan lingkungan sekolah dan pembelajaran.
Pada Rabu, 9 September 2026, murid TK B mengikuti kegiatan Comparing: More and Fewer untuk mengenal konsep perbandingan jumlah dengan pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Sementara itu, murid TK A mengikuti kegiatan Mengenal dan Menulis Angka 0–5. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk mengenali bentuk angka sekaligus melatih kemampuan awal dalam menulis angka secara bertahap.
Melalui pelaksanaan PJJ selama dua hari tersebut, Al Siddiq International berupaya memastikan bahwa kondisi lingkungan tidak menjadi penghalang bagi murid untuk tetap memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Dengan dukungan guru dan orang tua, kegiatan pembelajaran dapat berlangsung secara terarah, interaktif, dan menyenangkan dari rumah. Sekolah juga terus mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan murid dengan menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan kondisi lingkungan.
Kegiatan PJJ ini menunjukkan bahwa proses belajar dapat terus berjalan dengan berbagai penyesuaian. Melalui Google Meet, murid TK A dan TK B tetap dapat belajar, berkomunikasi, beribadah, bermain, dan berinteraksi dengan guru serta teman-teman meskipun berada di rumah. Semoga kondisi lingkungan segera kembali aman dan kondusif sehingga seluruh murid dapat kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran secara langsung di sekolah.
By Inka Amalia, S.Pd

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *